<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841</id><updated>2012-02-25T12:32:24.548+07:00</updated><category term='IMBlog Awards'/><category term='Quiz'/><title type='text'>CURHAT SINEMA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>136</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6372372744560785236</id><published>2012-02-21T12:04:00.000+07:00</published><updated>2012-02-21T12:04:43.865+07:00</updated><title type='text'>THE ARTIST</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-i9cliQdW8Uw/T0MlB24Ev5I/AAAAAAAAB2E/hX2gFblvrZY/s1600/The-Artist.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="234" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-i9cliQdW8Uw/T0MlB24Ev5I/AAAAAAAAB2E/hX2gFblvrZY/s400/The-Artist.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Perubahan selalu menghadirkan riak dan dan gelombang akibat penyesuaian demi penyesuaian yang kadang menyenangkan, namun juga melelahkan. Perubahan pastinya tidak bias dihindari dalam segala aspek kehidupan. Tak terkecuali di dunia sinema. George Valentin (Jean Dujardin) adalah seorang bintang film kondang di Era film bisu. Setiap karya yang menghadirkan dirinya selalu disambut hangat oleh public. Sebagai salah satu artis papan atas, George Valentin hidup dalam sorotan dan sangat menikmatinya. Hebatnya, George Valentin tahu bagaimana menempatkan dirinya tidak hanya sebagai seorang penghibur, namun juga bagaimana dia menempatkan dirinya tepat di tengah lampu sorot. Riak dan Gelombang itu akhirnya datang dan mengancam eksistensi George Valentin. Berada di puncak, George awalnya abai dengan datangnya era film bersuara. Namun, ketika secara perlahan ketenarannya tersisih oleh teknologi dan bintang baru, George pun ambruk tak berdaya. Mampukah George menggenggam karir keartisannya kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AVAOpO08Uoc/T0Mi_RqtiNI/AAAAAAAAB1s/OLi0PDY8Rs0/s1600/image19.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="265" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-AVAOpO08Uoc/T0Mi_RqtiNI/AAAAAAAAB1s/OLi0PDY8Rs0/s400/image19.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dengan presentasi warna yang sebenarnya cenderung membosankan, The Artist arahan ini Michel Hazanavicius tidak lantas menjelma menjadi tontonan yang menjemukan. Sejak layar dibuka, The Artist mampu menyeret atensi penonton berkat aura keceriaan yang dipancarkan oleh kejenakaan Jean Dujardin dan juga Uggi, sang anjing kesayangan. Film ini bertransformasi menjadi sedikit suram ketika perlahan karir George menukik ke bawah. Pada bagian ini, George mulai ditinggalkan orang – orang disekitarnya, termasuk istrinya dan harus berpisah dengan ornamen-ornamen  yang menjadi saksi kesuksesannya. Pada fase selanjutnya, ada aura ketegangan yang dihadirkan oleh Michel Hazanavicius dengan Uggie sebagai bintangnya. Dan akhirnya, film pun ditutup dengan keceriaan yang mengesankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SgT9za7XKzI/T0MiKWoOo6I/AAAAAAAAB1g/S28NptydJKY/s1600/jean-dujardin-as-george-valentin-in-the-artistg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="229" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-SgT9za7XKzI/T0MiKWoOo6I/AAAAAAAAB1g/S28NptydJKY/s400/jean-dujardin-as-george-valentin-in-the-artistg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;The Artist di mata saya menyajikan sebuah kisah tentang perubahan, dimana proses menjadi elemen penting di dalamnya. The Artist terasa menarik karena transformasi tersebut di kaitkan dengan dunia sinema (Hollywood), meski kalau dicermati transformasi yang dihadirkan di dalam The Artist jamak terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan kerja kamu. Dan transformasi dalam The Artist seakan menjadi gambaran transformasi yang ideal. Ada pihak yang pro dan ada yang kontra, namun sejatinya transformasi akan terasa indah kalau ada sinergi dari berbagai pihak. Transformasi yang dilandasi cinta, yang dalam The Artist diwakili oleh Peppy Miller (Bérénice Bejo). Sosok yang satu ini menjadi karakter penting bagi perkembangan karakter George Valentin. Kecintaannya pada sinema dan juga George, membuatnya tak pernah berhenti berusaha merangkul George untuk larut dalam arus perubahan yang ada. Hasilnya? Semua pihak bersuka cita merayakan sinergi dua energy. Peppy sukses menebarkan virus cinta.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-7i8B777cro8/T0Mg5ejExQI/AAAAAAAAB1U/GjBgAvrfUbw/s1600/image41.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="265" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-7i8B777cro8/T0Mg5ejExQI/AAAAAAAAB1U/GjBgAvrfUbw/s400/image41.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hubungan George dengan Peppy juga merupakan wujud romantisme dua generasi. Lagi – lagi, apa yang dihadirkan dalam The Artist merupakan gambaran yang ideal. Tidak ada konfrontasi yang benar – benar tajam antar dua generasi tersebut, meski untuk sementara waktu ada pihak yang tersisih. Sebagai senior, George Valentin tidak egois berbagi sorotan dan senantiasa menjadi panutan. Bahkan, George-lah yang membuka pintu bagi Peppy. Sedangkan Peppy yang lebih muda tidak lantas luntur rasa hormat dan melupakan jasa sang senior, justru mencoba melibatkannya untuk menikmati dan merayakan perubahan yang ada. Karena, sukses yang dia raih tidak bias dilepaskan dari peran sang senior. Keduanya bersinergi menghasilkan karya yang justru bisa merangkul lebih banyak kalangan. Inilah salah satu inovasi. Sebuah proses kreatif, hingga pada akhirnya mereka bisa disebut sebagai The Artist. Tarian di akhir film menunjukkan kolaborasi yang manis dari dua era dan dua jenis kelamin yang berbeda. Hei....jangan lupakan Uggie ya. Kehadirannya menggambarakan sinergi yang manis antar mamalia hehehe... The Artist adalah sebuah sajian mengesankan yang tak mudah untuk dilupakan, memberikan keceriaan dan juga inspirasi sekaligus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-XGF15g8k5ZM/T0MgQKzO5CI/AAAAAAAAB1I/HyJVbyQibGQ/s1600/image31.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="251" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-XGF15g8k5ZM/T0MgQKzO5CI/AAAAAAAAB1I/HyJVbyQibGQ/s400/image31.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uG_8EdT99iw/T0Mk1jOyYeI/AAAAAAAAB14/yN6D2MAfl4g/s1600/The-Artist-Starring-Jean-Dujardin-and-Uggie.gif" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="278" src="http://2.bp.blogspot.com/-uG_8EdT99iw/T0Mk1jOyYeI/AAAAAAAAB14/yN6D2MAfl4g/s400/The-Artist-Starring-Jean-Dujardin-and-Uggie.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6372372744560785236?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6372372744560785236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6372372744560785236&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6372372744560785236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6372372744560785236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/02/artist.html' title='THE ARTIST'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-i9cliQdW8Uw/T0MlB24Ev5I/AAAAAAAAB2E/hX2gFblvrZY/s72-c/The-Artist.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-1813028779646486961</id><published>2012-02-13T12:32:00.001+07:00</published><updated>2012-02-13T16:57:42.340+07:00</updated><title type='text'>LOVE STORY FOR VALENTINE : CHEENI KUM</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9-mBJtPIMzo/TzigHZSXbYI/AAAAAAAAB0w/khUlJ4sGRwM/s1600/pos1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="277" src="http://3.bp.blogspot.com/-9-mBJtPIMzo/TzigHZSXbYI/AAAAAAAAB0w/khUlJ4sGRwM/s400/pos1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Kapan cinta itu datang? Ternyata cinta itu datang kapan saja tanpa bisa kita duga.  Di usianya yang ke 64 tahun, hati Buddhadev Gupta (Amitabh Bachchan) dikejutkan dengan datangnya cinta. Di usia yang bisa dibilang tua, Buddha bukannya tidak pernah menjalin cinta, namun hidupnya lebih dia dedikasikan pada restoran dan juga bocah kecil yang terkena penyakit mematikan yang sering dia panggil dengan sebutan Sexy (Swini Khara). Buddha juga harus merawat ibunya yang meski sudah renta, namun masih centil dan bermulut tajam. Well, merawat sebenarnya bukanlah kata yang tepat mengingat waktu Buddha habis tersita demi restorannya. Yup, bagi Buddha, restorannya yang terletak di London adalah segalanya. Di tempat itu, Buddha menuntut sebuah kesempurnaan tanpa tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yHbZeY6451s/Tzif2iXYBFI/AAAAAAAAB0k/tzjrkUcyjp0/s1600/cheeni-kum-6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="252" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-yHbZeY6451s/Tzif2iXYBFI/AAAAAAAAB0k/tzjrkUcyjp0/s400/cheeni-kum-6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Namun hal tersebut tidak berlaku lagi ketika hadir Nina Verma (Tabu) yang mengoyak keegoisan Buddha dengan tidak menilai sempurna menu yang dihidangkan. Dari situ, justru terjalin hubungan yang makin dalam diantara keduanya dengan mengesampingkan fakta kalau Nina berusia 30 tahun lebih muda dari Buddha. Kekerasan hati Buddha perlahan mulai mengalami keluruhan oleh kesigapan Nina dalam mementahkan pandangan dari Buddha. Ketika sudah terjalin hubungan yang makin intim diantara keduanya, maka tugas selanjutnya adalah memberitahukan ikatan keduanya kepada ayah Nina, Omprakash Verma (Paresh Rawal). Dan terbanglah Buddha menuju India untuk menemui lawan yang tak kalah keras hati dan menggunakan cara-ara yang diajarkan oleh Gandhi dalam salah satu aksinya.&lt;br /&gt;Cheeni Kum bolehlah dibilang merupakan sajian yang sedikit berbeda dengan film Bolly kebanyakan. Buat yang terbiasa dengan film Bolly yang heboh – heboh, dijamin kecewa ketika menyaksikan film ini. Isinya ngobrol melulu. Namun menurut saya, disinlah letak keunggulan dari Cheeni Kum. Tidak mudah menghadirkan sebuah sajian penuh ngobrol, namun tetap asyik buat dinikmati. R. Balki selaku penulis naskah sekaligus sutradaranya, berhasil memikat saya dengan rentetan dialog yang mengasyikkan. Kesan asyik ini dimata saya dampak dari karakterisasi Nina yang juga asyik. Dengan karakterisasi yang jauh dari stereotype namun tetap terasa membumi, kalimat – kalimat yang meluncur dari mulut Nina sungguh sulit ditebak. Tak heran kalau hati Buddha yang sekaras batu itu bisa dilembutkan perlahan. Film ini menginspirasi kita untuk tidak perlulah terlalu kaku, terutama dalam hal cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-wvT6fj7JDdg/Tzifmw94rzI/AAAAAAAAB0Y/TW3yDaMDvIs/s1600/cheeni-kum_02_thumb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="264" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-wvT6fj7JDdg/Tzifmw94rzI/AAAAAAAAB0Y/TW3yDaMDvIs/s400/cheeni-kum_02_thumb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dan seperti kebanyakan film cinta, chemistry yang kuat adalah sebuah keharusan. Paduan dua bintang senior, meski beda generasi, mampu dengan baik memberikan nyawa bagi karakter yang mereka perankan sehingga hubungan dua sejoli yang njomplang secara usia tersebut tidaklah terlihat memalukan. Pemilihan Amitabh Bachchan dan Tabu adalah sebuah langkah cerdas. Siapa yang meragukan pesona Amitabh Bachchan? Nih orang, makin berumur, daya tariknya masih saja kuat. Sedangkan Tabu dengan wajah lembutnya bisa dengan mudah memikat hati. Pemilihan Paresh Rawal juga sangatlah tepat demi mengimbangi Amitabh Bachchan. Meski minim wajah muda, Cheeni Kum bolehlah dipertimbangkan sebagai sebuah tontonan alternative di Hari Kasih Sayang. Apalagi buat pasangan dengan perbedaan usia yang cukup banyak. Filmnya gak berat kok, bahkan ada selipan humor yang cukup berhasil memancing senyum dan tawa. Momen romantisnya juga ada. Dan lagi ini filmnya R. Balki sebelum sukses dengan Paa lho. Nama yang satu ini tampaknya patut ditunggu karya – karyanya, terutama karya selanjutnya yang diberi judul English Vinglish. Meski dalam film tersebut R. Balki tidak bertindak sebagai sutradara dan hanya sebagai penulis, namun English Vinglish saying untuk dilewatkan. Mengapa? Ada Sri Devi!&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-1813028779646486961?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/1813028779646486961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=1813028779646486961&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1813028779646486961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1813028779646486961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/02/movie-for-valentine-cheeni-kum.html' title='LOVE STORY FOR VALENTINE : CHEENI KUM'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9-mBJtPIMzo/TzigHZSXbYI/AAAAAAAAB0w/khUlJ4sGRwM/s72-c/pos1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4158209653192769650</id><published>2012-02-13T04:48:00.001+07:00</published><updated>2012-02-13T16:59:47.543+07:00</updated><title type='text'>LOVE STORY FOR VALENTINE : MY AMNESIA GIRL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SvYG6Auasss/Tzgy_5j4ZsI/AAAAAAAAB0M/qVf9FDQShKI/s1600/mag.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="324" src="http://2.bp.blogspot.com/-SvYG6Auasss/Tzgy_5j4ZsI/AAAAAAAAB0M/qVf9FDQShKI/s400/mag.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Apollo (John Lloyd Cruz) dengan pesona fisik yang dia miliki, terutama senyum mautnya, tentunya sangatlah mudah untuk mendapatkan wanita. Dan memang demikianlah yang terjadi. Beragam tipe wanita pernah mampir ke dalam pelukannya, namun Apollo tidak pernah berniat serius dengan para wanita tersebut, sampai pada akhirnya dia tersandung dengan pesona yang ada pada Irene (Toni Gonzaga). Gadis yang satu ini mungkin bukanlah cewek tercantik yang pernah ditemui oleh Apollo, namun kelugasan Irene bisa nyampur pas dengan ketengilan Apollo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ta7VWClZhhw/TzgyhyqfNvI/AAAAAAAAB0A/5go9LKTNUI8/s1600/_MG_9137.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="396" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-ta7VWClZhhw/TzgyhyqfNvI/AAAAAAAAB0A/5go9LKTNUI8/s400/_MG_9137.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Semuanya berjalan indah dan menyenangkan buat Apollo dan Irene, hingga Irene mengiyakan lamaran Apollo. Pesta pernikahan pun dipersiapkan. Tepat pada hari H, dengan langkah yakin dan berbalut gaun pengantin yang memikat, Irene berjalan menuju altar menghampiri sang mempelai pria. Namun, sungguh malang nasib Irene, Apollo tiba – tiba dilanda kegamangan dan secara spontan melarikan diri dari altar. Hancur hati Irene dibuatnya. &lt;br /&gt;Johan, Jodoh memang di tangan Tuhan. Dan Tuhan memang selalu punya cara-cara unik untuk menyatukan cinta sepasang anak manusia. Dalam sebuah pertemuan yang tak disengaja, Irene yang masih shock dan terluka memutuskan untuk pura – pura amnesia. Sekarang, Apollo yang sebenarnya masih sangat mencintai Irene bertanggungjawab tidak hanya untuk mengembalikan “ingatan” Irene, namun juga menyembuhkan dan merebut kembali hati Irene.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-F9cedwor3PM/TzgyJhF4ooI/AAAAAAAABz0/CgDlsRhha9g/s1600/66397311-amnesia-girl.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="230" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-F9cedwor3PM/TzgyJhF4ooI/AAAAAAAABz0/CgDlsRhha9g/s400/66397311-amnesia-girl.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Amnesia, kondisi yang satu ini dalam sinetron harian produk dalam negeri senantiasa dijadikan alat nan klise dan membosankan untuk menaikkan rating karena berpotensi menghadirkan sebuah konflik baru. Dalam My Amnesia Girl, amnesia dijadikan alat sebagai sarana menghadirkan sebuah sajian yang cukup menghibur. Amnesia disini tidak hanya sebagai sebuah ujian cinta dan namun juga sebagai sarana menciptakan situasi – situasi komedik yang berhasil memancing senyum. Kita dibuat iba sekaligus tertawa dengan usaha keras dari Apollo demi mendapatkan kembali cinta Irene. Romantisme berbalut cukup pas dengan guyonan.&lt;br /&gt;Hal tersebut tentu saja harus didukung dengan chemistry yang meyakinkan dari para pemerannya. Dan bagusnya, John Lloyd Cruz dan Toni Gonzaga berhasil memancarkan chemistry yang cukup apik. My Amnesia Girl bisa jadi bukan merupakan tontonan yang istimewa, namun dalam pandangan saya film ini berhasil menjelma menjadi sebuah sajian rom com yang cukup menghibur. Jenis tontonan yang asyik buat ngikik dan mesra-mesraan bersama pasangan. Dan jangan lewatkan, taburan quote-quote gombal yang bikin tepok jidat sekaligus memabukkan yang bisa kamu gunakan untuk melunakkan hati pasangan kamu. Jenis quote-quote yang sering kita temui di twitter atau di program komedi tv akhir – akhir ini. Beberapa di antaranya saya cuplikan di bawah ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-t3uf9YJt1Ic/Tzgxu92_C_I/AAAAAAAABzo/daVfrsUfXq8/s1600/co0q1tkv2ndy0o1da.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="290" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-t3uf9YJt1Ic/Tzgxu92_C_I/AAAAAAAABzo/daVfrsUfXq8/s400/co0q1tkv2ndy0o1da.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Are you an alarm clock? / Why? / Because you woke my sleeping heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why don't you just be my magic carpet? / Meaning? / So that you can take me to a whole new world&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you want, you could be my driver / Why? / So that you can run my life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why don't you sell off your house? / Why would i do that? / Because you're free to reside in my heart!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And you would be a movie / Why? / It feels good just watching you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You know, you're just like soap opera / Why? / Because you're just so addicting&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4158209653192769650?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4158209653192769650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4158209653192769650&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4158209653192769650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4158209653192769650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/02/movie-for-valentine-my-amnesia-girl.html' title='LOVE STORY FOR VALENTINE : MY AMNESIA GIRL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-SvYG6Auasss/Tzgy_5j4ZsI/AAAAAAAAB0M/qVf9FDQShKI/s72-c/mag.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-7775986764017675774</id><published>2012-02-13T04:35:00.001+07:00</published><updated>2012-02-13T17:01:13.865+07:00</updated><title type='text'>LOVE STORY FOR VALENTINE : CRAZY/BEAUTIFUL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dyfVD4BEccc/TzgpIOJiipI/AAAAAAAABzQ/lajMVXOAGZ0/s1600/co0q1tkv2ndy0o1d.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="388" width="342" src="http://1.bp.blogspot.com/-dyfVD4BEccc/TzgpIOJiipI/AAAAAAAABzQ/lajMVXOAGZ0/s400/co0q1tkv2ndy0o1d.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hmmm...cinta dan kasih sayang idealnya memang harus disebar dan disemaikan sepanjang hari, hingga tak perlu menantikan 14 Februari buat aksi cinta dan kasih sayang. Namun, yang namanya manusia, momen itu masihlah penting, sebagai penanda dan pengingat. Dari pada tidak sama sekali, satu kali dalam setahun masih mending bukan? Sayapun demikian. Di bulan pink ini saya menyempatkan mengkonsumsi beberapa film tentang cinta dengan segala problematikanya. Tidak mewakili cinta secara keseluruhan, namun sebagian kecil saja, karena cinta pada dasarnya mempunyai banyak wujud dan rupa.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VpVGhsKc8mc/TzgpyUNvdNI/AAAAAAAABzc/kb7oeTrSijE/s1600/Crazy-Beautiful-movie-couples-2719653-1140-775.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="196" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-VpVGhsKc8mc/TzgpyUNvdNI/AAAAAAAABzc/kb7oeTrSijE/s400/Crazy-Beautiful-movie-couples-2719653-1140-775.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Bagaimana sih hakekat cinta yang sebenarnya itu? Satu pertanyaan ini pastinya seringkali menghantui diri kita. Kalau orang seumuran saya saja masih mencoba mencari jawabannya, apalagi dengan mereka yang masih muda usia. Contohnya, Nicole Oakley (Kristen Dunst) dan Carlos Nuñez (Jay Hernandez). Keduanya bak langit dan bumi, minyak dengan air. Carlos berasal dari keluarga imigran dengan kondisi keuangan yang pas – pasan. Pun demikian, Carlos digadang – gadang keluarganya untuk bisa mengangkat harkat martabat keluarga lewat pendidikan. Untungnya, Carlos berusaha keras mewujudkan impian keluarganya tersebut. Carlos merupakan siswa yang berprestasi dan cenderung menjauhi pergaulan yang bisa mengacaukan rencanya. Berbeda dengan Nicole yang cenderung semau gue meski berasal dari keluarga mapan nan terpandang. Peristiwa di masa lampau dan pilihan ayahnya di masa kini, membuat Nicole ibaratnya sebuah produk yang rusak dan beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-K8C4cXpCK9k/Tzc2dicsOwI/AAAAAAAABys/Mya-PyQDiJM/s1600/crazy_beautiful_2-1024x768.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="278" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-K8C4cXpCK9k/Tzc2dicsOwI/AAAAAAAABys/Mya-PyQDiJM/s400/crazy_beautiful_2-1024x768.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jangan mencampurkan apel busuk dengan apel yang baik, demikian para orang bijak pernah bertuah. Jalinan cinta Carlos dengan Nicole terhalang bukan karena perbedaan status sosial ekonomi antara keduanya, namun lebih kepada betapa berbedanya kondisi kejiwaan keduanya. Ibaratnya, Nicole itu begitu negatif, sedangkan Carlos sangatlah positif. Hei, bukankah hal tersebut merupakan perpaduan yang pas untuk saling melengkapi? Iya sih, namun perpaduan tersebut bisa membahayakan keduanya kalau menuju ke arah yang destruktif. Pada titik inilah Nicole dan Carlos beserta orang – orang di sekitarnya melakukan tarik ulur, untuk kemudian memahami akan arti cinta yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Cinta itu memang buta, namun bukan berarti membabi buta kan? Ketika rasa cinta begitu mengebu – gebu, segala hal menjadi tidak tabu hingga sulit membedakannya dengan nafsu. Belajar dari kisah Carlos dengan Nicole, cinta itu harusnya konstruktif, bukannya destruktif. Setiap keputusan yang berlandaskan cinta, pada akhirnya membutuhkan sebuah kebijaksanaan. Seperti penyelesaian dari permasalahan dalam film ini yang menurut saya mencerminkan kebijaksanaan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WzyfsB-RURQ/Tzc01hXU98I/AAAAAAAAByU/sl705wRB8yo/s1600/6kjqdaulngxngnna.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="341" src="http://4.bp.blogspot.com/-WzyfsB-RURQ/Tzc01hXU98I/AAAAAAAAByU/sl705wRB8yo/s400/6kjqdaulngxngnna.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Crazy/Beautiful bukanlah film produk baru, namun seperti cinta yang tak lekang oleh waktu, film ini masih bisa dinikmati dan menginspirasi ditonton sekarang. Jangan lewatkan transformasi peran dari Kristen Dunst yang cukup mulus. Tampil mengesankan di usia belia lewat Interview With The Vampire serta menghadirkan keceriaan remaja via Bring It On, Get Over It dan Stike!, dalam Crazy/Beautiful Kristen Dunst mulai berani memerankan karakter yang beresiko, karena sosok Nicole bukanlah sosok yang simpatik. Dan dalam film ini, Kristen Dunst mulai berani menonjolkan fisiknya dengan keengganan memakai kutang hampir disepanjang durasi hehehe... Film ini juga menampilkan talenta baru bernama Jay Hernandez. Sayang, film – film Jay selanjutnya tidaklah membuat karirnya makin gemilang. Bahkan Hostel sekalipun belum bisa mengangkat karirnya. Crazy/Beautiful diarahkan oleh John Stockwell (Blue Crush, Into The Blue)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-7775986764017675774?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/7775986764017675774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=7775986764017675774&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7775986764017675774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7775986764017675774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/02/movie-for-valentine-crazybeautiful.html' title='LOVE STORY FOR VALENTINE : CRAZY/BEAUTIFUL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-dyfVD4BEccc/TzgpIOJiipI/AAAAAAAABzQ/lajMVXOAGZ0/s72-c/co0q1tkv2ndy0o1d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3570982396471535735</id><published>2012-02-03T11:00:00.000+07:00</published><updated>2012-02-03T11:00:30.874+07:00</updated><title type='text'>LIVE WITH LIES : ALBERT NOBBS,  MISS RIPLEY &amp; L’EMPLOI DU TEMPS (TIME OUT)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-poDQu9WMtSo/TytWwJAxmEI/AAAAAAAABxw/PM-X8pe3TlA/s1600/albert_nobbs_poster_p1a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="295" src="http://3.bp.blogspot.com/-poDQu9WMtSo/TytWwJAxmEI/AAAAAAAABxw/PM-X8pe3TlA/s400/albert_nobbs_poster_p1a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Kebohongan. Hidup kita senantiasa dikelilingi dengan kebohongan. Siapa sih yang benar – benar jujur di dunia ini. Seperti halnya laut, belum ada yang benar – benar tahu dalamnya hati manusia, begitu para orang tua pernah bertuah. Kebohongan tidak cukup di dunia nyata, dalam sepekan terakhir ini saya secara beruntun menyaksikan beberapa sinema yang didalamnya tokoh – tokohnya hidup dalam kebohongan. Dalam ragam motif, namun intinya sama, Kebohongan merupakan salah satu cara untuk bertahan hidup. Dan, sesungguhnya kebohongan itu menguras hati dan jati diri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-UUYhUy_JYHM/TytTGhV88VI/AAAAAAAABxk/FYsvdcRhe7k/s1600/glenn-close-albert-nobbs-and-mia-wasikowska.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="186" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-UUYhUy_JYHM/TytTGhV88VI/AAAAAAAABxk/FYsvdcRhe7k/s400/glenn-close-albert-nobbs-and-mia-wasikowska.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;ALBERT NOBBS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 30 tahun, Albert Nobbs hidup dalam kebohongan. Dilahirkan berjenis kelamin perempuan, Albert membungkus dirinya dengan atribut yang kelaki-lakian, hingga banyak yang percaya kalau dirinya adalah seorang lelaki. Peristiwa tragis di masa lalu dan kesempatan yang ada menjadi latar belakang bagi dirinya untuk hidup nyaman dengan “bungkus” yang dia pilih. Saking melekatnya bungkus tersebut, Albert tidak pernah menyebut dirinya sebagai selain Albert. Pilihan akibat paksaan situasi pada akhirnya membuat dirinya merasa aman dan perlahan membentuk identitas dan jiwa baru, Namun, Albert tetaplah seorang manusia normal dengan nafsu dan ambisi. Tak berbeda jauh dengan manusia “normal” lainnya dengan kemauan hingga mau berselimutkan kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-o7Egj3eCRDc/TytSKnNHlzI/AAAAAAAABxY/VKIy0EK7WEE/s1600/albert-nobbs-glenn-close_janet-mcteer-7-e1327433712849.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="141" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-o7Egj3eCRDc/TytSKnNHlzI/AAAAAAAABxY/VKIy0EK7WEE/s400/albert-nobbs-glenn-close_janet-mcteer-7-e1327433712849.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dengan sosok utama dengan “bungkus” yang luar biasa, sayangnya film arahan Rodrigo Garcia ini menjelma menjadi sebuah tontonan yang minim riak. Film yang menghadirkan penampilan gemilang dari Glenn Close dan Janet McTeer ini tampaknya kurang berniat mengkonfrontasikan secara mendalam kondisi Albert Nobbs dengan situasi yang ada. Minim gugatan terhadap identitas Albert, dan film ini lebih memfokuskan usaha Albert mewujudkan impiannya. Albert Nobbs pada akhirnya hanyalah sosok manusia biasa yang tidak berbeda dengan Joe Mackins (Aaron Johnson) atau Helen Dawes (Mia Wasikowska) yang mempunyai motif kebohongan masing-masing. Atau mungkin ini yang ingin disampaikan oleh sang creator? Yaitu, apapun wujudnya, manusia itu pada dasarnya sama saja.&lt;br /&gt;Bandingkan dengan Boys Don’t Cry atau  Tootsie. Kedua film tersebut lebih enak dinikmati berkat konfrontasi yang cukup apik antara si tokoh utama dengan situasi yang ada.  Sulitnya hidup sebagai transgender memang cukup tergambar dengan baik lewat pasangan Hubert Page (Janet McTeer) dan Cathleen (Bronagh Gallagher) namun kok rasanya kurang dramatis ya. Kebohongan bukannya terkadang membangkitkan perasaan mendebarkan hingga terasa dramatis ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fQuTDpf7lEk/TytR3OGd7LI/AAAAAAAABxM/f1qZOIFhCFg/s1600/Miss_Ripley.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="288" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-fQuTDpf7lEk/TytR3OGd7LI/AAAAAAAABxM/f1qZOIFhCFg/s400/Miss_Ripley.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MISS RIPLEY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ri Mi Jang (Lee Da Hae), seorang  gadis cantik yang pasti memesona setiap mata yang melihatnya berkat pesona fisik yang melekat pada dirinya. Namun dibalik keunggulan tersebut, Ri Mi nyatanya menyimpan sisi gelap yang menghibakan sekaligus menyebalkan. Lama hidup dalam tekanan, Ri Mi berjuang untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. Kebohongan demi kebohongan dia lontarkan demi mewujudkan ambisinya, meski harus mengorbankan orang –orang yang sebenarnya sangat peduli padanya. Drama Korea ini memberikan sesuatu yang menarik. Di satu sisi kita bersimpati dan memaklumi aksi bohongnya, namun di sisi yang lain kita dibuat benci sekaligus ngeri melihat perlakuan tidak setimpal yang diterima oleh Jang Myung Hoon(Kim Seung Woo), Yutaka(Yoo Chun) dan Moon Hee-joo (Kang Hye Jung).  Tokoh utama yang tidak klise yang membuat jalinan cerita menjadi menarik diikuti, meski terkadang lelah juga melihat dirinya tak jua hentikan aksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lxKC-03R9f4/Tytae3OoCoI/AAAAAAAAByI/p28NlqPjmTw/s1600/miss-ripley-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="299" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-lxKC-03R9f4/Tytae3OoCoI/AAAAAAAAByI/p28NlqPjmTw/s400/miss-ripley-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sosok Ri Mi ada banyak sekali di dunia nyata. Dulu, waktu kuliah saya mempunyai teman cewek dengan karakter yang hampir mirip dengannya. Berasal dari keluarga pas-pasan, teman saya tersebut bermain dengan kebohongan di sana-sini. Banyk janji yang terucap dan ada beberapa korban yang terpedaya, termasuk saya. Awalnya saya marah dengan teman saya tersebut, karena dia merampas salah satu buah pikiran yang saya banggakan. Tapi, setelah tahu kiprah dia yang sebenarnya, saya jadi merasa kasihan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zBT9Pyyd-G8/TytQuAe4jtI/AAAAAAAABw0/UVvjcpZRYmE/s1600/MissRipley-590x290.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="197" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-zBT9Pyyd-G8/TytQuAe4jtI/AAAAAAAABw0/UVvjcpZRYmE/s400/MissRipley-590x290.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain teman saya, ada juga tetangga saya yang mempunyai kemiripan dengan Ri Mi. Sosok ini pernah saya singgung &lt;a href="http://gilasinema.blogspot.com/2009/12/precious-aka-prihatin.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt; Masa kecilnya yang keras dan terabaikan membuat Prihatin secara simultan melontarkan kebohongan demi kebohongan yang sialnya tidak membuat hidupnya lebih baik. Kebohongan mungkin bisa mendatangkan anugerah sesaat, namun kalau tidak segera dihentikan, akan datang gelombang musibah.&lt;br /&gt;Judul Miss Ripley terinspirasi dari kisah Tom Ripley yang pernah difilmkan oleh Anthony Minghella yang diangkat dari novel berjudul sama karangan  Patricia Highsmith. Dan memang ada kemiripan karakter antara Ri Mi dengan Tom Ripley. Sayang, kebohongan Ri Mi kurang low profile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-7D1747eDxSI/TytPaVzGsYI/AAAAAAAABwo/gAoyf6HNZd0/s1600/L%2527Emploi_du_temps.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="309" src="http://1.bp.blogspot.com/-7D1747eDxSI/TytPaVzGsYI/AAAAAAAABwo/gAoyf6HNZd0/s400/L%2527Emploi_du_temps.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;L’EMPLOI DU TEMPS (TIME OUT)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Entah atas dasar kecintaanya pada keluarganya atau karena egonya sebagai seorang lelaki yang membuat Vincent (Aurelien Recoing) melakukan kebohongan demi kebohongan paska dipecat dari tempatnya bekerja. Dari rentetan perjalanan kebohongan Vincent, akhirnya kita bisa melihat bahwa 2 motif di atas bisalah kita simpulkan sebagai dasar mengapa Vincent memilih hidup dalam kebohongan. Vincent adalah seorang anak yang dibanggakan oleh orang tuanya. Selain berperan sebagai anak, Vincent juga harus berperan sebagai seorang suami sekaligus ayah. Apa yang membuat nyaman seorang lelaki dengan peran sebagai anak, suami maupun ayah sekaligus? Kalau hal tersebut ditanyakan saya, yang seorang laki-laki, maka salah satu jawaban yang akan saya lontarkan adalah : PEKERJAAN.&lt;br /&gt;Pekerjaan yang bagus sangatlah memberikan kebanggaan pada orang tua, karena seringkali anak itu ditempatkan sebagai piala dari orang tua. Pekerjaan yang mapan bagi seorang lelaki berarti wujud dari tanggung jawabnya terhadap keluarga. Jadi, pekerjaan adalah sesuatu yang krusial bagi lelaki, terutama bila dikaitkan dengan konteks patriarki. Apa jadinya kalau lelaki tanpa pekerjaan? Hal tersebut tentunya akan menjatuhkan harga diri. Itulah yang tampaknya berkecamuk dalam diri Vincent hingga dia melakukan aksi-aksi kebohongan yang bisa membuat hidupnya makin terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xzTbs17EIfk/TytZcaFJBCI/AAAAAAAABx8/av1TVp_EdnM/s1600/TimeOut-web_986.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="207" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-xzTbs17EIfk/TytZcaFJBCI/AAAAAAAABx8/av1TVp_EdnM/s400/TimeOut-web_986.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Adegan antara Vincent dengan anak sulungnya di paruh akhir sangatlah menyentuh saya. Apa yang dilakukan Vincent seringkali dinilai sebagai perbuatan tidak bertanggung jawab, namun ketika kamu dihadapkan peran sebagai anak, suami dan ayah sekaligus, apa yang berkecamuk dalam diri Vincent bisa membangkitkan empati. Itulah yang saya alami. Paska membina rumah tangga, saya merasa lebih bisa menyelami perasaan ayah saya. Jadi, meski terkadang kita menghujat kebohongan, dalam hati kita terkadang memaklumi hal tersebut. Kenyataannya, manusia tak jera tuk berbohong.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3570982396471535735?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3570982396471535735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3570982396471535735&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3570982396471535735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3570982396471535735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/02/live-with-lies-albert-nobbs-miss-ripley.html' title='LIVE WITH LIES : ALBERT NOBBS,  MISS RIPLEY &amp; L’EMPLOI DU TEMPS (TIME OUT)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-poDQu9WMtSo/TytWwJAxmEI/AAAAAAAABxw/PM-X8pe3TlA/s72-c/albert_nobbs_poster_p1a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2684231885786573114</id><published>2012-01-30T15:03:00.000+07:00</published><updated>2012-01-30T15:03:29.539+07:00</updated><title type='text'>TERRAFERMA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RUlAWlY9ajs/TyZNyIIc_XI/AAAAAAAABv4/ot5_n2YA0Yk/s1600/48286.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="318" src="http://1.bp.blogspot.com/-RUlAWlY9ajs/TyZNyIIc_XI/AAAAAAAABv4/ot5_n2YA0Yk/s400/48286.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tepat pada hari peringatan tiga tahun menghilangnya sang ayah, Filippo (Filippo Pucillo) pastinya tidak akan menyadari kalau hidupnya akan berubah drastic. Pada hari itu, ketika pulang dari melaut bersama kakeknya (Mimmo Cuticchio), kapal yang mereka naiki menabrak serpihan kapal yang hancur.  Sesampai di rumah, Filippo mendapatkan kegembiraan ketika pamannya memberi dirinya sebuah skuter, meski hal tersebut tidaklah berlangsung lama, akibat keusilan sekelompok pemuda. Setelahnya, Filippo mendapati ibunya yang berketetapan menyewakan rumah mereka untuk para turis biar bisa bertahan hidup ditengah kondisi kakek yang terus menurun serta hasil laut yang tidak bisa diharapkan lagi. Permasalahan yang sebenarnya membelenggu Filippo dan sekeluarga ketika sang kakek memutuskan untuk menyelamatkan beberapa imigran gelap yang terapung-apung di lautan termasuk diantaranya seorang ibu hamil yang siap melahirkan dan seorang anak yang masih belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HIAGgqY3kcU/TyZNejB4HOI/AAAAAAAABvs/z5yCapJ5fiU/s1600/Terraferma-film-Crialese005.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="223" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-HIAGgqY3kcU/TyZNejB4HOI/AAAAAAAABvs/z5yCapJ5fiU/s400/Terraferma-film-Crialese005.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Film garapan Emanuele Crialese yang merupakan wakil Italia untuk ajang Academy Awards  2012 ini sungguh menyajikan sebuah kisah yang cukup kompleks. Konfliknya berlapis dan mampu memancing pembahasan yang panjang. Tidak sebatas konflik yang ditimbulkan oleh adanya pendatang illegal. Lebih dari itu, Terraferma menyajikan sekelumit perbedaan pandangan antar generasi, Kentara sekali perbedaan akan apa yang baik diputuskan terhadap masalah yang ada. Ketika generasi yang lebih muda digambarkan menempuh langkah – langkah praktis, mereka yang lebih berumur mencoba mencari penyelesaian yang lebih bijak. Yang menyedihkan, pihak yang berwenang, bekerja dengan landasan hukum/norma yang berseberangan dengan hukum/norma yang diyakini oleh para nelayan, yang pada akhirnya menempatkan warga pada pihak yang lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ww0097clooA/TyZNQMDHsdI/AAAAAAAABvg/y3Rj-HqE52k/s1600/Terraferma.avi_snapshot_00.17.26_%255B2012.01.20_15.44.47%255D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="189" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ww0097clooA/TyZNQMDHsdI/AAAAAAAABvg/y3Rj-HqE52k/s400/Terraferma.avi_snapshot_00.17.26_%255B2012.01.20_15.44.47%255D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Filippo, sebagai generasi yang baru tumbuh dan banyak menghabiskan waktu dengan kakeknya, berada di tengah – tengah gesekan dua hukum/norma tadi. Pada titik ini, Terraferma tak ubahnya sebuah kisah coming of age. Filippo terlihat gamang dan gelisah atas situasi yang ada. Hal tersebut memuncak dengan adanya sebuah insiden yang membuatnya bertanya-tanya akan kebenaran tindakan yang dia lakukan. Film ini ditutup dengan sebuah aksi dari Filippo yang menurut saya menjadi sebuah penggambaran yang pas akan karakter dari Filippo saat ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Eci4SEu7zic/TyZMbo1SOBI/AAAAAAAABvU/3MDkqB4a4E8/s1600/Terraferma.avi_snapshot_00.03.22_%255B2012.01.20_15.43.18%255D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="173" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-Eci4SEu7zic/TyZMbo1SOBI/AAAAAAAABvU/3MDkqB4a4E8/s400/Terraferma.avi_snapshot_00.03.22_%255B2012.01.20_15.43.18%255D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Laut, tidak hanya menghadirkan berkah, namun juga beragam masalah.  Dalam Terraferma laut seakan menghadirkan permasalahan bagi makhluk daratan. Padahal, yang sesungguhnya  adalah, laut sebatas berperan sebagai penghantar permasalahan antar daratan. Ada sebab mengapa laut tidak lagi memberikan banyak berkah. Ada yang mendorong manusia menyabung nyawa mengarungi lautan demi mencari daratan yang lebih baik daripada daratan yang sebelumnya mereka tinggali. Manusia, sebagai makhluk daratan yang paling berkuasa, nyatanya memegang peran penting dalam menghadirkan masalah demi masalah yang, baik secara langsung maupun tidak langsung, berhubungan dengan laut.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3dgewhQGKZo/TyZOijJP7lI/AAAAAAAABwE/aOvddngPTl8/s1600/Terraferma.avi_snapshot_00.11.35_%255B2012.01.20_15.44.08%255D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="169" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-3dgewhQGKZo/TyZOijJP7lI/AAAAAAAABwE/aOvddngPTl8/s400/Terraferma.avi_snapshot_00.11.35_%255B2012.01.20_15.44.08%255D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2684231885786573114?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2684231885786573114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2684231885786573114&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2684231885786573114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2684231885786573114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/terraferma.html' title='TERRAFERMA'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RUlAWlY9ajs/TyZNyIIc_XI/AAAAAAAABv4/ot5_n2YA0Yk/s72-c/48286.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3698832765986219901</id><published>2012-01-27T11:38:00.000+07:00</published><updated>2012-01-27T11:38:58.756+07:00</updated><title type='text'>A GOOD OLD FASHIONED ORGY</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VJUH6tc0N1U/TyIp7RQae_I/AAAAAAAABu8/DYZIhEc-4N0/s1600/good_old_fashioned_orgy_xlga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="355" src="http://4.bp.blogspot.com/-VJUH6tc0N1U/TyIp7RQae_I/AAAAAAAABu8/DYZIhEc-4N0/s400/good_old_fashioned_orgy_xlga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Pernahkah kamu berpikiran untuk menyelenggarakan sebuah orgy party bersama teman – teman kamu untuk merayakan sesuatu? Orgy party disini tidak dilakukan bersama teman – teman kita yang sesama jenis kelamin dengan menghadirkan gerombolan berbayar dari jenis kelamin yang berseberangan, tapi dilakukan bersama-sama teman-teman terdekat yang berbeda jenis kelamin. Orgy party bersama teman cowok/cewek kita? Hmmm…kok rasanya gimanaaa gitu. Unsur seks kan seringkali kita hindari dilibatkan dalam hubungan pertemanan. Namun tidak bagi Eric (Jason Sudeikis) yang dikompori Mike (Tyler Labine) merencanakan sebuah orgy party dalam rangka memanfaatkan rumah ayah Eric, sebelum rumah tersebut laku dijual. Dan hari pelaksaan pun  ditetapkan, yakni bertepatan pada Hari Buruh. Selang waktu yang masih cukup lama, membuat keduanya melakukan aksi-aksi jahil supaya rumah tidak terjual sebelum Hari Buruh. Ide gila Eric dan Mike awalnya ditentang oleh teman-temannya, namun seiring berjalannya waktu, beberapa peristiwa membuat teman – teman Eric dan Mike berputar haluan dan siap mensukseskan ide mesum tersebut. Orgy party on Labor Day! Akankah orgy party tersebut benar-benar bisa terlaksana? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-c0Jfxgkjpcw/TyIptfBCBfI/AAAAAAAABuw/VWiMMtrc9xc/s1600/good_old_fashioned_orgy_ver4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="305" src="http://4.bp.blogspot.com/-c0Jfxgkjpcw/TyIptfBCBfI/AAAAAAAABuw/VWiMMtrc9xc/s400/good_old_fashioned_orgy_ver4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;A Good Old Fashioned Orgy mempunyai ide cerita yang berpotensi menghadirkan sebuah tontonan gila-gilaan yang bisa saja melebihi The Hangover (perhatikan gambar diatas!). Orgy party gitu!!! Namun yang terlihat di layar adalah sebuah tontonan yang tidak bisa dibilang lucu. Duo Jason Sudeikis dan Tyler Labine terlihat terlalu berusaha untuk tampil lucu, terutama Tyler Labine. Namun yang timbul justru rasa kesal ketika melihat polah tingkah mereka. Tyler Labine yang sebelumnya terlihat lucu di Tucker &amp; Dale Vs. Evil, dalam film arahan Alex Gregory dan Peter Huyck seakan menjelma menjadi Jack Black wannabe yang makin lama makin memuakkan. Ketika naskahnya terlalu sibuk menyoroti persiapan “event besar”, orgy partynya sendiri justru kurang mendapatkan porsi yang lebih. Padahal, dari orgy party itu dijamin ada banyak momen yang bisa digali kelucuannya. Intinya, A Good Old Fashioned Orgy ini tidak lucu, apalagi saru. Jangan harap film ini akan hadirkan “atraksi-atraksi” heboh nan panas. Mungkinkah kegaringan film ini disebabkan tingginya khayalan saya akan orgy party? -____-“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Gz_YfIUgsyk/TyIpa4xYTYI/AAAAAAAABuk/UOpIUh25i4k/s1600/good_old_fashioned_orgy_ver2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="328" src="http://4.bp.blogspot.com/-Gz_YfIUgsyk/TyIpa4xYTYI/AAAAAAAABuk/UOpIUh25i4k/s400/good_old_fashioned_orgy_ver2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ngomong – ngomong soal orgy party, aksi yang satu ini pastinya erat berkaitan dengan semangat kebebasan. Mungkin ini yang ingin disampaikan oleh creator film ini. Kalau merujuk pada film Dead Poet Society, Orgy party dalam film ini seakan merupakan manifestasi dari semangat “seize the day”.  Selagi ada kesempatan, biarkan kehendak bebas untuk merengkuhnya. Hidup Cuma sekali, pengalaman dibanyakin. Yang penting no hard feeling lah ya dan bukan sebagai ajang pelarian saja. Mau dilakonin monggo, jijik ya monggo. Tidak bermoral? Tidak bisa dong kita menjudge pelaku orgy party termasuk yang demikian. Serahkan saja pada hati dan Tuhanmu hehehehe….Kalau saya sih ogah orgy party sama temen-temen dekat. AWKWARD. Orang Amerika saja kayaknya belum bisa menerima ide ini yang terlihat dari minimnya dolar yang direngkuh oleh film ini.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3698832765986219901?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3698832765986219901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3698832765986219901&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3698832765986219901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3698832765986219901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/good-old-fashioned-orgy.html' title='A GOOD OLD FASHIONED ORGY'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VJUH6tc0N1U/TyIp7RQae_I/AAAAAAAABu8/DYZIhEc-4N0/s72-c/good_old_fashioned_orgy_xlga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5700937880862212495</id><published>2012-01-26T14:22:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T14:22:42.132+07:00</updated><title type='text'>DHOBI GHAT (MUMBAI DIARIES)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RF9v5GVLnNQ/TyD-1r-gyPI/AAAAAAAABto/OTe7XqPpc-M/s1600/dhobi-ghat-wallpaper-14-12x9.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="260" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-RF9v5GVLnNQ/TyD-1r-gyPI/AAAAAAAABto/OTe7XqPpc-M/s400/dhobi-ghat-wallpaper-14-12x9.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Dengan alasan perut, Munna (Prateik Babbar) pergi merantau ke Mumbai. Di tengah usahanya mewujudkan mimpi menjadi seorang actor, Munna mencoba bertahan sebagai pemburu tikus di malam hari dan tukang cuci di siang hari. Profesi yang disebut terakhir mempertemukan dirinya dengan Arun (Aamir Khan), seorang pelukis yang senang menyendiri. Di tempat barunya, Arun menyibukkan diri dengan menonton sebuah rekaman yang tertinggal dari penghuni sebelumnya, Yasmin (Kriti Malhotra). Paska menggelar pameran karya lukisnya, Arun terlibat one night stand dengan cewek bernama Shai (Monica Dogra). Cewek yang hobi fotografi ini nyatanya juga salah satu pelanggan dari Munna. Pada perkembangannya, terjalin hubungan saling menguntungkan antara Shai dengan Munna. Lewat Munna-lah, Shai dan kita diajak untuk mengenal sudut – sudut kumuh dari Mumbai, salah satunya adalah tempat yang dikenal sebagai tempat cuci terbuka terbesar di dunia, Dhobi Ghat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jl8n4xGWgbs/TyD-q3xEomI/AAAAAAAABtc/eh8eTCD4C8I/s1600/Dhobi_Ghat_31688.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="214" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-jl8n4xGWgbs/TyD-q3xEomI/AAAAAAAABtc/eh8eTCD4C8I/s400/Dhobi_Ghat_31688.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Keberadaan  dhobi ghat  di Mumbai terasa kontekstual dengan  interaksi, baik langsung, maupun tidak langsung,  4 karakter dalam Dhobi Ghat ini. Persinggungan antar kelas jelas terasa dalam ruang tersebut. Dalam pendekatan Kiran Rao (istri Aamir Khan diluar layar), Mumbai tidak hanya sebatas latar namun juga sebagai pelakon. Kondisi yang ada turut berperan dalam menaik turunkan hubungan antar tokoh. Di dhobi ghat, dalam lingkungan yang tidak bisa dibilang bersih dan higienis, kain-kain dari hotel dan rumah sakit serta dari keluarga menengah ke atas mengalami pembersihan dari para pekerja yang kebanyakan hidup di bawah garis kemiskinan. Gambaran tempat tinggal para penggiat dhobi ghat menjadi terasa ironis ketika kita disuguhi gambar tempat mereka tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-RuZD95E5Zas/TyD-UzZ4HsI/AAAAAAAABtQ/fSsjgEb41Xw/s1600/dhobi-ghat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="201" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-RuZD95E5Zas/TyD-UzZ4HsI/AAAAAAAABtQ/fSsjgEb41Xw/s400/dhobi-ghat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dari beberapa tokoh di atas, karakter dari Munna terlihat paling menarik bagi saya. Di satu sisi dia bergulat di lingkungan yang kotor, namun di sisi lain dia mempunyai mimpi merengkuh nikmatnya dunia gemerlap. Hal tersebut mengakibatkan dia menjalani hidupnya dengan dua kepribadian yang saling betolak belakang. Ketika keluar dari lingkungannya, tidak terlihat sama sekali kalau Munna tinggal di sebuah lingkungan yang menyedihkan. Kehadiran Shai yang diam – diam memikat hatinya, membangkitkan kegalauan pada diri Munna, apalagi dengan kenyataan kalau Shai lebih tertarik kepada Arun. Dengan filmografi yang belum begitu banyak, Prateik Babbar menghadirkan sebuah pameran acting yang cukup memikat. Paling ska dengan ekspresi pas di dalam bioskop bersama Shai. Kena banget tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-eWp_Y7l9ApM/TyD98AYxW2I/AAAAAAAABtE/rKcsJHrrHaE/s1600/1.1230057000.img_2683.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="242" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-eWp_Y7l9ApM/TyD98AYxW2I/AAAAAAAABtE/rKcsJHrrHaE/s400/1.1230057000.img_2683.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain dukungan acting yang cukup solid, jalinan cerita yang diluar pakem film Bollywood kebanyakan menjadi salah satu keunggulan film ini yang juga ditopang dengan pengoptimalan kamera dalam menangkap sudut-sudut Mumbai yang mungkin masih jarang diangkat oleh sineas Bolly. Dhobi Ghat sedikit mengingatkan saya pada Slumdog Millionaire yang juga menyingkap nasib kaum miskin di Mumbai. Sedikit tambahan, Sama – sama melibatkan Aamir Khan mengulik salah satu kota di India, Delhi Belly pantas juga ditonton dan dijamin memberikan hiburan tersendiri. Delhi Belly menghadirkan keponakan dari Aamir Khan, yakni Imran Khan. Pokoknya, kalau ada film Bolly yang dibintangi dua orang ini, pantas buat ditonton.&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5700937880862212495?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5700937880862212495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5700937880862212495&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5700937880862212495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5700937880862212495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/dhobi-ghat-mumbai-diaries.html' title='DHOBI GHAT (MUMBAI DIARIES)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RF9v5GVLnNQ/TyD-1r-gyPI/AAAAAAAABto/OTe7XqPpc-M/s72-c/dhobi-ghat-wallpaper-14-12x9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5728134296632219700</id><published>2012-01-26T07:37:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T07:37:15.482+07:00</updated><title type='text'>QUIZ : TEBAK PEMENANG OSCAR 2012</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jV11u2Hoo5Q/TyBxO-SIydI/AAAAAAAABs4/Gs5F7jTxM8A/s1600/oscar2012.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="345" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-jV11u2Hoo5Q/TyBxO-SIydI/AAAAAAAABs4/Gs5F7jTxM8A/s400/oscar2012.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tak terasa ya, sudah 1 tahun berlalu sejak Quiz Tebak Pemenang Oscar 2011 digelar. Seperti biasa, paska pengumuman nominasi Oscar, blog kesayangan sejuta umat ini mengelar permainan tebak - tebakan berhadiah. Hadiahnya? Klik saja &lt;/b&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/prepare-for-dvds.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Permainan  kali ini ada sedikit modifikasi dari pelaksanaan&lt;/b&gt; &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/01/quiz-tebak-pemenang-oscar-2011.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;TAHUN KEMARIN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.Mengirimkan prediksi pemenang Oscar 2011 (21 Kategori Utama) melalui e – mail ke herysuby@gmail.com dengan subyek ”QUIZ OSCAR 2012”&lt;br /&gt;2.Lampirkan urutan DVD/VCD yang kamu inginkan (1 s/d 15) untuk memudahkan distribusi hadiah nantinya. &lt;br /&gt;3.Satu nama asli dengan satu alamat e-mail asli hanya boleh mengirimkan satu prediksi.&lt;br /&gt;4.Berdomisili di Indonesia. Buat teman-teman yang di luar negeri, boleh ikutan tapi harus memberikan alamat di Indonesia kalau nantinya menjadi pemenang.&lt;br /&gt;5.Quiz akan ditutup tanggal 15 Februari 2012 dan pemenang akan diumumkan setelah penganugerahan Oscar 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketentuan Pemenang :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.Pemenang ditentukan dari seberapa banyak dia menebak dengan tepat.&lt;br /&gt;2.Kalau pada akhirnya ada lebih dari satu nama yang sama-sama menjadi penebak paling tepat dan paling banyak, maka pemenang akan ditentukan dengan tanggal pengiriman prediksi. Siapa cepat dia dapat.&lt;br /&gt;3.Akan diambil 2 pemenang yang masing-masing akan mendapatkan DVD/VCD dengan rincian sebagai berikut :&lt;br /&gt;  &gt;&gt; 1 orang Pemenang ke-1  : 4 DVD/VCD Ori + 5 DVD Copy Ori&lt;br /&gt;  &gt;&gt; 1 orang Pemenang ke-2  : 3 DVD/VCD Ori + 3 DVD Copy Ori&lt;br /&gt;4.Keputusan tidak dapat diganggu gugat dan dijamin tidak ada KONGKALINGKONG :P&lt;br /&gt;5.Hadiah akan dikirimkan di bulan Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;THE WINNER STANDS ALONE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kamu berkesempatan merenggut semua DVD/VCD yang disediakan dengan cara menebak secara tepat, baik Kategori Utama maupun Kategori Bonus.  Kesalahan tebakan untuk 3 Kategori Bonus, tidak akan mempengaruhi dalam penentuan pemenang untuk penebak 21 Kategori Utama. Jadi, kalau ada yang bisa menebak keseluruhan kategori, maka hanya akan ada 1 pemenang yang berhak mendapatkan 15 DVD/VCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KATEGORI UTAMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Best Picture&lt;br /&gt;Best Director&lt;br /&gt;Best Actress&lt;br /&gt;Best Actor&lt;br /&gt;Supporting Actress&lt;br /&gt;Supporting Actor&lt;br /&gt;Best Original Screenplay&lt;br /&gt;Best Adapted Screenplay&lt;br /&gt;Best Foreign Feature&lt;br /&gt;Best Animated Feature&lt;br /&gt;Art Direction&lt;br /&gt;Cinematography&lt;br /&gt;Costume Design&lt;br /&gt;Documentary Feature&lt;br /&gt;Film Editing&lt;br /&gt;Makeup&lt;br /&gt;Music (Original Score)&lt;br /&gt;Soldier Music (Original Song)&lt;br /&gt;Sound Editing&lt;br /&gt;Sound Mixing&lt;br /&gt;Visual Effects&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KATEGORI BONUS&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Short Film (Animated)&lt;br /&gt;Short Film (Live Action)&lt;br /&gt;Documentary Short Subject&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Buat yang membutuhkan daftar lengkap nominasi Oscar tahun ini, langsung saja masuk&lt;/b&gt; &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/2012-academy-awards-nominees.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SELAMAT MENEBAK.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5728134296632219700?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5728134296632219700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5728134296632219700&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5728134296632219700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5728134296632219700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/quiz-tebak-pemenang-oscar-2012.html' title='QUIZ : TEBAK PEMENANG OSCAR 2012'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jV11u2Hoo5Q/TyBxO-SIydI/AAAAAAAABs4/Gs5F7jTxM8A/s72-c/oscar2012.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-302193704445120461</id><published>2012-01-26T03:57:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T03:57:04.329+07:00</updated><title type='text'>2012 ACADEMY AWARDS : THE NOMINEES</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ofLT0yaQQxQ/TyBrO-RrFsI/AAAAAAAABss/KL3JQ9MrUKc/s1600/oscars_awards_seasons_2011_2012_complete_guide_academy_awards.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="197" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-ofLT0yaQQxQ/TyBrO-RrFsI/AAAAAAAABss/KL3JQ9MrUKc/s400/oscars_awards_seasons_2011_2012_complete_guide_academy_awards.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Best Picture&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;War Horse&lt;br /&gt;The Artist&lt;br /&gt;Moneyball&lt;br /&gt;The Descendants&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;Midnight in Paris&lt;br /&gt;The Help&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Extremely Loud &amp; Incredibly Close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Director&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Michel Hazanivicius, The Artist&lt;br /&gt;Alexander Payne, The Descendants&lt;br /&gt;Martin Scorsese, Hugo&lt;br /&gt;Woody Allen, Midnight in Paris&lt;br /&gt;Terrence Malick, The Tree of Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Actress&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Glenn Close, Albert Nobbs&lt;br /&gt;Rooney Mara, The Girl With the Dragon Tattoo&lt;br /&gt;Viola Davis, The Help&lt;br /&gt;Meryl Streep, The Iron Lady&lt;br /&gt;Michelle Williams, My Week With Marilyn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Actor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Demian Bichir, A Better Life&lt;br /&gt;George Clooney, The Descendants&lt;br /&gt;Jean Dujardin, The Artist&lt;br /&gt;Gary Oldman, Tinker Tailor Soldier Spy&lt;br /&gt;Brad Pitt, Moneyball&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Supporting Actress&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berenice Bejo, The Artist&lt;br /&gt;Jessica Chastain, The Help&lt;br /&gt;Melissa McCarthy, Bridesmaids&lt;br /&gt;Janet McTeer, Albert Nobbs&lt;br /&gt;Octavia Spencer, The Help&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Supporting Actor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kenneth Branagh, My Week With Marilyn&lt;br /&gt;Jonah Hill, Moneyball&lt;br /&gt;Nick Nolte, Warrior&lt;br /&gt;Christopher Plummer, Beginners&lt;br /&gt;Max von Sydow, Extremely Loud &amp; Incredibly Close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Original Screenplay&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Michel Hazanivicius, The Artist&lt;br /&gt;Kristen Wiig and Annie Mumolo, Bridesmaids&lt;br /&gt;Woody Allen, Midnight in Paris&lt;br /&gt;J.C. Chandor, Margin Call&lt;br /&gt;Asghar Farhadi, A Separation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Adapted Screenplay&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Alexander Payne, Nat Faxon and Jim Rash, The Descendants&lt;br /&gt;John Logan, Hugo&lt;br /&gt;George Clooney, Beau Willimon and Grant Heslov, The Ides of March&lt;br /&gt;Steven Zaillian, Aaron Sorkin and Stan Chervin, Moneyball&lt;br /&gt;Bridget O'Connor and Peter Straughan, Tinker Tailor Soldier Spy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Foreign Feature&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bullhead&lt;br /&gt;Footnote&lt;br /&gt;In Darkness&lt;br /&gt;Monsieur Lazhar&lt;br /&gt;A Separation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Best Animated Feature&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A Cat in Paris&lt;br /&gt;Chico &amp; Rita&lt;br /&gt;Kung Fu Panda 2&lt;br /&gt;Puss in Boots&lt;br /&gt;Rango&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Art Direction&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;The Artist&lt;br /&gt;Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Midnight in Paris&lt;br /&gt;War Horse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cinematography&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;The Artist&lt;br /&gt;The Girl With the Dragon Tattoo&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;War Horse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Costume Design&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anonymous&lt;br /&gt;The Artist&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Jane Eyre&lt;br /&gt;W.E.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Documentary Feature&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hell and Back Again&lt;br /&gt;If a Tree Falls: A Story of the Earth Liberation Front&lt;br /&gt;Paradise Lost 3: Purgatory&lt;br /&gt;Pina&lt;br /&gt;Undefeated&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Film Editing&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anne-Sophie Bion and Michel Hazanavicius, The Artist&lt;br /&gt;Kevin Tent, The Descendants&lt;br /&gt;Kirk Baxter and Angus Wall, The Girl With the Dragon Tattoo&lt;br /&gt;Thelma Schoonmaker, Hugo&lt;br /&gt;Christopher Tellefsen, Moneyball&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makeup&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Martial Corneville, Lynn Johnston and Matthew W. Mungle, Albert Nobbs&lt;br /&gt;Nick Dudman, Amanda Knight and Lisa Tomblin, Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2&lt;br /&gt;Mark Coulier and J. Roy Helland, The Iron Lady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Music (Original Song)&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;John Williams, The Adventures of Tintin&lt;br /&gt;Ludovic Bource, The Artist&lt;br /&gt;Howard Shore, Hugo&lt;br /&gt;Alberto Iglesias, Tinker Tailor Soldier Spy&lt;br /&gt;John Williams, War Horse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Music (Original Song)&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Man or Muppet" from The Muppets, Bret McKenzie&lt;br /&gt;"Real in Rio" from Rio, Sergio Mendes, Carlinhos Brown and Siedah Garrett&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sound Editing&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;The Girl With the Dragon Tattoo&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Transformers: Dark Side of the Moon&lt;br /&gt;War Horse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sound Mixing&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;The Girl With the Dragon Tattoo&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Moneyball&lt;br /&gt;Transformers: Dark Side of the Moon&lt;br /&gt;War Horse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Visual Effects&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2&lt;br /&gt;Hugo&lt;br /&gt;Real Steel&lt;br /&gt;Rise of the Planet of the Apes&lt;br /&gt;Transformers: Dark Side of the Moon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Short Film nim(Aated)&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dimanche/Sunday&lt;br /&gt;The Fantastic Flying Books of Mr. Morris Lessmore&lt;br /&gt;La Luna&lt;br /&gt;A Morning Stroll&lt;br /&gt;Wild Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Short Film (Live Action)&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pentecost&lt;br /&gt;Raju&lt;br /&gt;The Shore&lt;br /&gt;Time Freak&lt;br /&gt;Tuba Atlantic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Documentary Short Subject&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;The Barber of Birmingham: Foot Soldier of the Civil Rights Movement&lt;br /&gt;God Is the Bigger Elvis&lt;br /&gt;Incident in New Baghdad&lt;br /&gt;Saving Face&lt;br /&gt;The Tsunami and the Cherry Blossom&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-302193704445120461?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/302193704445120461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=302193704445120461&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/302193704445120461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/302193704445120461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/2012-academy-awards-nominees.html' title='2012 ACADEMY AWARDS : THE NOMINEES'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ofLT0yaQQxQ/TyBrO-RrFsI/AAAAAAAABss/KL3JQ9MrUKc/s72-c/oscars_awards_seasons_2011_2012_complete_guide_academy_awards.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2697812349668232823</id><published>2012-01-23T05:03:00.000+07:00</published><updated>2012-01-23T05:03:04.826+07:00</updated><title type='text'>2ND IMBLOG CHOICE AWARDS : NOMINASI FILM BERBAHASA ASING</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-p6U3OaF2tM0/TxyEcPuWzqI/AAAAAAAABsU/44WGiUQe590/s1600/Imblog_banner600x300.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-p6U3OaF2tM0/TxyEcPuWzqI/AAAAAAAABsU/44WGiUQe590/s400/Imblog_banner600x300.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Yaay… IMBlog Choice Awards akhirnya digelar lagi untuk yang kedua kalinya. Dengan proses yang sama dengan tahun lalu, tersusunlah nominasi untuk gelaran tahun ini. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini ada perbedaan dengan terpisahnya pengumuman untuk Film Berbahasa Asing dengan Film Berbahasa Indonesia. Untuk Film Berbahasa Asing, sengaja digelar berbarengan dengan award seasin di Holly sana, sedangkan untuk Film Berbahasa Indonesia akan digelar bulan Maret mendatang. Kalau tahun lalu Inception menancapkan dominasinya, kali ini The Tree of Life berhasil meraih nominasi terbanyak dengan 13 nominasi. Drive menyusul dibelakangnya dengan 10 nominasi. Tampaknya dua film tersebut bakal bersaing ketat. Namun, jangan remehkan kepak sayap Black Swan. Meski hanya dengan 6 nominasi, film ini berpeluang menjadi jawaranya. Berikut daftar lengkap nominasi 2nd IMBlog Choice Awards. Jangan lupa pilih film atau nama favorit kamu untuk menjadi yang TERSOHOR&lt;/b&gt;  &lt;a href="https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dF9IajFjMEQ2RVhUMi1xLS1uM0tRV0E6MQ" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FILM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Black Swan&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;The King's Speech&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;True Grit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SUTRADARA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Darren Aronofsky (Black Swan)&lt;br /&gt;Joel &amp; Ethan Coen (True Grit)&lt;br /&gt;Tom Hooper (The King's Speech)&lt;br /&gt;Terrence Malick (The Tree of Life)&lt;br /&gt;Nicholas Winding Refn (Drive)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NASKAH ADAPTASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;127 Hours&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;Rabbit Hole&lt;br /&gt;Rise of the Planet of the Apes&lt;br /&gt;True Grit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NASKAH ASLI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Another Year&lt;br /&gt;Black Swan&lt;br /&gt;Contagion&lt;br /&gt;The King's Speech&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;PELAKON UTAMA PRIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Colin Firth (The King's Speech)&lt;br /&gt;Hunter McCracken (The Tree of Life)&lt;br /&gt;James Franco (127 Hours)&lt;br /&gt;Javier Bardem (Biutiful)&lt;br /&gt;Ryan Gosling (Drive)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PELAKON UTAMA WANITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Emma Stone (Easy A)&lt;br /&gt;Hailee Steinfeld (True Grit)&lt;br /&gt;Lesley Manville (Another Year)&lt;br /&gt;Natalie Portman (Black Swan)&lt;br /&gt;Nicole Kidman (Rabbit Hole)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PELAKON PENDUKUNG PRIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Albert Brooks (Drive)&lt;br /&gt;Brad Pitt (The Tree of Life)&lt;br /&gt;Christian Bale (The Fighter)&lt;br /&gt;Geoffrey Rush (The King's Speech)&lt;br /&gt;Nick Nolte (Warrior)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PELAKON PENDUKUNG WANITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Amy Adams (The Fighter)&lt;br /&gt;Barbara Hershey (Black Swan)&lt;br /&gt;Elle Fanning (Super 8)&lt;br /&gt;Jessica Chastain (The Tree of Life)&lt;br /&gt;Melissa Leo (The Fighter)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PELAKON BARU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dakota Goyo (Real Steel)&lt;br /&gt;Hailee Steinfeld (True Grit)&lt;br /&gt;Hunter McCracken (The Tree of Life)&lt;br /&gt;Jessica Chastain (The Tree of Life)&lt;br /&gt;Liana Liberato (Trust)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FILM ANIMASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kungfu Panda 2&lt;br /&gt;Rango&lt;br /&gt;Rio&lt;br /&gt;The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn&lt;br /&gt;Winnie The Pooh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;OPENING&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Another Year&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;Scream 4&lt;br /&gt;Rango&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ENDING&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Black Swan&lt;br /&gt;Contagion&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;Source Code&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SPECIAL EFFECT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2&lt;br /&gt;Rise of the Planet of the Apes&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;Transformers: Dark of the Moon&lt;br /&gt;X - Men : First Class&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LAGU TEMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"If I Rise" - 127 Hours&lt;br /&gt;"You Haven't Seen The Last of Me" - Burlesque&lt;br /&gt;"A Real Hero" - Drive&lt;br /&gt;"It Will Rain" - Twilight Saga: Breaking Dawn&lt;br /&gt;"So Long" - Winnie The Pooh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MUSIK PENGIRING&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;Hanna&lt;br /&gt;Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2&lt;br /&gt;The King's Speech&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;POSTER&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Another Year&lt;br /&gt;Black Swan&lt;br /&gt;Drive&lt;br /&gt;Super 8&lt;br /&gt;The Tree of Life&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2697812349668232823?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2697812349668232823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2697812349668232823&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2697812349668232823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2697812349668232823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/2nd-imblog-choice-awards-nominasi-film.html' title='2ND IMBLOG CHOICE AWARDS : NOMINASI FILM BERBAHASA ASING'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-p6U3OaF2tM0/TxyEcPuWzqI/AAAAAAAABsU/44WGiUQe590/s72-c/Imblog_banner600x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-358532588573110313</id><published>2012-01-16T10:55:00.000+07:00</published><updated>2012-01-16T10:55:56.906+07:00</updated><title type='text'>SALVANDO AL SOLDADO PEREZ / SAVING PRIVATE PEREZ</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-72dtWX1dCgc/TxOeKPixvpI/AAAAAAAABr8/g6OuOQw0PkA/s1600/Soldado-800.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="225" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-72dtWX1dCgc/TxOeKPixvpI/AAAAAAAABr8/g6OuOQw0PkA/s400/Soldado-800.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Judulnya mengingatkan kita pada salah satu karya Steven Spielberg, Saving Private Ryan. Dan memang, film besutan Beto Gómez ini memang mempunyai jalinan cerita yang tidak berbeda jauh. Bedanya, kalau Saving Private Ryan bermuatan nasionalisme maka Saving Private Perez ini lebih mengarah pada keluarga sebagai pondasi kisah yang digulirkan. Jangan mengharapkan sebuah tontonan yang megah (kaitannya dengan adegan peperangan) layaknya Saving Private Ryan karena Saving Private Perez menghadirkan sebuah kisah ringan yang dijamin memberikan hiburan, sejak dari layar dibuka hingga closing title digelar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jJe2dcauspQ/TxOd-CfJPrI/AAAAAAAABrw/A841PBRQLwU/s1600/saving-private-perez-01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="219" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-jJe2dcauspQ/TxOd-CfJPrI/AAAAAAAABrw/A841PBRQLwU/s400/saving-private-perez-01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Julian Perez (Miguel Rodarte) memang seorang petinggi criminal yang disegani di Mexico, namun ketika dihadapkan pada ibunya, Julian tetaplah seorang anak nakal yang tidak dianggap karena memilih jalan yang berseberangan. Hal ini menyebabkan Julian bersedih hati, hinga menuruti kemauan ibunya yang tengah berjuang melawan penyakit, yakni Julian harus membawa pulang saudara lelakinya yang tengah terancam bahaya di Irak dalam keadaan hidup! Disini, kelucuan mulai dihadirkan dengan ketidaktahuan Julian akan lokasi dari Irak. Dengan bantuan kaki tangannya, Julian mulai mengumpulkan orang – orang yang dinilai layak mendampingi dirinya dalam rangka menjalankan misi mulia dari sang ibu, menyelamatkan sang adik tercinta. Mereka tidak sadar dengan apa yang bakal menghampiri mereka di Irak yang membuat misi mereka menjadi sebuah petualangan yang cukup seru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-i3GEmHJbbtI/TxOdoh015JI/AAAAAAAABrk/p_hR6tHHLx0/s1600/13.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="216" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-i3GEmHJbbtI/TxOdoh015JI/AAAAAAAABrk/p_hR6tHHLx0/s400/13.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seperti dikemukakan di atas, Saving Private Ryan memang murni menjanjikan sebuah tontonan yang menghibur, jadi jangan terlalu dipikirkan dengan serius bagaimana Julian dan kawan-kawan beraksi di tengah berbagai ancaman. Nikmati saja aksi konyol mereka. Meski terkesan main – main, ide film ini sangatlah menarik. Seorang petinggi criminal ditempatkan di wilayah konflik yang bukan merupakan daerah kekuasaannya? Mungkin bukan ide orisinal, namun hal tersebut membuka banyak sekali potensi kisah yang menarik. Saving Private Perez menghadirkan sosok hero (tak biasa) dari Meksiko mampu memberikan sebuah tontonan alternative setelah sebelumnya kita digempur dengan kisah heroic seorang / sekumpulan Amerika. Tapi, kalau kamu berpikiran seorang petinggi criminal tidak layak jadi hero, lewatkan saja film ini. Sedikit hal yang mengganggu dari film ini bias jadi dikarenakan hadirnya guyonan-guyonan yang dikaitkan dengan hal yang umum dilakukan oleh orang Meksiko yang mungkin belum kita pahami.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-358532588573110313?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/358532588573110313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=358532588573110313&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/358532588573110313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/358532588573110313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/salvando-al-soldado-perez-saving.html' title='SALVANDO AL SOLDADO PEREZ / SAVING PRIVATE PEREZ'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-72dtWX1dCgc/TxOeKPixvpI/AAAAAAAABr8/g6OuOQw0PkA/s72-c/Soldado-800.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2014337867203651338</id><published>2012-01-12T13:12:00.000+07:00</published><updated>2012-01-12T13:12:10.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Quiz'/><title type='text'>PREPARE FOR THE DVDs</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bheQkpw4wLo/Tw54GnD_EiI/AAAAAAAABrY/Ej8kqv10V6o/s1600/gift-cd-dvd-holder.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="356" width="306" src="http://2.bp.blogspot.com/-bheQkpw4wLo/Tw54GnD_EiI/AAAAAAAABrY/Ej8kqv10V6o/s400/gift-cd-dvd-holder.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Oscar 2012 sebentar lagi bakal digelar, saatnya blog tercinta ini juga menggelar hajatan tahunan yang telah dilakukan sejak tahun 2010. Yup, quiz tebak pemenang Oscar kembali diadakan dengan hadiah – hadiah yang pastinya keren. Pada kesempatan kali ini, hadiah yang dipersembahkan bolehlah dikatakan istimewa, mengingat ada beberapa DVD Original yang didatangkan langsung dari United Kingdom!!! Persembahan istimewa ini sengaja direalisasikan dalam rangka kelahiran anak saya yang pertama dan juga syukuran atas penyampaian angka 100.000 Hits pada bulan Februari nanti. Persembahan yang disediakan diarahkan untuk merangkul lebih banyak partisipan dengan pemilihan film – film yang variatif. &lt;br /&gt;Jadi, jangan lupa berpartisipasi ya. Sekedar tips, rajin – rajinlah pantengin movie award semacam Golden Globes, BAFTA, DGA, WGA dan sejenisnya. Yuk, kita intip film – film apa saja yang bisa dipilih buat kamu yang bakal jadi pemenang Quiz Tebak Pemenang Oscar nanti. Syarat dan ketentuan menyusul setelah nominasi Oscar 2012 dikeluarkan (sekitar tanggal 24 Januari 2012)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-hhs8qc09e5o/Tw530nM-w3I/AAAAAAAABrM/8LgW-hslwXs/s1600/Bandit_Queen_1994_film_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="360" width="290" src="http://1.bp.blogspot.com/-hhs8qc09e5o/Tw530nM-w3I/AAAAAAAABrM/8LgW-hslwXs/s400/Bandit_Queen_1994_film_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BANDIT QUEEN (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film yang disutradarai oleh Shekhar Kapur (Elizabeth) dan sempat dilarang edar di India ini ternyata berhasil membawa gelar bergengsi di ajang Filmfare Award. Film ini mendasarkan pada kisah Phoolan Devi, seorang bandit yang legendaries dan ditengarai telah membunuh lebih dari 20 orang dalam aksinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HAwBBifnNtw/Tw53sUi189I/AAAAAAAABrA/jfu6ju4IXMU/s1600/425px-ASerbianFilm_UK.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="359" width="255" src="http://3.bp.blogspot.com/-HAwBBifnNtw/Tw53sUi189I/AAAAAAAABrA/jfu6ju4IXMU/s400/425px-ASerbianFilm_UK.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;A SERBIAN FILM (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah film yang dicekal di banyak Negara dan bakal membuat kamu shock. Yang saya persembahkan ini merupakan versi UNCUT!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-gfCwvi7R9uQ/Tw53ekfMC0I/AAAAAAAABq0/qVCmloq2lak/s1600/416px-Intolerance_%2528film%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="371" width="258" src="http://3.bp.blogspot.com/-gfCwvi7R9uQ/Tw53ekfMC0I/AAAAAAAABq0/qVCmloq2lak/s400/416px-Intolerance_%2528film%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;INTOLERANCE (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya sih, film ini merupakan salah satu masterpiece di era film bisu. Saya juga belum nonton. Film dengan durasi lebih dari 3 jam ini diutradarai oleh D. W. Griffith, sosok yang dianggap sebagai salah satu pionir dalam dunia perfilman Amerika sana dan The Birth of a Nation adalah karyanya yang terkenal. DVD ini memberikan fitur – fitur menarik, salah satunya Introduction by Orson Welles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qrFydWiUNzA/Tw53QJjrkKI/AAAAAAAABqo/zBs8U4ar85k/s1600/Brazilposter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="350" width="224" src="http://4.bp.blogspot.com/-qrFydWiUNzA/Tw53QJjrkKI/AAAAAAAABqo/zBs8U4ar85k/s400/Brazilposter.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BRAZIL (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suka dengan style dari Terry Gilliam? Maka, film yang sudah mendapat predikat “cult” ini sayang buat dilewatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ykl7cVCuX1Q/Tw53H9S8ckI/AAAAAAAABqc/8-AVdlBux54/s1600/Before_Night_Falls_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="272" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ykl7cVCuX1Q/Tw53H9S8ckI/AAAAAAAABqc/8-AVdlBux54/s400/Before_Night_Falls_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BEFORE NIGHT FALLS (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum No Country For Old Men, Javier Bardem telah menarik banyak atensi lewat film yang berdasarkan kisah dari Reinaldo Arenas. Film ini disutradarai oleh Julian Schnabel (The Diving Bell and the Butterfly, Basquiat)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; Documentary Shorts (Excerpts from Improper Conduct, 1983 Interview with Reinaldo Arenas, Behind The scenes, Little Notes on Painting, Artwork by Julian Schnabel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ey0rcdZIrl4/Tw5284JcquI/AAAAAAAABqQ/j-mHd89jXqo/s1600/Russianark.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="361" width="255" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ey0rcdZIrl4/Tw5284JcquI/AAAAAAAABqQ/j-mHd89jXqo/s400/Russianark.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;RUSSIAN ARK (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salah satu film dengan kemasan paling mengesankan. Sejenak mengajak kita berwisata sejarah Rusia.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; Film In One Breath, Mon Paradis-Der Winterpalast Documentary, Interviews&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Dgp3d1S8KBk/Tw52umQf1aI/AAAAAAAABqE/tbPwWM62iuM/s1600/Dancer_in_the_Dark_movie_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="275" src="http://2.bp.blogspot.com/-Dgp3d1S8KBk/Tw52umQf1aI/AAAAAAAABqE/tbPwWM62iuM/s400/Dancer_in_the_Dark_movie_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;DANCER IN THE DARK (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menghadirkan penampilan yang mengesankan dari Björk. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special features :&lt;/b&gt; Two original documentaries: 100 Cameras: Capturing Lars Von Trier's Vision and Choreography: Creating Vincent Paterson's Dance Sequences&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eor5zoDmc_M/Tw52eYHpV1I/AAAAAAAABp4/_D7bZsqz4cE/s1600/in_the_bedroom_ver3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="365" width="268" src="http://3.bp.blogspot.com/-eor5zoDmc_M/Tw52eYHpV1I/AAAAAAAABp4/_D7bZsqz4cE/s400/in_the_bedroom_ver3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;IN THE BEDROOM (DVD Copy Ori)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suka dengan Rabbit Hole-nya Nicole Kidman? In The Bedroom hadir terlebih dahulu dengan kisah yang hampir sama. Debut dari Todd Field (Little Children) ini menghadirkan ensamble cast yang mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-OzBU610n-tw/Tw52O35eW3I/AAAAAAAABps/1yIQAjR2ttU/s1600/Boy_A_Poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="371" width="250" src="http://2.bp.blogspot.com/-OzBU610n-tw/Tw52O35eW3I/AAAAAAAABps/1yIQAjR2ttU/s400/Boy_A_Poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BOY A (VCD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film yang membuat nama Andrew Garfield dilirik oleh banyak orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_ywkiS4DOSc/Tw5vz8TYW4I/AAAAAAAABpg/vy8VtOdERvU/s1600/Elephant_movie_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="283" src="http://4.bp.blogspot.com/-_ywkiS4DOSc/Tw5vz8TYW4I/AAAAAAAABpg/vy8VtOdERvU/s400/Elephant_movie_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;ELEPHANT (VCD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Karya Gus van Sant yang paling saya sukai yang berhasil meraih piala tertinggi pada Festival Film Cannes 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-BUjBgcT2Ex0/Tw5uQ6AeqqI/AAAAAAAABpU/Km44uGmb3H0/s1600/The_mummy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="396" width="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-BUjBgcT2Ex0/Tw5uQ6AeqqI/AAAAAAAABpU/Km44uGmb3H0/s400/The_mummy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE MUMMY (DVD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salah satu film petualangan yang mengasyikkan dan tidak bosan saya tonton berkali – kali. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; Building A Better Mummy, Visual and special effects formation, Egyptology 101, Deleted Scenes, Special DVD-Rom Features (Interactive Mummy Game, 2 Screensavers, Electronic Postcards)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9ILszAyEk14/Tw5uIZ9mo4I/AAAAAAAABpI/ven8WMLI24k/s1600/Trumanshow.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="276" src="http://4.bp.blogspot.com/-9ILszAyEk14/Tw5uIZ9mo4I/AAAAAAAABpI/ven8WMLI24k/s400/Trumanshow.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE TRUMAN SHOW (DVD Original – Special Collector’s Edition)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya membuat list film untuk decade 1990-an, film ini bakalan masuk di dalamnya. Saya suka sekali film ini. The Truman Show berhasil meraih 3 nominasi di ajang Academy Award ke 71. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; The Making of, The Visual Effects of The Truman Show, Deleted/Extended Scenes and Outtakes, Photo Galleries&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-7JTAVNU1v2Q/Tw5ttw0cJMI/AAAAAAAABo8/7gBHSP305zk/s1600/Cartel-nuevo-de-el-secreto-de-sus-ojos.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="281" src="http://4.bp.blogspot.com/-7JTAVNU1v2Q/Tw5ttw0cJMI/AAAAAAAABo8/7gBHSP305zk/s400/Cartel-nuevo-de-el-secreto-de-sus-ojos.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE SECRET IN THEIR EYES (DVD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara mengejutkan, film ini berhasil meraih gelar Film Berbahasa Asing terbaik di ajang Academy Award ke 82.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; Interview with cast and crew, Moment’s on set : a behind the scenes at the creative process&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Bm8zrLv1Iew/Tw5tcku1_gI/AAAAAAAABow/E4DX2aodSyM/s1600/The_Chaser_film_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="280" src="http://4.bp.blogspot.com/-Bm8zrLv1Iew/Tw5tcku1_gI/AAAAAAAABow/E4DX2aodSyM/s400/The_Chaser_film_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE CHASER (DVD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu terkesan dengan Yellow Sea kemaren maka kamu tidak boleh melewatkan karya Na Hong-jin yang satu ini. Salah satu film Korea Selatan favorit saya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; The Making Of : Part 1 &amp; Part 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bLrTbdH95g0/Tw5tLUF8ECI/AAAAAAAABok/Sq2UMmSiwZU/s1600/449px-Cache_Haneke.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="353" width="265" src="http://2.bp.blogspot.com/-bLrTbdH95g0/Tw5tLUF8ECI/AAAAAAAABok/Sq2UMmSiwZU/s400/449px-Cache_Haneke.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;CACHE (DVD Original)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film yang menempati urutan pertama daftar film terbaik untuk decade kemarin versi saya. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Features :&lt;/b&gt; Michael Haneke Interview, Making of Documentary&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2014337867203651338?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2014337867203651338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2014337867203651338&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2014337867203651338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2014337867203651338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/prepare-for-dvds.html' title='PREPARE FOR THE DVDs'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bheQkpw4wLo/Tw54GnD_EiI/AAAAAAAABrY/Ej8kqv10V6o/s72-c/gift-cd-dvd-holder.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3701637446011853555</id><published>2012-01-05T10:58:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T10:58:29.499+07:00</updated><title type='text'>30 FILM MENGESANKAN 2011 PART 2 (TOP 15)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-L8-PHKtF2fY/TwTOySeouGI/AAAAAAAABls/v8PGNiCIw7w/s1600/EEEA.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="256" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-L8-PHKtF2fY/TwTOySeouGI/AAAAAAAABls/v8PGNiCIw7w/s400/EEEA.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tahun 2011 kemarin saya mendapatkan kabar membahagiakan, yakni istri saya akhirnya hamil setelah menunggu sekitar 9 bulan. Bakal bertambahnya peran saya di dunia ini entah sengaja atau tidak berperan dalam pemilihan film-film yang mengesankan saya untuk tahun 2011. Dari judul - judul yang terpilih, kisah bapak - anak begitu mendominasi. Hal tersebut membuat saya berfikir, membuat list semacam ini kadang bisa mencerminkan sebuah proses kehidupan yang saya jalani. Dulu, waktu masih lajang dan menjalang, tema-tema seputar eksistensi pribadi bisa dengan mudah mengesankan saya.&lt;br /&gt;Selain berkaitan dengan pengalaman pribadi, dalam memilih film-film yang mengesankan saya kerap, tapi tidak selalu, berpatokan pada ada tidaknya PESAN MORAL dari film yang dimaksud. Ya, saya memang suka film dengan PESAN MORAL. Sekali lagi, PESAN MORAL. Sekali lagi, PESAN MORAL. Sekali lagi, PESAN MORAL. *dikeplak movblog tetangga* &lt;br /&gt;Selain pengalaman dan buku, film menjadi salah satu sarana saya buat memahami diri saya pribadi dan juga kehidupan. Saya ingin memperbaiki moral saya -______-"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-64oFE-znDL4/TwTOr3XJAZI/AAAAAAAABlg/agDhYWZXIo0/s1600/rty.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="223" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-64oFE-znDL4/TwTOr3XJAZI/AAAAAAAABlg/agDhYWZXIo0/s400/rty.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Oke, sudah dulu curhatnya. Seperti telah disinggung sebelumnya, tahun 2011 memberikan pengalaman nonton yang menggembirakan hingga banyak sekali film - film keren yang harus saya singkirkan dari daftar ini. The Future garapan Miranda July yang memberikan keunikan bertutur seputar ganasnya waktu dengan terpaksa tidak saya masukkan. Saya juga hampir jatuh cinta dengan Beginners yang menampilkan olah akting menawan dari Christopher Plummer. Mungkin saya harus menonton lagi film ini kapan-kapan. Chico and Rita, animasi dewasa yang penuh gairah serta balutan musik jazz yang asyik sebenarnya juga pantas masuk daftar. Emmm....apa lagi ya? Banyak deh...hehehe....&lt;br /&gt;Dan inilah 15 film paling mengesankan saya di tahun 2011.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-W0FfGpT2vI4/TwTOhAGV_vI/AAAAAAAABlU/yXENYRClUdc/s1600/EEE%2B%25282%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="166" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-W0FfGpT2vI4/TwTOhAGV_vI/AAAAAAAABlU/yXENYRClUdc/s400/EEE%2B%25282%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;15. LIKE CRAZY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cerita sederhana tentang seberapa besar cinta yang dimiliki oleh dua insan yang harus berjuang dengan situasi yang tidak menunjang tumbuh kembangnya rasa cinta itu sendiri. Saya terkesan dengan bagaimana sutradara Drake Doremus menghadirkan transformasi keintiman antara Jacob (Anton Yelchin) dengan Anna (Felicity Jones). Pada paruh awal, beberapa gambar yang dihadirkan mengesankan Jacob dan Anna seakan tidak berdekatan secara jarak, namun terasa sekali kedekatan rasa di antara keduanya. Makin ke belakang, setelah keduanya benar-benar dipisahkan oleh jarak, keintiman tersebut meluruh hingga sampai pada titik terendah ketika dihadirkan adegan penutup yang sangat mengguncang hati (saya). Felicity Jones berhasil menampilkan sebuah ekspresi pencarian rasa yang kuat. Salah satu ending favorit saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Ju9zYzauphU/TwTOVtdemNI/AAAAAAAABlI/cfmoQoVCUjE/s1600/02bvb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="179" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-Ju9zYzauphU/TwTOVtdemNI/AAAAAAAABlI/cfmoQoVCUjE/s400/02bvb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;14. HAEVNEN / IN A BETTER WORLD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dimana tempat terbaik buat generasi penerus? Susanne Bier lewat film ini menjawab : keluarga! Yup, di dunia yang makin keras ini, keluarga bisa menjadi tempat terbaik untuk menjauhkan para generasi dari  kekerasan. Itu kalau keluarga bisa menjalankan peran dan fungsinya dengan benar lho. Tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Romantis, idealis atau utopis? Saya memandangnya sebagai suatu yang romantis. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/haevnen-in-better-world.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-m81Strdn5Jg/TwTOOhHjzlI/AAAAAAAABk8/PdzbD9K2YFs/s1600/13.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="173" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-m81Strdn5Jg/TwTOOhHjzlI/AAAAAAAABk8/PdzbD9K2YFs/s400/13.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;13. TRUST&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum berekeluarga dan bakal mempunyai anak, saya senantiasa menyimpulkan, mempunyai anak perempuan itu terasa lebih berat dibandingkan mempunyai anak laki-laki. Hidup di dalam masyarakat dimana harga perempuan seringkali dinilai dari keperawanan, pastinya bisa maklum dengan kekhawatiran saya, meski kenyataanya, mempunyai anak perempuan atau laki – laki itu sama tanggung jawabnya. Ada semacam kegelisahan dalam diri saya akan kemampuan saya membimbing anak perempuan saya nantinya. Trust yang merupakan arahan David Schwimmer ini berhasil mewakili kegelisahan saya lewat tokoh yang diperankan oleh Clive Owen. Kedekatan emosi terhadap film inilah yang membuat film ini begitu mengesankan saya. Trust pada intinya mengisahkan sebuah keluarga yang berusaha mencari sebuah keseimbangan pasca peristiwa yang menenggelamkan masing-masing anggota keluarganya ke dalam lautan duka. Cukup banyak momen-momen emosional yang diracik apik oleh David Schwimmer dan didukung acting memikat dari para actor/aktrisnya. Kita lihat kiprah Liana Liberato kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6k7fLWUt6ug/TwTOHGukEGI/AAAAAAAABkw/0_VT0BzlY_c/s1600/ki.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="181" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-6k7fLWUt6ug/TwTOHGukEGI/AAAAAAAABkw/0_VT0BzlY_c/s400/ki.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;12. ANOTHER EARTH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai kemasan yang hampir sama dengan Melancholia, namun karena Another Earth merupakan debut dari Mike Cahill, maka film yang satu ini meninggalkan kesan yang jauh lebih mendalam. Another Earth seperti mencoba mengangkat kegelisahan manusia akan sebuah dunia dimana kehidupannya bisa berjalan lebih baik. Pada akhirnya, hal tersebut mengarah pada proses penerimaan diri. Sebuah hal yang sering membuat diri harus bertarung melawan diri sendiri. Another Earth memperkenalkan kita pada bakat baru bernama Brit Marling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0NflKaTqOmg/TwTN85OVqtI/AAAAAAAABkk/JGsmYFbAtGI/s1600/04A.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="155" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-0NflKaTqOmg/TwTN85OVqtI/AAAAAAAABkk/JGsmYFbAtGI/s400/04A.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;11. DIE FREMDE / WHEN WE LEAVE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film ini secara meyakinkan memberi gambaran bagaimana perempuan diposisikan dalam system patriarki yang bertamengkan agama. Yang terjadi adalah sebuah tragedy menyayat hati. Sudah hampir satu tahun saya menyaksikan film ini, namun masih tersisa sesak di hati ketika terbayang ekspresi Umay, bocah kecil yang menjadi korban kesombongan dan keegoisan lelaki berumur dengan norma yang dia yakini. Sebuah ironi yang menyayat hati ketika hal tersebut terjadi di dunia yang makin modern ini. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/03/die-fremde-when-we-leave.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OwRnJGzPt20/TwTN0VYE9uI/AAAAAAAABkY/_DMGUS7-p8k/s1600/21.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="267" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-OwRnJGzPt20/TwTN0VYE9uI/AAAAAAAABkY/_DMGUS7-p8k/s400/21.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;10. THE IDES OF MARCH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Eh…ulasannya kan baru saja saya posting kemarin. Baca saja &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/ides-of-march.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt; Image di atas merupakan image favorit saya untuk tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-e0kE8gsaXVY/TwTNpfYkAiI/AAAAAAAABkM/Se7OtPM4_20/s1600/skin4.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="215" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-e0kE8gsaXVY/TwTNpfYkAiI/AAAAAAAABkM/Se7OtPM4_20/s400/skin4.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;9. LA PIEL QUE HABITO / THE SKIN I LIVE IN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lagi – lagi Pedro Almodovar berhasil menghadirkan sebuah kisah ala opera sabun yang mengesankan. Meski kalau dicermati ada kenorakan dalam kisah yang dihadirkan, The Skin I Live In ini menyajikan sebuah keliaran ide yang mencengangkan. Dan di tangan Almodovar, kenorakan dan keliaran tersebut mampu tampil cantik nan ganjil berkat selipan humor yang tidak biasa. Endingnya juara, karena menyimpan ironi yang amat sangat dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p0Y0-nU_aPQ/TwTNfT8yHbI/AAAAAAAABkA/vdw52-KHfIs/s1600/bal-805332l-imagine.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-p0Y0-nU_aPQ/TwTNfT8yHbI/AAAAAAAABkA/vdw52-KHfIs/s400/bal-805332l-imagine.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;8. BAL / HONEY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menyaksikan film yang disutradarai Semih Kaplanoğlu ini rasanya seperti menikmati sebuah lagu yang membuai dan mengaduk perasaan sekaligus. Susah untuk tidak jatuh cinta dengan film ini, mengingat aura kasih dalam film ini begitu kental dan memabukkan. Selain diajak merasakan betapa nikmatnya intim dengan alam, kita juga bakal terhanyut dengan kerinduan dan kasih murni seorang anak terhadap bapaknya. Penampilan bintang belia, Bora Altaş, sungguh sangat mengesankan. Berbagai emosi berhasil dia presentasikan dengan bagus sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-zTxzSE0cD-w/TwTNR5BLkwI/AAAAAAAABj0/-9l3sB7dy7k/s1600/michelle-williams.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="157" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-zTxzSE0cD-w/TwTNR5BLkwI/AAAAAAAABj0/-9l3sB7dy7k/s400/michelle-williams.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;7. MEEK’S CUTOFF &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kolaborasi kedua antara Kelly Reichardt dengan Michelle Williams setelah Wendy and Lucy yang tak kalah mengesankan. Sebuah film yang secara apik mempresentasikan sikap akan keyakinan dan juga feminisme. Tidak hanya terpancar baik lewat tokoh yang diperankan oleh Michelle Williams namun juga sajian lanskap alam yang keras sekaligus indah. Meek’s Cutoff menjadi sebuah film tentang pergesekan berbau gender dengan kemasan yang berbeda. Kali ini, intuisi perempuan muncul sebagai jawaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nUWf68wxLCw/TwTNHzu_VbI/AAAAAAAABjo/HTasVhj_EF4/s1600/film10_ph_main_reverse.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="191" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-nUWf68wxLCw/TwTNHzu_VbI/AAAAAAAABjo/HTasVhj_EF4/s400/film10_ph_main_reverse.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;6. JODAEIYE NADER AZ SIMIN / A SEPARATION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah film dengan muatan yang sangat kompleks dan dituturkan dengan dinamis. Banyak sekali isu yang dimunculkan dalam film ini yang hebatnya tetap berjalan pada satu koridor hingga menghadirkan sebuah tontonan yang utuh. Film ini seakan menantang penontonnya untuk memikirkan permasalahan yang ada dan mencari solusi terbaik. Sebuah tontonan yang menggelisahkan saya dengan pertanyaan, kalau saya ditempatkan pada kondisi yang sama, keputusan apa yang bakal saya ambil? Meski film yang disutradarai Asghar Farhadi ini menempatkan tokoh-tokohnya pada posisi tidak sepenuhnya bersalah, namun secara halus menimpakan kesalahan atas apa yang terjadi pada kondisi negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fLsbgNj2SWM/TwTM_4QK-hI/AAAAAAAABjc/X9-IteBYx_Y/s1600/01mm.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="179" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-fLsbgNj2SWM/TwTM_4QK-hI/AAAAAAAABjc/X9-IteBYx_Y/s400/01mm.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;5. L’ILLUSIONNISTE / THE ILLUSIONIST&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lewat coretan gambar yang cantik, hadir sebuah kisah cinta antar anak manusia yang ciamik. Terserah mau diartikan cinta antara anak – bapak, ataupun cinta antara pria – wanita. Yang jelas, ada sebuah kesejatian cinta dari sang ilusionis yang senantiasa memberi, meski minim pengakuan terhadap diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-WzxNqNZhJ5E/TwTM2yWhF6I/AAAAAAAABjQ/13QcqeGIMcQ/s1600/ddf%2B%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="212" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-WzxNqNZhJ5E/TwTM2yWhF6I/AAAAAAAABjQ/13QcqeGIMcQ/s400/ddf%2B%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;4. LE GAMIN AU VELO  / THE KID WITH A BIKE &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dardenne Bersaudara adalah salah dua sineas favorit saya. Ditangan duo maut ini, kisah yang sepertinya sederhana senantiasa menjelma menjadi sebuah tontonan mengasyikkan nan mengesankan. Begitupun dengan The Kid With A Bike ini. Dengan sajian gambar sederhana dan terkesan riil, film ini berhasil menghadirkan beragam emosi yang membuat penonton untuk larut ke dalamnya. Tanpa harus menye-menye, hati kita akan dibuat tergetar melihat apa yang dilakukan dan menimpa sang bocah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CMRO7nqmbfg/TwTMr2jeLRI/AAAAAAAABjE/x-hqMxp611o/s1600/DaddyLonglegs.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="154" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-CMRO7nqmbfg/TwTMr2jeLRI/AAAAAAAABjE/x-hqMxp611o/s400/DaddyLonglegs.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;3. DADDY LONGLEGS / GO GET SOME ROSEMARY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sajian kisah bapak – anak yang menurut saya berbeda dengan film sejenis kebanyakan. Film ini tidak berusaha mengkultuskan sosok bapak. Daddy Longlegs justru berpotensi membangkitkan rasa sebal terhadap tokoh bapak yang diperankan oleh Ronald Bronstein dengan segala kecerobohannya. Tapi, susah bagi saya untuk membenci tokoh yang satu ini. Dia hanyalah sosok bapak biasa yang mencoba menjalankan berbagai peran yang melekat pada dirinya dengan sebaik mungkin. Itulah yang membuat tokoh tersebut terasa begitu nyata. Entah benar atau salah, sang bapak sedang berproses. Ada sebuah transisi perlahan sejak dari awal. Sebuah proses yang masih akan terus berjalan dan tidak ada habisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pwgHMWPDcyc/TwTMb2rNMTI/AAAAAAAABi4/7pDEDWqz0_4/s1600/541361-2011_attack_the_block_017_super.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="201" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-pwgHMWPDcyc/TwTMb2rNMTI/AAAAAAAABi4/7pDEDWqz0_4/s400/541361-2011_attack_the_block_017_super.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;2. ATTACK THE BLOCK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekedar film tentang serbuan alien. Bukan sekedar film hiburan. Film garapan Joe Cornish menawarkan banyak isu yang sangat menarik buat ditelaah. Mulai dari isu social hingga kisah para nabi. Attack The Block dengan budget kecil mampu memberikan tontonan yang mengasyikkan seputar pertarungan para liyan dengan selipan humor serta bahasa slang yang asyik di kuping. Saya sukaaaa film ini dan bakalan sering saya tonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-XCF8qtx1V44/TwTLhp00bmI/AAAAAAAABig/etl5maDxIuA/s1600/tree-of-life-movie-image-jessica-chastain-01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="175" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-XCF8qtx1V44/TwTLhp00bmI/AAAAAAAABig/etl5maDxIuA/s400/tree-of-life-movie-image-jessica-chastain-01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;1. THE TREE OF LIFE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;This is it!!! Yup...inilah film yang bakal saya tonton ketika butuh sendiri dan merenung. Sebuah tontonan yang sangat meditative. Banyak sekali kegelisahan dalam diri saya yang cukup terwakili oleh film ini. Hubungan saya dengan Tuhan, interaksi bapak anak, kehilangan saudara laki – laki dan masih banyak lagi. The Tree of Life akan menjadi semacam kitab visual bagi diri saya. *ampuni hamba ya Allah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oUsW51uizA8/TwTL3pjxUuI/AAAAAAAABis/BcjMhuw4lwc/s1600/Brad-Pitt-in-The-Tree-of-Life.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="212" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-oUsW51uizA8/TwTL3pjxUuI/AAAAAAAABis/BcjMhuw4lwc/s400/Brad-Pitt-in-The-Tree-of-Life.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/30-film-mengesankan-2011-part-1-30-16.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;30 FILM MENGESANKAN 2011 PART 1 ( 30 - 16)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3701637446011853555?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3701637446011853555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3701637446011853555&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3701637446011853555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3701637446011853555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/30-film-mengesankan-2011-part-2-top-15.html' title='30 FILM MENGESANKAN 2011 PART 2 (TOP 15)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-L8-PHKtF2fY/TwTOySeouGI/AAAAAAAABls/v8PGNiCIw7w/s72-c/EEEA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-8507608518568680206</id><published>2012-01-04T19:24:00.000+07:00</published><updated>2012-01-04T19:24:44.430+07:00</updated><title type='text'>THE IDES OF MARCH</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-36CPXdzB-Ls/TwQJKD6BIYI/AAAAAAAABiU/lzu4y4LYsA4/s1600/The%2BIdes%2Bof%2BMarch.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="233" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-36CPXdzB-Ls/TwQJKD6BIYI/AAAAAAAABiU/lzu4y4LYsA4/s400/The%2BIdes%2Bof%2BMarch.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Konon, Julius Caesar menemui ajal setelah ditikam sebanyak lebih dari 20 kali pada tanggal 15 Maret. Pada saat itu, sebelumnya Julius Caesar sudah diperingatkan kalau pada hari itu merupakan Ides of March, saat dimana bulat terbentuk bulan bundar tepat ditengah bulan yang seringkali diyakini bukan hari yang baik. Penikaman terhadap Julius Caesar mengindikasikan sebuah konspirasi politik yang pelik dan kejam. Penggunaan The Ides of March sebagai judul film arahan termutakhir dari George Clooney ini tampaknya bersandarkan pada hal tersebut. Perhatikan saja ketika judul ditampilkan dengan latar belakang bangunan yang setipe dengan bangunan-bangunan di jaman Julius Caesar bertahta. The Ides of March yang salah satu produser eksekutifnya adalah Leonardo Di Caprio (setelah sebelumnya melepas peran Stephen Meyers kepada Ryan Gosling) ini menghadirkan sebuah intrik politik yang cukup pelik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-u9MbhV3hrok/TwQHeRXuAmI/AAAAAAAABh8/5KlBLUlPSfo/s1600/ides-of-march-movie-title.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="188" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-u9MbhV3hrok/TwQHeRXuAmI/AAAAAAAABh8/5KlBLUlPSfo/s400/ides-of-march-movie-title.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menariknya, intrik politik tersebut difokuskan di dalam kubu salah satu politikus dan melibatkan orang – orang di balik layar, yakni para juru sukses dari Mike Morris (George Clooney) yang siap memimpin dunia via jabatan Presiden Amerika Serikat. Sudah diketahui oleh umum, seorang kandidat presiden senantiasa didukung oleh orang – orang hebat dan berdedikasi tinggi demi melancarkan kemenangannya. Mike Morris didukung Paul Zara (Philip Seymour Hoffman) yang merupakan manajer kampanye kawakan serta Stephen Meyers (Ryan Gosling) yang jauh lebih muda dan idealis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Ix4AcbN0xls/TwQGs3MF2QI/AAAAAAAABhw/2PP9N2Sg66g/s1600/ides-of-march-quad-poster-480x345.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="288" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-Ix4AcbN0xls/TwQGs3MF2QI/AAAAAAAABhw/2PP9N2Sg66g/s400/ides-of-march-quad-poster-480x345.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sajian utama dari The Ides of March sejatinya adalah perkembangan karakter dari Stephen Meyers. Sejak layar dibuka kita langsung diperkenalkan dengan sosok Stephen Meyers, bukannya Mike Morris. Stephen adalah sosok muda idealis yang percaya politik sebagai sarana perubahan menuju kebaikan dengan Mike Morris sebagai panglimanya. Dedikasi Stephen terhadap Mike Morris tidak perlu dipertanyakan lagi. Dunia politik tampaknya membutuhkan sebuah kematangan. Hal inilah yang belum dimiliki sepenuhnya oleh Stephen Meyers. Satu blunder yang dia lakukan berdampak pada keberadaan Stephen pada jajaran elit juru kampanye dari Mike Morris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-bOQGjZwXq1c/TwQGdmxohuI/AAAAAAAABhk/T2D6xwBOozI/s1600/the-ides-of-march-809344l.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="267" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-bOQGjZwXq1c/TwQGdmxohuI/AAAAAAAABhk/T2D6xwBOozI/s400/the-ides-of-march-809344l.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Intrik makin pelik ketika Stephen menjalin hubungan dengan pendukung Mike Morris yang masih muda belia, Molly Stearns (Evan Rachel Wood) yang pada perkembangannya tersangkut “se-su-a-tu” yang bisa mengancam kredibilitas sang kandidat. Sadar dunia politik bukanlah dunia yang ramah dan tidak ingin “pialanya” terlepas, Stephen bertransformasi menjadi sosok yang siap menendang siapa saja yang menghadang. Bahkan Mike Morris sekalipun. Pada akhirnya, Stephen bukanlah sosok pendukung, namun telah menjelma menjadi sang dalang, si pemegang kendali.  Dan layarpun ditutup dengan image yang mencerminkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zCFEXNpnC5g/TwQGNNeAB5I/AAAAAAAABhY/9hEvQ77rKEs/s1600/ides-march-george-philip-ryan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="267" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-zCFEXNpnC5g/TwQGNNeAB5I/AAAAAAAABhY/9hEvQ77rKEs/s400/ides-march-george-philip-ryan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sungguh mengasyikkan menyaksikan The Ides of March ini. George Clooney makin menunjukkan tajinya di kursi sutradara dengan memaksimalkan semua lini. Bahkan dia terjun langsung dalam pengolahan naskah yang bersumber dari buku berjudul Farragut North karya Beau Willimon. Hasilnya, naskahnya begitu padat berisi. Dialog seputar umur yang terkesan biasa saja, menurut saya memang harus diselipkan untuk menegaskan betapa kemudaan kadang memang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan. Meski intrik politik terkadang termasuk berat ketika disajikan sebagai tontonan visual, namun percayalah, The Ides of March bias cepat kita nikmati. Hal ini makin ditunjang dengan jajaran cast yang tidak perlu diragukan lagi kualitas aktingnya. Ryan Gosling, George Clooney, Philip Seymour Hoffman, Paul Giamatti, Marisa Tomei, Jeffrey Wright dan Evan Rachel Wood tampil pas sesuai porsinya masing –masing. Bahkan, Max Minghella dengan porsi terbatas pun tampil bagus. Tokoh yang dia perankan makin mempertegas susunan kelas dalam tim sukses Mike Morris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-4a0QC_IifwM/TwQF8RZQaaI/AAAAAAAABhM/TVoHpoYrTjs/s1600/the-ides-of-march-913332l.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="189" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-4a0QC_IifwM/TwQF8RZQaaI/AAAAAAAABhM/TVoHpoYrTjs/s400/the-ides-of-march-913332l.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Diantara jajaran bitang berkualitas tadi, Ryan Gosling dan Evan Rachel Wood pantas diberikan poin lebih. Sosok Stephen dengan perkembangan karakter dan emosi yang naik turun, dipresentasikan dengan ciamik oleh Gosling. Apa yang jadi pergulatan batinnya, terpancar lewat olah ekspresi yang apik. Rachel Evan Wood bukanlah sekedar pemanis belaka. Molly yang dia perankan memegang peran dalam mempertajam intrik. Keindahan ragawinya berhasil Evan Rachel Wood imbangi dengan olah peran yang bagus. The Ides of March tidak hanya ditopang dengan naskah dan tampilan acting berkelas, namun juga gambar-gambar yang berbicara kuat. Sebuah sajian apik yang sayang untuk dilewatkan.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-8507608518568680206?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/8507608518568680206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=8507608518568680206&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/8507608518568680206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/8507608518568680206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/ides-of-march.html' title='THE IDES OF MARCH'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-36CPXdzB-Ls/TwQJKD6BIYI/AAAAAAAABiU/lzu4y4LYsA4/s72-c/The%2BIdes%2Bof%2BMarch.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2273465571402739436</id><published>2012-01-02T14:53:00.000+07:00</published><updated>2012-01-02T14:53:39.387+07:00</updated><title type='text'>30 FILM MENGESANKAN 2011 PART 1 ( 30 - 16)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ExN3bxYuZ8A/TwFhxYl_KxI/AAAAAAAABeM/neIgNxmNcVo/s1600/04.GIF" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="224" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-ExN3bxYuZ8A/TwFhxYl_KxI/AAAAAAAABeM/neIgNxmNcVo/s400/04.GIF" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tahun 2011 sudah terlewati meninggalkan kesan yang amat mendalam bagi saya. Buaaanyak sekali film – film bagus yang berhasil saya santap. Apalagi, mulaitahun 2011 kemaren, saya berjanji dalam hati untuk lebih selektif dalam memilih film. Dalam rentang satu tahun, tak kurang dari 350 judul film berhasil saya santap, dan hampir semuanya tidak saya sesali. Namun, hal tersebut membawa dampak tersendiri ketika saya ingin membuat daftar film – film apa saya yang meninggalkan kesan paling mendalam bagi saya. Mengesankan bagi saya, belum tentu merupakan film yang terbaik. Jadi, daftar yang saya rilis dalam dua bagian ini sangatlah personal. Jangan persoalkan tahun perilisan filmnya, karena saya menciptakan timeline saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-K9K_7C4wUSQ/TwFhhnqUlnI/AAAAAAAABeA/sl5Z9BgJpHE/s1600/14.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="212" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-K9K_7C4wUSQ/TwFhhnqUlnI/AAAAAAAABeA/sl5Z9BgJpHE/s400/14.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah melalui pergulatan hebat sepanjang siang dan malam, akhirnya saya memutuskan untuk merilis 30 film paling mengesankan saya sepanjang tahun 2011 kemarin. Dengan sangat terpaksa saya harus menyingkirkan Rise of The Planet of The Apes yang berhasil memperbaiki semua seri Apes sebelumnya (saya sudah nonton semua lho). Rango yang tampil berbeda untuk ukuran animasi Holly juga dengan terpaksa tidak saya masukkan ke dalam daftar. Ada juga Scream 4 yang menurut saya selangkah lebih maju dari horror kebanyakan karena berhasil mengangkat perkembangan komunikasi dan pergaulan remaja termutakhir. Dan inilah deretan paruh pertama film mengesankan versi saya sepanjang tahun 2011 :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-C6Hegv_PU0Q/TwFhGpvSfkI/AAAAAAAABd0/PFxmD4-ZWyM/s1600/kidnapped-secuestrados-sitges-2010-vivas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="225" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-C6Hegv_PU0Q/TwFhGpvSfkI/AAAAAAAABd0/PFxmD4-ZWyM/s400/kidnapped-secuestrados-sitges-2010-vivas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;30.SECUESTRADOS / KIDNAPPED &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sesuai judulnya, film ini berhasil membawa saya ke dalam suasana penculikan yang terasa nyata. Michael Haneke mungkin pernah menghadirkan hal yang sama lewat Funny Games, namun bagi saya Kidnapped ini terasa lebih nyata. Demi tidak kehilangan momen penculikan sedikitpun, oleh sutradara Miguel Ángel Vivas layar dipecah-pecah, hingga menuntut penonton untuk focus memelototi layar. Saya dibuat gemas sekaligus ngeri dan pada akhirnya mulut saya menganga dengan apa yang terjadi di pengujung kisah tragis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-jax_MCzMZYM/TwFg7gHy9AI/AAAAAAAABdo/4b2_i-JyLo0/s1600/801031l%2B%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="223" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-jax_MCzMZYM/TwFg7gHy9AI/AAAAAAAABdo/4b2_i-JyLo0/s400/801031l%2B%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;29.PINA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak paham beberapa tarian yang dihadirkan di layar. Namun, geliat tubuh para penari yang diiringi music serta blocking dan tata panggung menawan berhasil secara tidak sadar membetot atensi saya. Dan tentu saja, tarian empat musim menjadi favorit saya yang pastinya saya peragakan (kadang-kadang). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-hfeW40fCS-w/TwFguHFqXDI/AAAAAAAABdc/EJPnWKJ24r8/s1600/a-better-life-937093l.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="193" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-hfeW40fCS-w/TwFguHFqXDI/AAAAAAAABdc/EJPnWKJ24r8/s400/a-better-life-937093l.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;28.A BETTER LIFE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kisah bapak – anak yang dikemas apik oleh Chris Weitz. Sosok Carlos yang diperankan dengan bagus sekali oleh Demian Bichir ini, adalah alasan mengapa film ini mengesankan saya. Carlos selalu berusaha memberikan yang terbaik buat anak semata wayangnya di wilayah asing dan tidak bersahabat. Sosok ayah yang inspiratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-npFkIoNRZrY/TwFghkiUdGI/AAAAAAAABdQ/cl_BV57FXjM/s1600/ko11.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="217" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-npFkIoNRZrY/TwFghkiUdGI/AAAAAAAABdQ/cl_BV57FXjM/s400/ko11.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;27.KOKUHAKU / CONFESSIONS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film ini ibarat virus yang menyusup ke dalam tubuh untuk kemudian secara perlahan melumpuhkan tubuh, menyiksanya dalam ketidaknyamanan hingga dibuat tak berdaya bahkan menemui ajal. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/kokuhaku-confessions.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RApzJuwbV3Q/TwFgTTT-8cI/AAAAAAAABdE/b3Vx2CejQxM/s1600/wu-xia001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="231" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-RApzJuwbV3Q/TwFgTTT-8cI/AAAAAAAABdE/b3Vx2CejQxM/s400/wu-xia001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;26.WU XIA / SWORDSMEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya buta akan film kungfu dan baru sedikit sekali film yang didalamnya mengusung martial art yang sempat saya tonton. Wu Xia berhasil membangkitkan gairah saya untuk menonton film sejenis. Saya tidak menyangka film kungfu bisa semenarik ini. Saya tidak hanya dipameri adegan laga yang ciamik, namun juga gaya bertutur ala kisah detektif yang tak kalah menarik dengan aksi Sherlock Holmes ataupun para ahli forensic di CSI. Saya juga dimanjakan dengan gambar – gambar cantik dan pergerakan kamera yang dinamis. Satu hal yang mengejutkan saya adalah, hadirnya lengkingan gitar di sela – sela salah satu adegan perkelahian! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-TfZpfvnN1mU/TwFgF2aAz7I/AAAAAAAABc4/zrsCPAvIUEQ/s1600/01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="194" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-TfZpfvnN1mU/TwFgF2aAz7I/AAAAAAAABc4/zrsCPAvIUEQ/s400/01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;25.ALAMAR / TO THE SEA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Persinggungan tiga generasi dengan latar belakang alam yang sangat indah. Ada transfer kasih sayang, ada transfer pengetahuan. Kebijaksanaan dalam pergaulan, tak hanya antar bapak – anak, namun juga dengan alam. Meski minim kata, ada kehangatan yang menyelimuti 3 lelaki beda generasi tersebut. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/02/alamar.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-LX42ceMc4ig/TwFf5sAPO0I/AAAAAAAABcs/oTVQ_OtFSkU/s1600/05.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="197" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-LX42ceMc4ig/TwFf5sAPO0I/AAAAAAAABcs/oTVQ_OtFSkU/s400/05.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;24.HOBO WITH A SHOTGUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film yang akan dilabeli sebagai B Movie. Jenis film yang seringkali dipandang sebelah mata karena muatan di dalamnya. Namun dimata saya film ini mampu menjelma menjadi sebuah B Movie yang amat sangat baik. Terkesan bermain – main, namun masih punya isi. Tidak terjebak pada gaya-gayaan semata.  Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/hobo-with-shotgun.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-LpFU0acmzjs/TwFftrpc39I/AAAAAAAABcg/pwgM9GuAhqk/s1600/yellow%252Bsea%252BHong-jin%2BNa%252BYun-seok%2BKim%252BHwanghae%252BJung-woo%2BHa%252BSeong-Ha%2BCho%252B01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="215" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-LpFU0acmzjs/TwFftrpc39I/AAAAAAAABcg/pwgM9GuAhqk/s400/yellow%252Bsea%252BHong-jin%2BNa%252BYun-seok%2BKim%252BHwanghae%252BJung-woo%2BHa%252BSeong-Ha%2BCho%252B01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;23.HWANGHAE / YELLOW SEA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008, saya dibuat sangat terkesan dengan The Chaser yang berhasil membuat saya menahan nafas berkat kelihaian Hong-jin Na menghadirkan sebuah kisah brutal nan menegangkan. Kini, Hong-jin Na kembali hadir dengan karya yang tetap saja membuat saya menahan nafas berkali – kali. Di tangan Hong-jin Na, durasi 2,5 jam tidaklah terasa menjemukan. Sebelum sampai kepada situasi yang benar – benar kacau tak terkendali yang pekat dengan kekerasan berdarah-darah, permasalahan yang ada dituturkan dengan cukup apik hingga mata kita dibuat terpaku pada layar, menduga apa yang bakal menimpa Ku-Nam selanjutnya. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/hwanghae-yellow-sea.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-r0JSGhR7vbg/TwFfdSYV7jI/AAAAAAAABcU/XqLNefULGd0/s1600/bhyt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="187" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-r0JSGhR7vbg/TwFfdSYV7jI/AAAAAAAABcU/XqLNefULGd0/s400/bhyt.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;22.CONTAGION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak ingat pernah menonton film yang mengulik perjalanan sebuah penyakit dan pengobatannya dengan begitu detail layaknya Contagion ini. Di tangan Steven Soderbergh kisah yang jamak diangkat via film documenter tersebut mampu tampil menarik, informative dan edukatif namun memberikan keasyikan tersendiri ketika menontonnya berkat penuturan yang dinamis tanpa mengesampingkan emosi tokoh yang terlibat di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-wZjV-3WWAxU/TwFfQYldB7I/AAAAAAAABcI/KRZB4OpN0EU/s1600/e09a5b4b53a69019291dc8e1f8c04ecd1290999417_full.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="351" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-wZjV-3WWAxU/TwFfQYldB7I/AAAAAAAABcI/KRZB4OpN0EU/s400/e09a5b4b53a69019291dc8e1f8c04ecd1290999417_full.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;21.HELLOWOO GOSEUTEU / HELLO GHOST &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama sekali saya tidak menonton sebuah film keluarga yang mampu memancing tawa sekaligus haru. Sineas Korea Selatan kembali menunjukkan kreasinya yang mengagumkan dengan menghadirkan sebuah film keluarga yang tidak hanya menghibur, namun juga berhasil merasuk ke hati. Kunci utama dari film ini benar-benar ada pada skenarionya yang berhasil mengaduk – aduk emosi penonton hingga pada akhirnya membuat penonton (saya) ingin segera pulang berkumpul bersama keluarga tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-o7JPOqxvmhw/TwFfC7DOfPI/AAAAAAAABb8/-5P41c8se1k/s1600/801031l%2B%25286%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="132" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-o7JPOqxvmhw/TwFfC7DOfPI/AAAAAAAABb8/-5P41c8se1k/s400/801031l%2B%25286%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;20.KARI-GURASHI NO ARIETTI / THE BORROWER ARRIETTY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak diarahkan langsung oleh sang maestro, Hayao Miyazaki, Film ini tetap mampu memikat hati. Lewat sosok manusia mini, kita bisa melihat dan menghargai hal – hal yang seringkali kita anggap remeh. Lewat perspektif Arrietty, saya dibuat tersentak betapa seringkali saya tidak memanfaatkan secara baik apa yang saya punya. Melihat para Borrower membuat saya lebih bisa bersyukur dan belajar untuk bisa hidup damai dengan mereka yang termajinalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-EdYC8XQ7k1I/TwFe02IkU8I/AAAAAAAABbw/eNGG4-a5Trc/s1600/Arx662668.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="170" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-EdYC8XQ7k1I/TwFe02IkU8I/AAAAAAAABbw/eNGG4-a5Trc/s400/Arx662668.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;19.MELANCHOLIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika banyak yang tidak puas dengan karya Lars von Trier ini, saya justru menempatkannya sebagai salah satu karya terbaik dari sutradara sinting tersebut. Saya dibuat heran dengan gerutuan seputar spoiler yang dihadirkan oleh Lars von Trier. Hei, bukankah kita di dunia ini juga dihadapkan pada hal yang sama? Beberapa kitab yang ada bukankah sudah menyinggung akan datangnya akhir dunia? Dalam Melancholia, dengan teori sok tahu saya, Lars von Trier seakan sedang berbagi pengalaman akan depresi yang pernah dia alami. Judul dari film inipun tampaknya dia temui ketika mengikuti sesi konseling. Kan ada tuh isitilah melancholia di dunia psikologi yang dikaitkan dengan mental disorders (sok tahu banget ya hehehe…). Yup. Melancholia dimata saya bertutur soal perasaan depresi yang muncul karena ketidakpastian maupun dari kepastian. Depresi akan ketidakpastian diwakili oleh bagian yang menyoroti sosok yang diperankan oleh Kristen Dunst yang gamang akan kehidupannya, pernikahannya serta pekerjaannya. Ketiga hal tersebut kadang memang susah ditebak bagaimana kedepannya. Depresi yang dihadapi oleh Charlotte Gainsbourg berbeda lagi. Rasa tersebut muncul ketika dihadapkan pada kepastian bahwa bumi akan mengalami kehancuran. Rasa depresi yang menghinggapi sosok yang diperankan Charlotte Gainsbourg sangatlah wajar mengingat ada anak yang ingin dia lindungi. Dan ketika kehancuran sudah pasti datang, apa yang pantas dilakukan? Bersikap tenang, mengambil jalan pintas atau menghadapinya bersama orang-orang tercinta? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-aiRKM7DaFGo/TwFeQ64p6WI/AAAAAAAABbk/GWy5H6RnHxs/s1600/elena-625557l.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="183" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-aiRKM7DaFGo/TwFeQ64p6WI/AAAAAAAABbk/GWy5H6RnHxs/s400/elena-625557l.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;18.ELENA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di permukaan, film arahan Andrey Zvyagintsev terlihat seperti sebuah film drama keluarga biasa. Namun, Elena lebih dari itu. Film ini secara tajam mengkonfrontasikan dua kelas yang berbeda. Meski berusaha menampilkan secara seimbang, secara halus pihak yang berada di kelas lebih bawah digambarkan sebagai parasit yang mengerikan. Hal ini sangatlah provokatif menurut saya, meski kadang hal tersebut bukanlah sebuah pengingkaran terhadap kenyataan yang ada. Dan lihatlah Elena! Entah dia sosok pejuang atau sosok yang dingin tanpa ampun yang menggunakan berbagai cara demi tujuannya bias tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dfpYYHQP0qg/TwFeC6sbzkI/AAAAAAAABbY/ZcyYpi9aFy0/s1600/incendies_large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="207" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-dfpYYHQP0qg/TwFeC6sbzkI/AAAAAAAABbY/ZcyYpi9aFy0/s400/incendies_large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;17.INCENDIES&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film arahan Denis Villeneuve ini sepanjang durasi tak henti – hentinya menghadirkan adegan demi adegan yang menghantam rasa. Menebarkan kegelisahan untuk kemudian (untungnya) mencoba menghalaunya dengan sebuah penutup yang menentramkan. Demi memadamkan bara, dilakukan penelusuran yang menggiring kita pada sejarah kekerasan yang ternyata bermula dari jalinan cinta yang terkoyak oleh keyakinan. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/incendies.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pw4lGPIqsTk/TwFdwsN9U4I/AAAAAAAABbM/6us1iI7Ztaw/s1600/Im_Weltraum_gibt_es_keine_Gefuehle_I_rymden_finns_inga_kaenslor_02.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="201" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-pw4lGPIqsTk/TwFdwsN9U4I/AAAAAAAABbM/6us1iI7Ztaw/s400/Im_Weltraum_gibt_es_keine_Gefuehle_I_rymden_finns_inga_kaenslor_02.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;16. I RYMDEN FINNS INGA KANSLOR / SIMPLE SIMON&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Susah untuk membuang film ini dari ingatan. Sang sutradara berhasil menyeret kita ke dalam dunia Simon dengan Sindrom Asperger-nya berbalut sajian visual yang menarik dan meyakinkan. Lewat sosok Simon yang berkebutuhan khusus, kita diyakinkan betapa cinta itu memang universal. So romantic! Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/02/i-rymden-finns-inga-kanslor-simple.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2273465571402739436?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2273465571402739436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2273465571402739436&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2273465571402739436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2273465571402739436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2012/01/30-film-mengesankan-2011-part-1-30-16.html' title='30 FILM MENGESANKAN 2011 PART 1 ( 30 - 16)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ExN3bxYuZ8A/TwFhxYl_KxI/AAAAAAAABeM/neIgNxmNcVo/s72-c/04.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3581323503614444266</id><published>2011-12-23T08:37:00.000+07:00</published><updated>2011-12-23T08:37:14.424+07:00</updated><title type='text'>MONEYBALL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Q6V0ILT7aKg/TvPZZkvIg1I/AAAAAAAABa0/ZVZXJZztxO4/s1600/moneyball.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="269" src="http://4.bp.blogspot.com/-Q6V0ILT7aKg/TvPZZkvIg1I/AAAAAAAABa0/ZVZXJZztxO4/s400/moneyball.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Apakah uang bisa membeli kemenangan? Kalau pertanyaan ini ditujukan kepada Billy Beane (Brad Pitt), sudah pasti jawabannya adalah : PASTI! Namun, ketika kemenangan itu dalam pikiran kita merupakan sesuatu yang mahal dan kita dihadapkan pada kondisi keuangan yang cekak, bagaimana bisa kemenangan bisa diraih? Ditengah kebingungan akibat kesal dengan kemenangan tim yang dia kelola serta dana terbatas, Billy dipertemukan dengan Peter Brand (Jonah Hill) yang dengan ide yang tidak lazim berhasil mendorong Billy untuk memikirkan kembali kaitan uang dan kemenangan. Meski harus mendapatkan tantangan, termasuk dari Art Howe (Phillip Seymour Hoffman), Billy bekerja sama dengan Peter tetap melaju demi sebuah kemenangan (yang ekonomis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DjypdSy_8JY/TvPZI8f_FqI/AAAAAAAABao/EwAttcrQceU/s1600/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_02.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="254" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-DjypdSy_8JY/TvPZI8f_FqI/AAAAAAAABao/EwAttcrQceU/s400/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_02.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Moneyball yang diarahkan oleh Bennett Miller ini pada permukaan terlihat tidak berbeda jauh dengan sport movie kebanyakan. Usaha seorang nobody demi menjadi somebody. Formula ceritanya begitu tipikal. Seorang yang benar-benar berjuang dari bawah, menemui rintangan hingga pada akhirnya mendapatkan kemenangan yang menggetarkan. Dan untuk memikat pemirsa agar kisah yang dihadirkan lebih punya greget, dihadirkan cuplikan pertandingan yang cukup emosional. Acungan jempol patut diberikan kepada Steven Zaillian dan Aaron Sorkin yang memberikan sentuhan berbeda pada Moneyball. Ketika sport movie kebanyakan lebih menyoroti kaitan proses penaklukan diri dengan kemenangan, Moneyball hadir berbeda dengan mengkonfrontasikan uang dengan kemenangan. Dan hal tersebut disajikan secara elegan oleh duo Steven Zaillian dan Aaron Sorkin. Sayangnya, kehidupan Billy diluar baseball kurang terpapar lebih banyak. Film ini seakan menghindari menjadi dramatis dengan mengkondisikan Billy untuk focus pada lapangan. No romance for Billy. Trauma masa lalu yang membayanginya juga tidaklah terlalu sampai emosinya (pada saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-P-bxZ4dIUUY/TvPWWI1V5ZI/AAAAAAAABac/fOB_eY-ibWg/s1600/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="260" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-P-bxZ4dIUUY/TvPWWI1V5ZI/AAAAAAAABac/fOB_eY-ibWg/s400/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain kekuatan cerita, Moneyball tentunya tidak akan berkilau tanpa dukungan cast yang apik. Divisi casting telah bekerja baik dengan memilih nama-nama seperti Brad Pitt, Jonah Hill dan Phillip Seymour Hoffman. Meski di mata saya bukan merupakan penampilan terbaik di tahun ini, aksi Brad Pitt sebagai Billy Beane merupakan aksi Brad Pitt yang paling memikat dalam beberapa tahun terakhir ini. Dalam Moneyball, Brad Pitt terlihat begitu rileks dan menikmati perannya. Tidak terlihat dia berusaha keras untuk berakting apik. Tidak bakalan heran kalau nantinya dia dapat Oscar untuk perannya sebagai Billy Beane ini. Jonah Hill juga tampil bagus dan menciptakan chemistry yang kuat dengan Brad Pitt. Dan pemilihan Phillip Seymour Hoffman terasa tepat, untuk mengimbangi karisma Brad Pitt dengan kematangan aktingnya. Saya sempat dibuat kaget dengan bentuk kepala Hoffman yang mirip Frankenstein :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dStiCoZAl-w/TvPaxJkKM8I/AAAAAAAABbA/3227FU7y9hk/s1600/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_04.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="220" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-dStiCoZAl-w/TvPaxJkKM8I/AAAAAAAABbA/3227FU7y9hk/s400/Die_Kunst_zu_gewinnen_Moneyball_04.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Apakah kemenangan itu didapat dengan uang? Pada beberapa hal, sudah pasti, ya! Namun apakah kemenangan itu ditentukan dengan seberapa banyak uang yang dimiliki? Hal tersebut sangat tergantung dengan kepintaran si pemegang uang. Kita yang mengendalikqan uang, bukan sebaliknya. Billy Beane pada akhirnya menang ketika berhasil mengelola uang dengan baik. Itulah salah satu criteria manajer yang baik. Satu PESAN MORAL penting dari Moneyball, belajar statistic itu penting caaaaaaaah…..! &lt;br /&gt;Sekedar tambahan (tidak penting). Selama menyaksikan Moneyball saya membayangkan pertemuan tokoh yang diperankan oleh Brad Pitt dengan Tom Cruise (Jerry Maguire) dan Al Pacino (Tony D’Amato, Any Given Sunday). Bakalan seru juga kalau ada Cameron Diaz (Cristina Pagniacci, Any Given Sunday). Khayalan tidak penting ya -____-‘&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3581323503614444266?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3581323503614444266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3581323503614444266&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3581323503614444266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3581323503614444266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/12/moneyball.html' title='MONEYBALL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Q6V0ILT7aKg/TvPZZkvIg1I/AAAAAAAABa0/ZVZXJZztxO4/s72-c/moneyball.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5136773038056505222</id><published>2011-12-19T10:58:00.000+07:00</published><updated>2011-12-19T10:58:22.249+07:00</updated><title type='text'>GARUDA DI DADAKU 2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-vI95_xBbJPk/Tu603-ZTV8I/AAAAAAAABaE/LQZW0AWWTfE/s1600/garuda_didadaku.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="170" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-vI95_xBbJPk/Tu603-ZTV8I/AAAAAAAABaE/LQZW0AWWTfE/s400/garuda_didadaku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Di tahun 2009 yang lalu, 1 juta lebih pasang mata dibuat terkesan dengan perjuangan Bayu (Emir Mahira) dalam meujudkan mimpinya untuk masuk tim sepak bola nasional. Seperti yang telah diketahui bersama, dalam Garuda di Dadaku, Bayu berhasil mewujudkan mimpinya. Akhir kisah Garuda Di Dadaku, membuka peluang pengembangan kisah, seperti bagaimana kiprah Bayu di timnas nantinya?  Akankah dia tetap lihai mengolah bola? Konflik apalagi yang bakal menghampiri Bayu?&lt;br /&gt;Berdasarkan pertanyaan – pertanyaan diatas, dihasilkanlah Garuda Di Dadaku 2. Perilisan film ini sedikit membangkitkan rasa khawatir mengingat sekuel seringkali berkualitaskan di bawah seri pertamanya. Nyatanya, Garuda Di Dadaku 2, hadir dengan kemasan yang lebih kompleks dan lebih megah. Rudi Soedjarwo yang menggantikan posisi Ifa Isfansyah berhasil menghadirkan sebuah tontonan yang menghibur, menginspirasi dan menyentuh hati. Garuda Di Dadaku 2 bermodalkan kisah multi konflik, namun tetap bisa dinikmati oleh para penonton belia. Saya bukannya tanpa bukti ketika menuliskan hal tersebut. Keponakan saya yang baru kelas 1 SD, begitu terbawa dengan kisah yang dihadirkan hingga matanya berkaca – kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jI7-fQPCPDI/Tu60sd_QZVI/AAAAAAAABZ4/4EUCjHQGELU/s1600/2702-garuda-di-dadaku-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="369" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-jI7-fQPCPDI/Tu60sd_QZVI/AAAAAAAABZ4/4EUCjHQGELU/s400/2702-garuda-di-dadaku-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Garuda Di Dadaku 2 mengisahkan  Bayu yang telah berhasil menembus tim nasional, bahkan mendapatkan peran penting didalamnya yakni sebagai kapten. Peran penting, tentu saja membawa konsekuensi lebih bagi Bayu. Hal inilah yang membuat Garuda Di Dadaku 2 menarik buat disimak. Dengan posisi dan umurnya yang sekarang, permasalahan dari berbagai penjuru menghampiri Bayu yang membuat hidupnya terasa sulit dan menuntutnya untuk mengambil sikap dan tindakan yang pada perkembangannya merupakan proses pendewasaan diri Bayu. Jalinan kisah di Garuda Di Dadaku 2 menunjukkan, setiap masa itu mempunyai permasalahannya sendiri yang tentu saja terasa berat bagi yang menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0OuE_--gzEo/Tu60HtNan5I/AAAAAAAABZs/sc9Iz52_stk/s1600/foto_adegan_film_garuda_di_dadaku_2-20111206-002-uji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="238" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-0OuE_--gzEo/Tu60HtNan5I/AAAAAAAABZs/sc9Iz52_stk/s400/foto_adegan_film_garuda_di_dadaku_2-20111206-002-uji.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di usianya yang sekarang, Bayu harus berbagi perhatian antara apa yang terjadi dan dia alami di sekolah, di rumah, di lapangan dan hubungan pertemanan. Di rumah, Bayu mendapati ibunya (Maudy Kusnaedi) dekat dengan pria baru yang tampaknya siap menggantikan posisinya almarhum ayahnya. Selain itu, ada janji yang belum terbayarkan pada kakeknya yang telah berpulang. Di sekolah, Bayu dituntut untuk bisa mengikuti pelajaran yang diberikan, yang menggiringnya pada interaksi dengan lawan jenisnya. Kehadiran Yusuf, menguji pertemanannya dengan Heri (Aldo Tansani) sekaligus menguji kedewasaannya di lapangan.&lt;br /&gt;Dengan balutan konflik di atas, Garuda Di Dadaku 2 berpotensi menjadi sebuah tontonan yang terlalu berat buat penonton belia, apalagi dengan dimasukkannya sentilan seputar kisruh dalam organisasi sepak bola. Namun, Rudi Soedjarwo bekerja sama dengan Salman Aristo, mengakali hal tersebut dengan menghadirkan cukup banyak pertandingan sepak bola yang dikemas dengan menarik lewat proses editing nan apik serta balutan music yang membahana. Garuda Di Dadaku 2 meski mengingatkan saya pada film Goal! 2 : Living The Dream, merupakan sebuah sajian komplet dan sayang untuk dilewatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-r8fhFM-z6c0/Tu6z1Fdwa-I/AAAAAAAABZg/2GN1uOEcpJc/s1600/Garuda-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="245" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-r8fhFM-z6c0/Tu6z1Fdwa-I/AAAAAAAABZg/2GN1uOEcpJc/s400/Garuda-1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Garuda Di Dadaku 2 menghadirkan talenta – talenta baru yang siap bersinar asal diberi kesempatan. Emir Mahira sekali lagi menunjukkan bakat alaminya di dunia acting. Emir cukup piawai dalam mengolah ekspresi wajah. Aldo Tansani, yang merupakan favorit saya di seri pertamanya, dengan porsi terbatas tetap bisa menunjukkan acting yang natural. Monica Sayangbati dengan wajah tegasnya menghadirkan pesona tersendiri, begitupun dengan Muhammad Ali yang tampaknya bakalan menjadi idola para cewek. Rio Dewanto? Hmmm… pintar sekali produser memilih nama yang satu ini. Selain aktingnya yang tidak jelek, penampilan setengah telanjangnya yang menurut saya agak dipaksakan, pastinya cukup efektif menarik minat mereka – mereka yang penikmat raga ok untuk menonton film ini. Semoga Garuda Di Dadaku 2 bisa sukses di pasaran dan dilanjutkan dengan Garuda Di Dadaku 3 ya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-V-WSYIBqXlY/Tu6zYYLd7lI/AAAAAAAABZU/lVQAkzNrn1w/s1600/135415_film-garuda-di-dadaku-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="300" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-V-WSYIBqXlY/Tu6zYYLd7lI/AAAAAAAABZU/lVQAkzNrn1w/s400/135415_film-garuda-di-dadaku-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;MY CINEMA PARADISO : SPECIAL EDITION&lt;br /&gt;Di tahun 2009 lalu, saya menonton Garuda Di Dadaku dalam momen yang istimewa, yakni dalam rangka merayakan kehadiran saya di dunia ini untuk yang ketiga decade (jangan dihitung!). Garuda Di Dadaku 2 ini, juga saya tonton dalam momen yang tak kalah istimewanya. Garuda Di Dadaku 2 adalah film pertama yang saya tonton di bioskop setelah sekitar 1,5 tahun absen dari dunia perbioskopan. Garuda Di Dadaku 2 merupakan film pertama yang saya tonton di bioskop bersama istri saya dan calon anak saya. &lt;br /&gt;Motif utama menonton Garuda Di Dadaku 2 yang sebenarnya adalah memperkenalkan bioskop kepada dua ponakan lelaki saya. Yang satu kelas 6 SD, satunya lagi kelas 1 SD. Menonton Garuda Di Dadaku 2 merupakan pengalaman pertama mereka menonton film di bioskop sehingga selain asyik menatap layar, saya juga beberapa kali memperhatikan polah tingkah ponakan-ponakan saya tersebut. Takut kalau mereka merasa tidak nyaman dalam kegelapan atau justru melakukan aksi-aksi yang berpotensi membuat malu. Untungnya mereka tidak takut gelap. Saya justru terkesan dengan bagaimana keduanya begitu menikmati suasana bioskop dan senyum – senyum melihat keduanya seringkali menengok ke ruang proyektor dengan tatapan heran.&lt;br /&gt;Pengalaman nonton Garuda Di Dadaku 2 makin mengesankan ketika terjadi sebuah peristiwa yang harusnya membuat saya sebal, namun justru menggelikan saya. Ketika asyik menikmati jalinan kisah di layar, tiba – tiba film terhenti. Sampai 3 menit kemudian, film masih belum dilanjutkan dan lampu tetap dipadamkan. Buat ponakan – ponakan saya, hal tersebut tentu saja menimbulkan kebosanan hingga mereka pun melakukan sebuah aksi. Daaaaaan….aksi tersebut adalah : ngikik ala Kuntilanak!!! Karena saya beserta istri duduk di kursi deretan belakang mereka, yang bisa kita lakukan hanyalah memperingatkan mereka dengan perasaan was – was dan malu. Was – was, karena takutnya aksi mereka menakuti penonton cilik yang lain. Kan cukup banyak tuh. Malu, kalau ada penonton dewasa yang terganggu. Tak disangka, aksi ngikik dua ponakan tersebut ternyata diikuti oleh anak-anak yang lain. Alhasil, bukannya sebal terhadap pihak pengelola bioskop, insiden film yang terputus (hingga hampir 10 menit) justru menghadirkan momen yang menggelikan. &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5136773038056505222?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5136773038056505222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5136773038056505222&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5136773038056505222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5136773038056505222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/12/garuda-di-dadaku-2.html' title='GARUDA DI DADAKU 2'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-vI95_xBbJPk/Tu603-ZTV8I/AAAAAAAABaE/LQZW0AWWTfE/s72-c/garuda_didadaku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-1081269103699634203</id><published>2011-12-15T13:40:00.000+07:00</published><updated>2011-12-15T13:40:50.057+07:00</updated><title type='text'>MY 2012 MOVIES GUIDE PART 1</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xNhHrVgsE1I/TumVfcnHKUI/AAAAAAAABZI/qZqhCuNhrs8/s1600/2012.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="194" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-xNhHrVgsE1I/TumVfcnHKUI/AAAAAAAABZI/qZqhCuNhrs8/s400/2012.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Merencanakan apa yang akan ditonton itu ternyata sebuah aktivitas yang cukup penting bagi saya, karena akan mengurangi waktu yang terbuang percuma oleh film – film yang bukannya menghibur atau inspiratif, justru membuat jengkel. Hal ini saya buktikan sendiri di tahun 2011 ini. Saya menghindari film – film yang berpotensi menjengkelkan saya seperti Transformer 3 atau Breaking Dawn. Dari ratusan judul film yang saya tonton di tahun 2011 ini, sedikit sekali yang membuat hati saya jengkel. Itulah mengapa, seperti tahun kemarin saya kembali menyusun judul film – film yang bakal saya tonton di tahun 2012 nanti. &lt;br /&gt;Untuk tahun 2012, saya mencoba lebih selektif lagi  dibandingkan  tahun 2011 mengingat kalau semuanya lancar (semoga lancar!), akan hadir keturunan saya di dunia yang harusnya menyita waktu saya lebih dari sebelumnya. Seperti tahun kemarin, panduan nonton ini berdasarkan film – film yang sudah jelas perilisannya, meski ada kemungkinan perubahan tanggal. Film – film yang tayang di festival film beken semacam Berlin, Venice, Sundance dan Cannes, sudah otomatis masuk ke dalam list wajib tonton. Langkah saya ini menjadi sangat penting, ketika di tahun 2012 bumi diramalkan akan menemui kehancuran :D&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-7CoABjy8Gz4/TumUekRFUnI/AAAAAAAABYw/_Oe_eqh1QXI/s1600/Extremely_loud_and_incredibly_close_film_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="377" width="296" src="http://3.bp.blogspot.com/-7CoABjy8Gz4/TumUekRFUnI/AAAAAAAABYw/_Oe_eqh1QXI/s400/Extremely_loud_and_incredibly_close_film_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;EXTREMELY LOUD AND INCREDIBLY CLOSE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Filmnya memang rilis akhir 2011, namun dirilis secara luas mulai 20 januari 2012. Kolaborasi Stephen Daldry, Tom Hanks, Sandra Bullock, Viola Davis dan James Gandolfini tampak sangat menjanjikan. Film ini tampaknya bakal memancing rasa haru, apalagi dengan balutan music dari Alexandre Desplat. Naskah film ini diolah oleh Eric Roth yang pernah meraih Oscar lewat Forrest Gump. Munich, Ali, The Insider dan The Curious Case of Benjamin Button merupakan karya Eric Roth lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-1HB2irEL4nI/TumU7x6BaQI/AAAAAAAABY8/g74YwgH4hdU/s1600/manonaledgepostersmall.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="307" src="http://4.bp.blogspot.com/-1HB2irEL4nI/TumU7x6BaQI/AAAAAAAABY8/g74YwgH4hdU/s400/manonaledgepostersmall.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MAN ON THE LEDGE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya penasaran dengan acting Sam Worthington di film dengan setting yang kekinian. Still photo dari film ini yang beredar menunjukkan Sam Worthington dalam posisi yang tidak mengenakkan. Seperti hendak bunuh diri. Kenapa ya? Rasa penasaran saya makin menguat dengan akan hadirnya Jamie Bell dan Ed Harris. Semoga di 13 Januari 2012 nanti, Sam Worthington tidak nekat loncat ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vHAamUssX5Y/TumT9REdeBI/AAAAAAAABYk/s3FVq2lzKsE/s1600/JGL-on-Premium-Rush-Set-joseph-gordon-levitt-14822010-500-33g4.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="183" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-vHAamUssX5Y/TumT9REdeBI/AAAAAAAABYk/s3FVq2lzKsE/s400/JGL-on-Premium-Rush-Set-joseph-gordon-levitt-14822010-500-33g4.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PREMIUM RUSH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya tertarik dengan premis ceritanya. Seorang pemuda pengantar pesan dengan bersepeda yang diburu polisi jahat. Saya membayangkan film ini bakal menghadirkan adegan kejar-kejaran yang cukup seru, dan sedikit berbeda dengan adegan kejar-kejaran di film kebanyakan. Ini pakai sepeda gitu lho. Apalagi saya cukup suka dengan aksi sepeda di film ET-nya Spielberg. Barisan cast-nya juga cukup menjanjikan. Ada Joseph Gordon-Levitt yang siap berkonfrontasi dengan Michael Shannon. Film ini bakal diarahkan oleh David Koepp yang pernah menulis naskah untuk film Jurassic Park, Spiderman, Panic Room dan Snake Eyes. Rilis 13 Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4nO4RTXQJ6U/TumTAcDQoYI/AAAAAAAABYY/1XUlIIof25s/s1600/haywire-poster-4150f.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="251" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-4nO4RTXQJ6U/TumTAcDQoYI/AAAAAAAABYY/1XUlIIof25s/s400/haywire-poster-4150f.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;HAYWIRE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bintang-bintang yang dilibatkan dalam film arahan Steven Soderbergh ini sangatlah menggiurkan. Ewan McGregor, Michael Fassbender, Channing Tatum, Michael Angarano, Antonio Banderas dan Michael Douglas! Yang menarik, ditengah barisan actor-aktor keren tersebut, terselip nama Gina Carano. Sosok yang mungkin belum banyak yang kenal ini oleh Steven Soderbergh diberi tanggung jawab besar sebagai pelakon utama yang tampaknya siap bertarung habis-habisan dengan barisan actor di atas. Menarik. Akankah Gina Carano bakal menjelma menjadi pahlawan perempuan baru? Kita tunggu sampai dirilisnya film ini 20 Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-nNzyplTOrSo/TumSl12A4-I/AAAAAAAABYM/G9L8DXrCHcw/s1600/liam-neeson-the-grey-580x327.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="228" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-nNzyplTOrSo/TumSl12A4-I/AAAAAAAABYM/G9L8DXrCHcw/s400/liam-neeson-the-grey-580x327.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE GREY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang merasuki Liam Neeson, paska larisnya Taken, Liam semakin rajin bermain dalam film-film aksi nan menegangkan. Tahun 2012 bisa jadi salah satu tahun tersibuk bagi Liam Neeson mengingat ada beberapa filmnya yang siap rilis. Salah satunya adalah The Grey. Dalam film yang disutradarai oleh Joe Carnahan ini (the A-Team, Smokin’ Aces), Liam Neeson bakal berjuang sekuat tenaga untuk bertahan hidup dari serbuan serigala ganas di Alaska. Film yang rencananya rilis 27 Januari 2012 ini di produseri oleh Ridley Scott dan Tony Scott lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kSftGMXvHQE/TumSAxmIMCI/AAAAAAAABX0/tpOwbq6vfRg/s1600/Big_Miracle_Poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="231" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-kSftGMXvHQE/TumSAxmIMCI/AAAAAAAABX0/tpOwbq6vfRg/s400/Big_Miracle_Poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;BIG MIRACLE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lama tidak nonton filmnya Drew Barrymore. Saya terakhir melihat penampilannya di He's Just Not That into You yang disutradarai oleh Ken Kwapis yang juga mengarahkan Big Miracle ini. Isu penyelamatan paus semoga tidak mengikis chemistry Drew Barrymore dengan John Krasinski. Film ini siap rilis 3 Februari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-26Dmt6pmV-s/TumSO8ue8tI/AAAAAAAABYA/eiArBZpDd_o/s1600/Safe-House-with-Denzel-Washington-and-Ryan-Reynold.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="372" width="251" src="http://1.bp.blogspot.com/-26Dmt6pmV-s/TumSO8ue8tI/AAAAAAAABYA/eiArBZpDd_o/s400/Safe-House-with-Denzel-Washington-and-Ryan-Reynold.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SAFE HOUSE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penasaran dengan kolaborasi Denzel Washington dengan Ryan Reynolds. Itu saja. Rilis 10 Februari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Y0VAdgzrDEI/TumRkyTvCEI/AAAAAAAABXc/2PM2u8ZBLFU/s1600/rachel-mcadams-channing-tatum-vow-poster1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="252" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-Y0VAdgzrDEI/TumRkyTvCEI/AAAAAAAABXc/2PM2u8ZBLFU/s400/rachel-mcadams-channing-tatum-vow-poster1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE VOW&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Channing Tatum tampaknya tidak mau kalah dengan Liam Neeson untuk urusan produktifitas. Jadi, jangan bosan kalau misalnya tahun depan ada banyak film yang menghadirkan Channing Tatum. The Vow ini tampaknya bakal mengulang kesuksesan Dear John. Kali ini Channing Tatum menggaet si cantik Rachel McAdams. Film ini tampaknya bakal dikait-kaitkan dengan The Notebook. Premis ceritanya ada kemiripan. Seputar memori cinta gitu. Yang menarik, film ini diarahkan oleh Michael Sucsy yang sebelumnya menuai pujian via Grey Gardens. Tonton saja filmnya 14 Februari 2012 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p9DfT5YHUDM/TumQwkgQYwI/AAAAAAAABXQ/i486qbgrpkc/s1600/this_means_war_00.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="267" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-p9DfT5YHUDM/TumQwkgQYwI/AAAAAAAABXQ/i486qbgrpkc/s400/this_means_war_00.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THIS MEANS WAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang ada di benak Tom Hardy, Chris Pine dan Reese Witherspoon ketika menerima tawaran untuk bermain dalam film yang diarahkan oleh McG ini, namun yang pasti saya siap bersenang-senang dengan kisah yang ditawarkan dan siap menikmati visual ceria yang tampaknya bakal ditampilkan dilayar. Dua agen mata-mata memperebutkan satu cinta berpotensi menghadirkan jalinan cerita yang seru. Rilis 17 Februari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-mAraD2sMqxc/TumQJHgVlhI/AAAAAAAABW4/0NXJ-SncFiY/s1600/The%2BLorax%2BMovie1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="266" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-mAraD2sMqxc/TumQJHgVlhI/AAAAAAAABW4/0NXJ-SncFiY/s400/The%2BLorax%2BMovie1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;DR. SEUSS’ THE LORAX&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selain The Grinch yang lumayan saya sukai, saya belum begitu mengenal karya-karyanya Dr. Seuss. Saya tertarik dengan warnanya yang sangat memikat mata. Selain itu, naskahnya diolah oleh duo yang sebelumnya menghasilkan salah satu film animasi kesukaan saya, Horton Hears a Who! Pengemar Zac Efron dan Taylor Swift pastinya tidak akan mengacuhkan film ini karena keduanya termasuk yang menyumbangkan suaranya. The Lorax rilis 2 Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VUAYlFa2qvY/TumP2_sqqTI/AAAAAAAABWs/g4oTj6WkCP8/s1600/Jeff-Who-Lives-at-Home-007.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-VUAYlFa2qvY/TumP2_sqqTI/AAAAAAAABWs/g4oTj6WkCP8/s400/Jeff-Who-Lives-at-Home-007.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;JEFF WHO LIVES AT HOME&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cyrus kreasi dari Jay dan Mark Duplass mungkin bukanlah favorit banyak orang, namun film tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi saya berkat kedewasaan kisah dan karakter di dalamnya, selain balutan komedi yang cukup bisa memancing tawa. Kini duo Duplas menggaet Jason Segel dan Ed Helms serta ditopang oleh Susan Sarandon dalam Jeff Who Lives at Home. Saya penasaran dengan serunya gesekan antara Jason Segel dan Ed Helms. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TX7CHvUpubE/TumQXDNeVqI/AAAAAAAABXE/beYNNt-rGJA/s1600/projectx_clothesbeforehoes.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="248" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-TX7CHvUpubE/TumQXDNeVqI/AAAAAAAABXE/beYNNt-rGJA/s400/projectx_clothesbeforehoes.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PROJECT X&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ini kayaknya bakal jadi film model Cloverfield atau Paranormal Activity, namun versi dewasa nan gila-gilaan. Yang membuat penasaran, ada nama Todd Phillips dan Joel Silver di posisi produser yang mengindikasikan ini bukanlah proyek ecek-ecek. Pemberian rating R makin membuat saya penasaran. Ehem…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GYRWu_KRePc/TumNqEa_f2I/AAAAAAAABWI/_mafMpQl_vw/s1600/salmon-fishing-in-the-yemen02.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="234" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-GYRWu_KRePc/TumNqEa_f2I/AAAAAAAABWI/_mafMpQl_vw/s400/salmon-fishing-in-the-yemen02.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SALMON FISHING IN THE YEMEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak tergiur dengan film ini, ketika tahu film ini melibatkan nama-nama keren seperti Lasse Hallström, Simon Beaufoy, Emily Blunt, Ewan McGregor, Kristin Scott Thomas dan Dario Marianelli. Pernah mendengar kabar filmnya bakal rilis tahun 2011, namun ternyata baru tanggal 2 Maret 2012 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7j_c3GuZcrA/TumOnekxOVI/AAAAAAAABWg/gDT7b5ZGvYk/s1600/Gerard-Butler-Dennis-Quaid-Playing-The-Field.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="249" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-7j_c3GuZcrA/TumOnekxOVI/AAAAAAAABWg/gDT7b5ZGvYk/s400/Gerard-Butler-Dennis-Quaid-Playing-The-Field.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PLAYING THE FIELD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya ya Catherine Zeta Jones bertemu dengan Uma Thurman. Dan yang membuat makin penasaran, bagaimana Gerard Butler berinteraksi dengan para bocah dalam film arahan Gabriele Muccino yang sebelumnya cukup sukses dengan Seven Pounds dan The Pursuit of Happyness. Rilis 9 Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-urrAKBxfLb4/TumOPUZTh0I/AAAAAAAABWU/xcFm02EB9II/s1600/The-Best-Exotic-Marigold-Hotel-Poster-1.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="380" width="277" src="http://4.bp.blogspot.com/-urrAKBxfLb4/TumOPUZTh0I/AAAAAAAABWU/xcFm02EB9II/s400/The-Best-Exotic-Marigold-Hotel-Poster-1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE BEST EXOTIC MARIGOLD HOTEL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Premisnya lumayan menjanjikan. Tentang sekumpulan para orang tua yang berkumpul di India. Saya senantiasa suka dengan film komedi produk Inggris, senantiasa menyelipkan lelucon nyinyir dengan aksen yang menggelitik. Film yang diangkat dari buku berjudul These Foolish Things karangan Deborah Moggach ini disutradarai oleh John Madden yang dulu pernah sukses dengan Shakespeare In Love serta menghadirkan bintang-bintang senior seperti Judi Dench, Bill Nighty, Maggie Smith dan Tom Wilkinson. Biar gak bosan, terselip Dev Patel diantara jajaran bintang senior tadi. Rilis 9 Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_UTE3JzgG-w/TumMWLuJewI/AAAAAAAABV8/2c0qor3LIy8/s1600/TheRaven-640b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="260" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-_UTE3JzgG-w/TumMWLuJewI/AAAAAAAABV8/2c0qor3LIy8/s400/TheRaven-640b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE RAVEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya menjanjikan tontonan yang cukup menegangkan, apalagi sudah lama tidak mengkonsumsi film seputar serial killer. Menarik, ketika mengetahui John Cusack akan berperan sebagai Edgar Allan Poe, sang seniman kondang. Film ini diarahkan oleh James McTeigue (V For Vendetta,&amp; Ninja Assassin) dan bakal rilis pada 9 Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-16iglwNxgz0/TumLw5XN-8I/AAAAAAAABVw/76FPNEbk8lQ/s1600/Casa_de_Mi_Padre.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="396" width="267" src="http://4.bp.blogspot.com/-16iglwNxgz0/TumLw5XN-8I/AAAAAAAABVw/76FPNEbk8lQ/s400/Casa_de_Mi_Padre.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;CASA DE MI PADRE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ok, saya memang salah satu orang yang sering dibuat sebal dengan setiap aksi dari Will Ferrel, namun dengan deskripsi film ini bakal  "overly dramatic telenovela" sudah cukup berhasil memancing senyum karena otomatis membayangkan aksi lebay Will Ferrel mendapatkan sarana yang tepat. Dan….film yang diarahkan oleh Matt Piedmont dan bakal rilis 16 Maret 2012 ini bakal mempertemukan lagi Diego Luna dengan Gael Garcia Bernal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-PJEQQxKvvgI/TumK4ePGPHI/AAAAAAAABVk/_FqzVzvCzaE/s1600/Mirror_Mirror_FilmPoster.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="355" width="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-PJEQQxKvvgI/TumK4ePGPHI/AAAAAAAABVk/_FqzVzvCzaE/s400/Mirror_Mirror_FilmPoster.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MIRROR MIRROR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan melewatkan film dari Tarsem Singh!!! Apalagi film ini bakal menghadirkan Julia Roberts, Lily Collins, Armie Hammer, Sean Bean dan Nathan Lane. Rilis 16  Maret 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-dcq3wGqUg5c/TumKeQlOGOI/AAAAAAAABVY/IaK7jFQZwBQ/s1600/hunger_games_xlg1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="314" src="http://3.bp.blogspot.com/-dcq3wGqUg5c/TumKeQlOGOI/AAAAAAAABVY/IaK7jFQZwBQ/s400/hunger_games_xlg1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;THE HUNGER GAMES&lt;br /&gt;Tampaknya The Hunger Games merupakan sebuah proyek besar dari Lionsgate demi mengeruk banyak dolar. Tidak tanggung-tanggung, dana $100 juta digelontorkan buat film ini. Jajaran cast-nya cukup melimpah. Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemswort, Donald Sutherland, Elizabeth Banks, Woody Harrelson, Wes Bentley, Stanley Tucci, Lenny Kravitz, Toby Jones dan masih banyak lagi. Musiknya bakal diolah oleh James Newton Howard dan T-Bone Bunnet serta kabarnya bakal menggaet Glen Hansard. Film yang rilis 23 Maret 2012 ini disutradarai oleh Gary Ross (Pleasantville &amp; Seabiscuit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p-X_o6hCdE8/TumJ9bZVv-I/AAAAAAAABVM/GYkY_DM3ZI4/s1600/three_stooges1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="276" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-p-X_o6hCdE8/TumJ9bZVv-I/AAAAAAAABVM/GYkY_DM3ZI4/s400/three_stooges1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE THREE STOOGES&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah menikmati aksi The Three Stooges sebelumnya, dan mungkin versi terbaru ini bisa menjadi factor pendorong untuk menyukai dan segera menontonnya. Farrely Bersaudara biasanya cukup berhasil mengemas komedi slapstick. Meski ketiga pemeran utamanya masih terasa asing, namun film ini juga didukung oleh nama-nama beken seperti Jane Lynch, Sofia Vergara dan Jennifer Hudson. Aksi Moe, Larry dan Curly bisa dilihat mulai 4 April 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-M5kGTYejtk8/TumJjsVIxkI/AAAAAAAABVA/gcbVCzkDRQs/s1600/american_reunion1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="381" width="372" src="http://2.bp.blogspot.com/-M5kGTYejtk8/TumJjsVIxkI/AAAAAAAABVA/gcbVCzkDRQs/s400/american_reunion1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;AMERICAN REUNION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Akhirnyaaa…Jim dan temen-temennya bakal bertemu lagi! Apapun hasilnya nanti, saya akan tetap menantikan film ini yang bakal menghadirkan semua cast originalnya. Duo penghasil kisah Harold &amp; Kumar (Jon Hurwitz dan Hayden Schlossberg  cukup menjanjikan American Reunion bakal memberikan tontonan yang mengocok perut. Jim dan teman – teman bakal reuni di 6 April 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-EFGbSem4pwA/TumJFIFpJ-I/AAAAAAAABU0/kOzq6NR4ne4/s1600/The-Cold-Light-of-Day_m.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="281" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-EFGbSem4pwA/TumJFIFpJ-I/AAAAAAAABU0/kOzq6NR4ne4/s400/The-Cold-Light-of-Day_m.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE COLD LIGHT OF DAY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Henry Cavill tampaknya bakal jadi The Next Big Thing. Setelah digaet Tarsem Singh lewat Immortals, tahun depan Henry Cavill bakal bertransformasi menjadi Man Of Steel. Namun, The Cold Light of Day ini tampaknya sayang juga kalau dilewatkan. Premis ceritanya cukup menarik yang menempatkan tokoh yang diperankan oleh Henry Cavill pada posisi sulit. ApalagiSelain Cavill, disitu ada Bruce Willis dan Sigourney Weaver. Film yang bakal rilis 6 April 2012 ini disutradarai oleh Mabrouk El Mechri (JCVD) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JYbusXc7kiQ/TumIiHrVS5I/AAAAAAAABUo/F4dGAw35cMw/s1600/Movie43a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="300" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-JYbusXc7kiQ/TumIiHrVS5I/AAAAAAAABUo/F4dGAw35cMw/s400/Movie43a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MOVIE 43&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Movie 43 ini merupakan antologi yang menghadirkan banyak sutradara dan aktris ternama, yang membuat film ini sayang untuk dilewatkan. Adapun nama – nama tersebut adalah : Elizabeth Banks, Emma Stone, Kristen Bell, Halle Berry,  Leslie Bibb, Kate Bosworth,  Gerard Butler,  Kieran Culkin, Josh Duhamel, Anna Faris,  Richard Gere, Hugh Jackman, Johnny Knoxville, Justin Long, Christopher Mintz-Plasse, Chloë Grace Moretz, Liev Schreiber, Tony Shalhoub, Uma Thurman,  Naomi Watts, Seann William Scott, Kate Winslet,  Jason Sudeikis , Steve Carr, Griffin Dunne, Peter Farrelly, Bob Odenkirk dan Brett Ratner. Semoga hasilnya tidak seperti Valentine’s Day. Movie 43 direncanakan rilis pada 13 April 2012&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-1081269103699634203?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/1081269103699634203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=1081269103699634203&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1081269103699634203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1081269103699634203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/12/my-2012-movies-guide-part-1.html' title='MY 2012 MOVIES GUIDE PART 1'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xNhHrVgsE1I/TumVfcnHKUI/AAAAAAAABZI/qZqhCuNhrs8/s72-c/2012.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4048660675372614602</id><published>2011-12-12T12:48:00.000+07:00</published><updated>2011-12-12T12:48:02.429+07:00</updated><title type='text'>LA PROMESSE : A BETTER LIFE FOR MORGEN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ygnbakOwv6s/TuWSzh94u7I/AAAAAAAABUc/JaoTEztCMDs/s1600/9781604940787.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="360" width="349" src="http://2.bp.blogspot.com/-ygnbakOwv6s/TuWSzh94u7I/AAAAAAAABUc/JaoTEztCMDs/s400/9781604940787.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Para pendatang senantiasa hadirkan beragam kisah yang menarik, mengingat keberadaan mereka seringkali bersinggungan dengan hukum serta gesekan nilai – nilai social budaya. Selain itu, para pendatang juga menawarkan kisah seputar harapan. Sebuah asa yang seringkali berlandaskan pada janji, entah kepada diri maupun kepada orang – orang yang mereka sayangi. Janji akan sebuah kehidupan yang lebih baik. Berikut beberapa kisah menarik akibat dari mereka yang datang illegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-K4Tj5zddjyQ/TuWSdKQSxFI/AAAAAAAABUQ/nZ5VeOTDdos/s1600/lapromesseposter2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="325" src="http://2.bp.blogspot.com/-K4Tj5zddjyQ/TuWSdKQSxFI/AAAAAAAABUQ/nZ5VeOTDdos/s400/lapromesseposter2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;LA PROMESSE&lt;br /&gt;Dalam sebuah insiden yang menimpa seorang pekerja illegal, dengan spontan Igor (Jérémie Renier) mengutarakan sebuah janji yang membuatnya harus berseberangan dengan ayahnya (Olivier Gourmet) yang telah mengajarinya banyak hal. Di usia yang bisa dibilang belum matang, Igor harus memutar otak mencari cara agar Assita (Assita Ouedraogo) dan bayinya bisa survive di Negara yang baru dimasukinya. Ya, Assita baru saja datang secara illegal demi menyusul suaminya. Meski tidak digambarkan secara gambling, kita dibuat percaya perjuangan yang telah dilalui oleh Assita demi berkumpul dengan suaminya. Sekuat tenaga, Igor berusaha mewujudkan janjinya, yang makin terasa berat karena berlandaskan pada rahasia yang mengusik nuraninya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7Onw_3RBAvM/TuWSOc-FXqI/AAAAAAAABUE/SZp7di7HDW4/s1600/PDVD_111.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="252" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-7Onw_3RBAvM/TuWSOc-FXqI/AAAAAAAABUE/SZp7di7HDW4/s400/PDVD_111.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seperti biasa, Dardenne Bersaudara selalu berhasil menghadirkan sebuah tontonan yang sarat nilai tanpa harus menebarkan dialog – dialog penuh petuah. Ada banyak hal yang bisa kita dapat lewat La Promese ini. Pergesekan antara Igor dengan bapaknya sangatlah menarik. Di satu sisi, Igor terlihat menghormati dan menyayangi ayahnya, namun disisi lain, ada nurani yang terusik. Posisi Igor tidaklah mengenakkan mengingat sebagai pendatang (yang illegal), susah bagi Assita untuk mempercayai Igor yang baru dikenalnya, apalagi jika melihat usia Igor yang masih belia. Pada perkembangannya, terjalin hubungan yang cukup unik antara Igor dengan Assita, sampai pada akhirnya Igor mengungkapkan fakta tak mengenakkan seputar suami Assita. Meski dengan akhir kisah yang menggantung, kita bisa merasakan besarnya dedikasi Igor tehadap janjinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-dgqpUi3VqVU/TuWR_VeKRoI/AAAAAAAABT4/5xxEmjIJBIg/s1600/abetterlifesoundtrack.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="358" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-dgqpUi3VqVU/TuWR_VeKRoI/AAAAAAAABT4/5xxEmjIJBIg/s400/abetterlifesoundtrack.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;A BETTER LIFE&lt;br /&gt;Seorang ayah pastinya menginginkan supaya anaknya mendapat kehidupan yang lebih baik, begitupun dengan Carlos Galindo (Demián Bichir). Sebagai seorang pendatang illegal dan juga orang tua tunggal, Carlos menghabiskan waktunya membanting tulang demi bertahan hidup di negeri orang. Hal tersebut berdampak kurangnya waktu yang dia habiskan bersama anaknya. Namun demikian, Carlos senantiasa berusaha memantau kehidupan anaknya, mengingat di luar sana banyak jebakan – jebakan kehidupan yang bisa menjerumuskan anaknya ke dalam kerusakan. Kurangnya waktu bersosialisasi membuat hubungan Carlos dengan anaknya, Luis (José Julián), tidaklah harmonis.&lt;br /&gt;Ketika ada sebuah tawaran menarik yang berpotensi mengangkat kehidupannya, terutama secara ekonomi, Carlos tanpa membuang waktu menerima tawaran tersebut. Dan Carlos pun mulai merajut mimpinya agar menjadi nyata. Sayang, persaingan dalam bertahan hidup di negeri orang sangatlah keras dan tidak kenal belas kasihan. Kelengahan yang sejenak menghampiri seringkali dimanfaatkan oleh mereka yang juga dihimpit oleh sulitnya keadaan. Mimpi Carlos terancam buyar. Bersama Luis, Carlos berusaha merebut kembali sarana mimpi yang terampas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AclG_pdcu6w/TuWRwD4zLCI/AAAAAAAABTs/b7-hwmjeoDw/s1600/2011_a_better_life_004.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="233" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-AclG_pdcu6w/TuWRwD4zLCI/AAAAAAAABTs/b7-hwmjeoDw/s400/2011_a_better_life_004.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selanjutnya, kita disuguhi hubungan bapak – anak yang menarik. Di tengah dunia yang makin tidak ramah ini, Carlos selalu berusaha menanamkan nilai – nilai positif kepada anaknya. Ada beberapa aturan yang sebaiknya tidak dilanggar, diantaranya jangan melanggar hukum dan jauhi kekerasan. Tidak lupa, selalu menjunjung kejujuran dan optimisme. Nilai – nilai tersebut tentu saja dipandang aneh oleh Luis yang sehari – harinya bergaul dengan mereka – mereka yang akrab dengan dunia criminal. A Better Life garapan Chris Weitz ini nyatanya tidak hanya hadirkan kisah perjuangan kaum pendatang illegal, namun juga pergesekan antar generasi.&lt;br /&gt;Demián Bichir tampil memikat sebagai Carlos. Di balik guratan rasa letih di wajahnya, dia juga mampu merepresentasikan keteguhan hati mewujudkan janji hati sebagai wujud kasih sayangnya terhadap anaknya. Demián Bichir juga bisa membangun chemistry yang apik dengan José Julián. Meski berakhir tidak seperti impian, kita bisa merasakan limpahan kasih saying dan juga optimisme akan kehidupan yang lebih baik yang menghadirkan kesejukan hingga tak terasa ada air mata menetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_yIQJiIvSzE/TuWRL4OmJkI/AAAAAAAABTg/_EHpfPzLJb8/s1600/morgen-s01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="348" src="http://1.bp.blogspot.com/-_yIQJiIvSzE/TuWRL4OmJkI/AAAAAAAABTg/_EHpfPzLJb8/s400/morgen-s01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;MORGEN / TOMORROW&lt;br /&gt;Kehidupan Nelu (András Hatházi) cenderung membosankan, hanya seputar pekerjaan, omelan – omelan sang istri serta menghabiskan waktu menjalani hobinya, yakni memancing. Kehidupan Nelu yang tinggal di daerah perbatasan anatara Rumania dan Hungaria menjadi lebih berwarna ketika hadir seorang pendatang illegal bernama Behran (Yilmaz Yalcin). Kehidupan Nelu pastinya akan berjalan normal andaikan saja dia mau melaporkan keberadaan Behran kepada pihak yang berwenang. Namun, Nelu justru mengambil sikap yang berseberangan. Sikap Nelu yang enggan melaporkan Behran tersebut, justru membuat Behran merasa bisa menggantungkan nasibnya pada Nelu. Di tengah tidak nyambungnya komunikasi diantara keduanya, dengan gegabah Nelu memberikan janji kepada si pendatang illegal. Janji yang ketika ditagis selalu dia tanggapi dengan kata : besok (morgen/tomorrow)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-smOvvSomTDA/TuWQ5fdzBqI/AAAAAAAABTU/nKhMoidg0rg/s1600/1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="246" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-smOvvSomTDA/TuWQ5fdzBqI/AAAAAAAABTU/nKhMoidg0rg/s400/1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Persinggungan antara Nelu dengan Behran hadirkan sebuah tontonan yang menarik dan berhasil membuat senyum tersungging. Di satu sisi Nelu dipusingkan dengan bagaimana cara membantu Nehran dan menyembunyikan keberadaannya untuk sementara waktu, namun disisi lain Nelu membutuhkan Nelu, baik sebagai sekedar teman ngobrol maupun dimanfaatkan tenaganya. Terasa sebuah sentilan halus tentang bagaimana pendatang illegal itu disikapi yang mampu menerbitkan perasaan iba. Nelu menjadi sebuah karakter yang unik. Nelu bukanlah orang jahat, namun dari beberapa visualisasi terlihat kalau Nelu juga bukanlah orang yang baik hati. Bagaimana Nelu yang sebenarnya pada akhirnya terkuak di akhir kisah yang apik.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi kisah tentang kaum pendatang &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/illegal.html/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;ILLEGAL&lt;/a&gt; bisa dibaca &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/illegal.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4048660675372614602?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4048660675372614602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4048660675372614602&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4048660675372614602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4048660675372614602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/12/la-promesse-better-life-for-morgen.html' title='LA PROMESSE : A BETTER LIFE FOR MORGEN'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ygnbakOwv6s/TuWSzh94u7I/AAAAAAAABUc/JaoTEztCMDs/s72-c/9781604940787.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6040489845513064840</id><published>2011-12-12T12:25:00.000+07:00</published><updated>2011-12-12T12:25:09.111+07:00</updated><title type='text'>THE EWW, THE FUN, THE GOOD AND ??? part 2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dIf6Kdozy5c/TuWP-tMieOI/AAAAAAAABTI/cahPQpC8UhY/s1600/good.gif" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="300" width="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-dIf6Kdozy5c/TuWP-tMieOI/AAAAAAAABTI/cahPQpC8UhY/s400/good.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Pernah gak sih menemukan sebuah film yang begitu credit tittle muncul kita belum paham sepenuhnya apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh sang creator? Meski tidak sering, saya beberapa kali mengalami hal tersebut. Makanya, dalam edisi kali ini saya menambahkan rating “???”, karena tidak mungkinlah saya memberikan label eww,fun atau good kalau saya tidak bisa berkoneksi secara mendalam dengan film yang barusan saya tonton. Dulu, ketika masih muda dan lajang, film – film yang menghadirkan tanda Tanya selalu berhasil memancing inisiatif untuk mencari jawaban lewat penelusuran di internet. Sekarang masih juga sih, tapi dengan intensitas yang jauuuuh berkurang. Mungkin suatu saat saya akan menonton lagi film-film dengan rating “???”&lt;br /&gt;Udah ah, mari kita mulai member label hehehehe….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lkZYD_jOmdc/TuWPjNe8HZI/AAAAAAAABSw/kuGl6AB8USo/s1600/peepingtom2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="300" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-lkZYD_jOmdc/TuWPjNe8HZI/AAAAAAAABSw/kuGl6AB8USo/s400/peepingtom2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;MEI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.RAMONA AND BEEZUS (FUUUN)&lt;br /&gt;2.DUE DATE (EWW, FUN)&lt;br /&gt;3.PATHS OF GLORY (GOOOOOD)&lt;br /&gt;4.AFRICA UNITED (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;5.SPARTACUS (GOOOOD)&lt;br /&gt;6.SHAKESPEARE IN LOVE (FUUUUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;7.DON’T LOOK NOW (?????)&lt;br /&gt;8.THE INSIDER (GOOOOOD)&lt;br /&gt;9.LONDON BOULEVARD (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;10.TO KILL A MOCKINGBIRD (FUUN, GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;11.PATIALA HOUSE (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;12.BIG FISH (FUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;13.SOME KIND OF WONDERFUL (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;14.PEEPING TOM (???)&lt;br /&gt;15.WEBSITE STORY (GOOD)&lt;br /&gt;16.FINAL ANALYSIS (GOOD)&lt;br /&gt;17.IN A BETTER WORLD (GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;18.REBECCA (GOOOOOD)&lt;br /&gt;19.THE DEER HUNTER (GOOOD)&lt;br /&gt;20.ILLEGAL (GOOD)&lt;br /&gt;21.TE(R)EKAM (FUN)&lt;br /&gt;22.DR. STRANGELOVE OR HOW I LEARNED TO STOP WORRYING AND LOVE THE BOMB (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;23.CEWEK GOKIL (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;24.GUZAARISH (GOOOD)&lt;br /&gt;25.BAIK – BAIK SAYANG (GOOD)&lt;br /&gt;26.BREAK KE BAAD (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-iiBryXzxN8s/TuWPMMvBTPI/AAAAAAAABSk/x7UORN6jIcY/s1600/advert_crazyb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="327" src="http://1.bp.blogspot.com/-iiBryXzxN8s/TuWPMMvBTPI/AAAAAAAABSk/x7UORN6jIcY/s400/advert_crazyb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;JUNI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.THE LAST OF MOHICANS (GOOOOD)&lt;br /&gt;2.NANCY DREW (FUN)&lt;br /&gt;3.HOBO WITH A SHOTGUN (FUUUUUN, GOOOOOD)&lt;br /&gt;4.TUCKER &amp; DALE VS EVIL (FUUUUN, GOOD)&lt;br /&gt;5.ALMOST FAMOUS (FUN, GOOOOOOD)&lt;br /&gt;6.OCEAN (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;7.MY LIFE AS A DOG (GOOOD)&lt;br /&gt;8.ANOTHER CINDERELLA STORY (FUN)&lt;br /&gt;9.C.R.A.Z.Y (GOOOOOD)&lt;br /&gt;10.ZOOLANDER (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;11.GUEES WHO (FUUN)&lt;br /&gt;12.JENGLOT PANTAI SELATAN (EEEEEWWW)&lt;br /&gt;13.THE NEXT THREE DAYS (GOOOD)&lt;br /&gt;14.COUNTRY STRONG (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;15.THE TOURIST (FUN)&lt;br /&gt;16.OH TIDAK…! (FUN)&lt;br /&gt;17.CIDADE DE DEUS / CITY OF GOD (GOOOOOD)&lt;br /&gt;18.THE INCITE MILL : 7 – DAY DEATH GAME (GOOD)&lt;br /&gt;19.ANOTHER YEAR (GOOOD)&lt;br /&gt;20.INNOCENCE (GOOOD)&lt;br /&gt;21.CEDAR RAPIDS (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;22.SOURCE CODE (GOOOOD)&lt;br /&gt;23.DES HOMMES ET DES DIEUX / OF GODS AND MEN (GOOOOOD)&lt;br /&gt;24.L’ILLUSIONNISTE / THE ILLUSIONIST (FUN, GOOOOOOD)&lt;br /&gt;25.CHICO &amp; RITA (FUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;26.ALL THE PRESIDENT’S MEN (GOOOOD)&lt;br /&gt;27.THAT’S WHAT I AM (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;28.BORN ON THE FOURTH OF JULY (GOOOOOD)&lt;br /&gt;29.TRUE GRIT (GOOOOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MTle7-7SYV4/TuWO6D45QSI/AAAAAAAABSY/BpfLSZojPMs/s1600/Rio-movie-poster-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="297" src="http://1.bp.blogspot.com/-MTle7-7SYV4/TuWO6D45QSI/AAAAAAAABSY/BpfLSZojPMs/s400/Rio-movie-poster-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;JULI&lt;br /&gt;1.DIARY OF A WIMPY KID : RODRICK RULES (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;2.SUCKER PUNCH (FUN)&lt;br /&gt;3.HEAT (GOOOD)&lt;br /&gt;4.THE AMERICAN PRESIDENT (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;5.THE PIANIST (GOOOD)&lt;br /&gt;6.THE DILEMMA (EWW)&lt;br /&gt;7.RAGINI MMS (FUN)&lt;br /&gt;8.SECRETARIAT (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;9.MY LEFT FOOT (GOOOOD)&lt;br /&gt;10.PINTU TERLARANG (GOOD)&lt;br /&gt;11.CLUELESS (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;12.INSIDIOUS (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;13.RIO (FUUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;14.THE ROMANTICS (EWW)&lt;br /&gt;15.LOVE AND OTHER DRUGS (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;16.SUCK SEED (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;17.YELLOW SEA (FUUN, GOOOOOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-io2PUCnrJso/TuWP0ikjJwI/AAAAAAAABS8/NhDuVatbK4U/s1600/SUBMARINE_QUAD.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="289" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-io2PUCnrJso/TuWP0ikjJwI/AAAAAAAABS8/NhDuVatbK4U/s400/SUBMARINE_QUAD.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;AGUSTUS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.M (GOOOOD)&lt;br /&gt;2.UNKNOWN (FUN, EWW, GOOD)&lt;br /&gt;3.THE BIRDCAGE (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;4.TOUCH OF EVIL (GOOOD)&lt;br /&gt;5.THE MAN WHO KNEW TOO MUCH (GOOOD)&lt;br /&gt;6.L’ARNACOEUR (HEARTBREAKER) (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;7.THE ROOMMATE (EEWW)&lt;br /&gt;8.HANNA (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;9.CATCH ME …..I’M IN LOVE (FUUN,GOOD)&lt;br /&gt;10.PAUL (FUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;11.MY VALENTINE GIRLS (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;12.TILL MY HEARTACHES END (GOOD)&lt;br /&gt;13.DUSK (GOOD)&lt;br /&gt;14.BEDEVVILED (GOOD)&lt;br /&gt;15.GANDHI (GOOOD)&lt;br /&gt;16.DALAW (EEWW)&lt;br /&gt;17.SCARY MOVIE 4 (FUN, EWW)&lt;br /&gt;18.GIRL, INTERRUPTED (GOOOD)&lt;br /&gt;19.KARI-GURASHI NO ARIETTI / THE BORROWER ARRIETTY (FUUN, GOOOOOOD)&lt;br /&gt;20.THE ADJUSTMENT BUREAU (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;21.AVATAR (FUUUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;22.ET (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;23.LITTLE SHOP OF HORRORS (FUUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;24.SNEAKERS (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;25.ELEVEN MEN OUT (GOOD)&lt;br /&gt;26.ANTHROPOPAGUS (GOOD)&lt;br /&gt;27.ROCKY (GOOOOD)&lt;br /&gt;28.SKANDAL (FUN)&lt;br /&gt;29.PUPUS (GOOD)&lt;br /&gt;30.COWOK BIKIN PUSING (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;31.POCONG MANDI GOYANG PINGGUL (EEEEEEEEWW)&lt;br /&gt;32.THE MAGNIFICENT SEVEN (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;33.THE GREEN HORNET (FUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;34.BRAM STOKER’S DRACULA (GOOOD)&lt;br /&gt;35.HITMAN (FUN)&lt;br /&gt;36.WANTED (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;37.THE PIT AND THE PENDULUM (GOOOD)&lt;br /&gt;38.PLANET OF THE APES (1968) (GOOOD)&lt;br /&gt;39.LIMITLESS (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;40.THE KILLER CONDOM (FUUUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;41.BENEATH THE PLANET OF THE APES (EWW)&lt;br /&gt;42.ESCAPE FROM THE PLANET OF THE APES (GOOD)&lt;br /&gt;43.THE BEAVER (GOOOOD)&lt;br /&gt;44.CONQUEST OF THE PLANET OF THE APES (GOOD)&lt;br /&gt;45.BATTLE FOR THE PLANET OF THE APES (GOOD)&lt;br /&gt;46.PLANET OF THE APES (2001) (GOOD)&lt;br /&gt;47.SUBMARINE (GOOOOD)&lt;br /&gt;48.SOUL SURFER (GOOD)&lt;br /&gt;49.DADDY LONGLEGS / GO GET SOME ROSEMARY (GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;50.DEVDAS (FUUUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;51.DALAM MIHRAB CINTA (GOOD)&lt;br /&gt;52.HUMAN RESOURCES MANAGER (GOOOD)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6040489845513064840?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6040489845513064840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6040489845513064840&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6040489845513064840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6040489845513064840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/12/eww-fun-good-and-part-2.html' title='THE EWW, THE FUN, THE GOOD AND ??? part 2'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-dIf6Kdozy5c/TuWP-tMieOI/AAAAAAAABTI/cahPQpC8UhY/s72-c/good.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6568219673205630155</id><published>2011-11-10T15:07:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T15:07:19.990+07:00</updated><title type='text'>11 – 11 – 11</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Fo4LIvG2e3s/TruFg8iBTzI/AAAAAAAABSA/9GLcsjBsvQg/s1600/11-11-11-movie.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-Fo4LIvG2e3s/TruFg8iBTzI/AAAAAAAABSA/9GLcsjBsvQg/s400/11-11-11-movie.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;(Spoiler Alert!)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;11 November 2011. 11 – 11 – 11, sebuah rangkaian angka cantik yang pastinya mudah diingat. Tidak heran kalau banyak orang berminat untuk menciptakan momen bagi mereka sendiri pada tanggal tersebut, Ustaz Solmed misalnya yang siap mengikat hatinya untuk yang kedua kalinya. Rangkaian angka cantik itu selain mudah diingat, apakah juga mempunyai makna tertentu? Akankah sebuah peristiwa besar terjadi pada saat itu? Ataukah saat itu dunia masih berjalan seperti biasa? Darren Lynn Bousman yang pernah menggarap Saw 2 tertarik mengangkat rangkaian angka cantik tersebut ke layar lebar dengan disertai bumbu konspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-IZy7eTZgVBI/TruFRTQmZBI/AAAAAAAABR0/82rCoCYNsc4/s1600/img_2437_11-11-11-official-trailer-hd.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="166" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-IZy7eTZgVBI/TruFRTQmZBI/AAAAAAAABR0/82rCoCYNsc4/s400/img_2437_11-11-11-official-trailer-hd.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Meski sudah berlalu sekian waktu, Joseph (Timothy Gibbs) masih saja dirundung duka akibat sebuah tragedy yang merenggut istri dan anaknya. Kejadian tersebut meluruhkan kepercayaannya akan Tuhan. Bermula dari 8 November 2011, Joseph tidak menyadari hidupnya akan berubah drastic dalam 3 hari kedepan. Diawali dengan sebuah tabrakan yang untungnya tidak merenggut nyawanya, Joseph menerima kabar dari Spanyol berkaitan dengan ayahnya yang sekarat dan saudara yang lama tidak ditemuinya. Beberapa kali penonton digiring untuk percaya betapa pentingnya angka 11 hingga sering hadir di kehidupan Joseph yang sayangnya belum dia sadari. Sesampainya di Spanyol, barulah Joseph menyadari akan kehadiran angka 11 yang kerap menghampiri dirinya. Sebagai insane dengan kepercayaan yang lemah akan Tuhan, hal tersebut awalnya tidak digubris oleh Joseph. Namun ketika penampakan demi penampakan misterius mengganggu kehidupannya, dia mulai mencari tahu makna dibalik angka 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-M6f8xybgo80/TruE7jPI_HI/AAAAAAAABRo/5caxhXNwQ1g/s1600/11%2B11%2B11%2BMovie.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="186" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-M6f8xybgo80/TruE7jPI_HI/AAAAAAAABRo/5caxhXNwQ1g/s400/11%2B11%2B11%2BMovie.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Untuk menaikkan tensi film, Joseph dikonfrontasikan dengan saudaranya, Samuel yang sangat bertolak belakang dengan Joseph terutama perihal keyakinan. Ketika Joseph lemah keyakinan, Samuel justru menjadi pelayan akan keyakinannya. Gesekan keduanya makin menajam berkat hadirnya angka 11. Masing – masing kukuh dengan keyakinannya. Sampai sebuah peristiwa yang berpotensi merenggut nyawa Samuel, Joseph mempunyai misi menyelamatkan saudaranya, terutama ketika waktu menunjukkan pukul 11:11 pada tanggal 11 November 2011. Apa sebenarnya yang akan terjadi?&lt;br /&gt;Untuk ukuran film horror, 11 – 11 – 11 mempunyai tempo yang cukup lambat dan minim adegan mengerikan. Awalnya, saya cukup menikmati film ini. Pengenalan karakter Joseph di paruh awal cukup menarik dan gambar – gambarnya cukup dinamis serta nyaman dimata. Selain itu, bangunan – bangunan lawas di Spanyol, selain terlihat indah juga cukup efektif menghadirkan suasana dingin yang mengancam. Kemunculan makhluk misterius dengan make up yang jelek berhasil membangkitkan rasa penasaran. Mereka itu setan, malaikat atau alien? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-F4j2SO46Aew/TruEwluf3wI/AAAAAAAABRc/Zhc4-thfGOs/s1600/11-thumb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="220" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-F4j2SO46Aew/TruEwluf3wI/AAAAAAAABRc/Zhc4-thfGOs/s400/11-thumb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sayangnya, film ini bermodalkan naskah yang kurang memuaskan. Tragedy masa lampau yang menimpa Joseph seakan tidak begitu penting lagi ketika Joseph menginjakkan kakinya di Spanyol. Keterlibatan Sadie (Wendy Glenn) terkesan tidak penting dan dipaksakan supaya ada tampilan feminim dalam film ini. Dan ketika dengan sabarnya saya menantikan jawaban, ending yang dihadirkan mungkin berhasil mengejutkan sebagian penonton, namun bukannya memuaskan saya justru membangkitkan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lebih. Kenapa Joseph? Kenapa harus di 11 – 11 – 11 ? Kenapa bukan 10 – 10 – 10 ? Dan peristiwa puncak pada 11 – 11 – 11 jam 11:11 harusnya mempunyai sejarah perjalanan yang cukup panjang yang tidak dituturkan dengan baik oleh Darren Lynn Bousman.&lt;br /&gt;Pada akhirnya, 11 – 11 – 11 hanyalah sebuah angka cantik yang diharapkan bisa memancing pemasukan dolar yang lumayan. Angka 11 nyatanya belum berhasil menggeser angka 13 sebagai angka yang terkutuk. Sayang ya. Angka cantik, akan lebih ciamik dengan peristiwa yang mengesankan. Yang pasti, pada 11 – 11 – 11, akan ada pintu yang terbuka dan ada pintu yang tertutup. Ada kematian dan ada kebangkitan. Jangan lupa, pada 11 – 11 – 11, Ustaz Solmed menikah dengan April Jasmine.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6568219673205630155?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6568219673205630155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6568219673205630155&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6568219673205630155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6568219673205630155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/11/11-11-11.html' title='11 – 11 – 11'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Fo4LIvG2e3s/TruFg8iBTzI/AAAAAAAABSA/9GLcsjBsvQg/s72-c/11-11-11-movie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5550311160923691103</id><published>2011-11-09T15:15:00.000+07:00</published><updated>2011-11-09T15:15:46.758+07:00</updated><title type='text'>MANUSIA BINATANG MEMBINATANGKAN MANUSIA: THE HUMAN CENTIPEDE 2 (FULL SEQUENCE) &amp; PIG</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Y0QLwp_7x1o/Tro03_Hxf9I/AAAAAAAABQ4/RTckiAbEhl0/s1600/human%2Bpig.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="255" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-Y0QLwp_7x1o/Tro03_Hxf9I/AAAAAAAABQ4/RTckiAbEhl0/s400/human%2Bpig.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Saya tidak tahu mengapa perilaku sadis senantiasa diasosiasikan dengan perilaku binatang, mengingat kebuasan mereka terkadang masih kalah dengan kebuasan ego manusia. Ketika membaca sebuah berita tindak criminal yang sadis, tanpa sadar kita memberi komentar seperti “binatang!”, “asu!” dan sejenisnya. Secara kebetulan, dalam sepekan kemarin saya menyaksikan dua judul film yang mengumbar sisi binatang manusia dengan tanpa ampun yakni The Human Centipede 2 (Full Sequence) dan Pig.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rZgeKdZgjjk/Tro0vLbGhKI/AAAAAAAABQs/T7xcRH-YLAk/s1600/human-centipede-2-full-trailer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="191" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-rZgeKdZgjjk/Tro0vLbGhKI/AAAAAAAABQs/T7xcRH-YLAk/s400/human-centipede-2-full-trailer.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE HUMAN CENTIPEDE 2 (FULL SEQUENCE)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak berbeda jauh dengan seri pertamanya, seri kedua yang masih ditangani oleh Tom Six ini benar – benar mampu menghadirkan rasa mual. Dan bagi saya, tingkat rasa mual yang dihadirkan oleh film ini berhasil melebihi seri pertamanya. Mengapa? Pertama, dari tampilan sosok antagonisnya yakni Martin Lomax (Laurence R. Harvey) yang meski sangat minim dialog, bahkan hampir tidak mengucapkan suara sama sekali, sudah berhasil menghadirkan perasaan tidak nyaman. Sosok antagonis di seri pertama memang juga menghadirkan rasa tidak nyaman, namun lebih ke merinding menakutkan, sedangkan Martin Lomax lebih ke rasa jijik. Rasa mual juga dibangkitkan dengan rentetan adegan kekerasan yang benar – benar brutal. Perusakan tubuh dilakukan dengan tanpa adanya rasa sesal, dan tanpa pilih – pilih. Meminjam istilah yang umum dipakai, Martin Lomax benar – benar binatang! Parahnya, Martin Lomax sebagai binatang, memperlakukan korban – korbannya layaknya binatang yang seakan tak ada harganya. (meski kulit buaya itu bias mahal sekali lho).&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0chuyyoy1bY/Troza60hh7I/AAAAAAAABQg/qTnYMeTWSZ4/s1600/img_112827_human-centipede-2-full-sequence-official-trailer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="235" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-0chuyyoy1bY/Troza60hh7I/AAAAAAAABQg/qTnYMeTWSZ4/s400/img_112827_human-centipede-2-full-sequence-official-trailer.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Dan yang menjadi pemicu utama bangkitnya rasa mual adalah dikemasnya film ini dalam hitam putih! Awalnya saya pikir hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir visualisasi kesadisan dan kekotoran perilaku yang bakal dihadirkan. Damn you, Tom Six! Pewarnaan yang dia pilih nyatanya terbukti efektif memperkosa imajinasi kita. Rentetan visual yang dihadirkan memaksa pikiran (saya) untuk membayangkan dalam warna yang berbeda. Ketika otak saya mengolah rentetan visual tersebut, rasa mual yang muncul terasa lebih mendesak. Tom Six tahu benar bagaimana merasuki pikiran penonton, dan untuk hal tersebut saya berikan tepuk tangan yang meriah kepada beliau. Dilampiri misuh – misuh, tentu saja.Tom Six tidak sekedar menghadirkan horror di depan mata, namun langsung menghunjam ke pikiran. Merusak imajinasi. Aksi anarkis Tom Six ini tidak saja terasa kejam, namun juga terasa menjengkelkan karena saya membayangkan Tom Six seyum – senyum penuh arti melihat reaksi terhadap karyanya ini. Semoga rasa mual segera hilang ketika hadir The Human Centipede 3 (Final Sequence)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KRt_2eIelGI/TrozGpH7rlI/AAAAAAAABQU/KFWanZ_JP8U/s1600/PIG%2Bposter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="270" src="http://2.bp.blogspot.com/-KRt_2eIelGI/TrozGpH7rlI/AAAAAAAABQU/KFWanZ_JP8U/s400/PIG%2Bposter.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;PIG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berbeda dengan The Human Centipede 2 (Full Sequence) yang menyuntikkan horror ke pikiran, Pig yang merupakan kreasi dari Adam Mason menghadirkan kebrutalan perilaku manusia secara apa adanya. Hebatnya, hal tersebut dilakukan lewat satu kali rekam hampir sepanjang durasi keseluruhan! Sutradara yang mengidolakan Lars von Trier dan Gaspar Noe ini terlihat sekali melakukan pemberontakan terhadap pakem horror kebanyakan. Tidak hanya dari pengemasannya, namun juga karakterisasi serta motif yang melatar belakangi aksi sinting sang tokoh utama.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-m_-opUaAzUs/Tro1e61mvfI/AAAAAAAABRE/2zPcsXEIUaU/s1600/DYG9F.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="169" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-m_-opUaAzUs/Tro1e61mvfI/AAAAAAAABRE/2zPcsXEIUaU/s400/DYG9F.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Sejak layar dibuka, kita disuguhi dengan perilaku buas dari sosok lelaki yang diperankan oleh Andrew Howard. Secara simultan sampai menjelang akhir durasi, perilaku sinting disajikan tanpa jeda. Manusia – manusia yang terperangkap, benar – benar diposisikan layaknya binatang piaraan (babi). Disembelih dan dikonsumsi darah dan bagian tubuhnya. Sebelum dikonsumsi, dihadirkan visualisasi isi perut yang diobok – obok tanpa ampun. Setelah puas dengan satu korban, korban yang lainnya di ajak “bermain-main” yang tentunya dalam permainan yang membuat kita mengelus dada.&lt;br /&gt;Dengan satu kali rekam, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kesintingan sang tokoh utama membawa konsekuensi apa pun bisa terjadi di layar. Dan ketika sang tokoh utama bosan dengan “mainannya” kita pun disuguhi sebuah twist yang cukup mengejutkan. Tidak cukup orisinal karena apa yang dihadirkan menggiring saya pada film Hostel. Ups…. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga segala kesintingan yang dihadirkan dalam The Human Centipede 2 (Full Sequence) dan Pig hanya terjadi di layar. Amin. (Kabulkan doa Baim ya Allah)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5550311160923691103?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5550311160923691103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5550311160923691103&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5550311160923691103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5550311160923691103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/11/manusia-binatang-membinatangkan-manusia.html' title='MANUSIA BINATANG MEMBINATANGKAN MANUSIA: THE HUMAN CENTIPEDE 2 (FULL SEQUENCE) &amp; PIG'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Y0QLwp_7x1o/Tro03_Hxf9I/AAAAAAAABQ4/RTckiAbEhl0/s72-c/human%2Bpig.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-1370356640877102727</id><published>2011-10-12T13:31:00.000+07:00</published><updated>2011-10-12T13:31:19.507+07:00</updated><title type='text'>MY CINEMA PARADISO 4 : SAYA DAN FILM ESEK - ESEK</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VlwNQJMuIHs/TpUzgvt1BkI/AAAAAAAABP0/g_PR6FwOYf0/s1600/72962913_305690d18e_b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="227" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-VlwNQJMuIHs/TpUzgvt1BkI/AAAAAAAABP0/g_PR6FwOYf0/s400/72962913_305690d18e_b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Masa remaja saya bertepatan dengan maraknya film – film berbau seks, baik local maupun internasional. Yang namanya remaja, film – film tersebut tentu saja sangatlah membangkitkan gairah. Apalagi waktu SMA, mulai mendapat teman – teman dengan minat akan film bergairah yang sebanding hehehe… Ada sih rasa malu menonton film – film tersebut. Malu kalau ada yang mengenali. Salah satu siasatnya adalah dengan memakai topi yang baru dilepas kalau sudah duduk manis menghadap layar. Siasat ini membawa dampak, ada beberapa topi yang tertinggal karena lupa. Maklum, tidak biasa pakai topi dan topi yang dipakai adalah topi ayah saya. Terpaksa ngaku deh kalau ilangnya gara-gara nonton film. Tapi tidak cerita film jenis apa yang ditonton. Di masa SMA ini, ekstra kurikuler masihlah menjadi alibi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-LO2ThelAlT4/TpUzKZYsEpI/AAAAAAAABPo/zVyMv1R3lN4/s1600/malvin02-gairah%2Bmalam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="314" width="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-LO2ThelAlT4/TpUzKZYsEpI/AAAAAAAABPo/zVyMv1R3lN4/s400/malvin02-gairah%2Bmalam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya lupa judul – judul apa saja yang telah saya tonton. Saking  banyak nya kali ya hehehe. Dari beberapa film yang saya tonton, Gairah Malam adalah yang paling saya ingat. Film ini menghadirkan Malfin Shayna yang tampil sangat berani. Dibandingkan film esek-esek lainnya, Gairah Malam dimata saya digarap lebih artistic lho. Ada adegan self service dengan buah segala. Lupa judulnya apa, tapi saya juga masih ingat adegan Febby Lawrence melakukan self service yang menghasilkan tangannya berlumuran cairan yang pada watu itu tentu saja membuat saya bertanya – tanya dan berpersepsi. Menjijikkan, tapi kok ya lucu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zXjnDcW9ABw/TpUy2W7dddI/AAAAAAAABPc/WaGByqOCAh0/s1600/1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="283" src="http://2.bp.blogspot.com/-zXjnDcW9ABw/TpUy2W7dddI/AAAAAAAABPc/WaGByqOCAh0/s400/1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang dari China, yang paling diingat adalah The Girl From Beijing yang saat itu sempat membuat kehebohan diantara teman-teman saya, Black Justice (kalau tidak salah) dan Erotic Black Magic. Black Justice yang dibintangi oleh Simon Yam dan Irene Wan setelah saya cek di Mbak Wiki ternyata judul aslinya adalah All of A Sudden. Di film ini Simon dan Irene melakukan sex scene yang cukup panas, hingga kabarnya Simon mengaku sempat terangsang beneran. Kalau Erotic Black Magic, susah untuk melupakan santet dengan jurus bersenggama di udara! Aktris favorit saya di jaman ini adalah Pheng Tan yang tampil begitu menggoda di Animal Instincts. Saya masih ingat, waktu itu dari pihak bioskop menyebar poster mini dengan kertas glossy yang menampilkan Pheng Tan berpose dililit ular. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-06yPzpGMeVw/TpUyWtk38iI/AAAAAAAABPQ/ve1NYIpn60I/s1600/last_seduction.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="326" src="http://1.bp.blogspot.com/-06yPzpGMeVw/TpUyWtk38iI/AAAAAAAABPQ/ve1NYIpn60I/s400/last_seduction.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Yang disayangkan adalah, saya gagal menyaksikan Basic Instinct di bioskop, padahal dulu sudah dibuat panas dingin hanya menatap posternya di Koran. Film ini baru berhasil saya tonton setelah saya menjadi mahasiswa. Namun beruntung bagi saya, kehadiran Basic Instinct mendorong dimasukkannya film dengan tema – tema sejenis seperti Jade, The Last Seduction, Sliver, The Color of Night dan tentu saja film – filmnya Andrew Stevens. Ingat juga dengan Save Me-nya Harry Hamlin dan Lysette Anthony yang kalau tidak salah menghadirkan adegan bercinta di pohon, di mobil dan di tangga. (Tuhan…tolong bersihkan otak hamba-Mu ini). Diantara film – film diatas, paling suka dengan The Last Seduction yang menghadirkan kegilaan Linda Fiorentino yang menurut saya lebih mengesankan daripada Sharon Stone di Basic Instinct. Teh Linda lewat The Last Seduction masuk nominasi BAFTA lho, dan sempat diperkirakan masuk Oscar namun gagal karena filmnya sendiri ternyata telah tayang di TV terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-mv_k92xm-4c/TpUxstpvByI/AAAAAAAABPE/u3a20yTintc/s1600/5140XHCYW5L.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="312" src="http://1.bp.blogspot.com/-mv_k92xm-4c/TpUxstpvByI/AAAAAAAABPE/u3a20yTintc/s400/5140XHCYW5L.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain sensasi panas dingin dan ketegangan, menonton film esek – esek menghadirkan satu kesenangan tersendiri. Saya suka jahil mengamati aksi dan ekspresi yang nonton. Mereka yang berpasangan biasanya suka nyempil di sudut dan sibuk sendiri. Ada juga yang sibuk sendiri hingga tak jarang kursi yang duduki kok suka agak bergetar ya hehehe… dan yang paling menggelikan adalah saat keluar dari bioskop. Ada perasaan gimana gitu. Sesama penonton seakan berusaha untuk tidak saling melihat wajah, apalagi menyapa. Malu dan rikuh bercampur dengan sisa-sisa horny.  Itulah sekelumit pengalaman saya dengan film esek – esek. Tidak malu pernah mengalaminya karena merupakan bagian dari perjalanan hidup saya. Dan lagi, saya yang sekarang kan beda dengan yang dulu. Lebih alim dan kalem *ditimpuk*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pengalaman nonton di bioskop jaman kuliah di Solo. Ada romantisme bersepeda onthel dan teriakan di dalam bisokop yang membuat saya malu setengah mati.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/my-cinema-paradiso-1.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MY CINEMA PARADISO 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/my-cinema-paradiso-2.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MY CINEMA PARADISO 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/my-cinema-paradiso-3.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MY CINEMA PARADISO 3&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-1370356640877102727?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/1370356640877102727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=1370356640877102727&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1370356640877102727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/1370356640877102727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/10/my-cinema-paradiso-4-saya-dan-film-esek.html' title='MY CINEMA PARADISO 4 : SAYA DAN FILM ESEK - ESEK'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VlwNQJMuIHs/TpUzgvt1BkI/AAAAAAAABP0/g_PR6FwOYf0/s72-c/72962913_305690d18e_b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-7226699838456525472</id><published>2011-08-13T20:50:00.001+07:00</published><updated>2011-08-13T21:30:25.464+07:00</updated><title type='text'>KISAH CINTA DARI FILIPINA : TIL MY HEARTACHES END</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YRaMuU5rlNA/TkaAq6D9IbI/AAAAAAAABO8/v2wV4Duey1E/s1600/tillmyheartaches_movieposter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="336" src="http://1.bp.blogspot.com/-YRaMuU5rlNA/TkaAq6D9IbI/AAAAAAAABO8/v2wV4Duey1E/s400/tillmyheartaches_movieposter.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hubungan pria wanita memang paling asyik buat dikulik. Ada saja yang bisa dibahas berkaitan dengannya. Paolo “Powie” Barredo (Gerald Anderson) adalah seorang pemuda yang mempunyai tekad kuat untuk membuktikan pada dunia kalau dirinya mampu berhasil meski tanpa tergantung pada orang tua yan g kebetulan sedang berpisah. Ayah kandungnya yang lebih memusatkan perhatian pada keluarga barunya membuat Powie merasa terbuang, terasing dan makin bertekad mewujudkan ambisinya. Di tengah usahanya akan ambisinya tersebut, Powie bertemu dengan Agnes Garcia (Kim Chiu), sosok cewek kalem yang mengangankan bisa berkumpul bahagia bersama ayah ibunya yang terpaksa hidup terpisah karena factor pekerjaan. Pendekatan Powie yang gencar membuat Agnes luluh hingga menempatkan Powie sebagai pusat dunianya. Kehadiran Agnes sendiri mampu memotivasi Powie untuk lebih giat meniti tangga keberhasilan. Dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-TDnILADny0Q/TkaAT4w52VI/AAAAAAAABO0/myPrW6Y2X5k/s1600/305487_2010111023030133.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="269" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-TDnILADny0Q/TkaAT4w52VI/AAAAAAAABO0/myPrW6Y2X5k/s400/305487_2010111023030133.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Keberhasilan Powie tersebut nyatanya berpengaruh terhadap hubungan keduanya. Frekuensi pertemuan makin berkurang hingga muncul kesalahpahaman. Kepedulian Agnes dianggap Powie lama – lama sebagai belenggu langkah, dan intensitas komunikasi yang jauh berkurang dari sebelumnya membuat Agnes berprasangka terhadap Powie. Masing – masing pihak merasa benar. Masing – masing pihak meminta pengertian. Meski sudah berbaikan, masalah yang sama kembali muncul. Problematika keduanya semakin meruncing ketika hadir Lea (Desiree Del Valle). Pada bagian ini satu detail kecil namun menarik dihadirkan oleh Jose Javier Reyes. Detail tersebut berkaitan dengan perkembangan teknologi alat komunikasi. Secara halus disampaikan, bukan kecanggihan yang dibutuhkan, tetapi bagaimana memfungsikan teknologi yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3EPPiQQpiko/TkaAAQ0lvFI/AAAAAAAABOs/ncv1QTbqU7w/s1600/DSC_0707.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="212" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-3EPPiQQpiko/TkaAAQ0lvFI/AAAAAAAABOs/ncv1QTbqU7w/s400/DSC_0707.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menyaksikan Til My Heartaches End ini awalnya sempat membuat saya bosan. Kisah dan gambar yang dihadirkan terkesan biasa saja. Namun lama – kelamaan, tanpa sadar saya seakan diajak untuk berkaca. Di balik kesederhanaannya, Til My Heartaches End menghadirkan satu kisah yang bisa menimpa siapa saja termasuk saya.  Penulis sekaligus sutradara film ini, Jose Javier Reyes, menghadirkan permasalahan hubungan pria wanita dengan tanpa dramatisasi yang berlebihan. Mengalir. Sudut pandang masing – masing pihak disajikan dengan cukup berimbang. Karakterisasi dua tokoh utamanya cukup meyakinkan hingga aksi reaksi dari keduanya cukup beralasan. Kerapuhan Agnes bukanlah tanpa sebab, begitupun dengan kekerasan tekad dari Powie. Latar belakang yang bebeda dari keduanya membentuk karakter yang saling bertolak belakang hingga tinggal menunggu waktu untuk timbul sebuah percikan masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cMtSF3Bg9z8/TkZ_x8KIvZI/AAAAAAAABOk/q7o2BQgPs9Y/s1600/MG-3650.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="266" src="http://4.bp.blogspot.com/-cMtSF3Bg9z8/TkZ_x8KIvZI/AAAAAAAABOk/q7o2BQgPs9Y/s400/MG-3650.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Penuturan Jose Javier Reyes juga cukup menarik. Penonton dibuat penasaran dengan pertemuan penting antara Agnes dan Powie. Keduanya akan membicarakan sebuah keputusan penting berkaitan hubungan mereka. Namun, sebelum keputusan dikemukakan oleh masing – masing pihak, kita diajak untuk menelusuri sejarah pertautan hati keduanya. Gaya penuturan ini cukup efektif memancing rasa penasaran akan apa sebenarnya yang akan mereka putuskan. Bagi saya, ending dari film ini tersaji cukup berbeda dengan kisah cinta kebanyakan. Paruh akhir dari film ini bagi sebagian orang mungkin terkesan penuh petuah, namun bagi saya disampaikan dengan cukup pas. Beberapa quote bisalah dijadikan sebagai pegangan, terutama buat mereka yang belum berhasil menemukan cintanya. Tak perlulah terlalu lama menyimpan rasa sakit, apalagi dendam. Move on. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-7226699838456525472?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/7226699838456525472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=7226699838456525472&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7226699838456525472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7226699838456525472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/til-my-heartaches-end.html' title='KISAH CINTA DARI FILIPINA : TIL MY HEARTACHES END'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YRaMuU5rlNA/TkaAq6D9IbI/AAAAAAAABO8/v2wV4Duey1E/s72-c/tillmyheartaches_movieposter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6911512908305133507</id><published>2011-08-13T20:36:00.001+07:00</published><updated>2011-08-13T20:38:52.534+07:00</updated><title type='text'>MY CINEMA PARADISO 3</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-l993qzkyQm4/TkZ9vx29eHI/AAAAAAAABOc/NE8DovFCP3E/s1600/theatre-marquee1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="376" src="http://1.bp.blogspot.com/-l993qzkyQm4/TkZ9vx29eHI/AAAAAAAABOc/NE8DovFCP3E/s400/theatre-marquee1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Di tempat saya dulu ada 3 bisokop yakni Kartini, Giri Cahaya dan Widya. Kartini Theatre biasanya untuk kalangan atas dengan fasilitas AC. Bioskop tersebut sayang sudah tutup waktu saya SMP atau SMA. Kini, gedung Kartini Theatre dipakai oleh salah satu bank ternama.  Saya seringnya nonton di Giri Cahaya Theatre yang memakai kipas angin dengan tempat duduk berkualitas tempat duduk yang cukup mampu membuat pantat terasa kebas. Banyak kenangan di tempat ini yang sayangnya telah berubah fungsi menjadi gedung serba guna, terutama untuk tempat resepsi pernikahan. Di Giri Cahaya inilah saya pernah mengajak adik perempuan saya menonton film Casper dan Jumanji (lagi). Karena mengajak adik yang waktu itu masih SD, tentu saja saya sudah dan harus mengantongi ijin resmi dari orang tua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-BYCOkWRkDrU/TkZ9lk8ETsI/AAAAAAAABOU/lknlxlM07Ro/s1600/mycinema21.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="302" src="http://3.bp.blogspot.com/-BYCOkWRkDrU/TkZ9lk8ETsI/AAAAAAAABOU/lknlxlM07Ro/s400/mycinema21.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di Giri Cahaya saya juga mempunyai kenangan menonton dengan kakak lelaki saya. Ceritanya waktu itu pas malam Minggu kita bingung mau ngapain. Setelah saling bisik, kita memutuskan ke ibu kota kabupaten dengan naik motor. Aksi tersebut tidak boleh diketahui oleh kedua orang tua karena sudah pasti akan mendapat larangan. Wajar sih, karena kita harus melintasi hutan serta jalanan yang naik turun dan berkelok – kelok sepanjang 20 Km. Belum lagi, kegelapan yang harus kita tembus, mengingat penerangan belumlah sebenderang sekarang. Awalnya tidak ada niat nonton, namun ketika sampai di ibu kota kabupaten kita bingung mau ngapain, akhirnya saya mengajak kakak saya untuk menonton film. Sesampainya di Giri Cahaya film yang sedang tayang adalah filmnya Inneke Koesherawati (lupa yang mana) dan God Of Gamblers 2 nya Chow Yun Fat. Nonton filmnya Inneke bareng kakak kok rasanya bakalan aneh ya, jadi kita memutuskan untuk menonton God of Gamblers 2 saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oJscegX6JlE/TkZ9csHeJ0I/AAAAAAAABOM/xKuJ8Y2pDWE/s1600/god_gamblers_gal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="258" width="350" src="http://1.bp.blogspot.com/-oJscegX6JlE/TkZ9csHeJ0I/AAAAAAAABOM/xKuJ8Y2pDWE/s400/god_gamblers_gal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Keluar dari bioskop, waktu telah menunjukkan lewat jam sebelas malam. Mampus!!! Orang tua saya pada saat itu kan ketat banget (yang untungnya kendorrrr waktu anak-anaknya sudah lulus SMA). Kita hanya boleh keluar malam di malam Minggu, itupun harus pamit jelas perginya kemana. Sedangkan kita kan tidak pamit kalau naik motor ke ibu kota kabupaten. Ditengah dingin dan gelapnya malam, motor harus dipacu lebih kencang agar segera sampai di rumah. Perasaan tegang akan kemarahan orang tua makin menjadi – jadi ketika ingat cerita orang – orang akan bahayanya jalur yang kita lalui. Dari cegatan ular besar sampai para perompak! Untunglah, kita sampai di rumah dengan selamat dan orang tua tidak murka – murka amat. Entah karena ngantuk atau sudah sedikit sadar anak – anak cowok mereka sudah tumbuh lebih besar. Menuliskan kisah ini tidak hanya mampu membuat senyum tersungging namun juga membangkitkan rasa sedih karena baru 5 bulan yang lalu sang kakak yang usianya dua tahun lebih tua dari saya meninggal dunia karena kecelakaan. Pengalaman diatas menjadi yang pertama dan satu – satunya pengalaman nonton bersama kakak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-7aGzunyseKQ/TkZ9RaiSWvI/AAAAAAAABOE/xof9q3jit84/s1600/highlander2-oww.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="326" src="http://4.bp.blogspot.com/-7aGzunyseKQ/TkZ9RaiSWvI/AAAAAAAABOE/xof9q3jit84/s400/highlander2-oww.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain Kartini dan Giri Cahaya, ada lagi Widya Theatre yang dengan harga tiket Rp. 300,00 bisa dibayangkan sendiri kondisinya seperti apa. Baunya maaaaak….gak nguatin. Ada bau apek, pesing dan lain sebagainya. Ada satu pengalaman tidak mengenakkan waktu nonton film di Widya Theatre ini. Niatnya waktu itu mau nonton Highlander II pas matinee show jam 11.00. Berhasil melipir – melipir tegang dari rumah, sesampai di lokasi langsung beli tiket dan duduk manis di dalam bisokop. Ditunggu beberapa menit kok film tidak segera diputar ya. Celingak – celinguk, hanya ada satu penonton lain selain saya. Setelah menunggu beberapa saat, saya dihampiri pegawai bioskop yang memberitahukan kalau film tidak bisa diputar karena jumlah penonton tidak memenuhi kuota. Capek deh. Kalau menunggu show selanjutnya amatlah tidak mungkin, karena orang rumah pasti curiga karena saya “menghilangnya” akan terlalu lama. Dan sayapun memutuskan untuk kembali pulang. Gedung Widya Theatre sekarang dialih fungsikan sebagai ruko. Salah satu penyewanya sekarang adalah mertua saya yang berjualan bakso. Kalau pas nongkrong di situ, selalu tersenyum – senyum sendiri mengingat pengalaman masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, akan ada kisah saya dan film esek – esek. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/my-cinema-paradiso-1.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MY CINEMA PARADISO 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/my-cinema-paradiso-2.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MY CINEMA PARADISO 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6911512908305133507?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6911512908305133507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6911512908305133507&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6911512908305133507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6911512908305133507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/my-cinema-paradiso-3.html' title='MY CINEMA PARADISO 3'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-l993qzkyQm4/TkZ9vx29eHI/AAAAAAAABOc/NE8DovFCP3E/s72-c/theatre-marquee1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-9027660776818125521</id><published>2011-08-09T15:10:00.000+07:00</published><updated>2011-08-09T15:10:20.008+07:00</updated><title type='text'>KISAH CINTA DARI FILIPINA : CATCH ME, I’M IN LOVE</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-to5lcEPQZXU/TkDqjpCNdjI/AAAAAAAABNM/I8bgd3V7uOw/s1600/catch-me-im-in-love.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="348" src="http://2.bp.blogspot.com/-to5lcEPQZXU/TkDqjpCNdjI/AAAAAAAABNM/I8bgd3V7uOw/s400/catch-me-im-in-love.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Roan (Sarah Geronimo) adalah cewek manis yang sampai di usianya yang sekarang  memilih untuk belum mempunyai pacar. Bukannya tidak ada yang mendekati dirinya, namun dia mempunyai angan – angan tersendiri  akan sosok idamannya. Satu sosok yang sering menghiasi mimpinya tanpa pernah berhasil dia lihat wajahnya. Masih misteri. Hingga pada satu ketika, Roan dipertemukan dengan Erick (Gerald Anderson) dalam sebuah peritiwa yang tidak mengenakkan. Berbeda dengan Roan yang nobody, Erick adalah seorang somebody yang menjadi incaran banyak cewek. Tidak mengherankan, karena selain bermodalkan tampilan  fisik  yang mempesona, Erick adalah putra dari Presiden Filipina! Kelugasan Roan yang sangat dipengaruhi latar belakang keluarganya dalam berhadapan dengan Erick berhasil mengesankan Pak Presiden yang dibuat pusing dengan kelakuan anaknya yang kurang bertanggungjawab. &lt;br /&gt;Lama tinggal di Amerika membuat Erick bertransformasi menjadi sosok santai dan kerap disibukkan dengan aktivitas hura - hura. Pak Presiden lantas memberikan sebuah opsi yang melibatkan Roan didalamnya. Akibatnya, Roan dan Erick yang telah mengalami gesekan sebelumnya terpaksa harus bekerja sama. Seperti pepatah Jawa “witing tresna jalaran saka kulina”, dari gesekan – gesekan yang ada lama – lama muncul benih – benih asmara diantara keduanya. Terlihat Sudah wajah dari sosok yang sering menghampiri mimpi Roan. Dan keduanya pun memantapkan hubungan mereka ke jenjang pacaran. Masalah muncul ketika Roan merasa tidak percaya diri menjadi pacar seorang anak Pak Presiden. Banyaknya komentar miring membuat Roan tertekan hingga memutuskan untuk mundur. Dan Erick pun memutuskan untuk kembali ke Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-1q6TDLYU510/TkDqZjqVInI/AAAAAAAABNE/3zUSLC2PNx8/s1600/MG-6977.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="266" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-1q6TDLYU510/TkDqZjqVInI/AAAAAAAABNE/3zUSLC2PNx8/s400/MG-6977.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kalau sudah akrab dengan film komedi romantic, pastinya sudah bisa menebak dong bagaimana akhir kisahnya. Catch Me, I'm in Love memang dimaksudkan untuk menghadirkan hiburan bagi penontonnya. Formula yang dipakai tidaklah asing, bahkan sudah ribuan kali dipakai. Dua insan beda kelas dan beda karakter dipertemukan, terjadi gesekan namun pada akhirnya bersatu di penghujung kisah. Lalu apa yang special dari film ini? Jujur, ketika menyaksikan film ini rasanya tidak berbeda dengan menyaksikan FTV cinta di salah satu stasiun TV swasta nasional. Seperti biasa, kekuatan sebuah komedi romantic adalah CHEMISTRY. Satu hal yang terpancar kuat dari interaksi Sarah Geronimo dengan Gerald Anderson. Pancaran cinta antara keduanya terasa meyakinkan. Tentu saja hal tersebut perlu dibangun dengan momen – momen mengesankan nan romantic. Untuk tugas yang satu ini, cerita olahan Mel Mendoza dan Del Rosario mampu dieksekusi dengan baik oleh sutradara Mae Czarina Cruz. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6DlUG1Ck1PQ/TkDqMAax6GI/AAAAAAAABM8/r6sYbM3VA_w/s1600/app_full_proxy.png" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="335" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-6DlUG1Ck1PQ/TkDqMAax6GI/AAAAAAAABM8/r6sYbM3VA_w/s400/app_full_proxy.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seberapa banyak film produksi Filipina yang telah kamu tonton? Kalau saya, terus terang belum lebih dari 2 judul. Itupun saya saksikan waktu bioskop dalam negeri dibanjiri dengan film esek-esek, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, salah  satunya adalah film dari Filipina. Saya lupa judul-judulnya, namun pada saat itu saya dibuat shock dengan keberanian para pemain ceweknya mempertontonkan asset yang mereka miliki yang entah mengapa luput dari LSF. Waktu itu langsung muncul persepsi betapa mesumnya film buatan Filipina. Hal ini dikuatkan ketika sekilas mengintip adegan – adegan di film Serbis yang tanpa tedeng aling – aling. Minimnya informasi yang saya baca serta banyaknya segmen Pinoy di situs-situs dewasa (ups…) membuat saya makin susah menghapus persepsi yang ada. Namun, lewat Catch Me, I'm in Love dan beberapa film produksi  Filipina yang akhir – akhir ini saya tonton, mampu me-refresh persepsi saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Du0cNZywzS4/TkDp7wVv1aI/AAAAAAAABM0/tjgXar6MYy4/s1600/Catch%2BMe%252C%2BI%25E2%2580%2599m%2BIn%2BLove.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="215" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-Du0cNZywzS4/TkDp7wVv1aI/AAAAAAAABM0/tjgXar6MYy4/s400/Catch%2BMe%252C%2BI%25E2%2580%2599m%2BIn%2BLove.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Secara kemasan, jelas terlihat kalau dunia sinema Filipina belumlah semaju Thailand yang film-filmnya akhir-akhir ini banyak tayang disini. Mungkin kesimpulan yang terlalu sembrono mengingat baru sedikit informasi dan film Filipina yang saya santap. Namun, itulah persepsi saya yang ada sekarang. Dengan mengesampingkan bahasa yang digunakan, menonton Catch Me, I'm in Love itu seakan menonton sebuah film produksi Indonesia. Lihat saja desain posternya. Dari tampilan fisik para bintangnya, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan para bintang disini. Wajah Sarah Geronimo menurut saya seperti perpaduan antara BCL dengan Bunga Zainal. Sedangkan Gerald Anderson seringkali mengingatkan saya pada Rama Michael namun dengan tubuh yang jauh lebih liat. Visual yang dihadirkan pun juga sebelas dua belas dengan kebanyakan film cinta produk Indonesia. Statis. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-krJ5KANTsUs/TkDrFpLnuvI/AAAAAAAABNU/uZsefjdpPzI/s1600/cmiil_logo.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="138" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-krJ5KANTsUs/TkDrFpLnuvI/AAAAAAAABNU/uZsefjdpPzI/s400/cmiil_logo.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Dari yang saya baca, Catch Me, I'm in Love merupakan film terlaris di Filipina tahun ini per akhir Juli 2011 dan berhasil nangkring di posisi 19 dalam 20 film Filipina terlaris sepanjang masa. Daftar tersebut ternyata dipenuhi dengan film – film cinta. Tampaknya genre ini paling disukai disana. Buat kamu yang ingin mencari film hiburan dari Filipina, film ini rasanya cukup pantas buat ditonton. Menghibur dan romantis. Bagi saya, belum tentu bagi yang lain. Hal lain yang mengesankan saya  dari film ini selain chemistry yang kuat adalah disinggungnya social media didalamnya. Meski sekilas, namun membuatnya terasa lebih representative dengan jaman sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari…yang punya informasi seputar perfilman Filipina, dibagi disini :)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-9027660776818125521?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/9027660776818125521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=9027660776818125521&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/9027660776818125521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/9027660776818125521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/kisah-cinta-dari-filipina-catch-me-im.html' title='KISAH CINTA DARI FILIPINA : CATCH ME, I’M IN LOVE'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-to5lcEPQZXU/TkDqjpCNdjI/AAAAAAAABNM/I8bgd3V7uOw/s72-c/catch-me-im-in-love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5759998522462361501</id><published>2011-08-09T14:56:00.000+07:00</published><updated>2011-08-09T14:56:54.708+07:00</updated><title type='text'>MY CINEMA PARADISO 2</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-k2CPJUfWL-A/TkDn9bqJyAI/AAAAAAAABMc/qn5St4PK0_Y/s1600/wh-screen1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="248" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-k2CPJUfWL-A/TkDn9bqJyAI/AAAAAAAABMc/qn5St4PK0_Y/s400/wh-screen1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Setelah jeda yang sangat lama akhirnya bagian ke dua ini berhasil saya tuturkan. Seperti yang telah disinggung di curhatan&lt;/b&gt; &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/my-cinema-paradiso-1.html " target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;SEBELUMNYA&lt;/a&gt; , &lt;b&gt;masa SMP dan SMA diwarnai dengan kebohongan demi kebohongan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menuntaskan dahaga saya akan film. Sebuah hobi yang ditentang keras oleh kedua orang tua saya. Sebelumnya, perlu saya tuturkan sedikit deskripsi tentang lokasi tempat saya tinggal. Saya tinggal di sebuah Kecamatan yang berjarak 20 km dari pusat kabupaten dimana bioskop berada. Tempat tinggal saya terletak di sebelah selatan ibu kota kabupaten.  Selepas SD, saya masuk ke sebuah SMP di ibu kota Kabupaten. Saya yang sebelumnya anak kampung, mulai berani naik angkot sendirian, sehingga memuluskan aksi – aksi saya dalam menonton film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kkDqoJPzzqs/TkDn0FQmDWI/AAAAAAAABMU/ogKlx9ln7gw/s1600/0890aa94fc8d4a9faad30a3d8dccc8e4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="193" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-kkDqoJPzzqs/TkDn0FQmDWI/AAAAAAAABMU/ogKlx9ln7gw/s400/0890aa94fc8d4a9faad30a3d8dccc8e4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya ingat, dulu sangat ngebet nonton film The Bodyguard – nya Kevin Costner dan Whitney Houston gara – gara soundtracknya sering di putar di TVRI. Selain itu, dari koran saya baca akan laris manisnya film tersebut di Holly sana. Alhasil, ketika The Bodyguard  tayang di kabupaten saya, sebisa mungkin saya menonton film tersebut. Caranya adalah dengan beralasan menginap di rumah nenek yang letaknya sekitar 6 km ke arah selatan dari rumah saya. Itupun masih ditambah dengan berjalan kaki sekitar 1 km setelah naik angkot. Ketika sampai di rumah nenek, saya pamit untuk bermain ke rumah teman, padahal yang sebenarnya adalah saya pergi ke ibu kota kabupaten untuk menonton film. Jadi, saya sendirian naik angkot seperti anak hilang. Cuma pakai celana pendek, kaos oblong dan sandal jepit. Di daerah saya tinggal, kalau pergi ke ibu kota kabupaten, orang – orang biasanya memakai pakaian terbaik mereka. Kalau dihitung – hitung, total pulang pergi saya menempuh jarak sekitar 54 km demi The Bodyguard yang untungnya saya sukai dan adegan penutupnya membuat saya panas dingin. “Ya allah….itu cokot-cokotan (gigit-gigitan/ciuman) lama banget!!!”, itu yang ada di benak saya waktu itu. Maklum, masih SMP, jadi ya belum mengenal hal – hal seperti itu.  Sialnya, ketika sedang cari angkot buat pulang, ada tetangga yang memergokiku. Untungnya, tetangga tersebut tidak lapor pada orang tuaku. Amaaaaaan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nkdjAfMhgiU/TkDnmrt098I/AAAAAAAABMM/5ArgZuWY-PU/s1600/bb5480c968ff62bf0c1eaccf3a0d52bf.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="229" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-nkdjAfMhgiU/TkDnmrt098I/AAAAAAAABMM/5ArgZuWY-PU/s400/bb5480c968ff62bf0c1eaccf3a0d52bf.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain The Bodyguard, menonton film Speed juga merupakan pengalaman nonton yang mengesankan. Saya waktu itu dibuat takjub dengan panjangnya antrian demi film tersebut. Takjub, karena ternyata di wilayah kecil ini antusiasme sangat tinggi. Kaum mampu biasanya lebih memilih menonton film ke Solo. Waktu Speed tayang, kita sampai saling desak dan saling dorong supaya mendapatkan posisi kursi yang representative. Di tiket memang ada sih kolom nomor kursi, namun kebiasan penonton di daerah saya tidak mengindahkan hal tersebut. Ngomong – ngomong soal Solo, kebetulan saya mempunyai sepupu yang tinggal di kota tersebut. Pada satu kesempatan, sepupu saya tersebut mengajak saya untuk menonton film Jumanji. Itulah pengalaman pertama kali mencicipi bioskop di Solo yang tentu saja kualitas gambar dan suaranya jauh lebih bagus daripada kualitas di bioskop kelas kabupaten. Malu rasanya mengingat polah tingkah saya waktu nonton Jumanji. Heboh dan norak sampai – sampai penonton yang duduk di belakang saya memberi peringatan berkali-kali. Maklum, anak gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Uuz5Pr4-xA4/TkDnJyaxAZI/AAAAAAAABME/-q6J6UBPk3o/s1600/jumanji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="179" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-Uuz5Pr4-xA4/TkDnJyaxAZI/AAAAAAAABME/-q6J6UBPk3o/s400/jumanji.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain menginap di rumah nenek, ada beberapa aksi lain yang saya lakukan demi menonton film. Aksi tersebut biasanya dilakukan di hari Minggu atau hari libur. Ketika orang di rumah sudah pada tidur siang, saya yang masih berpenampilan layaknya anak hilang, menyelinap berjalan sekian puluh meter untuk menyetop angkot. Kebetulan rumah saya tepat di pinggir jalan raya, dan kalau stop angkotnya di depan rumah langsung kan pasti ketahuan dan dilarang. Ketika pulang, saya turunnya juga tidak tepat di depan rumah, tapi sebelum atau sesudah depan rumah. Dan kalau ditanya dari mana, saya jawab saja dari main rumah teman atau dari sungai/sawah. Saya juga sering mengaku mengikuti kegiatan ekstra kurikuler kalau ditanya mengapa pulang sekolahnya terlalu sore. Dalam hati, ekstra kurikuler menonton film hehehehe…. Kebohongan – kebohongan tersebut selalu berhasil membuat jantung saya berdegup dengan kencang. Eh tapi, meski berbohong soal kegiatan nonton, saya pakai uang saya sendiri hasil mengumpulkan uang saku selama seminggu lho. Kebetulan saya tidak begitu suka jajan. Lebih baik kelaparan daripada pas film inceran tayang tidak bisa menontonnya. Harga tiketnya kalau tidak salah tidak sampai Rp. 1.000,00 dan biaya angkotnya Rp. 400,00 PP.&lt;br /&gt;Untuk sementara itu dulu ya. Insya Allah, akan disambung lagi. Dan kali ini tidak pakai lama. Di edisi berikutnya bakal ada kisah saya disuruh keluar dari bioskop.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5759998522462361501?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5759998522462361501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5759998522462361501&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5759998522462361501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5759998522462361501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/my-cinema-paradiso-2.html' title='MY CINEMA PARADISO 2'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-k2CPJUfWL-A/TkDn9bqJyAI/AAAAAAAABMc/qn5St4PK0_Y/s72-c/wh-screen1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3659027378813323548</id><published>2011-08-06T09:55:00.000+07:00</published><updated>2011-08-06T09:55:31.648+07:00</updated><title type='text'>HWANGHAE (THE YELLOW SEA)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-4zr6z611vOk/TjyryFnDiZI/AAAAAAAABLs/fRjtj10Qu7s/s1600/YellowCinemaPoster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="327" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-4zr6z611vOk/TjyryFnDiZI/AAAAAAAABLs/fRjtj10Qu7s/s400/YellowCinemaPoster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Ku-Nam (Ha Jung-woo) hanyalah seorang sopir taksi di wilayah seputar perbatasan Cina, Korea Utara dan Rusia yang mempunyai kegemaran bermain judi yang menjerumuskan dirinya dalam kubangan hutang yang tidak sedikit dan menjeratnya dalam sebuah posisi yang sulit. Ku-Nam pada saat yang sama dibuat resah dengan prasangka istrinya melakukan perselingkuhan di negeri orang, tepatnya di Korea Selatan. Keresahan akan hutang dan kesetiaan istrinya, Ku-Nam menerima tawaran melakukan sebuah pekerjaan di Korea Selatan dari bos mafia bernama Myung-Ga (Kim Yun-Seok). Satu dayung dua pulau terlampaui, mungkin itu yang terbersit dalam benak Ku-Nam ketika menerima tawaran yang sangat beresiko tersebut hingga rela menjadi pendatang illegal di Negara yang tidak dia kenal dengan baik. Meski berhasil menjalankan misi dari Myung-Ga, Ku-Nam terjebak dalam situasi yang sangat memojokkan posisinya dan siap membuat dirinya dibuat babak belur tanpa ampun. Tidak hanya harus berhadapan dengan Myung-Ga, Ku-Nam juga harus berhadapan dengan pihak berwajib dan mafia Korea Selatan. Posisi Ku-Nam mengingatkan saya pada Bourne. Seba terjepit. Sanggupkan Ku-Nam bertahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-l2MzIzWoBuk/TjyrWbJixOI/AAAAAAAABLc/LAThf8axHWw/s1600/03.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="210" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-l2MzIzWoBuk/TjyrWbJixOI/AAAAAAAABLc/LAThf8axHWw/s400/03.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada tahun 2008, saya dibuat sangat terkesan dengan The Chaser yang berhasil membuat saya menahan nafas berkat kelihaian Hong-jin Na menghadirkan sebuah kisah brutal nan menegangkan. Kini, Hong-jin Na kembali hadir dengan karya yang tetap saja membuat saya menahan nafas berkali – kali. Di tangan Hong-jin Na, durasi 2,5 jam tidaklah terasa menjemukan. Sebelum sampai kepada situasi yang benar – benar kacau tak terkendali, permasalahan yang ada dituturkan dengan cukup apik hingga mata kita dibuat terpaku pada layar, mengira – ira apa yang bakal menimpa Ku-Nam selanjutnya. Di paruh awal, saya sempat menyangka film ini akan mengalir layaknya film drama yang mengupas nasib para warga perbatasan yang menjadi imigran gelap, namun paska Ku-Nam menginjakkan kaki di Korea Selatan, yang ada justru rentetan adegan aksi yang terlihat di tata dengan sangat apik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kyWNYXPEO64/TjyrJk3cjyI/AAAAAAAABLU/Ev7x5XA8fJ4/s1600/01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="202" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-kyWNYXPEO64/TjyrJk3cjyI/AAAAAAAABLU/Ev7x5XA8fJ4/s400/01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya dibuat kagum dengan aksi penyelamatan diri dari Ku-Nam setelah berhasil menuntaskan misi dari Myung-Ga. Aksi kejar – kejarannya terasa realistis. Upaya Ku-Nam pembebasan diri ketika dikeroyok oleh anak buah Myung-Ga juga sangat seru sekali. Dan seperti halnya dalam The Chaser, Hong-jin Na tak tanggung – tanggung dalam menghadirkan kekerasan yang berdarah – darah. Sabetan kapak dan pisau menghadirkan kengerian dan muntahan darah yang terlihat lebih kejam dibandingkan dengan timah panas yang menembus mengoyak daging. Satu fakta menarik, film ini tidak sekalipun menghadirkan pistol! Aksi Myung-Ga yang tanpa ampun menurut saya setara dengan aksi Kyung-chul (Choi Min-sik) di I Saw The Devil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-REFlZR9cAuk/TjysaDPz5gI/AAAAAAAABL0/4Bt31nx-cF4/s1600/yellow3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="163" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-REFlZR9cAuk/TjysaDPz5gI/AAAAAAAABL0/4Bt31nx-cF4/s400/yellow3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Selain aksi dan ketegangan yang tergarap apik, The Yellow Sea juga menghadirkan penampilan yang sangat memikat dari Ha Jung-woo dan Kim Yoon-suk. Keduanya benar – benar tampil total. Yang menarik, kalau dalam The Chaser, Kim Yoon-suk diposisikan sebagai protagonist dan Ha Jung-woo sebagai antagonis, dalam The Yellow Sea ini keduanya berada di posisi yang sebaliknya. Seru! Tentu saja, seperti halnya The Chaser, tidak ada karakter yang benar – benar hitam atau putih. Ku-Nam bukanlah sosok yang benar – benar simpatik, namun menariknya karakternya mampu membuat kita berharap akan keselamatannya. Sebuah harapan yang membuat kita cemas karena Hong-jin Na cukup banyak menghadirkan kejutan. Terutama endingnya. KAMPRETTT! Baru 2 film, namun Hong-jin Na telah berhasil membuat saya jatuh hati dan siap menantikan karya beliau selanjutnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-O-FQBw8fecc/Tjyrn6igfXI/AAAAAAAABLk/GhRazy0ZkgA/s1600/101749_726x1024.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="309" src="http://2.bp.blogspot.com/-O-FQBw8fecc/Tjyrn6igfXI/AAAAAAAABLk/GhRazy0ZkgA/s400/101749_726x1024.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3659027378813323548?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3659027378813323548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3659027378813323548&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3659027378813323548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3659027378813323548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/08/hwanghae-yellow-sea.html' title='HWANGHAE (THE YELLOW SEA)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-4zr6z611vOk/TjyryFnDiZI/AAAAAAAABLs/fRjtj10Qu7s/s72-c/YellowCinemaPoster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4864366003911989893</id><published>2011-07-05T11:10:00.000+07:00</published><updated>2011-07-05T11:10:25.884+07:00</updated><title type='text'>10++ FILM MENGESANKAN DI TAHUN 2011 .... SEJAUH INI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-4TgUF7tCZEw/ThKMCd66ctI/AAAAAAAABLE/Rn6FkQHF-wM/s1600/127_hours.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="195" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-4TgUF7tCZEw/ThKMCd66ctI/AAAAAAAABLE/Rn6FkQHF-wM/s400/127_hours.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Tahun 2011 sudah separuh jalan, saatnya mengintip film – film yang berpotensi masuk ke dalam daftar film yang mengesankan saya sepanjang tahun 2011 ini. Intipan ini sebenarnya sedikit tidak perlu ya, mengingat di salah sudut rumah virtual saya ini sudah terpampang film – film yang sangat saya rekomendasikan. Namun, kenyataannya tidak semua film saya tuangkan dalam curhatan mengingat keterbatasan otak, tenaga dan waktu. Daftar film yang mengesankan saya, dibatasi rilisan tahun 2010 sampai sekarang. The Maid (La Nana), Alamar dan The Time That Remains dengan berat hati harus diacuhkan dari daftar meski saya suka dengan ketiga film tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-J79edSsYJLU/ThKJRShuSBI/AAAAAAAABK8/6v_VwCmV3tU/s1600/cedar-rapids-cast-photo_550x300.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="218" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-J79edSsYJLU/ThKJRShuSBI/AAAAAAAABK8/6v_VwCmV3tU/s400/cedar-rapids-cast-photo_550x300.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ditengah makin selektifnya saya dalam memilih film yang ditonton, berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang maunya menyantap semua, proses pemilihan film – film yang mengesankan terus terang sedikit memberatkan otak dan hati saya. Film yang saya tonton tahun ini bagus – bagus sih *songong*. Dengan sangat terpaksa saya harus menyingkirkan film – film bagus seperti The Fighter, I Saw The Devil, 127 Hours dan Cedar Rapids yang lucu. Another Year juga sempat saya pertimbangkan, namun berdasarkan usaha keras saya untuk menikmati film ini, terpaksa film ini tidak dimasukkan ke dalam daftar mengesankan. Namun, tidak dipungkiri, saya sangat terkesan sekali dengan penampilan Lesley Manville. Blue Valentine juga sempat saya pertimbangkan, namun entah mengapa seperti ada sesuatu yang hilang dari film ini. Konflik yang terpendam kok rasanya kurang terasa menggigit gitu. Mungkin suatu saat saya harus menonton lagi film – film tersebut.&lt;br /&gt;Setelah dipilih – pilih dan direnungkan, berikut ini 12 film yang saya tonton di periode 1 Januari 2011 s/d 30 Juni 2011 yang mengesankan saya. Yang membuat saya terpaku menatap layar. Dan karena masih berupa intipan, daftar saya susun berdasarkan abjad ya hehehehe...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Xc9n7jRHDrk/ThKIUXMxeSI/AAAAAAAABK0/MgVCEtvuGjU/s1600/Chico___Rita_02event.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="197" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-Xc9n7jRHDrk/ThKIUXMxeSI/AAAAAAAABK0/MgVCEtvuGjU/s400/Chico___Rita_02event.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;CHICO AND RITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mungkin secara cerita film ini terkesan tidak istimewa.  Namun kemasan visual dari film yang diarahkan oleh duo Fernando Trueba dan Javier Mariscal ini cukup menarik. Goresan gambarnya terkesan kasar dan amatir, jauh dari karya – karya Disney mutakhir, namun hal tersebut justru memberikan sebuah pengalaman visual tersendiri, apalagi dengan pewarnaan dan shading yang cukup memikat. Selain dari visual, indera pendengaran kita bakal dimanjakan dengan alunan musik jazz yang smooth. Chico &amp; Rita adalah sebuah animasi musikal yang bakal memanjakan penikmat musik jazz. Musik – musik yang dihadirkan menemani kita menyimak perjalan cinta yang naik turun antara Chico dan Rita. Ending yang dihadirkan romantis sekali. O iya, jauhkan film ini dari anak – anak, karena ada sex scene di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-usKLD0st3Xg/ThKHkMqxfSI/AAAAAAAABKs/lPUTkQuV_2g/s1600/Of-Gods-and-Men-535x356.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="203" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-usKLD0st3Xg/ThKHkMqxfSI/AAAAAAAABKs/lPUTkQuV_2g/s400/Of-Gods-and-Men-535x356.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;DES HOMMES ET DES DIEUX / OF GODS AND MEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selalu suka dengan film yang menawarkan problem dilematis. Pergulatan batin para biarawan di tengah konflik yang mengancam jiwa mereka disajikan dengan apik dan memikat oleh Xavier Beauvois. Perundingan mereka mengelilingi meja mengingatkan saya pada 12 Angry Men. Sebuah film yang sangat humanis, dan satu hal yang paling saya suka, film ini tidak memojokkan agama tertentu. Manusialah yang pantas dikutuk atas segala kekerasan dengan membawa nama agama yang banyak terjadi di berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xw1o_kHyW0Y/ThKHKznPGtI/AAAAAAAABKk/fVTDOm6fKHY/s1600/When_we_Leave_large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="283" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-xw1o_kHyW0Y/ThKHKznPGtI/AAAAAAAABKk/fVTDOm6fKHY/s400/When_we_Leave_large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;DIE FREMDE / WHEN WE LEAVE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film yang sukses menyayat hati tiada henti. Endingnya maaaaak…..! Prihatin dengan bagaimana sosok perempuan diposisikan sedemikian rupa oleh kultur yang diaplikasikan dan dipresentasikan dengan kejam oleh mereka yang merasa kuat. Curhatan saya selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/03/die-fremde-when-we-leave.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5SlQQdbOAzY/ThKG3pxQJbI/AAAAAAAABKc/x6gtvZGnhmo/s1600/in-a-better-world-08.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="219" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-5SlQQdbOAzY/ThKG3pxQJbI/AAAAAAAABKc/x6gtvZGnhmo/s400/in-a-better-world-08.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;HEAVNEN / IN A BETTER WORLD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Inilah film yang membuat saya terbuai, tidak hanya lewat kesenduan yang dihadirkan namun juga romantisme dan optimisme yang samar – samar terasa menyentuh kalbu. Belum lagi selipan gambar – gambar yang menawarkan kedamaian. Hmmm..... Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/haevnen-in-better-world.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lMt1sQRPMRI/ThKGDkUMn9I/AAAAAAAABKU/BKghryCdh0I/s1600/hobo-with-a-shotgun-trailer-01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="180" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-lMt1sQRPMRI/ThKGDkUMn9I/AAAAAAAABKU/BKghryCdh0I/s400/hobo-with-a-shotgun-trailer-01.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;HOBO WITH A SHOTGUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seperti filmnya yang minim basa – basi, TONTON FILM INI! Baca curhatan saya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/hobo-with-shotgun.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-q18-pSvr3Yg/ThKEnSb1vhI/AAAAAAAABKM/Bn1xxlFyzuo/s1600/rymcover2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="225" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-q18-pSvr3Yg/ThKEnSb1vhI/AAAAAAAABKM/Bn1xxlFyzuo/s400/rymcover2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;I RYMDEN FINNS INGA KANSLOR / SIMPLE SIMON&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Butuh sebuah sajian romantis yang berbeda? Maka Simple Simon adalah sebuah film yang tidak pantas kamu acuhkan. Keunikan kisahnya, makin asyik dengan balutan warna – warna apik serta chemistry yang kuat antara para tokohnya. Simple Simon sudah pasti masuk dalam daftar saya untuk kategori film paling romantis sepanjang masa. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/02/i-rymden-finns-inga-kanslor-simple.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UDsi7z3tn3c/ThKD0PSur9I/AAAAAAAABKE/dIhxUoe_mOk/s1600/69099_gal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="216" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-UDsi7z3tn3c/ThKD0PSur9I/AAAAAAAABKE/dIhxUoe_mOk/s400/69099_gal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;L’ILLUSIONNISTE / THE ILLUSIONIST&lt;br /&gt;Lewat coretan gambar yang cantik, hadir sebuah kisah cinta antar anak manusia yang ciamik. Terserah mau diartikan cinta antara anak – bapak, ataupun cinta antara pria – wanita. Yang jelas, ada sebuah kesejatian cinta dari sang ilusionis yang senantiasa memberi, meski minim pengakuan terhadap diri. Sad :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Qzcu39wR4wc/ThKDOiQ7FdI/AAAAAAAABJ8/XyTBE82mMr4/s1600/incendies-movie-photo-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="203" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-Qzcu39wR4wc/ThKDOiQ7FdI/AAAAAAAABJ8/XyTBE82mMr4/s400/incendies-movie-photo-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;INCENDIES&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Denis Villeneuve mengajak kita menelusuri sejarah kekerasan yang ternyata berawal dari cinta yang terkoyak yang membuat rentetan kekerasan yang terjadi terlihat konyol dan menyedihkan. Sebuah perjalanan penelusuran yang penuh kejutan. Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/incendies.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Yob139Nogf0/ThKCkG6ik8I/AAAAAAAABJ0/IrdfTtB8V-c/s1600/the-kings-speech-6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="195" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-Yob139Nogf0/ThKCkG6ik8I/AAAAAAAABJ0/IrdfTtB8V-c/s400/the-kings-speech-6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;THE KING’S SPEECH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tidak salah kalau film ini berhasil menjadi yang terbaik di ajang Oscar kemarin. Semua lini tergarap dengan apik. Paling terkesan dengan interaksi Colin Firth dengan Geoffrey Rush yang mengalir mulus. Film yang memikat hati. Inspiratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-6WlYXU5OpZQ/ThKBI3uZNaI/AAAAAAAABJs/VNyIybk_dpE/s1600/kokuhaku.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="167" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-6WlYXU5OpZQ/ThKBI3uZNaI/AAAAAAAABJs/VNyIybk_dpE/s400/kokuhaku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;KOKUHAKU / CONFESSION&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sajian visualnya sedikit melelahkan, namun apa yang dituturkan oleh Tetsuya Nakashima ibarat virus yang menggerogoti secara perlahan. Meresahkan, menyesakkan dan membuat tubuh lemas. Pengakuan demi pengakuan menghadirkan sebuah hentakan yang mengguncang nurani.  Baca selengkapnya &lt;a href="http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/kokuhaku-confessions.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-eUA8T_puJM4/ThKAyOrMMYI/AAAAAAAABJk/IfBFsgstLvg/s1600/SourceCode2_MichelleMonaghan_JakeGyllenhaal_500x258.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="206" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-eUA8T_puJM4/ThKAyOrMMYI/AAAAAAAABJk/IfBFsgstLvg/s400/SourceCode2_MichelleMonaghan_JakeGyllenhaal_500x258.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SOURCE CODE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Duncan Jones tampaknya bakal masuk ke dalam daftar sutradara yang karya – karyanya sudah pasti akan saya tunggu. Setelah mengesankan saya lewat Moon, Duncan Jones kembali membuat saya terkesan lewat Source Code. Lewat film ini, Duncan Jones menawarkan sebuah dunia impian dimana kita bisa berbuat lebih baik dari sebelumnya. Sebuah dunia yang menawarkan tak adanya rasa sesal akan kealpaan yang terlanjur terbuat. Sebuah utopia yang mengesankan. Semuanya sangat tergantung pada kontrol (otak). Satu hal yang juga hadir dalam Moon. Ending yang dihadirkan menawarkan romantisme tersendiri yang makin menguatkan kesan utopia tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-RPVjO8nWzPg/ThKAUGhp3eI/AAAAAAAABJc/7B6vRo4GKZI/s1600/truegrit_nolaw_hd.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="237" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-RPVjO8nWzPg/ThKAUGhp3eI/AAAAAAAABJc/7B6vRo4GKZI/s400/truegrit_nolaw_hd.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;TRUE GRIT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Coen Bersaudara tampaknya belum lelah untuk terus mengesankan saya. True Grit ditopang oleh karakterisasi dan sinematografi yang asyik hingga membuat saya betah memandangi apa yang tersaji di layar. Tak lupa, Coen Brothers menyelipkan humor yang berhasil memancing senyum. Hal – hal seputar hukum yang terlontar dari sosok belia, entah mengapa terasa lucu, sekaligus ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VFdpsR2xcHs/ThJ_yHW6-ZI/AAAAAAAABJU/sDZxAwX_Xow/s1600/FlippedPoster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="264" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-VFdpsR2xcHs/ThJ_yHW6-ZI/AAAAAAAABJU/sDZxAwX_Xow/s400/FlippedPoster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Selain film – film yang mengesankan, ada beberapa film ringan nan menyenangkan yang tampaknya bakal saya tonton beberapa kali sebagai penghibur hati, yakni :&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE&lt;br /&gt;THE EXTRAPRDINARY ADVENTURES OF ADELE BLANC – SEC &lt;br /&gt;FLIPPED&lt;br /&gt;JACKASS 3D&lt;br /&gt;MORNING GLORY&lt;br /&gt;RAMONA AND BEEZUS&lt;br /&gt;TUCKER &amp; DALE VS EVIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahun 2011 masih tersisa 6 bulan dan tampaknya bakal menjanjikan banyak sekali film – film menarik yang siap menempati daftar final film mengesankan versi Curhat Sinema nantinya. Kita tunggu.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4864366003911989893?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4864366003911989893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4864366003911989893&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4864366003911989893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4864366003911989893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/07/10-film-mengesankan-di-tahun-2011.html' title='10++ FILM MENGESANKAN DI TAHUN 2011 .... SEJAUH INI'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-4TgUF7tCZEw/ThKMCd66ctI/AAAAAAAABLE/Rn6FkQHF-wM/s72-c/127_hours.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-7431610678960509441</id><published>2011-06-23T15:14:00.000+07:00</published><updated>2011-06-23T15:14:37.592+07:00</updated><title type='text'>INSHITE MIRU : 7 – KAKAN NO DESU GEMU / THE INCITE MILL : 7 – DAY DEATH GAME (SPOILER ALERT!)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2vJZR_LhxnY/TgL1sC7_jXI/AAAAAAAABI0/w_u3uaIeG0Y/s1600/The.Incite.Mill3_.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="314" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-2vJZR_LhxnY/TgL1sC7_jXI/AAAAAAAABI0/w_u3uaIeG0Y/s400/The.Incite.Mill3_.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Saat ini saya sedang sangat tergila – gila dengan tayangan Big Brother Indonesia. Setiap jam 7 malam, saya bersama istri selalu setia nongkrong di depan tv menyimak persaingan para housemate. Entah penuh rekayasa atau tidak, saya sudah tidak peduli lagi karena dimata saya tayangan tersebut menyuguhkan suatu study of character yang amat menarik. Melihat polah tingkah para housemate saya seakan bercermin dan menelaah beberapa perilaku yang ternyata selama ini juga saya terapkan atas sebuah aksi atau permasalahan. Tayangan tersebut mendorong saya untuk lebih melihat manusia dengan berbagai dimensi. Kadang merasa tertampar juga ketika mendapati sebuah aksi negative yang ternyata pernah dan masih ada dalam diri saya. Yang paling saya suka dari tayangan Big Brother adalah saat housemate dibuat depresi karena terjadinya krisis kepercayaan, baik terhadap housemate yang lain maupun apa yang diyakini selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-1bXgSLjDuAM/TgL1be67HII/AAAAAAAABIs/nyMOW55jfo4/s1600/incite%2Bmill.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="165" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-1bXgSLjDuAM/TgL1be67HII/AAAAAAAABIs/nyMOW55jfo4/s400/incite%2Bmill.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sama seperti halnya dengan tayangan Big Brother tersebut, The Incite Mill mengetengahkan kisah 10 anak manusia yang dimasukkan dalam sebuah rumah demi mendapatkan imbalan yang menggiurkan. Siapa coba yang tidak tergiur dengan tawaran $1,236 USD per hari? Selama 7 hari, para kontestan harus memecahkan misteri yang siap disuguhkan oleh penyelenggara. Serupa dengan Big Brother, dalam The Incite Mill ada dalang yang memegang seluruh kendali dan wajib dipatuhi oleh kontestan. Sang dalang, adalah Tuhan sekaligus setan. Dengan lihainya, sang dalang menempatkan para kontestan pada posisi yang sulit, hingga melakukan aksi nekat saling sikut demi menyelamatkan diri. Latar belakang yang beragam berpotensi menghadirkan gesekan – gesekan yang sanggup memercikkan api. Paska terbunuhnya salah satu kontestan dan diikuti oleh kontestan yang lain , terror psikologis mulai merasuki semua kontestan. Ketika satu persatu korban mulai berjatuhan, selubung ketidakpercayaan semakin pekat. Prasangka menyeruak siap mengikis simpati. Para kontestan hidup gelisah dalam kewaspadaan karena kalau lengah sedikit bisa – bisa menjadi korban selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QdzG8IALv0U/TgL1MR5oXFI/AAAAAAAABIk/mVUH6XPD4NY/s1600/scary_incite_mill_thing-570x306.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="215" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-QdzG8IALv0U/TgL1MR5oXFI/AAAAAAAABIk/mVUH6XPD4NY/s400/scary_incite_mill_thing-570x306.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hideo Nakata yang sebelumnya sukses menebarkan kengerian lewat 2 seri The Ring (versi Jepang) dan Dark Water, membawa penonton ke dalam sebuah misteri yang berlapis dan penuh kejutan. Ketika sebuah misteri seakan sudah terkuak, tiba – tiba muncul sebuah pemahaman baru yang mementahkan penjelasan sebelumnya. Hal tersebut tidak hanya terjadi satu kali, namun beberapa kali. Meski demikian, entah mengapa misteri yang dihadirkan sama sekali tidak menghadirkan rasa tegang pada diri saya. Misteri yang terkuak saya sikapi dengan gumaman “oh, gitu tho” semata. Mungkin hal ini disebabkan dengan tampilnya beberapa nama kondang, yang membuat saya berpikir, tokoh mereka tidak akan dibiarkan mati di penghujung kisah, bahkan memenangkan kompetisi?. Meski tidak sepenuhnya disebut pemenang, toh mereka (biasanya) merupakan kontestan yang bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-81dkAVM0dbU/TgL1DUFo0qI/AAAAAAAABIc/gtyQXOtMKPg/s1600/TheInciteMill1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="219" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-81dkAVM0dbU/TgL1DUFo0qI/AAAAAAAABIc/gtyQXOtMKPg/s400/TheInciteMill1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pemakaian nama kondang dalam film berbalut misteri terkadang memang mempunyai dampak bagus, terutama dalam hal menarik minat penonton. Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa melihat film sejenis, kehadiran bintang kondang justru menjadi factor yang mengurangi unsure ketegangan. Itulah yang saya rasakan ketika dalam The Incite Mill ini hadir Tatsuya Fujiwara yang sebelumnya telah kondang dengan Battle Royale dan seri Death Note. The Incite Mill juga kurang mengesankan saya karena adanya satu hal yang cukup mengganggu. Ketika aksi 10 kontestan disorot kamera dan disiarkan keluar layaknya yang terjadi dalam The Comdemned, Death Race atau The Truman Show, tak adanya tindakan dari pihak berwajib sangatlah mengganggu.  Secara keseluruhan, bagi saya The Incite Mill adalah sebuah sajian yang nanggung. Mending baca Ten Little Niggers/Ten Little Indian/And Then There Were None karya Agatha Christie. Atau tonton sebuah film Korea berjudul&lt;/b&gt; &lt;a href="http://gilasinema.blogspot.com/2009/10/million-10-eok.html" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;A MILLION&lt;/a&gt; , ya&lt;b&gt;ng dengan tema yang hampir mirip namun terasa lebih menegangkan.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-7431610678960509441?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/7431610678960509441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=7431610678960509441&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7431610678960509441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7431610678960509441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/inshite-miru-7-kakan-no-desu-gemu_23.html' title='INSHITE MIRU : 7 – KAKAN NO DESU GEMU / THE INCITE MILL : 7 – DAY DEATH GAME (SPOILER ALERT!)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2vJZR_LhxnY/TgL1sC7_jXI/AAAAAAAABI0/w_u3uaIeG0Y/s72-c/The.Incite.Mill3_.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2824065500538054749</id><published>2011-06-22T14:36:00.000+07:00</published><updated>2011-06-22T14:36:36.969+07:00</updated><title type='text'>OH TIDAK…!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Vt4o8TRPUXE/TgGa3_fIBMI/AAAAAAAABHc/bCSAFWbu2MM/s1600/selebritas20110322053924.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="280" src="http://3.bp.blogspot.com/-Vt4o8TRPUXE/TgGa3_fIBMI/AAAAAAAABHc/bCSAFWbu2MM/s400/selebritas20110322053924.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Dengan dedikasi tinggi akan pekerjaannya serta kepedulian penuh akan keindahan ragawinya sendiri, siapa yang mengira kalau Gilang (Al Fathir Muchtar dalam penampilan terbaiknya) berasal dari keluarga yang anggotanya mempunyai perilaku yang dianggap abnormal oleh kebanyakan orang. Ibunya (Marcella Lumowa) berniat pisah dengan bapaknya karena sang suami (Jarwo Kwat) berniat melakukan poligami. Sejak ditinggalkan istrinya yang memilih  Ijah si pelayan  lesbian, pamannya Gilang (Arie Daginkz yang tidak lagi berdaging namun sukses memancing tawa saya) mempunyai kelainan jiwa dan sering berperan layaknya agen rahasia atau cewek bernama Penelope. Kakek dan nenek Gilang (diperankan Sutrisna dan Djaety) bertingkah tak kalah ajaib. Meski buta, Kakek Gilang suka melakukan aktivitas yang jamak dilakukan oleh kaum muda dan doyan menggoda para gadis. Nenek Gilang mempunyai kesenangan berkomunikasi dengan teman imajinernya yang bernama Sabrina. Polah tingkah yang ajaib dari para anggota keluarganya, tak pelak menjadi ancaman terhadap pencitraan Gilang selama ini, terutama di mata pacarnya, Meisya (Marsha Timothy). Disinilah Gilang mulai melakukan kebohongan demi kebohongan demi menggagalkan pertemuan Meisya dengan keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_A1gbHtsrj0/TgGalgcmaHI/AAAAAAAABHU/19IgaMGxz7Q/s1600/film_oh_tidak_-20110324-005-uji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="119" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-_A1gbHtsrj0/TgGalgcmaHI/AAAAAAAABHU/19IgaMGxz7Q/s400/film_oh_tidak_-20110324-005-uji.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ardy Octaviand lewat Oh Tidak…! mencoba menghadirkan sebuah komedi situasi yang berlandaskan pada kebohongan. Sang creator seakan paham benar dengan formula komedi seperti ini. Dalam film Holly, kebohongan sering digunakan sebagai senjata demi memancing konflik yang menghibur. Misalnya dalam The Proposal, kebohongan yang dilakukan oleh Sandra Bullock dan Ryan Reynolds merupakan kunci konflik. Akumulasi kebohongan tersebut menyebabkan kekacauan yang kalau dikelola dengan apik mampu menghadirkan sebuah kelucuan tersendiri. Berhasilkah Ardy Octaviand? Menurut saya sih Ardy cukup berhasil ya dengan beberapa kali sunggingan senyum di bibir saya dan istri saya. Polah tingkah anggota keluarga Gilang benar – benar ajaib meski aksi komikal mereka kurang mendapatkan landasan yang meyakinkan dan terkesan sekedar untuk pemancing  tawa. Interaksi nenek dengan teman imajinernya tidak secara konsisten dihadirkan dan lebih focus pada kegilaan kakek dan paman Gilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-6g7empzaOIs/TgGZqukYpaI/AAAAAAAABHM/Pghkdu_YdPM/s1600/oh_tidak_poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="282" src="http://2.bp.blogspot.com/-6g7empzaOIs/TgGZqukYpaI/AAAAAAAABHM/Pghkdu_YdPM/s400/oh_tidak_poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ditengah gempuran horror komedi yang makin tidak jelas, sayangnya kehadiran Oh Tidak…! tidak mendapatkan atensi yang pantas gara – gara perilisan yang terbatas. Padahal, menurut saya Oh Tidak..! menghadirkan sesuatu yang berbeda. Ketika komedi sinema Indonesia lebih banyak menyorot soal cinta dan setan, Oh Tidak…! berani mengangkat seputar family value. Lebih berani lagi, hal tersebut ditempelkan pada keluarga yang (terlihat) abnormal. Oh Tidak…! seakan menegaskan kalau setiap keluarga mempunyai nilai dan system tersendiri. Meski terlihat ajaib, keluarga Gilang mempunyai cara tersendiri untuk menjaga keutuhan keluarga. Oh Tidak…! mengajak kita untuk lebih mencintai dan mensyukuri keluarga dengan segala ketidaklazimannya mengingat disitulah sebagian dari kita terbentuk. Dan lagi, tak ada yang bisa menghapuskan pertalian darah. Menyaksikan film ini saya jadi teringat komentar teman – teman saya dulu waktu melihat perilaku anggota keluarga saya, terutama ayah saya yang terkadang suka bertingkah sedikit berlebihan. Tidak seperti anaknya yang kalem ini. Namun, saya tetap bangga dengan keluarga saya.&lt;br /&gt;Menyaksikan Oh Tidak...! mengingatkan saya pada seri The Modern Family, sebuah sitcom yang menghadirkan kelucuan – kelucuan dari polah tingkah keluarga besar Pritchett. Oh Tidak…! mau tidak mau juga mengingatkan saya absurdnya perilaku anggota keluarga dalam Little Miss Sunshine. Saya tidak bermaksud membandingkan kualitas Oh Tidak…! dengan dua judul tersebut, namun apa yang dihadirkan dalam Oh Tidak...! patutlah mendapatkan apresiasi tersendiri. Ketika banyak film Indonesia menafikkan peran keluarga hingga tokoh – tokohnya terkesan kehilangan akar, Oh Tidak…! justru menghadirkan yang sebaliknya.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2824065500538054749?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2824065500538054749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2824065500538054749&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2824065500538054749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2824065500538054749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/oh-tidak.html' title='OH TIDAK…!'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Vt4o8TRPUXE/TgGa3_fIBMI/AAAAAAAABHc/bCSAFWbu2MM/s72-c/selebritas20110322053924.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-3496366526352452509</id><published>2011-06-17T08:42:00.006+07:00</published><updated>2011-06-17T08:56:39.648+07:00</updated><title type='text'>TUCKER &amp; DALE VS EVIL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-7P1DHjl21Ts/TfqzRGFd1zI/AAAAAAAABG0/-yxutn46zik/s1600/tuckeranddale.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 269px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7P1DHjl21Ts/TfqzRGFd1zI/AAAAAAAABG0/-yxutn46zik/s400/tuckeranddale.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5619000591370802994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sekelompok pemuda pemudi memutuskan untuk berkemah di sebuah hutan. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan dua pria aneh yang membuat mereka tidak nyaman. Meski demikian, para pemuda pemudi tersebut tetap melaksanakan niat mereka berkemah. Pada salah satu kesempatan, salah satu dari mereka menceritakan sebuah cerita pembunuhan yang pernah terjadi. Setelahnya, mereka beramai – ramai menuju danau untuk berenang. Disinilah asal muasal berbagai peristiwa berdarah yang membawa kematian pada mereka satu persatu, termasuk seorang penegak hukum. Ternyata, hal tersebut ada kaitannya dengan dua orang pria yang sempat mereka lihat sebelumnya. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-bln_WWhU6Jg/Tfqyx0jEW-I/AAAAAAAABGs/ACd67Jcqrtc/s1600/Tucker_Dale_movie_and_music.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-bln_WWhU6Jg/Tfqyx0jEW-I/AAAAAAAABGs/ACd67Jcqrtc/s400/Tucker_Dale_movie_and_music.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5619000054087179234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membaca premis cerita diatas, mungkin akan ada yang membayangkan kisah yang hadir dalam Texas Chainshaw Massacre. Apalagi dalam Tucker &amp; Dale vs Evil dihadirkan orang berlari – lari sambil membawa gergaji. Namun jangan harap Tucker &amp; Dale vs Evil akan menghadirkan ketegangan yang memacu jantung karena film ini justru menghadirkan kekonyolan demi kekonyolan yang membuat saya susah untuk menahan tawa. Duo Tyler Labine dan Alan Tudyk yang kompak mengobrak – abrik sajian slasher ideal, pantas dituntut pertanggungjawaban akan hal tersebut. Karakter yang mereka perankan sukses menjungkir balikkan sosok protagonist dan antagonis yang jamak hadir dalam film semacam Texas Chainshaw Massacre. Meski berbalut komedi, Tucker &amp; Dale vs Evil menghadirkan perburuan dan kematian demi kematian yang mengejutkan dan menggelikan serta tak kalah berdarah – darah dibandingkan film slasher kebanyakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Sj_FVEz1K7U/TfqxzLX_49I/AAAAAAAABGk/Dfb_msMXXGY/s1600/90964_sfjniplvrkcrlfeswltf.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Sj_FVEz1K7U/TfqxzLX_49I/AAAAAAAABGk/Dfb_msMXXGY/s400/90964_sfjniplvrkcrlfeswltf.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618998977883005906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Di mata saya, Tucker &amp; Dale vs Evil yang disutradarai Eli Craig  ini satu kelas dengan film – film seperti Scream, Shaun of The Dead dan Zombieland. Film – film tersebut sejatinya mentertawakan pakem – pakem yang ada tanpa harus jatuh menjadi tontonan menjijikkan layaknya film – film khas duo Jason Friedberg dan Aaron Seltzer (Date Movie, Epic Movie, Meet The Spartan, Disaster Movie, Vampires Suck). Sebuah film yang menghibur dengan karakterisasi yang asyik. Selain horror yang lucu,  Tucker &amp; Dale vs Evil menyelipkan unsure roman serta bromance yang meyakinkan antara Tyler Labine dan Alan Tudyk. Dari “pemberontakan” yang dilakukan oleh Eli Craig, saya merasakan sebuah pesan yang coba untuk disampaikan pada penonton. Jangan biarkan persepsi membelenggu pikiran hingga akhirnya mendorong kita melakukan kekonyolan demi kekonyolan. Bungkus belum tentu mencerminkan isi. Jangan pandang sebelah mata film lucu ini. “Lihat segalanya lebih dekat…dan ‘ku bisa menilai lebih bijaksana’” *nyanyi ala Sherina*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ha6F3b003tM/Tfqxde1wD6I/AAAAAAAABGc/zC6qFm3GxmA/s1600/tucker-and-dale-vs-evil-juraganlink.blogspot.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 322px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ha6F3b003tM/Tfqxde1wD6I/AAAAAAAABGc/zC6qFm3GxmA/s400/tucker-and-dale-vs-evil-juraganlink.blogspot.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618998605150949282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-3496366526352452509?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/3496366526352452509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=3496366526352452509&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3496366526352452509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/3496366526352452509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/tucker-dale-vs-evil.html' title='TUCKER &amp; DALE VS EVIL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-7P1DHjl21Ts/TfqzRGFd1zI/AAAAAAAABG0/-yxutn46zik/s72-c/tuckeranddale.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2709382857508049552</id><published>2011-06-17T08:30:00.008+07:00</published><updated>2011-06-17T09:05:02.100+07:00</updated><title type='text'>HOBO WITH A SHOTGUN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-MRM-YfTXrcY/TfqwS9LIOdI/AAAAAAAABGM/ALK71ykUYuA/s1600/l_1640459_358245b8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-MRM-YfTXrcY/TfqwS9LIOdI/AAAAAAAABGM/ALK71ykUYuA/s400/l_1640459_358245b8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618997324803488210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pada suatu hari, seorang pria dengan lempengan besi penutup selokan yang dikalungkan di lehernya, berlari tergopoh – gopoh sambil memohon pada orang yang lalu lalang untuk membantunya. Naasnya, dari sekian banyak orang yang dia mintai tolong, tak ada satupun yang berkenan membantunya. Tak lama kemudian muncul orang – orang yang memburunya. Ternyata orang – orang tersebut merupakan antek dari The Drake (Brian Downey), seorang tiran kejam dan berpengaruh. Disaksikan oleh banyak orang layaknya bintang panggung, The Drake memberikan suguhan eksekusi yang yang sangat tidak manusiawi. Nyatanya hal tersebut disikapi lempeng – lempeng saja oleh orang – orang yang menontonnya. Tampaknya orang – orang tersebut sudah kebal dengan rentetan kekerasan yang kerap disuguhkan langsung di depan mata, termasuk via media bernama televisi. Namun, tak adanya reaksi terhadap kekejian yang terjadi bisa jadi disebabkan karena hal tersebut dilakukan oleh The Drake. Sosok yang satu ini beserta dua anaknya, Ivan (Nick Bateman) dan Slick (Gregory Smith) merupakan pihak yang memegang penuh control terhadap tempat yang menjadi setting kisah dan kerap menggunakan cara kejam untuk mengintimidasi dan menyingkirkan pihak – pihak yang dianggap mengancam. The Drake dan anak-anaknya tak berbeda jauh dengan tokoh Joker dalam Batman yang lihai menebarkan dan memanfaatkan rasa takut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6rPnM91U8zU/Tfqwz6dN1mI/AAAAAAAABGU/9F5QXakNjZo/s1600/hobo-with-a-shotgun-rob-wells-image-600x256.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 171px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6rPnM91U8zU/Tfqwz6dN1mI/AAAAAAAABGU/9F5QXakNjZo/s400/hobo-with-a-shotgun-rob-wells-image-600x256.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618997891009730146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun akan tiba waktunya keruntuhan menyambangi The Drake dan kroninya. Hal tersebut tidak diwakili oleh sosok super hero layaknya Superman atau Spiderman. Sosok pengembara tua (Rutger Hauer) bakal menjadi The Special One yang mempunyai andil besar dalam kehancuran The Drake. Sang pengembara tua sebenarnya mempunyai mimpi yang sangat sederhana. Dia hanya ingin membuka usaha potong rumput! Sayangnya, kondisi yang ada belum menunjang mimpinya tersebut, terutama dengan kiprah The Drake yang makin merajalela. Hal ini membuatnya muak dan memutuskan untuk melakukan aksi perlawanan. Dengan naifnya, sang pengembara tua meminta bantuan aparat yang berwenang yang ternyata merupakan kroni dari The Drake. Untungnya Yang Maha Kuasa belum menghendaki sang pengembara tua untuk kehilangan nyawanya. Bersama Abby (Molly Dunsworth), PSK yang pernah dia tolong dan kemudian menolongnya, sang pengembara tua melakukan aksi pemberantasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qhXm3D4c6uk/Tfqvnid44sI/AAAAAAAABF8/jkl3VczCFgI/s1600/l_1640459_ccf3c3e5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qhXm3D4c6uk/Tfqvnid44sI/AAAAAAAABF8/jkl3VczCFgI/s400/l_1640459_ccf3c3e5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618996578900042434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dibuka dengan adegan pembantaian yang dikemas dengan apik dan membuat mulut ternganga, selanjutnya tanpa basi – basi, sutradara Jason Eisener menggempur kita dengan rentetan  visual yang lazim hadir dalam sebuah exploitation film. Seru sekali melihat Kekerasan yang dihadirkan secara sensasional, brutal serta ganjil. Semua adegan kekerasan yang dihadirkan dikemas dengan apik dan eksekusi pada masing – masing korban sangatlah kreatif. Jempol banget deh. Saya tidak akan mendeskripsikannya disini. Buktikan sendiri ya. Namun, untuk ukuran exploitation film, Hobo With A Shotgun terlihat jauh lebih sopan dalam menghadirkan adegan – adegan yang mengeksploitasi seks dan tubuh perempuan. Ada sih, namun dibandingkan dengan dalam Machete pun masih kalah eksploitatif. Kenapa saya menyinggung Machete? Karena, film Hobo With A Shotgun ini merupakan pengembangan dari trailer palsu yang menang kontes yang diadakan oleh Quentin Tarantino dan Robert Rodrigues dalam rangka promo Grindhouse. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-dL6KDziFNN4/TfqvW44pXLI/AAAAAAAABF0/FTpS81l5NVs/s1600/l_1640459_4fd0e2ad.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 301px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-dL6KDziFNN4/TfqvW44pXLI/AAAAAAAABF0/FTpS81l5NVs/s400/l_1640459_4fd0e2ad.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618996292860075186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hobo With A Shotgun tidak semata menghadirkan adegan – adegan kekerasan yang (sayangnya) menghibur. Ada semacam keresahan akan kondisi yang sedang terjadi serta kepedulian akan sebuah tatanan dunia yang lebih baik, dimana setiap manusia mempunya posisi dan hak yang sama. Di mata saya, lewat Hobo With A Shotgun, Jason Eisener seakan menghadirkan sebuah jaman jahiliyah dalam versinya, dimana The Drake ibarat Fir’un yang super tiran serta sang pengembara tua ibarat Nabi yang berjuang mengenyahkan semua pelaku maksiat, meski harus menjadi martir sekalipun. Meski tidak dibekali kekuatan super, meski sebenarnya keberanian itu merupakan kekuatan super, Sang pengembara tua juga tidak berbeda dengan para vigilante seperti Batman atau Watchmen yang memperjuangkan keadilan dengan caranya sendiri.&lt;br /&gt;Bagi saya, meski Hobo With A Shotgun adalah sebuah film yang :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-sNQ-BEl_y3A/Tfq2ApCwJbI/AAAAAAAABG8/L4-EhX9gs5A/s1600/SERU.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-sNQ-BEl_y3A/Tfq2ApCwJbI/AAAAAAAABG8/L4-EhX9gs5A/s400/SERU.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5619003607231767986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-q2Kt7UrxNe8/TfquymuchaI/AAAAAAAABFs/xZlIP9TrnRE/s1600/l_1640459_37f6f0f9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-q2Kt7UrxNe8/TfquymuchaI/AAAAAAAABFs/xZlIP9TrnRE/s400/l_1640459_37f6f0f9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618995669510161826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca judulnya, saya penasaran dengan kata Hobo yang menggiring saya untuk mencarai tahu sama Mbak Wiki (tentu saja!). Dari penjelasan yang ada, seorang hobo itu berbeda dengan gelandangan. Seorang hobo mungkin tidak mempunyai tempat tinggal tetap dan banyak menghabiskan hidupnya di jalanan, namun seorang hobo itu selalu bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, terutama untuk makan. Bekerja yang benar – benar bekerja ya, bukan semacam pengemis. Jadi, itulah mengapa saya menggunakan kata “pengembara”. Hobo ini ternyata mempunyai sejarah yang panjang. Untuk lebih lengkapnya bisa di baca di Wiki hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-CcQKWyhZDJ0/Tfqv8cHEMvI/AAAAAAAABGE/7tu2ZO9wYq4/s1600/l_1640459_3b38ee51.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 171px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-CcQKWyhZDJ0/Tfqv8cHEMvI/AAAAAAAABGE/7tu2ZO9wYq4/s400/l_1640459_3b38ee51.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618996937970954994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, Hobo itu ternyata mempunyai semacam kode etik yang wajib dihormati oleh para hobo sehingga keberadaan mereka tidak dipandang miring. Seorang hobo itu harus “Decide your own life, don't let another person run or rule you”. Dalam Hobo With A Shotgun, sang pengembara tua benar – benar sosok independen. Bantuan dari si PSK bukan dia yang meminta dan dia bebas menentukan langkah sepanjang tidak ada pihak yang dirugikan, termasuk keputusan akhir yang dia ambil. Seorang hobo itu selalu mematuhi hokum yang berlaku dan senantiasa bersikap gentle dengan menolak kekerasan yang terjadi pada perempuan, anak – anak atau mereka yang digolongkan dalam LGBT. Hobo selalu menempatkan pelaku kekerasan terhadap anak – anak pada tingkatan rendah alias sampah masyarakat. Anak – anak The Drake yang melakukan aksi pemusnahan anak kecil, pada akhirnya mendapatkan pembalasan yang amat setimpal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-3U-2KIMtz1M/TfqumKohPcI/AAAAAAAABFk/XpuegQ7Ely0/s1600/l_1640459_94bcca02.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3U-2KIMtz1M/TfqumKohPcI/AAAAAAAABFk/XpuegQ7Ely0/s400/l_1640459_94bcca02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618995455810682306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang hobo selalu berusaha mencari pekerjaan, walaupun untuk pekerjaan yang sifatnya temporer. Kalau pekerjaan tidak didapatkan, idealnya seorang hobo mampu menciptakan pekerjaan berdasarkan keahlian yang dia miliki. Cocok dengan si pengembara tua yang berusaha bekerja dan menabung demi mendapatkan mesin pemotong rumput. Seorang hobo yang baik berusaha untuk tidak terjerat alcohol serta peduli dengan lingkungan. Saya tidak ingat si pengembara tua menenggak minuman beralkohol dalam Hobo With A Shotgun, apalagi mengkonsumsi narkoba. Kepedulian hobo terhadap lingkungan terlihat di awal film ketika si pengembara tua mendorong kereta berisi benda – benda yang bisa didaur ulang. Beberapa kode etik hobo yang lain intinya menegaskan seorang hobo itu dituntut untuk mempunyai rasa hormat yang tinggi, tidak hanya terhadap lingkungan dan komunitas  yang mereka temui, namun juga sesameahobo agar mereka tidak dipandang rendah. Makanya, kamu tidak boleh memandang rendah film Hobo With A Shotgun ini *disambung – sambungin*&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2709382857508049552?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2709382857508049552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2709382857508049552&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2709382857508049552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2709382857508049552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/hobo-with-shotgun.html' title='HOBO WITH A SHOTGUN'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-MRM-YfTXrcY/TfqwS9LIOdI/AAAAAAAABGM/ALK71ykUYuA/s72-c/l_1640459_358245b8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2115635957898468768</id><published>2011-06-11T13:48:00.005+07:00</published><updated>2011-06-11T13:58:35.257+07:00</updated><title type='text'>MADE IN DAGENHAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-XHNLOewBm4Q/TfMRp1xzR2I/AAAAAAAABFc/OJ3YFIKc2PM/s1600/Made-in-Dagenham-Poster-620x465.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-XHNLOewBm4Q/TfMRp1xzR2I/AAAAAAAABFc/OJ3YFIKc2PM/s400/Made-in-Dagenham-Poster-620x465.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616852570769409890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nigel Cole tampaknya mempunyai minat tersendiri terhadap kiprah kaum hawa. Setelah sebelumnya sukses menghadirkan polah tingkah para perempuan baya dalam Calendar Girls, Kini Nigel Cole menghadirkan Made in Dagenham yang menyoroti perjuangan buruh perempuan demi pemerataan upah selayaknya yang diterima oleh para buruh lelaki. Dalam perjuangan tersebut, Rita O'Grady (Sally Hawkins) diposisikan sebagai pemimpin gerakan “We Want Sex Equality”, sebuah gerakan yang pastinya mendapatkan banyak halangan mengingat Rita dan kawan – kawan berjuang di penghujung era 1960-an, masa dimana kiprah perempuan belumlah diakui seperti di era sekarang. Perjuangan Rita dan kawan – kawan makin berat mengingat mereka bekerja di industri yang didominasi oleh pekerja berjenis kelamin lelaki. Gerakan tersebut makin membuat hidup mereka makin kompleks mengingat status mereka sebagai ibu rumah tangga dengan tuntutan peran sebagai istri sekaligus ibu. Hebatnya, gerakan tersebut menjadi sorotan nasional dan pada akhirnya masuk ke ranah politik. Sungguh tak terduga, kiprah para perempuan pekerja di Dagenham nyatanya mempunyai pengaruh, tidak hanya di Inggris saja namun juga dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Cv0u0sst4F0/TfMQ5kZnqnI/AAAAAAAABFU/TzoC9XGu-QA/s1600/Made_in_Dagenham1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 263px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Cv0u0sst4F0/TfMQ5kZnqnI/AAAAAAAABFU/TzoC9XGu-QA/s400/Made_in_Dagenham1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616851741470861938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Made in Dagenham memberikan sorotan pada kiprah Rita yang diperankan dengan menyenangkan oleh Sally Hawkins. Dipilihnya aktris yang makin dikenal berkat perannya dalam Happy-Go-Lucky sungguh sebuah pilihan yang tepat. Sosok Rita tidak menjelma menjadi sosok super, namun terlihat  manusiawi dengan sifat polosnya tanpa harus mengesampingkan keteguhan hati. Pemilihan Sally Hawkins mampu membuat Made In Dagenham menjadi sebuah tontonan yang terasa ringan tanpa harus kehilangan misinya. Rita dengan tampilan fisiknya yang mungil harus menghadapi banyak tekanan dari berbagai pihak. Tidak hanya tekanan dari si pemilik modal, Rita diposisikan sebagai sang antagonis ketika gerakan yang dia terlibat di dalamnya berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi mereka yang menggantungkan hidupnya pada tempat dimana Rita juga mencari nafkah. Cobaan juga menerpa Rita ketika beberapa temannya berbelok arah. Untungnya Rita mempunyai suami simpatik layaknya Eddie O'Grady (Daniel Mays). Meski hubungan keduanya sempat guncang, namun Eddie sebenarnya mendukung apa yang dilakukan oleh Rita. Sosok Eddie layak dihadirkan sebagai gambaran tidak semua pria menentang gerakan emansipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-yrjXgXqa-50/TfMQv8c5aQI/AAAAAAAABFM/fqMYszCD_A8/s1600/Made_in_Dagenham_image-cropped-proto-filmcritic_reviews___entry_default.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-yrjXgXqa-50/TfMQv8c5aQI/AAAAAAAABFM/fqMYszCD_A8/s400/Made_in_Dagenham_image-cropped-proto-filmcritic_reviews___entry_default.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616851576128366850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain Rita, Made in Dagenham menghadirkan beberapa sosok yang  secara langsung maupun tidak langsung terpengaruh dengan gerakan “We Want Sex Equality”. Lisa (Rosamund Pike) mewakili perempuan mapan yang terdidik namun eksistensinya tertindas oleh status. Kiprah Rita mampu menginspirasi Lisa untuk melawan hal tersebut. Connie (Geraldine James) merupakan sosok perempuan yang, meski sementara,  memilih mundur karena keadaan yang menuntut dia bersikap demikian dan bukan berarti dia menyerah. Sedangkan Miranda Richardson yang berperan sebagai Barbara Castle merupakan gambaran birokrat (wanita) yang ideal. Sebagai birokrat wanita, Barbara sadar benar bagaimana sulitnya menembus dominasi kaum lelaki, karenanya dia memantau dan mencoba membantu sesuai dengan kewenangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-3tMgQR4Ea1k/TfMQbV41UiI/AAAAAAAABFE/dby97PLTdis/s1600/made-in-dagenham-2009-9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-3tMgQR4Ea1k/TfMQbV41UiI/AAAAAAAABFE/dby97PLTdis/s400/made-in-dagenham-2009-9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616851222179172898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, menurut saya Made In Dagenham merupakan film yang cukup menarik. Kisahnya cukup enak dinikmati dengan barisan cast, terutama Sally Hawkins yang terlihat rileks dengan perannya. Kita juga bakal dibuat tersenyum dengan selipan humor melalui beberapa polah tingkah para perempuan pekerja teman – teman Rita. Selain itu, Nigel Cole berhasil membawa kita ke masa akhir 1960-an dengan property, tata kostum dan make up yang digarap serius. Dan setiap keahlian pantas dihargai dengan pantas tanpa memandang jenis kelamin. Sekian.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2115635957898468768?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2115635957898468768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2115635957898468768&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2115635957898468768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2115635957898468768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/made-in-dagenham.html' title='MADE IN DAGENHAM'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-XHNLOewBm4Q/TfMRp1xzR2I/AAAAAAAABFc/OJ3YFIKc2PM/s72-c/Made-in-Dagenham-Poster-620x465.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2369018805723863025</id><published>2011-06-11T13:47:00.001+07:00</published><updated>2011-06-11T13:47:32.594+07:00</updated><title type='text'>CEWEK GOKIL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-5Gbeb4yNWvk/TfMMeHwwHSI/AAAAAAAABE8/I3z6BBfDQCI/s1600/cewekgokil-00.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 337px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-5Gbeb4yNWvk/TfMMeHwwHSI/AAAAAAAABE8/I3z6BBfDQCI/s400/cewekgokil-00.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616846871880277282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keke (Velove Vexia) sejak lahir senantiasa diposisikan sebagai sosok yang tidak penting dan cenderung diacuhkan serta dipandang sebelah mata, terutama oleh ibu dan kakaknya. Ayahnya? Pergi meninggalkan rumah saat Keke masih berusia belia. Untungnya, disisi Keke ada nenek yang selalu menyemangati serta memberikan petuah – petuah yang selalu Keke ingat dalam hati dan mampu menjadi pondasi membangun mimpinya. Ya, seperti remaja umumnya, ditengah keterbatasan ekonomi keluarganya, Keke juga mempunyai mimpi. Sebuah mimpi yang mungkin dipandang remeh oleh beberapa orang, namun tersimpan sebuah kemuliaan hati dibalik mimpinya tersebut. Yup, Keke memimpikan sebuah mobil yang tidak harus mewah namun yang penting bisa dia manfaatkan untuk membantu usaha ibunya. Segenap daya dan upaya Keke lakukan untuk mengumpulkan uang demi mewujudkan mimpinya tersebut. Daya dan upaya tersebutlah yang merupakan sajian utama dari Cewek Gokil yang dikemas dengan dinamika yang cukup mengasyikkan dan penuh warna.. Sebagai katalis (namun dengan porsi ala kadarnya), dihadirkan cowok yang berhasil memikat hati Keke (diperankan Syailendra Soepomo). Keke yang aktif dan naïf, harus berhadapan dengan realita yang siap menghancurkan mimpinya. Berhasilkah dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-WjAOlDj7TRE/TfMMGOjQJDI/AAAAAAAABE0/ObwS3ccQvJw/s1600/film_cewek_gokil-20110117-003-uji.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 204px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-WjAOlDj7TRE/TfMMGOjQJDI/AAAAAAAABE0/ObwS3ccQvJw/s400/film_cewek_gokil-20110117-003-uji.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616846461385843762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cewek Gokil sungguh merupakan sebuah kejutan manis bagi saya. Saya tidak menyangka film ini bakal memberikan sesuatu yang menyegarkan sekaligus inspiratif meski dengan fakta film ini niatnya rilis tahun 2008 yang lalu. Ve Handojo berhasil  menghadirkan sebuah tontonan yang positif, terutama pada kaum muda dan mereka yang berjiwa muda. Cewek Gokil sejatinya berkisah seputar mimpi. Berbeda dengan King dan Laskar Pelangi, Cewek Gokil memfokuskan pencapaian mimpi dari sosok cewek remaja. Bagusnya, Ve Handojo menyampaikan hal – hal berkaitan dengan mimpi dengan tanpa terkesan berkotbah serta dengan proses yang runut. Dimulai dari niat, usaha, kejatuhan, kebangkitan hingga hasil yang dituai. Bermimpi sudah pasti menginginkan sesuatu yang besar kecilnya mimpi itu sangatlah relative. Kalau sudah ada niat, berusahalah yang dimulai dengan perencanaan akan proses pencapaian mimpi. Untuk meraih mimpinya, Keke mencoba berbagai usaha mulai dari MLM, menjadi SPG hingga   menjalani kasting yang sangat menggelikan dan menjadi bagian paling memorable dari film ini selain quote “mau cari ribut ya?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xAYWjXd-YCs/TfMLvxkRRSI/AAAAAAAABEs/6kNhSZAGEdc/s1600/film_cewek_gokil-20110117-006-uji.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xAYWjXd-YCs/TfMLvxkRRSI/AAAAAAAABEs/6kNhSZAGEdc/s400/film_cewek_gokil-20110117-006-uji.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616846075648361762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Proses dalam meraih mimpi menjadi salah satu bagian penting yang perlu mendapatkan penekanan. Disini, Ve Handojo mengajak kita untuk lebih fair dalam usaha meraih mimpi. Tak perlulah menggunakan cara – cara yang bisa merendahkan harga diri kita. Ketika menjadi SPG, Keke  banyak mendapatkan godaan, namun dia bertahan untuk tidak sampai jatuh ke dalamnya. Sebagai pembanding, dihadirkan kakak Keke (diperankan dengan cukup menarik oleh Endhita) yang cenderung memilih jalan yang menyesatkan. Yang namanya halangan dan rintangan pastilah ditemui, begitupun dengan Keke. Hal tersebut sempat membuatnya hampir menyerah, namun untungnya dia segera bangkit dan mampu membuktikan kualitas dirinya serta belajar untuk tidak terlena dengan hasil. Pada bagian ini Ve Handojo menyelipkan sebuah pesan menarik berkaitan dengan justifikasi. Ketika kamu tidak mau di hakimi, janganlah pula menghakimi orang lain. Jangan terperangkap dalam stigma penuh kepicikan. &lt;br /&gt;Meski sedikit terganggu dengan bagian akhir, terutama soal kesadaran kakak dan ibu Keke yang menurut saya terkesan terlalu cepat (instan)  yang mungkin disebabkan oleh singkatnya durasi (75 menit!) serta narrator yang bukan suara Velove Vexia, secara keseluruhan Cewek Gokil adalah sebuah film yang positif. Selain penuturan yang cukup dinamis, Cewek Gokil menyimpan pesan – pesan positif yang konstruktif. Sayang sekali, film sepositif ini tidak dipasarkan dengan baik. Buat yang terlewat menonton di bioskop, bisa sewa filmnya di movie rental terdekat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2369018805723863025?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2369018805723863025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2369018805723863025&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2369018805723863025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2369018805723863025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/cewek-gokil.html' title='CEWEK GOKIL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5Gbeb4yNWvk/TfMMeHwwHSI/AAAAAAAABE8/I3z6BBfDQCI/s72-c/cewekgokil-00.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6223562509184691483</id><published>2011-06-07T15:00:00.005+07:00</published><updated>2011-06-07T15:10:57.920+07:00</updated><title type='text'>BREAK KE BAAD / AFTER THE BREAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-RwaB-u0hFFw/Te3az5G4nwI/AAAAAAAABEM/knrVilXbnR4/s1600/255455-break-ke-baad.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-RwaB-u0hFFw/Te3az5G4nwI/AAAAAAAABEM/knrVilXbnR4/s400/255455-break-ke-baad.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615384895438757634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mungkinkah terjalin hubungan percintaan antara cowok cewek yang  telah kenal dan akrab selama lebih dari 10 tahun? Kalau pertanyaan tersebut ditanyakan pada saya, akan saya jawab dengan “BISA”. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada kisah hubungan cowok cewek di film. Sudah banyak sekali film yang menegaskan “dari temen jadi demen’. Yang paling saya ingat, hal tersebut hadir lewat When Harry Met Sally dan Some Kind Wonderful. Kini, daftar tersebut mari kita tambahkan Break Ke Baad, sebuah debutan dari Danish Aslam. Abhay Gulati (Imran Khan)dan Aaliya Khan (Deepika Padukone) berteman sejak keduanya masih belia. Keduanya dipertemukan karena mempunyai hobi yang sama, yakni menonton film. Selama lebih dari 10 tahun, Gulati dan Aaliya ogah menaikkan hubungan mereka ke level yang setingkat lebih tinggi yakni pacar. Meski sebenarnya Gulati terlihat sangat mendambakan hal tersebut. Sebuah peristiwa yang menimpa diri Aaliya di masa lalu, membuat dirinya sedikit abai dengan urusan hati dan lebih focus menyusun langkah demi ambisinya menjadi seorang aktris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cM4qpkiDJfw/Te3cUtqwTpI/AAAAAAAABEk/X3hPiTfZbZM/s1600/Break%2BKe%2BBaad.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 227px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cM4qpkiDJfw/Te3cUtqwTpI/AAAAAAAABEk/X3hPiTfZbZM/s400/Break%2BKe%2BBaad.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615386558815293074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya Aaliya memang setuju untuk mengesahkan hubungannya dengan Gulati tidak sekedar pertemanan semata, namun Aaliya tetaplah berkeinginan mewujudkan mimpinya. Hal ini berseberangan dengan Gulati yang cenderung lebih kalem polah tingkahnya dan meski terpaksa, menerima untuk bekerja di perusahaan ayahnya dan mengesampingkan mimpinya mempunyai usaha sendiri. Aaliya memang cenderung lebih banyak gerak daripada Gulati. Perbedaan karakter ini pada akhirnya menimbulkan gesekan ketika Aaliya memutuskan untuk menimba ilmu di Australia. Hubungan jarak jauh memang tidaklah mudah, gara – gara sebuah insiden Gulati ikut – ikutan terbang ke Australia. Bukannya makin intim, hubungan keduanya justru makin memanas yang berujung pada perpisahan. Bagaimanakah hubungan keduanya selanjutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-9pg2x1pzWLs/Te3bmctMLCI/AAAAAAAABEc/0h0hy3bv3ew/s1600/break_ke_baad_movie.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-9pg2x1pzWLs/Te3bmctMLCI/AAAAAAAABEc/0h0hy3bv3ew/s400/break_ke_baad_movie.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615385763988122658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Break Ke Baad sejatinya bukanlah kisah percintaan semata. Paska hubungan yang berantakan antara Gulati dan Aaliya, Break Ke Baad seolah – olah berubah menjadi sebuah kisah coming of age. Ketika menjalani kehidupannya masing – masing setelah sekian lama saling tergantung, keduanya justru bisa lebih focus dengan apa yang sebenarnya mereka inginkan yang (sayangnya) digambarkan terlalu cepat.  Pada fase ini, kita diajak untuk memahami sisi negative dari sebuah hubungan yang terlalu dekat. Sebuah kedekatan terkadang bisa menjadi jerat yang membelenggu hingga eksistensi pribadi bisa terpinggirkan. Eits…jangan kuatir dulu, Break Ke Baad pada akhirnya tetaplah sebuah sajian komedi romantic yang bisa kita tebak akan menuju kemana. Mengejar impian bagi para muda adalah sah – sah saja, bahkan sebuah keharusan. Namun jangan seperti Aaliya yang lantas terlalu sibuk dengan mimpi – mimpinya dan membuat hati Gulati terabaikan. Sikap pasif Gulati akan mimpinya juga tidaklah inspiratif. Untungnya, keduanya mampu menyikapi masa tanpa saling tergantung (putus) dengan positif. Gulati yang selama ini tunduk terhadap keinginan ayah, termotivasi untuk mewujudkan mimpinya. Aaliya yang berhasil menuntaskan studinya, pada akhirnya bisa menyadari soal hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-xP-LlXjXkiY/Te3bOYfCG3I/AAAAAAAABEU/0Y9gBpXZzk4/s1600/break%2Bke%2Bbaad%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xP-LlXjXkiY/Te3bOYfCG3I/AAAAAAAABEU/0Y9gBpXZzk4/s400/break%2Bke%2Bbaad%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615385350538140530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Break Ke Baad mempertemukan dua bintang Bolly yang sedang bersinar terang karirnya. Baik Deepika Padukone dan Imran Khan sebenarnya bermain cukup bagus, namun entah mengapa saya kurang bisa merasakan ikatan yang meyakinkan antara keduanya. Gara – gara karakter yang mereka mainkan kali ya. Bagi saya, karakter keduanya terlalu bertolak belakang, terutama di paruh awal hingga susah untuk membayangkan apabila keduanya dipersatukan. Gesekan antara keduanya cenderung melelahkan. Berisik. Aaliya terlihat menyebalkan dengan keegoisannya dan pengertian dari Gulati menjadi sesuatu yang tidak masuk akal. Sepuluh tahun lebih ngemong gitu. Kalau saya sih, Aaliya sudah saya tinggal. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6223562509184691483?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6223562509184691483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6223562509184691483&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6223562509184691483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6223562509184691483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/break-ke-baad-after-break.html' title='BREAK KE BAAD / AFTER THE BREAK'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RwaB-u0hFFw/Te3az5G4nwI/AAAAAAAABEM/knrVilXbnR4/s72-c/255455-break-ke-baad.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4002599281980390415</id><published>2011-06-04T11:25:00.006+07:00</published><updated>2011-06-04T11:30:58.055+07:00</updated><title type='text'>GUZAARISH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-16yyRUurpJE/Tem0zMEKEWI/AAAAAAAABC0/N8OWLCHGBG4/s1600/10nov_guzaarish-movie-review01.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 389px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-16yyRUurpJE/Tem0zMEKEWI/AAAAAAAABC0/N8OWLCHGBG4/s400/10nov_guzaarish-movie-review01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614217201999024482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ethan Mascarenhas (Hrithik Roshan) yang dulunya seorang pesulap kondang, selama 14 tahun terakhir harus terbaring tak berdaya di ranjang akibat sebuah insiden yang mengerikan di atas panggung. Ethan masih bisa berfikir dan berbicara, namun untuk kegiatan yang lainnya, dia harus mengandalkan Sofia D'Souza (Aishwarya Rai). Meski hidupnya menginspirasi banyak orang lewat tulisan dan suaranya, Ethan merasa sudah cukup menjalani hidupnya. Untuk itu, Ethan memohon pada temannya yang berprofesi sebagai pengacara, Devyani Dutta (Shernaz Patel), untuk memuluskan kematiannya atau yang terkenal dengan istilah euthanasia. Tentu saja ide gila ditentang oleh dokter yang merawatnya, Dr. Nayak (Suhel Seth). Begitupun dengan Sofia. Perempuan tersebut ternyata menyimpan sebuah rasa terhadap Ethan meski pada kenyataannya Sofia belumlah resmi bercerai dengan suaminya. Kedatangan seorang pengagum bernama &lt;br /&gt;Omar Siddiqui (Aditya Roy Kapoor) mendorong Ethan untuk mewariskan ilmunya di tengah proses perijinan kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-e_4KDrpDJJo/Tem0m_q-HrI/AAAAAAAABCs/hNol09E0AL8/s1600/guzaarish%2Bhrithik%2Bmagic%2Bscene.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-e_4KDrpDJJo/Tem0m_q-HrI/AAAAAAAABCs/hNol09E0AL8/s400/guzaarish%2Bhrithik%2Bmagic%2Bscene.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614216992513728178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membaca premis di atas mau tidak mau ingatan kita terbawa pada The Sea Inside nya  Alejandro Amenabar yang menampilkan permainan memikat dari Javier Bardem. Cerita yang mirip – mirip dengan film yang sudah rilis sebelumnya sudahlah jamak terjadi di Bolly. Terlepas dari kemiripan ceritanya, Guzaarish tetaplah sebuah film yang menarik. Secara tema, belum banyak film yang mengangkat isu euthanasia dan hal tersebut termasuk sebuah hal yang menurut saya berat untuk diangkat mengingat menyinggung persoalan hidup dan mati. Dan buat penikmat film besutan Sanjay Leela Bhansali, tentunya Guzaarish sangatlah sayang untuk dilewatkan, mengingatkan Sanjay Leela Bhansali senantiasa mengemas film – filmnya dengan style dramatis yang khas terutama dalam acting pemain, pencahayaan, kostum serta paduan warna – warna nan cantik. Kalau Devdas dominan warna merah, Saawariya berbalut warna hijau, maka dalam Guzaarish ini, warna merah, hijau dan hitam dipadukan sekaligus menghadirkan sebuah komposisi warna yang cantik. Dari segi kostum dan make – up, Guzaarish tampil berbeda. Ada perpaduan India dan Eropa yang membuatnya terlihat aneh (kadang mengingatkan saya pada film – film jadul) karena mengaburkan lokasi dan waktu dari kisah yang digulirkan, namun pada saat bersamaan paduan tersebut memancarkan keindahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-jiohJJRnQQY/Tem0Y-lzu1I/AAAAAAAABCk/U2QQXRirbAs/s1600/Guzaarish%2B%25285%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 243px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-jiohJJRnQQY/Tem0Y-lzu1I/AAAAAAAABCk/U2QQXRirbAs/s400/Guzaarish%2B%25285%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614216751705471826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam Guzaarish, ada satu adegan yang menurut saya sangat merangsang pemahaman dan pencarian akan jawaban yakni ketika ibu Ethan, Isabel Mascarenhas (Nafisa Ali) memberikan pernyataan sekaligus pertanyaan di ruang sidang. Siapa sebenarnya yang berhak akan hidup dari Ethan? Ibunya yang telah melahirkan dan membesarkannya? Dokter yang merawatnya bertahun – tahun? Atau Sofia yang dengan telatennya mendampingi Ethan? Ya, siapa sebenarnya yang berhak meng-klaim hidup kita? Ketika kita punya hak untuk hidup, apakah kita juga mempunyai hak untuk mati? Banyak yang menentang keputusan Ethan, dengan dalih hal tersebut akan menghancurkan kepercayaan orang – orang yang terinspirasi oleh Ethan. Namun, ketika diri kita menjadi inspirasi (magic) bagi orang lain, akankah kita merampas kembali magic itu ketika kita memutuskan untuk mati? Bukankah mereka (seharusnya) bisa hidup  dengan menjadi diri mereka sendiri? Kapankah kita benar – benar menjadi pribadi yang bebas? Hadeuuh…mbuh ah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ZWM-VPsgGNI/Tem0MQzUb2I/AAAAAAAABCc/5hOM-yYBFCQ/s1600/210443%252Cxcitefun-guzaarish-stills-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZWM-VPsgGNI/Tem0MQzUb2I/AAAAAAAABCc/5hOM-yYBFCQ/s400/210443%252Cxcitefun-guzaarish-stills-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614216533255679842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak afdol rasanya film Bolly tanpa balutan kisah cinta yang dramatis, apalagi film arahan Sanjay Leela Bhansali. Sayangnya, Guzaarish sangatlah memberikan perhatian penuh pada sosok Ethan hingga menurut saya kurang dalam mengeksploitasi karakter – karakter yang lain. Ethan benar – benar bintang panggung yang menjadi obyek utama lampu sorot. Getaran cinta antara Ethan dengan Sofia menurut saya bisa lebih menghanyutkan lagi seandainya dihadirkan momen – momen yang emosional diantara keduanya. Kedekatan selama 12 tahun menurut saya kurang tergambar lebih mendalam. Kedekatan Ethan dengan Devyani juga kurang begitu dikulik detail. Dari segi acting, Hrithik Roshan memang berhasil menampilkan olah acting yang memikat meski saya sedikit terganggu dengan tampilan fisiknya yang terlihat terlalu kokoh untuk orang yang minim aktivitas selama 14 tahun. Saya suka sekali dengan penampilan Aishwarya Rai yang ditegaskan dengan tata make up yang bagus. Terkesan tangguh, sekaligus rapuh. Sayangnya  konflik batin dari Sofia menurut saya kurang disorot, terutama berkaitan dengan kehidupannya di luar rumah Ethan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-v4RrcPyYBVI/Tem0CtTkTRI/AAAAAAAABCU/cxJlq-o9Jww/s1600/Guzaarish-2010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 332px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-v4RrcPyYBVI/Tem0CtTkTRI/AAAAAAAABCU/cxJlq-o9Jww/s400/Guzaarish-2010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614216369108438290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai euthanasia, bagi saya tidak masalah ketika orang itu memutuskan untuk memilih mati dengan bantuan orang lain. Yang menjadi masalah kan bagaimana nasib si pembantu tadi. Bagaimana dia mempertanggungjawabkan apa yang dia lakukan. Terselip sebuah ironi  ketika ada dan dibutuhkan legalitas untuk mengakhiri hidup orang lain.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4002599281980390415?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4002599281980390415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4002599281980390415&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4002599281980390415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4002599281980390415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/guzaarish.html' title='GUZAARISH'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-16yyRUurpJE/Tem0zMEKEWI/AAAAAAAABC0/N8OWLCHGBG4/s72-c/10nov_guzaarish-movie-review01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-71555141569325124</id><published>2011-06-04T11:16:00.005+07:00</published><updated>2011-06-04T11:24:20.330+07:00</updated><title type='text'>HAEVNEN / IN A BETTER WORLD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-gEIpgD60-8w/TemzN4zT10I/AAAAAAAABCM/fgqfoVFjmJE/s1600/Haevnen.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gEIpgD60-8w/TemzN4zT10I/AAAAAAAABCM/fgqfoVFjmJE/s400/Haevnen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614215461661300546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Meski baru menyaksikan 2 filmnya yakni Brother dan After The Wedding, Susanne Bier telah menjadi satu nama yang filmnya akan saya nantikan. Saya sangat menyukai kedua film tersebut. Bagi saya, Susanne Bier berhasil menyajikan sebuah drama tentang anak manusia yang amat memikat. Kemenangan In A Better World di ajang Oscar kemaren tentunya sangat menggembirakan saya dan pastinya saya akan berjuang untuk menyaksikan film tersebut. Dalam In A Better World kita diperkenalkan pada Anton (Mikael Persbrandt) yang menjalankan misi mulia sebagai dokter di kamp pengungsian di Sudan yang sedang mengalami konflik kekerasan. Di belahan dunia yang lain, tepatnya di Denmark, Elias (Markus Rygaard) yang merupakan anak Anton justru kerap mendapatkan kekerasan dari teman – temannya di sekolah. Beruntung, Elias berkenalan dan dekat dengan Christian (William Jøhnk Nielsen) yang baru saja kehilangan ibunya. Berbeda dengan Elias yang tidak bermasalah dengan kedua orangtuanya meski hubungan ayah dan ibunya diambang kehancuran, Christian cenderung menyimpan kemarahan terhadap ayahnya, Claus (Ulrich Thomsen). Pertemuan Elias dengan Christian menyeret keduanya dalam ragam tindak kekerasan yang mau tidak mau menyeret Anton yang berdasarkan apa yang dia lihat dan alami di Sudan, memilih untuk menjauhi tindak kekerasan demi menyelesaikan sebuah masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-M3WLcslnu20/TemzA9Zz-sI/AAAAAAAABCE/51rHSepEEKQ/s1600/In_a_Better_World_movie_stills_13.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-M3WLcslnu20/TemzA9Zz-sI/AAAAAAAABCE/51rHSepEEKQ/s400/In_a_Better_World_movie_stills_13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614215239558232770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kontrasnya sikap Christian dengan Anton akan kekerasan menurut saya merupakan bumbu utama dari In A Better World. Sebuah kekontrasan yang menarik. Christian yang pro kekerasan dapat kita maklumi mengingat usianya masihlah belia dan dia hidup diliputi amarah dan kebencian. Kekerasan yang dia lakukan adalah sebagai wujud pertahanan diri, bukan bentuk dominasi terhadap yang dianggap lemah. Kurang baiknya hubungannya dengan sang ayah makin menjerumuskan dirinya dalam lingkaran kekerasan. Anton yang jauh lebih matang dan dengan postur tubuh yang besar, justru ogah melakukan kekerasan. Beberapa upaya dia lakukan untuk menjauhkan anaknya dari perilaku kekerasan. Elias yang berdiri di tengah – tengah Christian dan Anton dibuat bingung oleh dua pandangan yang saling bertolak belakang, hingga pada akhirnya tiba waktu baginya untuk menjadi pelaku sekaligus korban kekerasan. Mungkinkah usia Christian dan Anton mencerminkan kekerasan dipilih oleh mereka yang belum matang, begitupun sebaliknya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qPmw2BvfLJc/Temy0fkxQiI/AAAAAAAABB8/pRVFeMsDyNo/s1600/in-a-better-world-08.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qPmw2BvfLJc/Temy0fkxQiI/AAAAAAAABB8/pRVFeMsDyNo/s400/in-a-better-world-08.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614215025392697890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam In A Better World, Anton bagi saya adalah karakter yang sangat menarik. Meski sempat enggan melakukan kekerasan, pada satu waktu tertentu dan juga dipicu oleh suatu hal, Anton akhirnya secara tidak langsung mengijinkan sebuah kekerasan terjadi. Menarik sekali pemilihan Susanne Bier akan Mikael Persbrandt yang bermain bagus sekali sebagai Anton. Dari profilnya, Mikael Persbrandt rasanya lebih pantas diberi peran keras. Karakterisasi yang kontras dengan profil fisiknya bagusnya justru menegaskan sebuah kematangan pribadi. Sikap halus dari Anton terasa seksi dan romantic. Menelisik kebelakang, Susanne Bier tampaknya suka mencomot actor – actor dengan profil fisik yang keras untuk kemudian diberi jiwa sendu. Selain Mikael Persbrandt, Susanne Bier juga menghadirkan para pemeran yang menunaikan tugasnya dengan baik. Markus Rygaard dan William Jøhnk Nielsen mampu mengimbangi para pemeran yang mempunyai jam terbang jauh lebih tinggi. Keduanya juga berhasil menyajikan sebuah hubungan pertemanan yang meyakinkan. Meski dengan porsi yang tidak terlalu banyak, Trine Dyrholm sebagai ibu Elias mampu menghadirkan emosi yang kuat, terutama ketika anaknya diambang kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-m1EUzZJph_Q/TemybARvK4I/AAAAAAAABB0/-GZaLHEbSgk/s1600/in-a-better-world-poster.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 351px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-m1EUzZJph_Q/TemybARvK4I/AAAAAAAABB0/-GZaLHEbSgk/s400/in-a-better-world-poster.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614214587494640514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang kekerasan, jelas sekali Susanne Bier adalah seorang sosok yang anti kekerasan, meski dia sadar sepenuhnya kekerasan bisa terjadi dimana saja dengan factor  pemicu yang berbeda. Hadirnya lanskap alam yang terlihat indah di layar seakan menegaskan kedamaian yang menentramkan, kontras dengan kekerasan yang menggelisahkan. Dan seperti film – filmnya terdahulu, meski dibalut dengan suasana sendu yang depresif, kita selalu bisa menangkap sebuah optimisme di penghujung film. Optimisme  akan sebuah dunia yang lebih baik. Dalam sebuah wawancara berkaitan dengan film In A Better World, Susanne Bier menyatakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“I really want them (audience) to think about some of the themes. I really want them to leave the cinema and think about the whole issue of revenge and forgiveness. And that’s also why it has the title it has. The title of the movie suggests that th&lt;/span&gt;ere is a better world. I want them to think about that.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-71555141569325124?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/71555141569325124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=71555141569325124&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/71555141569325124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/71555141569325124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/haevnen-in-better-world.html' title='HAEVNEN / IN A BETTER WORLD'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-gEIpgD60-8w/TemzN4zT10I/AAAAAAAABCM/fgqfoVFjmJE/s72-c/Haevnen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5516824567755640211</id><published>2011-06-01T14:48:00.005+07:00</published><updated>2011-06-01T15:02:12.069+07:00</updated><title type='text'>ILLEGAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vnE8KUz-HPg/TeXxgU4E7JI/AAAAAAAABBg/BQTzIwKOmXA/s1600/Ectac.Illegal-Film-de-Olivier-Masset-Depasse.03.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 383px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vnE8KUz-HPg/TeXxgU4E7JI/AAAAAAAABBg/BQTzIwKOmXA/s400/Ectac.Illegal-Film-de-Olivier-Masset-Depasse.03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613158048249212050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pada Juli 2009 pemerintah Belgia mengeluarkan sebuah kebijakan untuk melegalkan para imigran illegal  yang jumlahnya pada saat itu diperkirakan mencapai lebih dari 50.000 jiwa. Tidak semuanya memang karena dibatasi untuk mereka yang telah tinggal di Belgia minimal 5 tahun. Film Illegal arahan Olivier Masset-Depasse mengangkat nasib imigran illegal di Belgia yang nasibnya kurang beruntung, terutama akibat lemahnya posisi mereka. Regulasi yang ada sangatlah memojokkan mereka. Tania (Anne Coesens) memilih untuk meninggalkan Belarus dan menjadi warga tak resmi Belgia. Dia tidak sendiri, ada Ivan (Alexandre Golntcharov) anak semata wayang yang menjadi tanggungan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-LsGDZkbKvJY/TeXxNUhnNOI/AAAAAAAABBY/zlDnQNzXndo/s1600/illegal.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 216px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-LsGDZkbKvJY/TeXxNUhnNOI/AAAAAAAABBY/zlDnQNzXndo/s400/illegal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613157721737475298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya dia lakukan supaya tidak terdeteksi oleh pihak imigrasi. Di adegan awal, kita disuguhi satu adegan yang cukup membuat miris dimana Tania berusaha menghilangkan salah satu jejak identitasnya dengan cara yang menyakitkan. Selain aksi nekat tersebut, Tania juga melengkapi diri dengan kartu identitas abal –abal. Selain itu, dia juga dibekali dengan tips menyelamatkan diri oleh pemilik rumah dimana dia  menyewa tempat tinggal. Pada satu hari yang naas, Tania pada akhirnya tidak mampu melepaskan diri dari razia yang dilakukan oleh pihak imigrasi. Tania harus masuk penampungan dan berpisah dengan Ivan. Berpacu dengan waktu, Tania berusaha mencari cara agar bisa membebaskan diri dari tempat penampungan dan tidak kembali ke Negara asalnya. Sebuah usaha yang tidak hanya membuat tubuhnya babak belur namun juga mempertaruhkan nyawa mengingat salah satu teman yang dia kenal di tempat penampungan harus mati mengenaskan akibat usaha yang sama. Peristiwa tragis tersebut pada kenyataannya menimpa Semira Adamu, seorang imigran gelap dari Nigeria yang tewas karena aksi pihak berwajib. Tania makin depresi ketika mengetahui anaknya terancam terkatung – katung hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BlzQgwxkoRk/TeXw-gwWADI/AAAAAAAABBQ/vMaqzR5D0bA/s1600/illegal-d-olivier-masset-depasse-4464590bbprt_1731.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 188px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BlzQgwxkoRk/TeXw-gwWADI/AAAAAAAABBQ/vMaqzR5D0bA/s400/illegal-d-olivier-masset-depasse-4464590bbprt_1731.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613157467322449970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meski Illegal (maunya) berkisah mengenai nasib para pendatang illegal di Belgia, namun film ini bisa juga dimasukkan dalam sebuah film yang perempuan banget. Hal inilah yang membuat Illegal dimata saya kurang memberikan gambaran yang utuh akan nasib pendatang illegal. Interaksi Tania hanya sebatas teman satu kamar semata. Memang sih dihadirkan perlakuan yang kurang manusiawi terhadap para penghuni penampungan imigran gelap dari pihak berwenang namun tetap saja hal itu belumlah memberikan  penggambaran yang memuaskan. Tidak ada sosok pria yang tampil menonjol sebagai protagonist dalam film ini, kecuali Ivan. Bahkan, para lelaki dalam film ini digambarkan sebagai sosok yang memegang kendali dan menempatkan perempuan sebagai korban padahal pada kenyataannya pendatang illegal itu tidak hanya berkelamin perempuan. Meski berasal dari pihak yang berbeda, para wanita dalam film ini digambarkan mempunyai rasa solidaritas yang cukup tinggi. Meski dalam wujud bantuan – bantuan kecil, namun tetaplah bantuan tersebut cukup berharga, terutama bagi Tania. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-uWx5kGZF2-U/TeXxvOiAfxI/AAAAAAAABBo/ELq8-DnjjsI/s1600/Illegal_Olivier_Masset-Depasse.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-uWx5kGZF2-U/TeXxvOiAfxI/AAAAAAAABBo/ELq8-DnjjsI/s400/Illegal_Olivier_Masset-Depasse.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613158304244072210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang cukup mengganggu adalah kurangnya pemaparan akan latar belakang Tania. Hanya secuil informasi mengenai Tania yang dihadirkan. Hal ini membuat saya sedikit kesulitan untuk merasa bersimpati dengan Tania pada awalnya, karena tak ada alasan yang meyakinkan mengapa dia keluar dan enggan kembali ke negaranya. Kekerasan yang Tania alami saat film mendekati akhir untungnya mampu membangkitkan rasa simpati yang mendalam terhadap mereka yang tak diakui dan terpinggirkan. Untuk film dengan tema yang hamper mirip, bias dilihat juga Lorna’s Silence karya Dardenne Bersaudara.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5516824567755640211?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5516824567755640211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5516824567755640211&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5516824567755640211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5516824567755640211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/06/illegal.html' title='ILLEGAL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vnE8KUz-HPg/TeXxgU4E7JI/AAAAAAAABBg/BQTzIwKOmXA/s72-c/Ectac.Illegal-Film-de-Olivier-Masset-Depasse.03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4804328120317614899</id><published>2011-05-28T15:51:00.003+07:00</published><updated>2011-05-28T15:57:39.308+07:00</updated><title type='text'>MY CINEMA PARADISO 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-jtV-qfPsF0E/TeC41ABd8TI/AAAAAAAABAI/qEA6PAhXmvA/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jtV-qfPsF0E/TeC41ABd8TI/AAAAAAAABAI/qEA6PAhXmvA/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611688356382372146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak terasa sudah satu tahun saya tidak menonton film di bioskop dikarenakan satu dan lain hal. Ketika di tahun ini orang – orang meributkan persoalan importer film yang menahan diri untuk sementara waktu (entah kapan, saya yakin kran film bakal dibuka lagi), saya sungguh sangat tidak terpengaruh dengan situasi yang ada. Karena keadaan, menonton film di bioskop bukanlah sebuah keharusan. Terakhir saya nonton di bioskop adalah ketika Iron Man 2 dirilis.Meski demikian, bukan berarti saya menginginkan nonton film lagi di bioskop. Nanti, akan tiba waktunya saya menyambangi bioskop lagi.&lt;br /&gt;Bioskop pernah menjadi tempat bermain bagi saya yang meninggalkan banyak sekali kenangan tak terlupakan. Menonton film di bioskop selalu menghadirkan sensasi dan  kepuasan tersendiri. Seperti halnya kebanyakan orang, sayapun menyimpan banyak cerita berkaitan dengan menonton film di bioskop. Lewat tulisan ini saya mencoba menelusuri kembali sejarah nonton yang pernah saya lalui. Sebuah penelusuran yang munkin banyak lubang, meningat lemahnya daya ingat. Pada tulisan perdana ini saya akan merangkum pengalaman saya, sejak mengenal film hingga masa sebelum SMP.&lt;br /&gt;Kegandrungan saya akan film mungkin merupakan turunan dari ayah saya. Menurut cerita ibu, ayah dulu sangat suka nonton film. Bahkan, sehabis menikah, ayah saya sering mengajak ibu menonton film India di salah satu bioskop di Solo dengan menaiki sepeda onthel. Selain film India, Ayah saya sangat tergila – gila dengan film Sabata, sebuah spaghetti western yang terdiri dari 3 seri dan dirilis sekitar 1969 – 1971 (masuk kesini mungkin sesudahnya). Sebelum kenal dengan bioskop, karena saya merupakan seorang anak kampung, maka saya mengenal film dari layar  tancap yang diputar di lapangan kecamatan ataupun di balai desa. Sekitar tahun 1980-an, film – film yang diputar kebanyakan filmnya Rhoma Irama, Warkop DKI dan film – film pendekar yang dibintangi Advent Bangun atau Barry Prima. Layar tancap biasanya disponsori oleh produsen jamu atau BKKBN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-7w-kqPSzD6I/TeC4jXvoMrI/AAAAAAAABAA/GshuxJxpe_w/s1600/bayiajaib.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 393px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-7w-kqPSzD6I/TeC4jXvoMrI/AAAAAAAABAA/GshuxJxpe_w/s400/bayiajaib.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611688053512352434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya anak kecil, bukannya menikmati film yang diputar, saya justru sibuk berlari – larian bersama teman – teman. Dan pada akhirnya tertidur karena kecapekan. Jadi, saya tidak bisa bilang suka atau tidak suka dengan film yang ditayangkan. Namun, ada satu film yang sempat membuat saya ketakutan ketika menyaksikan di Balai Desa yakni Bayi Ajaib. Saya ingat, saya diliputi rasa takut setelah menyaksikan film tersebut. Di kampung yang belum ada listrik, sepanjang perjalanan pulang dari balai desa menuju rumah saya diselimuti rasa takut dan kemudian susah memejamkan mata. Membicarakan soal selera, saya nyatanya sejak kecil lebih menyukai film – film drama. Saya lebih betah menyaksikan film – film yang diputar di program Fim Cerita Akhir Pekan TVRI. Mengingat rumah saya belum berlangganan listrik, maka pada saat itu menonton film di TVRI adalah sebuah keistimewaan tersendiri. Dalam satu minggu hanya satu kali dan itupun nontonnya di TV tetangga yang lokasinya cukup jauh dari rumah saya. Untung nontonnya ramai – ramai.&lt;br /&gt;Ayah saya punya peran besar atas kecintaan saya pada film. Karena ayah pula saya mengenal bioskop. Saya lupa film apa saja yang pernah saya saksikan di masa kecil. Saya hanya ingat pernah menonton film yang ada siluman buayanya, film aksi yang melibatkan kereta dan juga satu film yang menampilkan adegan perkosaan di kamar mandi yang masih saja menempel dalam ingatan hehehe… Itu film kayaknya berkisah mengenai pembalasan dendam seorang suami. Pesan moral dari peristiwa ini, kalau mengenalkan film pada anak, pilih yang sesuai ya hehehe…&lt;br /&gt;Saat dunia sinema digoyang dengan fenomenalnya Saur Sepuh, saya pun di ajak ayah beserta anggota keluarga yang lain berbondong – bondong menuju bioskop. Meski tidak menyukai filmnya dan sudah bisa melihat unyu nya efek visual yang digunakan, saya sangat menyukai ketika dari pengelola bioskop melakukan promosi sampai ke pelosok kampung saya dengan menyebarkan poster – poster kecil. Dari kecil saya memang sangat suka menyimak poster sebuah film. Kebetulan ayah saya berlangganan Koran Suara Merdeka yang didalamnya memuat informasi berupa gambar poster film yang tayang di bioskop di seluruh Jawa Tengah. Biasanya saya menggunting gambar – gambar tersebut dan mengumpulkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-KWRzPDvF5xA/TeC4KwQ9QMI/AAAAAAAAA_4/TNlO61XE23A/s1600/cynthia%2Bkhan%2B07.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 227px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-KWRzPDvF5xA/TeC4KwQ9QMI/AAAAAAAAA_4/TNlO61XE23A/s400/cynthia%2Bkhan%2B07.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611687630597865666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Paling senang kalau menjelang akhir tahun karena ada promo old and new. Meski tidak berwarna, tapi gambarnya lebih besar. Saya suka banget dengan poster Pretty Woman dan tertarik menontonnya dengan segera meski kenyataanya baru kesampaian menontonnya ketika sudah kuliah. Lewat poster – poster tersebut, saya bisa belajar sedikit bahasa Inggris karena sering menanyakan artinya pada tetangga yang telah duduk di bangku SMA. Dari sekian banyak judul film, saya paling suka dengan judul Black Protector (judul aslinya kalau gak salah In The Line of Duty)yang dibintangi Cynthia Khan. Saya menggunakan judul tersebut sebagai nama pendekar saya ketika bermain perang – perangan bersama teman – teman. Berlagak ala Google V, ketika akan bertarung saya pasang kuda – kuda dan berteriak dengan lantang….BLACK PROTECTOR!!!&lt;br /&gt;Meski ayah saya yang mengenalkan film dan bioskop kepada saya, namun pada perkembangannya, justru hobi menonton saya mendapatkan larangan keras dari ayah dan ibu. Entah apa sebabnya. Ayah dan ibu seringkali menanamkan  ide, dari pada uang dipakai buat nonton atau beli bacaan, lebih baik dipakai buat jajan makanan. Pada tulisan berikutnya, saya akan menelusuri sejarah nonton pada masa SMP s/d SMA yang penuh kebohongan yang mendebarkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4804328120317614899?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4804328120317614899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4804328120317614899&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4804328120317614899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4804328120317614899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/my-cinema-paradiso-1.html' title='MY CINEMA PARADISO 1'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jtV-qfPsF0E/TeC41ABd8TI/AAAAAAAABAI/qEA6PAhXmvA/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5719572074906425985</id><published>2011-05-07T16:19:00.007+07:00</published><updated>2011-05-07T16:32:58.777+07:00</updated><title type='text'>THE EWW, THE FUN, AND THE GOOD 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-yj9krjDDwE8/TcURGFWqS_I/AAAAAAAAA_o/N7mvQehmehk/s1600/good.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-yj9krjDDwE8/TcURGFWqS_I/AAAAAAAAA_o/N7mvQehmehk/s400/good.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603904107546561522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dulu saya kira setelah menikah intensitas mengkonsumsi film bakalan berkurang, namun setelah menjalaninya dengan kompromi disana – sini, nyatanya saya masih bisa menikmati banyak sekali film. Di tahun 2010 kemarin ada lebih dari 200 judul film yang berhasil saya santap. Sayangnya, saya tidk melakukan aktivitas pencatatan film – film apa saja yang telah saya tonton. Dulu, waktu jaman SMP (sekitar tahun 1990-an), setiap habis menonton film, baik via tv maupun bioskop, saya mencatat judul beserta pemainnya ke sebuah buku harian, memberikannya sedikit komentar dan rating bintang. Sayangnya, buku tersebut terselip entah dimana. Pencatatan film – film yang sudah ditonton bagi saya penting untuk menapak sejarah nonton saya. Tidak penting bagi orang lain tentu saja hehehe...&lt;br /&gt;Di awal tahun 2011, saya mempunyai sebuah janji hati akan lebih tertib menonton film dan mencatatnya. Saya punya sebuah ambisi, dalam 1 hari harus menonton 1 judul film dan menuangkan pengalaman nonton film tersebut ke dalam sebuah curhatan sinema. Seperti pepatah Jawa, ”kegedhen karep, kurang cagak” atau dalam istilah nge-seks, ”nafsu besar, tenaga kurang” maka ambisi tersebut TENTU SAJA KANDAS di tengah jalan, bukan aktivitas nontonnya sih, tapi yang bagian curhat- curhatan. Rasa malas selalu menggelayut manja pada diriku.Tapi, supaya pengalaman nonton saya tidak terhapus oleh kejamnya waktu, saya kembali ke aksi yang dulu pernah saya lakukan. Bedanya, kali ini saya hanya mencatat judul beserta kesan singkat yang saya bagi menjadi 3 kesan, yakni : EWW, FUN dan GOOD. Kadar ketiga kesan tersebut bisa dilihat dari seberapa banyak E,U dan O yang dicantumkan. Selain itu, ketiga kesan tersebut tidak akan kaku, luwes untuk di mix.&lt;br /&gt;Di tahun 2011 saya juga mempunyai tekad mengurangi film – film yang menurut saya bakal menghadirkan rasa kecewa, terutama film produk Holly. Dan sejauh ini cukup berhasil. Untuk film Indonesia, beberapa judul memang sengaja saya tonton demi mengamati perkembangan film Indonesia semata (ciiih...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;JANUARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.LIHAT BOLEH, PEGANG JANGAN (EEWW)&lt;br /&gt;2.SEHIDUP (TAK) SEMATI (EWW)&lt;br /&gt;3.PENGANTIN PANTAI BIRU (EEEEWW)&lt;br /&gt;4.LASKAR PEMIMPI (EWW)&lt;br /&gt;5.HOT SUMMER DAYS (FUUN)&lt;br /&gt;6.I HATE LUV STORYS (FUN)&lt;br /&gt;7.EVERYBODY’S FINE (GOOD)&lt;br /&gt;8.ONDINE (GOOD)&lt;br /&gt;9.BABIES (GOOOD)&lt;br /&gt;10.UNSTOPPABLE (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;11.THE TOWN (GOOD)&lt;br /&gt;12.THE EXTRAPRDINARY ADVENTURES OF ADELE BLANC – SEC (FUUUN)&lt;br /&gt;13.22 BULLETS / L’IMMORTEL (EWW)&lt;br /&gt;14.THE HUMAN CENTIPEDE (EWW, FUN)&lt;br /&gt;15.DAS EXPERIMENT (GOOD)&lt;br /&gt;16.THE TRAP / KLOPKA (GOOOOOOD)&lt;br /&gt;17.7 DAYS (FUN)&lt;br /&gt;18.THE DEATH OF MR. LAZARESCU (GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;19.AIR DOLL (GOOD)&lt;br /&gt;20.A LONELY COW WEEPS AT DAWN (EWW)&lt;br /&gt;21.10 PROMISES TO MY DOG / INU TO WATASHI NO 10 NO YAKUSOKU (FUN)&lt;br /&gt;22.WATERTBOYS (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;23.SWING GIRLS (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;24.CRASH (GOOOD)&lt;br /&gt;25.I STAND ALONE / SEUL CONTRE TOUS (GOOOD)&lt;br /&gt;26.SWEETHEART (GOOD)&lt;br /&gt;27.BULLYING (GOOD)&lt;br /&gt;28.HALF NELSON (GOOOD)&lt;br /&gt;29.HUMPDAY (GOOD)&lt;br /&gt;30.CYRUS (GOOD)&lt;br /&gt;31.I SAW THE DEVIL (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FEBRUARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.STRANGERS ON A TRAIN (GOOD)&lt;br /&gt;2.HADEWIJCH (GOOD)&lt;br /&gt;3.ALAMAR (GOOOOD)&lt;br /&gt;4.WHITE MATERIAL (GOOOD)&lt;br /&gt;5.WILD GRASS (GOOOOD)&lt;br /&gt;6.THE THIRD MAN (GOOOOD)&lt;br /&gt;7.ROPE (GOOOD)&lt;br /&gt;8.WHEN WE LEAVE (GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;9.CJ7 (FUN)&lt;br /&gt;10.NUDE NUNS WITH BIG GUNS (EWW, FUN)&lt;br /&gt;11.I RYMDEN FINNS INGA KANSLOR / SIMPLE SIMON (FUUUUN, GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;12.KARE JOHN / DEAR JOHN (GOOOOOOD)&lt;br /&gt;13.EU CAND VREAU SA FLUIER, FLUIER / IF I WANT TO WHISTLE, I WHISTLE (GOOD)&lt;br /&gt;14.127 HOURS (FUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;15.SOME LIKE IT HOT (FUUUN, GOOD)&lt;br /&gt;16.LA NANA (THE MAID) (GOOOOOD)&lt;br /&gt;17.MILDRED PIERCE (GOOOOOD)&lt;br /&gt;18.I KILLED MY MOTHER (GOOOD)&lt;br /&gt;19.UGLY BETTY SEASON 4 (FUUN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MARET&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.LE BAL (GOOOOD)&lt;br /&gt;2.REALITY BITES (GOOD)&lt;br /&gt;3.HEAVENLY CREATURES (GOOOOD)&lt;br /&gt;4.DEAD SNOW (FUN)&lt;br /&gt;5.CHARLIE’S ANGELS (FUUN)&lt;br /&gt;6.JURASSIC PARK 3 (FUUUN)&lt;br /&gt;7.HARRY POTTER AND A GOBLET OF FIRE (GOOD)&lt;br /&gt;8.HARRY POTTER AND ORDER OF PHOENIX (GOOD)&lt;br /&gt;9.CHARLIE’S ANGELS : FULL THROTLE (FUN)&lt;br /&gt;10.THE SICILLIAN GIRL (GOOD)&lt;br /&gt;11.THE MAN FROM NOWHERE (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;12.FAT GIRL (GOOD)&lt;br /&gt;13.THE MASK (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;14.SUSAHNYA JAGA KEPERAWANAN DI JAKARTA (EWW)&lt;br /&gt;15.SENGGOL BACOK (EEWW)&lt;br /&gt;16.THE MECHANIC (EWW)&lt;br /&gt;17.RV (EWW)&lt;br /&gt;18.DANGEROUS MINDS (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;19.COLOR OF NIGHT (FUN)&lt;br /&gt;20.MOTHER TERESA OF CATS (GOOD)&lt;br /&gt;21.THE ADVENTURES OF SHARKBOY AND LAVAGIRL (FUN)&lt;br /&gt;22.ZATHURA (FUUN)&lt;br /&gt;23.MADAME X (FUN)&lt;br /&gt;24.RINTIHAN KUNTILANAK PERAWAN (EEEEEEEEEEEEEEEEEEWW)&lt;br /&gt;25.THE LEGEND OF GUARDIAN : THE OWLS OF GA’HOOLE (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;26.DAWAI 2 ASMARA (FUN)&lt;br /&gt;27.THE YEAR MY FATHER WENT ON VACATION (FUN, GOOOOOD)&lt;br /&gt;28.NAFSU GILA (EWW)&lt;br /&gt;29.VERTICAL LIMIT (FUN)&lt;br /&gt;30.THE HOLE (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;APRIL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.3 DUNIA, 2 HATI, 1 CINTA (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;2.GODZILLA (FUN)&lt;br /&gt;3.21 (FUN)&lt;br /&gt;4.SCREAM 3 (EWW, FUN)&lt;br /&gt;5.KABAYAN JADI MILYUNER (EWW)&lt;br /&gt;6.HEART 2 HEART (FUN)&lt;br /&gt;7.PENGANTEN SUNAT (EEEEEEWW)&lt;br /&gt;8.SATU JAM SAJA (GOOD)&lt;br /&gt;9.LET IT RAIN (GOOD)&lt;br /&gt;10.THE TIME THAT REMAINS (GOOOOOD)&lt;br /&gt;11.AMERICAN GRAFFITI (GOOOOD)&lt;br /&gt;12.BREAKING THE WAVES (GOOOOOOD)&lt;br /&gt;13.SCREAM (GOOOOD)&lt;br /&gt;14.MEMORIES OF MURDER (GOOOD)&lt;br /&gt;15.CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE (FUUUUN, GOOD)&lt;br /&gt;16.JACKASS 3D (FUUUUUUN)&lt;br /&gt;17.FLIPPED (FUUN, GOOOD)&lt;br /&gt;18.I HEART HUCKABEES (FUN, GOOD)&lt;br /&gt;19.CONFESSIONS (GOOOOOD)&lt;br /&gt;20.THE FIGHTER (GOOOD)&lt;br /&gt;21.INCENDIES (GOOOOOOOD)&lt;br /&gt;22.MORNING GLORY (FUUUN, GOOD)&lt;br /&gt;23.VERTIGO (GOOOD)&lt;br /&gt;24.RAGING BULL (GOOOD)&lt;br /&gt;25.THE KING’S SPEECH (FUN, GOOOOD)&lt;br /&gt;26.TANGLED (FUUN, GOOD)&lt;br /&gt;27.MADE IN DAGENHAM (GOOD)&lt;br /&gt;28.CHASING AMY (GOOD)&lt;br /&gt;29.THE GOOD, THE BAD AND THE UGLY (FUN, GOOOD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SINEMATEMATIKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kini saatnya bermain hitung – hitungan. Pake hitungan kasar ya. Dari bulan Januari s/d April 2011 saya menonton 108 judul film dan 1 judul tv series. Untuk Ugly Betty, dalam 1 musim ada 20 episode.  Dengan asumsi durasi film adalah 100 menit dan Ugly Betty satu musim saya anggap setara dengan 8 judul film, maka sepanjang empat bulan saya telah menghabiskan waktu untuk nonton film sebanyak :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ACiu7WB-8B4/TcUQrYRrwII/AAAAAAAAA_Y/rYu7bICtRJg/s1600/menit.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 93px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ACiu7WB-8B4/TcUQrYRrwII/AAAAAAAAA_Y/rYu7bICtRJg/s400/menit.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603903648769491074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang setara dengan :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-uyA-YrPOveA/TcUQ4NoU4pI/AAAAAAAAA_g/rF3uUzi6keA/s1600/DETIK.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 94px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-uyA-YrPOveA/TcUQ4NoU4pI/AAAAAAAAA_g/rF3uUzi6keA/s400/DETIK.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603903869249970834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau hampir selama&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-I_TN6ew9Wfg/TcUQdOdbSqI/AAAAAAAAA_Q/vWyHyJqEVPw/s1600/JAM.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 126px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-I_TN6ew9Wfg/TcUQdOdbSqI/AAAAAAAAA_Q/vWyHyJqEVPw/s400/JAM.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603903405616220834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berarti, selama empat bulan saya menyaksikan film menghabiskan hari sebanyak kurang lebih :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-g9eQdxQockM/TcUQPtkJUpI/AAAAAAAAA_I/KydoKn1a0A0/s1600/HARI.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-g9eQdxQockM/TcUQPtkJUpI/AAAAAAAAA_I/KydoKn1a0A0/s400/HARI.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603903173447733906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga ya -_____________________-“&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5719572074906425985?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5719572074906425985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5719572074906425985&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5719572074906425985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5719572074906425985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/eww-fun-and-good-1.html' title='THE EWW, THE FUN, AND THE GOOD 1'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-yj9krjDDwE8/TcURGFWqS_I/AAAAAAAAA_o/N7mvQehmehk/s72-c/good.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-991693615475577905</id><published>2011-05-07T16:08:00.007+07:00</published><updated>2011-05-07T16:18:33.397+07:00</updated><title type='text'>DREAM : AFRICA UNITED &amp; PATIALA HOUSE (SPOILER ALERT!)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-QprWyrbQd2A/TcUOS5x5RhI/AAAAAAAAA_A/f5uA8iPyzkM/s1600/Dreams.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-QprWyrbQd2A/TcUOS5x5RhI/AAAAAAAAA_A/f5uA8iPyzkM/s400/Dreams.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603901029242979858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mimpi. Banyak film yang sengaja dibuat untuk menginspirasi penontonnya untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan berusaha mewujudkannya, karena seperti kata Agnes Monica “tak ada mimpi yang terlalu besar untuk diraih” oleh sebab itu “mimpi besar harus menjadi budaya”. Terlepas benar atau tidaknya hal tersebut, semua pasti setuju kalau semua orang itu mempunyai mimpi, karena mimpilah hidup menjadi lebih bergairah, asal tidak terjebak terlalu dalam di alam mimpi. Film tentang usaha mewujudkan mimpi seringkali hadir lewat film bertemakan olahraga. Masih ingat dengan mimpi seorang imigran di film Sugar? Atau mimpi seorang cewek yang ingin meretas karir sebagai pesepakbola handal layaknya David Beckham di Bend it Like Beckham? Dari dalam negeri, kita pernah disuguhi kisah perjuangan seorang anak dalam film  KING demi menjadi pemain bulu tangkis yang tangguh.&lt;br /&gt;Kisah perjuangan meraih mimpi kembali hadir lewat Africa United dan Patiala House.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-29BYWnVcGJs/TcUOJgj34_I/AAAAAAAAA-4/ay5Zeca5x_s/s1600/Africa-united.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 294px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-29BYWnVcGJs/TcUOJgj34_I/AAAAAAAAA-4/ay5Zeca5x_s/s400/Africa-united.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603900867854459890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;AFRICA UNITED&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Film arahan Debs Gardner-Paterson yang mempunyai tagline “anything is possible” ini mengisahkan 5 anak dari benua Afrika dalam usahanya melibatkan diri dalam kemeriahan Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Africa Selatan. Mereka menempuh perjalanan sepanjang ribuan mil demi mimpi tersebut. Usaha lima anak Africa tersebut  terkesan bagai sebuah mission impossible mengingat Africa yang kita tahu dibayangi oleh konflik bersenjata yang tak ada habisnya, kurang terjaminnya kebutuhan pokok dan pendidikan, kerasnya kondisi geografi serta ancaman virus mematikan, dalam hal ini HIV/AIDS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-sNj1wTb43r0/TcUN9jXw0sI/AAAAAAAAA-w/LAR4FS-lhFM/s1600/africa_united.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-sNj1wTb43r0/TcUN9jXw0sI/AAAAAAAAA-w/LAR4FS-lhFM/s400/africa_united.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603900662450541250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan tagline filmnya kalau tak ada yang mustahil, film ini pun menghadirkan pesan kalau apapun mimpi kamu bukanlah sebuah masalah sepanjang kamu berusaha keras untuk mewujudkannya. Dibalik kepolosan para bocah, tersimpan sebuah tekad sekeras baja. Perjalanan mereka terasa asyik untuk dinikmati dengan selipan guyonan ringan sekaligus menebarkan pesan perdamaian dan persatuan. Belum lagi selipan dongeng Dudu (Eriya Ndayambaje) yang divisualisasikan dengan menarik. Lewat Africa United sekali lagi dapat kita lihat kalau sepak bola adalah olah raga paling popular di jagat raya ini. Lewat sepakbola, semua manusia berkumpul tanpa memandang asal usul. Endingnya, meski terselip rasa sedih namun ada kehangatan dan optimisme yang terpancar. Bagian yang paling saya suka adalah pembuka dari film ini yakni ketika Dudu memberikan penjelasan cara membuat bola dari…kondom!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-wlaHCdPKxhQ/TcUNnjarKZI/AAAAAAAAA-o/WmwEfPF4xtY/s1600/Dilbollywood-Patiala%2BHouse%2B%25281%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 202px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-wlaHCdPKxhQ/TcUNnjarKZI/AAAAAAAAA-o/WmwEfPF4xtY/s400/Dilbollywood-Patiala%2BHouse%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603900284505631122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PATIALA HOUSE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kamu punya mimpi dan kamu berusaha mewujudkannya. Namun, ketika ayah kamu tercinta bisa terluka oleh usahamu meraih meraih mimpi, apa yang akan kamu lakukan? Tetap memperjuangkannya atau justru menyerah dan mengorbankan mimpimu? Itulah yang dialami oleh Gattu (akhsay Kumar). Impiannya menjadi pemain kriket paling wahid terganjal oleh idealism sang ayah (Rishi Kapoor). Semuanya bermuara pada peristiwa di masa lalu yang membuat sang ayah marah terhadap segala hal yang berbau Inggris. Padahal, mereka tinggal di Inggris. Sejak peristiwa masa silam yang meninggalkan dendam, sang ayah menjadi tiran di Rumah Patiala dimana yang tinggal di dalam harus tunduk pada apa yang dia mau. Termasuk Gattu yang terpaksa mengubur mimpinya dan mengelola toko yang dimodali oleh ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-aQSWoI2wB0A/TcUNDHCopiI/AAAAAAAAA-Y/ZRZFt3dDVBg/s1600/patiala-house-01.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-aQSWoI2wB0A/TcUNDHCopiI/AAAAAAAAA-Y/ZRZFt3dDVBg/s400/patiala-house-01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603899658413319714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keteraturan (semu) di dalam Rumah Patiala menjadi goyah tatkala datang tawaran menggiurkan yang menghampiri Gattu. Meski awalnya tidak berkenan, berkat usaha Simran (Anuskha Sharma yang cuaaaantik banget), Gattu akhirnya menerima tawaran untuk menjadi anggota tim kriket Inggris. Berbagai usaha dilakukan Simran beserta kerabat Gattu agar sang ayah tidak mengetahui hal tersebut. Namun, pada akhirnya tinggal menunggu waktu untuk semuanya terbongkar. Bagaimanakah reaksi sang ayah? Dan apa yang yang bakal dilakukan oleh Gattu? Buat yang rajin menyimak film olah raga khas Holly, tentu sudah tahu endingnya akan seperti apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-d806Jxt5deM/TcUM1mM2QcI/AAAAAAAAA-Q/qSLk0Am2NoI/s1600/patiala-house-03.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 287px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-d806Jxt5deM/TcUM1mM2QcI/AAAAAAAAA-Q/qSLk0Am2NoI/s400/patiala-house-03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603899426259485122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gattu yang sempat menyerah, akhirnya memilih jalan yang berseberangan dengan ayahnya. Hal tersebut dia maksudkan bukan untuk dirinya semata. Gattu sadar dirinya menjadi tumpuan dari kerabat lainnya yang juga terkubur mimpinya, karenanya dia enggan untuk menyerah. Gattu terpilih menjadi duta untuk mendobrak keangkuhan sang ayah. Keberhasilan Gattu mewujudkan mimpi akan merangsang yang lainnya untuk juga berjuang demi mimpi mereka. Gattu adalah pahlawan bagi penghuni Rumah Patiala. Sang inspirator. Karena, setiap orang yang mempunyai mimpi pasti punya sosok yang dia pilih sebagai sumber inspirasi. Meski mimpinya disumbat oleh sang ayah, Gattu nyatanya tidak pernah lupa akan pesan yang ayah sebelum peristiwa buruk menimpa dulunya yakni “siapa yang ditertawakan, akan tiba waktunya dia akan dipuja” (terjemahan bebas hehehe…)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-X5tZ8OBrRl8/TcUNaDWM4hI/AAAAAAAAA-g/NAhJbDuk9ck/s1600/1505941266278211.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-X5tZ8OBrRl8/TcUNaDWM4hI/AAAAAAAAA-g/NAhJbDuk9ck/s400/1505941266278211.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603900052558635538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diantara dua film diatas, saya pribadi lebih menyukai Africa United berkat penceritaan yang lincah, suguhan keindahan alam Africa, balutan pesan moral serta kritikan terhadap situasi yang ada. Durasinya juga lebih singkat, tidak mencapai 90 menit. Bandingkan dengan Patiala House yang berdurasi 140 menitan dan berisi beberapa adegan yang tidak terlalu penting. Patiala House bukanlah film yang mengecewakan. Setelah beberapa kali disuguhi aksi komikal dari Akhsay Kumar, kali ini saya lumayan menikmati aksinya yang lebih serius.Buat yang kangen dengan Rishi Kapoor dan Dimple Kapadia, bisa menuntaskannya lewat film ini. Selain punya pesona fisik yang mengesankan, Anuskha Sharma bukanlah tempelan semata dan kehadirannya selalu membawa suasana ceria. Tidak hanya bagi Gattu yang selalu murung, namun juga bagi penonton. Dan saya ….*sesenggukan*….dan saya…..*sesenggukan*….menangis menonton Patiala House.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-991693615475577905?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/991693615475577905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=991693615475577905&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/991693615475577905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/991693615475577905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/dream-africa-united-patiala-house.html' title='DREAM : AFRICA UNITED &amp; PATIALA HOUSE (SPOILER ALERT!)'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-QprWyrbQd2A/TcUOS5x5RhI/AAAAAAAAA_A/f5uA8iPyzkM/s72-c/Dreams.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6831518815649159331</id><published>2011-05-07T15:49:00.003+07:00</published><updated>2011-05-07T16:03:15.139+07:00</updated><title type='text'>4++ JENIS PENONTON VERSI HANUNG BRAMANTYO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ZlZVk2DBT3U/TcUJLnaguFI/AAAAAAAAA-I/XGvwgS8I-oQ/s1600/0000361352.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZlZVk2DBT3U/TcUJLnaguFI/AAAAAAAAA-I/XGvwgS8I-oQ/s400/0000361352.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603895406495840338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Senangnya ada Twitter, karena saya bisa mengintip kicauan – kicauan para orang kondang di dunia sinema Indonesia. Salah satunya adalah Hanung Bramantyo. Beberapa waktu yang lalu, Hanung Bramantyo berkicau seputar tipe penonton film di Indonesia. Cukup menarik dan saya pikir pantas saya copy paste, mengingat Hanung Bramantyo adalah salah satu sosok yang punya peran penting bagi warna sinema Indonesia terkini. Sebelumnya saya sudah minta ijin kepada yang bersangkutan dan syukurlah yang bersangkutan memberikan restunya. Jadi, inilah 4++ tipe penonton di Indonesia versi Hanung Bramantyo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.PENONTON APRESIATIF&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penonton apresiatif, mereka lihat film sebagai produk budaya dan pemikiran yang bisa dikaji dan didiskusikan. Penonton tipe ini sangat sedikit.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam pemahaman saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang masuk dalam tipe ini biasanya ingin mendapatkan sesuatu yang membuat mereka lebih tahu dan paham akan suatu hal atau paling tidak mendorong minat untuk memahami sesuatu dengan lebih mendalam. Film yang mengayakan. Bisa juga sebagai sarana terapi diri. Tidak hanya dari isi semata namun bisa jadi dari segi visual, karena menonton film adalah sebuah pengalaman visual yang mencerahkan sekaligus kontemplatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.PENONTON HIBURAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melihat film sebagai penghilang stress, buat hiburan semata – mata. Penonton tipe ini jumlahnya banyak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam pemahaman saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran KKD dan Nayato masih saja produktif. Meski bagi sebagaian orang film kreasi keduanya sangatlah menjijikkan, namun tidak sedikit yang sengaja menonton film keduanya demi mencari hiburan, walau untuk sekedar ejekan. Buktinya, film – film mereka masih saja ditonton ratusan ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.PENONTON ESKAPIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melihat film sebagai tempat pelarian dari realitas pahit (dan sakit). Banyak terjadi di India.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam pemahaman saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masih satu tipe dengan penonton hiburan. Hidup makin berat cyiiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.PENONTON NGECEK FILM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka gak pernah nonton film. Tapi sekalinya nonton Cuma buat ngecek apakah film ini bahaya buat aqidah ato tidak. Tipe ke 4 ini yang perlu diwaspadai. Mereka tak ngerti “bahasa film” tapi berkomentar  seolah-olah  ‘penjaga moral’. Karena mereka nonton film hanya untuk ngecek, maka film – film yang tidak di cek luput dari pengamatan. Hasilnya, komentarnya tidak konsisten. Buat yang mau bikin film, hati – hati dengan penonton tipe 4.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam pemahaman saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Heran kalau penonton jenis seperti ini benar – benar ada. Kesannya songong banget ya. Merasa paling. Eh..tapi mungkin penonton filmnya KKD bias dimasukkan ke kategori ini kali ya. Kan ada kemungkinan mereka nonton untuk ngecek sebangsat atau seseksi apa filmnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diluar 4 tipe tadi Hanung Bramantyo masih menambahkan satu tipe lagi yakni penonton trailer doing yang dia  kategorikan  tipe 4 plus plus.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Penonton tipe 4++ adalah mereka yang menilai film (baik, buruk, haram,halal, murtad) hanya dari nonton trailernya saja, penonton tipe 4++ ini punya falsafah : kalao mau tau rasanya bakso enak pa nggak, tidak perlu makan semua. Padahal mereka lupa bakso tidak punya ALUR DRAMATIK, KISAH, PLOT sebagaimana film. Apa anda bisa nilai lagu hanya dari intro saja? Apakah anda mau pribadi anda dinilai hanya berdasar ngliat pas foto anda doang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Itu tadi 4++ tipe penonton film di Indonesia menurut Hanung Bramantyo. Setuju boleh, tidak setujupun boleh. Apa yang dikicaukan oleh Hanung Bramantyo menurut saya secara tidak langsung merupakan semacam konklusi Hanung Bramantyo atas reaksi yang muncul terhadap film – film yang dia hasilkan, terutama yang menyinggung persoalan agama. Menjadi rahasia umum kalau film – film Hanung Bramantyo belakangan ini cenderung memancing banyak ragam  tanggapan. Mulai dari pujian hingga hujatan. Dan kalau kita cermati, film – filmnya Hanung Bramantyo berupaya merangkul tipe – tipe penonton diatas. Selain controversial, film – film Hanung Bramantyo diusahakan memberikan sesuatu kepada penonton entah itu terkesan menggurui atau tidak  dan berusaha tidak kehilangan nilai hiburan dengan memasukkan  dramatisasi dan juga sentilan yang menggelitik.&lt;br /&gt;Berdasarkan 4++ tipe penonton film di Indonesia versi Hanung Bramantyo, kamu masuk tipe penonton yang bagaimana? Kalau saya sih paling enak tidak masuk ke dalam tipe – tipe penonton diatas, karena ada kalanya kita butuh tontonan yang mengayakan, di waktu lain kita butuh tontonan yang menghibur demi sejenak melepaskan kepenatan jiwa, raga dan otak. Selain itu, perlu sekali kita tidak mudah terpancing dengan sarana promo film (poster, trailer dsb) karena kadang tidak mencerminkan isinya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-6831518815649159331?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/6831518815649159331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=6831518815649159331&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6831518815649159331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/6831518815649159331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/4-jenis-penonton-versi-hanung-bramantyo.html' title='4++ JENIS PENONTON VERSI HANUNG BRAMANTYO'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ZlZVk2DBT3U/TcUJLnaguFI/AAAAAAAAA-I/XGvwgS8I-oQ/s72-c/0000361352.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-760166082818898583</id><published>2011-05-07T15:18:00.022+07:00</published><updated>2011-05-07T15:46:44.834+07:00</updated><title type='text'>IMBLOG'S PICKS : TWISTING FILMS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-lPJKJ8FN2HA/TcUGmZlpY4I/AAAAAAAAA-A/JF8DRsv-eJU/s1600/imblog-picks-indonesian-films.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 192px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-lPJKJ8FN2HA/TcUGmZlpY4I/AAAAAAAAA-A/JF8DRsv-eJU/s400/imblog-picks-indonesian-films.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603892568106034050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seperti halnya hidup, dalam film pun seringkali hadir kejutan – kejutan yang membuat kita terperangah dan mencoba menelaah kembali apa yang sebelumnya dihadirkan. Sebuah kejutan yang dihadirkan kadang membuat sebuah film menjadi bernilai lebih. Semakin sulit sebuah kejutan diperkirakan oleh penonton, semakin mengesankan film yang bersangkutan. Hal ini (mungkin) disebabkan karena kekaguman akan kepintaran sang creator dalam mengolah cerita. Dan berikut adalah 15 film dengan twist yang mengesankan IMBlog rilisan tahun 2000 s/d 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Kj59bSZSEnk/TcUGaEwSiwI/AAAAAAAAA94/Io_AIxUsW80/s1600/the%2Bothers.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 174px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Kj59bSZSEnk/TcUGaEwSiwI/AAAAAAAAA94/Io_AIxUsW80/s400/the%2Bothers.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603892356355099394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.THE OTHERS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kenyataan yang dihadirkan menjelang di akhir, mampu meruntuhkan segalaapa yang kita yakini sebelumnya. Sangat tidak terduga sekali. Salut dengan Pedro Almodovar yang dengan sabar membangun tembok kepercayaan, untuk kemudian dengan cantiknya dia runtuhkan dengan sebuah hantaman besar. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Memutar-balikkan fakta dengan brilian, visualisasi retro yang menarik, akting gemilang dari Nicole Kidman&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sama sekali tidak menyangka akhirnya akan seperti itu. Mencengangkan, karena semuanya disusun secara sangat  masuk akal.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-k-S9QEsn_iA/TcUGNY9MqlI/AAAAAAAAA9w/M52SmNrZ9_4/s1600/memento3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 218px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-k-S9QEsn_iA/TcUGNY9MqlI/AAAAAAAAA9w/M52SmNrZ9_4/s400/memento3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603892138439649874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.MEMENTO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaya bertutur yang tidak lazim mampu memancing rasa penasaran yang tinggi hingga akhirnya terkuaklah segalanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nolan sangat cerdas dalam menyusun alur yang berjalan justru dari epilog kembali menuju prolog.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jujur sudah berkali-kali saya memutar otak untuk mencoba melihat tumpukan demi tumpukan film ini. Yang membuat film sangat bagus adalah sinkronisasi editingny&lt;/span&gt;a. ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Twist ending yang sama sekali gagal saya tebak sampai film selesai.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HYaYxgQktgw/TcUFu9KXZyI/AAAAAAAAA9g/86_hyF-AAJ0/s1600/the%2Bmist.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HYaYxgQktgw/TcUFu9KXZyI/AAAAAAAAA9g/86_hyF-AAJ0/s400/the%2Bmist.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603891615582611234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.THE MIST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu twist ending yang membuat saya misuh – misuh tidak terima. WTF deh.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Shocking ending.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;One of the most shocking twist, ketika para protagonis telah mengambil solusi yang mereka anggap terbaik , ternyata nasib berkata lain.&lt;/span&gt; ( &lt;a href=" http://swindleroz.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;ADHIT HUMAR&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ZWaC7Gqgl7U/TcUF_uJaLNI/AAAAAAAAA9o/n9GAYeyOrHY/s1600/20081031105309.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 211px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZWaC7Gqgl7U/TcUF_uJaLNI/AAAAAAAAA9o/n9GAYeyOrHY/s400/20081031105309.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603891903609842898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.A TALE OF TWO SISTERS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukti jika fikiran itu seperti sebuah labirin yang bisa menyesatkan.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana mestinya membohongi penonton utk menghasilkan sebuah kenyataan yang membuat penonton melotot bego di akhir film? Film ini berhasil melakukannya. Kita diiming - imingi suguhan horor yang ternyata hanya ada dalam imajinasi semata.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Arah ceritanya bener-bener bisa bikin penonton gak berpikir tentang ending sebenernya.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-M5l7v4Fo-SM/TcUFJWZ9rqI/AAAAAAAAA9Y/zcslBWlKZV8/s1600/the_prestige-11537.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 187px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-M5l7v4Fo-SM/TcUFJWZ9rqI/AAAAAAAAA9Y/zcslBWlKZV8/s400/the_prestige-11537.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603890969523891874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.THE PRESTIGE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Susah ya menebak arah film ini dan saya benar – benar dibuat terperangah dengan twist yang bermunculan di penghujung kisah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Twist berlapis yang cerdas.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.flikkeni.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;FLIK KENNI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinematography dan set-nya berhasil membangun 'feel' dark. Twist 'kembarnya' sukses membodohi semua penonton.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Christopher Nolan adalah sang Maestro! Tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Dalam The Prestige, Nolan membangun emosi penontonnya hingga mampu mencapai klimaks yang benar-benar nendang!&lt;/span&gt; (&lt;a href="http://curlybandidas.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;CURLYBANDIDAS&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Nyn1QXmuBOM/TcUELNX5blI/AAAAAAAAA9A/nDbtvDj3vZo/s1600/oldboy-minsik.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Nyn1QXmuBOM/TcUELNX5blI/AAAAAAAAA9A/nDbtvDj3vZo/s400/oldboy-minsik.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603889901947416146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.OLDBOY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;F&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ilm ini harus menjadi yang pertama dalam urutan film-film twist! Dimanapun itu! Twist bertumpuk yang disajikan Park Chan Wook mengiris hati penonton. Adegan Mido akan membuka kotak ungu dan mido memeluk Oh Dae Soo diakhir film berhasil membuat saya menangis perihhh (lebaiii).&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-XbkfyeE2hzg/TcUEsdjsjXI/AAAAAAAAA9Q/YxdWqiuAfeY/s1600/eternalsunshine_hk3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 168px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-XbkfyeE2hzg/TcUEsdjsjXI/AAAAAAAAA9Q/YxdWqiuAfeY/s400/eternalsunshine_hk3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603890473227554162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7.ETERNAL SUNSHINE OF THE SPOTLESS MIND&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta mungkin bisa dilenyapkan dari otak, tapi tidak dari hati. Sungguh tidak pernah menduga&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Plot yang cukup rumit bikin endingnya susah ketebak. Twist ending yang romantic.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-N-oMZi7EhbY/TcUEctmCRSI/AAAAAAAAA9I/z2lzFBUiy0s/s1600/2003_identity_005.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 194px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-N-oMZi7EhbY/TcUEctmCRSI/AAAAAAAAA9I/z2lzFBUiy0s/s400/2003_identity_005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603890202654426402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8.IDENTITY&lt;br /&gt;Sebuah kish pencarian penjahat sesungguhnya yang mengejutkan. Saya tidak menduga kalau sang tokoh itu ada dalam satu “rumah”.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Multiple personality disorders, si protagonis diketahui punya beberapa kepribadian lagi dan salah satunya adalah si pembunuh berantai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;( &lt;a href=" http://swindleroz.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;ADHIT HUMAR&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Idenya bermain-main dengan dunia pikiran dan kepribadian manusia dengan menjadikan otak itu pada sebuah hotel luar biasa. Salah satu film dengan opening terbaik dalam kurun waktu 10 tahun ini.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-uoblnJv_OYI/TcUD7n1oVuI/AAAAAAAAA84/FDWBNWU60iI/s1600/2495222246_a0262b098f.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 215px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-uoblnJv_OYI/TcUD7n1oVuI/AAAAAAAAA84/FDWBNWU60iI/s400/2495222246_a0262b098f.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603889634173540066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9.ATONEMENT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mencampuradukkan antara realita dengan imajinasi dengan kemasan yang cantik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-x5hAmEH6J-A/TcUDsbmQ5GI/AAAAAAAAA8w/YRfGNvtLj50/s1600/orphanage-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 186px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-x5hAmEH6J-A/TcUDsbmQ5GI/AAAAAAAAA8w/YRfGNvtLj50/s400/orphanage-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603889373189825634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10.THE OTPHANAGE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hampir mirip dengan The Others. Kita dibuat untuk meyakini akan beberapa hal yang dihadirkan sebelumnya untuk kemudian….BAM! Sebuah kenyataan menyadarkan kita akan apa yang sebenarnya terjadiSebuah kenyataan yang sangat menyesakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-GNItv5pYa0E/TcUDaeyjBuI/AAAAAAAAA8o/qebFmLG1Vkg/s1600/triangle-melissageorge.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-GNItv5pYa0E/TcUDaeyjBuI/AAAAAAAAA8o/qebFmLG1Vkg/s400/triangle-melissageorge.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603889064809006818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11.TRIANGLE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah sebelumnya kita disuguhi tiga kisah di atas kapal yang membingungkan, ketika kembali ke darat kita sadar kalau kita terseret dalam sebuah lingkaran setan yang tak ada habisnya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebuah lingkaran twist yang tiada akhir.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.flikkeni.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;FLIK KENNI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-LtjoaKL8L-8/TcUC3qiRkhI/AAAAAAAAA8g/0wmS4TKcbJU/s1600/SawI_3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 269px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-LtjoaKL8L-8/TcUC3qiRkhI/AAAAAAAAA8g/0wmS4TKcbJU/s400/SawI_3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603888466666557970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12.SAW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah sebelumnya kita merasa bebas dari gempuran dilemma moral yang sangat menghimpit, tiba – tiba kita dikejutkan dengan hadirnya sosok yang membawa terror tiada akhir. Tepat di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jebakan demi jebakan terpasang sempurna, ending yang sangat mengejutkan.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pure twist, never see this coming from the first time! Lelaki yang dikira udah jadi mayat itu tiba-tiba bergerak, berdiri, and there he is, JIGSAW&lt;/span&gt;. ( &lt;a href=" http://swindleroz.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;ADHIT HUMAR&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-LWaZAY6g1xo/TcUClOX4uvI/AAAAAAAAA8Y/oXwjjqs6rvE/s1600/pintu-terlarang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-LWaZAY6g1xo/TcUClOX4uvI/AAAAAAAAA8Y/oXwjjqs6rvE/s400/pintu-terlarang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603888149869148914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;13.PINTU TERLARANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;B&lt;span style="font-style:italic;"&gt;erfokus pada sisi psikologis seseorang yang mampu memainkan pikirannya sedemikian rupa, sadis sekaligus artistic&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-dTXz-CUOFQM/TcUCLpe6l8I/AAAAAAAAA8Q/knA4bzF2y40/s1600/the-hangover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 159px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-dTXz-CUOFQM/TcUCLpe6l8I/AAAAAAAAA8Q/knA4bzF2y40/s400/the-hangover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603887710469789634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;14.THE HANGOVER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan film – film yang masuk dalam daftar ini, The Hangover tampil beda karena berbalut guyonan sepanjang durasinya. Bukti, twist tidak hanya hadir dalam film – film tegang. Dengan misteri akan apa yang sebenarnya terjadi mampu membuat penonton terpaku menunggu penjelasan demi penjelasan. Untuk sampai pada hal tersebut, kita tak hentinya disuguhi kejutan demi kejutan yang tak dapat kita tebak dan mampu mengocok perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HzH919XoFDQ/TcUCAQQdCDI/AAAAAAAAA8I/aZvqb1ZyYbk/s1600/mother_2009.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HzH919XoFDQ/TcUCAQQdCDI/AAAAAAAAA8I/aZvqb1ZyYbk/s400/mother_2009.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603887514719684658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;15.MOTHER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kejutan dihadirkan yang mampu membuat kita terperangah. Namun, kejutan tersebut juga menyadarkan kita akan besarnya kasih saying seorang terhadap ibunya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mengejutkan melihat ternyata semua fakta yang dikira bohong dan coba disangkal sama sang ibu ternyata kenyataan yang sebenarnya. Mengejutkan sekaligus miris.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-WBh9N6tIoOw/TcUBcFIwmhI/AAAAAAAAA8A/g35Rqc50SMY/s1600/boyinthestripes3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WBh9N6tIoOw/TcUBcFIwmhI/AAAAAAAAA8A/g35Rqc50SMY/s400/boyinthestripes3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603886893259332114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;16.THE BOY IN THE STRIPPED PYJAMAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dihadirkan dalam film ini mengingatkan saya pada The Mist, sebuah ending yang menyesakkan. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Drama yang tersaji dengan baik, dua aktor cilik yang bermain cemerlang, akhir yang menyedihkan.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qb9_9IPWU68/TcUBMJn855I/AAAAAAAAA74/h4iLIOTjuxk/s1600/06depa.3.650.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 258px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qb9_9IPWU68/TcUBMJn855I/AAAAAAAAA74/h4iLIOTjuxk/s400/06depa.3.650.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603886619585996690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17.THE DEPARTED&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penokohan dan jalan cerita yang dihadirkan memang sangat berpotensi mendatangkan sebuah kisah yang tidak mudah ditebak akhirnya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertukaran peran baik-jahat yang mengagumkan ditutup dengan konklusi yang menggetarkan.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-w8heWp9TTOg/TcUA3KJrySI/AAAAAAAAA7w/p7IXcNzlkfA/s1600/john_nash_1731.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 216px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-w8heWp9TTOg/TcUA3KJrySI/AAAAAAAAA7w/p7IXcNzlkfA/s400/john_nash_1731.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603886258950228258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18.A BEAUTIFUL MIND&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ron Howard menyajikan sebuah kamuflase yang memikat dan didukung oleh olah acting yang prima dari duo Russel Crowe dan Paul Bettany. Awalnya saya percaya sekali dengan apa yang dialami oleh tokoh yang diperankan oleh Russel Crowe, tidak tahunya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Dhpc-IxRoRg/TcUAoGr7lVI/AAAAAAAAA7o/S6SmlnnkNz0/s1600/match_point_212.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Dhpc-IxRoRg/TcUAoGr7lVI/AAAAAAAAA7o/S6SmlnnkNz0/s400/match_point_212.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603886000322090322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;19.MATCH POINT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya belum nonton filmnya -_______________-‘&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-z7Y1KJMXsDQ/TcUAdlEuC7I/AAAAAAAAA7g/zFY5Q9nyVuc/s1600/wallpaper2_640x480.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-z7Y1KJMXsDQ/TcUAdlEuC7I/AAAAAAAAA7g/zFY5Q9nyVuc/s400/wallpaper2_640x480.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603885819500563378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;20.SCREAM 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saya kurang begitu menyukai bagian ketiga dari trilogy Scream ini. Terlalu banyak lelucon yang dihadirkan yang sangat mengurangi rasa tegang ketika menontonnya. Namun tidak bisa dipungklri, kehadiran film ini membuat jelas sejarah aksi terror pria bertopeng dengan pisau yang siap menghunjam setiap tubuh yang dirasa menghalangi aksi balas dendamnya. Ternyata…Hollywood-lah penjahatnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thriller cerdas yang menegangkan sekaligus sulit menebak pelakunya.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-760166082818898583?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/760166082818898583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=760166082818898583&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/760166082818898583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/760166082818898583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/imblogs-picks-twisting-films.html' title='IMBLOG&apos;S PICKS : TWISTING FILMS'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-lPJKJ8FN2HA/TcUGmZlpY4I/AAAAAAAAA-A/JF8DRsv-eJU/s72-c/imblog-picks-indonesian-films.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5559575260397100609</id><published>2011-05-01T17:11:00.008+07:00</published><updated>2011-05-01T17:16:48.110+07:00</updated><title type='text'>KOKUHAKU / CONFESSIONS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-AfEfcGCapnk/Tb0y7BjI1gI/AAAAAAAAA7Y/0O_ftvCCSd0/s1600/5432184249_7c44b6454c_o.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-AfEfcGCapnk/Tb0y7BjI1gI/AAAAAAAAA7Y/0O_ftvCCSd0/s400/5432184249_7c44b6454c_o.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601689501128250882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebelum memutuskan berhenti mengajar, Yuko (Takako Matsu) mengeluarkan sebuah pengakuan yang mengejutkan. Yuko mengaku telah memasukkan darah yang telah terkontaminasi HIV ke dalam susu yang diminum oleh 2 orang muridnya yakni Shuya (Yukito Nishii) dan Naoki (Kaoru Fujiwara). Aksi Yuko tersebut dimaksudkan sebagai sarana balas dendam akibat kematian putrinya yang disebabkan oleh 2 bocah tadi. Sejak pengakuan tersebut, kita dibawa ke dalam suasana kelam yang membuat tidak nyaman. Sebenarnya, ketidaknyamanan kita sudah mulai terusik sejak gambar pertama dihadirkan. Sepanjang durasi, Tetsuya Nakashima secara konsisten menghempur kita dengan gambar – gambar kelabu serta rentetan detail gambar dan slow motion yang membuat hati galau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-idAPy9gQX1Q/Tb0yuost7tI/AAAAAAAAA7Q/fvWvgaeROt4/s1600/kokuhaku3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-idAPy9gQX1Q/Tb0yuost7tI/AAAAAAAAA7Q/fvWvgaeROt4/s400/kokuhaku3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601689288299114194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan Yuko ibarat virus yang menyusup ke dalam tubuh untuk kemudian secara perlahan melumpuhkan tubuh, menyiksanya dalam ketidaknyamanan hingga dibuat tak berdaya bahkan menemui ajal. Sebagai seorang guru, Yuko tahu betul bagaimana sebuah ide itu bisa membunuh seseorang. Apa yang dilakukan oleh Yuko adalah sebuah aksi balas dendam yang sempurna. Yuko dengan pintarnya memanfaatkan perannya sebagai juru transfer ilmu demi kepentingan pribadi. Aksi Yuko itu mirip dengan aksi para teroris akhir – akhir ini yang memupuk rasa takut dengan pengiriman bom dalam buku atau dalam tas. Satu kejadian, sanggup memicu rasa takut yang berantai. Lewat berita kita dapati ketakutan warga ketika menemukan atau mendapatkan bingkisan yang dirasa mencurigakan. Aksi Yuko mengingatkan saya pada sebuah kejahatan sempurna yang dilakukan oleh musuh Poirot dalam Tirai (terlalu sering saya membawa – bawa novel satu ini hehehe….)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-5rG92HJaiY8/Tb0yXi9DC5I/AAAAAAAAA7I/wLFa0d8UKIw/s1600/17455_19324_644_436.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-5rG92HJaiY8/Tb0yXi9DC5I/AAAAAAAAA7I/wLFa0d8UKIw/s400/17455_19324_644_436.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601688891620002706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Paska pengakuan Yuko, kita tidak hanya diajak melihat dampak dari pengakuan tersebut, namun kita juga diajak menelusuri lebih dalam isi hati Shuya dan Naoki. Pengakuan Yuko  berhasil “memancing” pengakuan demi pengakuan yang mengejutkan sekaligus membuat miris. Ada sesuatu yang salah hingga terjadi peristiwa demi peristiwa yang tidak bisa diterima oleh nurani. Sempat dilontarkan ide seputar kenakalan remaja yang melampaui batas yang menegaskan kejahatan bisa hadir dari siapa saja tanpa memandang umur. Namun, kalau ditelusuri lebih dalam, kita bisa melihat kalau tragedy yang terjadi itu disebabkan oleh gagalnya 3 lembaga menjalankan perannya. Dimulai dari keluarga. Shuya dan Naoki hadir dari keluarga yang gagal menjalankan fungsi afeksi, proteksi dan edukasi. Shuya sejak kecil dijejali dengan ilmu pengetahuan demi ambisi ibunya. Perceraian orang tuanya membuat dirinya merasa terbuang. Sedangkan Naoki, tidak diperlihatkan sosok ayah yang mendampinginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-nFupLykB1ks/Tb0yB5uLO1I/AAAAAAAAA64/qaJc37zJ8_g/s1600/vlcsnap-2011-01-28-17h13m00s218.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-nFupLykB1ks/Tb0yB5uLO1I/AAAAAAAAA64/qaJc37zJ8_g/s400/vlcsnap-2011-01-28-17h13m00s218.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601688519774518098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekolah sebagai lembaga pendidikan dinilai gagal memberikan rasa nyaman dan aman pada mereka yang menuntut ilmu di dalamnya. Guru yang seharusnya menebarkan ilmu dan kebaikan justru menebarkan terror. Kekerasan yang terjadi tidak terendus atau mungkin pihak sekolah yang bersikap acuh? Entahlah. Dari beberapa film Jepang yang saya saksikan, kerap saya dapati sekolah itu ibarat hutan rimba dimana mereka yang kuat, merekalah yang berkuasa. Apakah kenyataannya demikian? Entahlah. Yang terakhir, media secara tidak langsung menjadi salah satu factor pemicu kenakalan dan kejahatan pada remaja. Kriminalitas mempunyai nilai yang lebih dibandingkan dengan prestasi. Kabar seputar disturbing behavior begitu mendominasi, jadi wajar kalau ada pihak – pihak yang mengadaptasinya. Informasi yang bisa diakses bebas tanpa pendampingan keluarga dan sekolah sungguh sangat berbahaya. Meski Shuya dan Naoki dalam Confession ditempatkan sebagai pelaku yang patut mendapatkan pembalasan setimpal di penghujung kisah, namun menurut saya keduanya adalah korban dari kegagalan 3 lembaga tadi menjalankan perannya. &lt;br /&gt;Meski saya agak dibuat kelelahan dengan gempuran gambar slow motion, Confession adalah sebuah film yang tidak layak untuk dilewatkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5559575260397100609?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5559575260397100609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5559575260397100609&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5559575260397100609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5559575260397100609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/kokuhaku-confessions.html' title='KOKUHAKU / CONFESSIONS'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-AfEfcGCapnk/Tb0y7BjI1gI/AAAAAAAAA7Y/0O_ftvCCSd0/s72-c/5432184249_7c44b6454c_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4385519002741313290</id><published>2011-05-01T16:49:00.005+07:00</published><updated>2011-05-01T17:06:41.257+07:00</updated><title type='text'>INCENDIES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-osxfHvgo0eI/Tb0wVxMweSI/AAAAAAAAA6w/MkXoiUIn1wQ/s1600/incendies-8517-poster-large.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 395px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-osxfHvgo0eI/Tb0wVxMweSI/AAAAAAAAA6w/MkXoiUIn1wQ/s400/incendies-8517-poster-large.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601686662060996898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sepeninggal ibu mereka, Jeanne (Melissa Desormeaux-Poulin) dan Simon (Maxim Gaudette) mendapatkan sebuah tugas yang sayangnya tidak begitu mereka sukai. Mereka harus mencari ayah dan saudara mereka yang tidak mereka ketahui secara jelas, baik keberadaannya maupun sejarahnya. Awalnya Jeanne melaksanakan wasiat tersebut, namun setelah bergulirnya waktu, giliran Simon mau tidak mau berperan aktif dalam pencarian yang penuh kejutan tersebut. Lewat penelusuran yang cukup melelahkan, mereka mendapati kelamnya perjalanan hidup dari sang ibu, Nawal Marwan (Lubna Azabal). Pada akhirnya, mereka terpaksa harus dihadapkan pada sebuah penemuan yang mengejutkan dan mereka harus berdamai dengan kenyataan yang menyesakkan tersebut. Sebuah kejutan yang tidak hanya menghantam Jeanne dan Simon, namun juga menyayat hati kita untuk kemudian mempertanyakan dan merenungkan atas apa yang terjadi di dunia ini, terutama yang terkait dengan kekerasan yang memporak – porandakan hubungan antar manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-iTJekOy0aog/Tb0wOmZ_enI/AAAAAAAAA6o/6wIg8YDHIw4/s1600/incendies1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-iTJekOy0aog/Tb0wOmZ_enI/AAAAAAAAA6o/6wIg8YDHIw4/s400/incendies1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601686538904631922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Incendies arahan Denis Villeneuve berdasarkan naskah tulisan Wajdi Mouawad ini sepanjang durasi tak henti – hentinya menghadirkan adegan demi adegan yang menghantam rasa. Menebarkan kegelisahan untuk kemudian (untungnya) mencoba menghalaunya dengan sebuah penutup yang menentramkan. Incendies diawali dengan sebuah janji atas nama cinta yang dalam perjalanan untuk memenuhinya harus melewati berbagai halangan, namun pada akhirnya semuanya dikembalikan pada asal muasal janji tersebut, yakni cinta. Wasiat Nawal terhadap anak – anaknya tak pelak menggoreskan luka, namun dari luka tersebut sang anak bisa memahami asal muasal mereka. Dari perjalanan penelusuran kisah sang ibu, (diharapkan) Jeanne dan Simon mempunyai pijakan yang kuat akan keberadaan mereka, bahwa mereka ada karena cinta. Nawal tidak ingin anak – anaknya hidup dalam bara api yang membakar dan tidak menentramkan yang parahnya bisa terus menjalar menghanguskan yang ada disekitar. Incendies tidak sekedar memaparkan sebuah history of violence, namun juga sekaligus berusaha meredamnya. Dan memang, untuk mengakhiri sebuah konflik, perlu sebuah penelusuran masalah sampai ke akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-lHU5NXeFdwo/Tb0wE3j3ksI/AAAAAAAAA6g/zIb1DTF5TtY/s1600/incendies.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-lHU5NXeFdwo/Tb0wE3j3ksI/AAAAAAAAA6g/zIb1DTF5TtY/s400/incendies.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601686371710767810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya kisah Romeo dan Juliet, tragedy dalam Incendies berawal dari kisah cinta yang terhalang oleh nilai. Disinilah hadir sebuah kritikan akan budaya dan norma (agama) yang sebenarnya hadir demi sebuah keteraturan, namun pada kenyataannya justru memecah belah hubungan dan menjauhkan manusia dari keteraturan. Masing – masing pihak berusaha mempertahankan apa yang mereka yakini. Pada akhirnya, keyakinan yang ada justru mereka permainkan demi keselamatan diri sendiri.  Yang lebih menyedihkan, lagi, budaya dan norma yang ada menempatkan perempuan sebagai korban. Dan Nawal adalah salah satunya. Nawal terombang – ambing di tengah konflik hingga babak belur, tidak hanya secara fisik namun juga hidupnya. Ketangguhan Nawal dalam usaha mewujudkan janjinya dia tunjukkan dengan cara – cara yang tak kuasa kita gugat benar atau tidaknya, namun yang pasti dia melakukan atas nama cinta terhadap anaknya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4385519002741313290?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4385519002741313290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4385519002741313290&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4385519002741313290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4385519002741313290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/incendies.html' title='INCENDIES'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-osxfHvgo0eI/Tb0wVxMweSI/AAAAAAAAA6w/MkXoiUIn1wQ/s72-c/incendies-8517-poster-large.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-4251946355772089806</id><published>2011-05-01T15:24:00.024+07:00</published><updated>2011-05-01T16:48:00.641+07:00</updated><title type='text'>IMBLOG’S PICKS : INDONESIAN FILMS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Ik96a0mUx0k/Tb0r4vuSslI/AAAAAAAAA6Y/X-THdehE7rw/s1600/3doa_3cinta_poster_preview.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 280px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ik96a0mUx0k/Tb0r4vuSslI/AAAAAAAAA6Y/X-THdehE7rw/s400/3doa_3cinta_poster_preview.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601681765402063442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, beberapa anggota Indonesian Movie Bloggers mengadakan semacam polling terhadap Film Indonesia rilisan tahun 2000 – 2009 yang menjadi pilihan mereka. Prosesnya dimulai dengan pengiriman maksimal 20 judul yang menurut mereka pantas untuk masuk ke dalam daftar. Dari rekomendasi yang masuk, dipilih 50 besar. Berikut daftarnya (urutan berdasarkan abjad):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Doa 3 Cinta&lt;br /&gt;3 Hari untuk Selamanya&lt;br /&gt;9 Naga&lt;br /&gt;Ada Apa Dengan Cinta?&lt;br /&gt;Arisan!&lt;br /&gt;Babi Buta yang Ingin Terbang&lt;br /&gt;Banyu Biru &lt;br /&gt;Berbagi Suami&lt;br /&gt;Biarkan Bintang Menari&lt;br /&gt;Ca Bau Kan&lt;br /&gt;Cin(t)a&lt;br /&gt;Claudia/Jasmine&lt;br /&gt;Denias, Senandung di Atas Awan&lt;br /&gt;Eliana, Eliana&lt;br /&gt;Emak Ingin Naik Haji&lt;br /&gt;Fiksi&lt;br /&gt;Garuda Di Dadaku&lt;br /&gt;Gie&lt;br /&gt;Heart-break.com&lt;br /&gt;Identitas&lt;br /&gt;Janji Joni&lt;br /&gt;Jelangkung&lt;br /&gt;Jermal&lt;br /&gt;Kala&lt;br /&gt;Kamulah Satu-Satunya&lt;br /&gt;Kuntilanak&lt;br /&gt;Laskar Pelangi&lt;br /&gt;LOVE&lt;br /&gt;May&lt;br /&gt;Mendadak Dangdut&lt;br /&gt;Mengejar Mas Mas&lt;br /&gt;Merantau&lt;br /&gt;Mereka Bilang, Saya Monyet!&lt;br /&gt;Nagabonar Jadi 2&lt;br /&gt;Opera Jawa&lt;br /&gt;Pasir Berbisik&lt;br /&gt;Perempuan Berkalung Surban&lt;br /&gt;Perempuan Punya Cerita&lt;br /&gt;Petualangan Sherina&lt;br /&gt;Pintu Terlarang&lt;br /&gt;Pocong 2&lt;br /&gt;Quickie Express&lt;br /&gt;Radit Dan Jani&lt;br /&gt;Realita Cinta dan Rock n' Roll&lt;br /&gt;Rindu Kami PadaMu&lt;br /&gt;Ruang&lt;br /&gt;Ruma Maida&lt;br /&gt;Sang Pemimpi&lt;br /&gt;The Photograph&lt;br /&gt;Under The Tree&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 50 judul diatas, teman – teman blogger selanjutnya diharuskan memilih 10 judul dan harus diurutkan mengingat nantinya akan ada pemberian skor (scoring) pada tiap urutan. Scoring dimaksudkan untuk mengangkat film – film dengan sedikit pendukung namun mempunyai peringkat yang tinggi. Hal ini didasarkan pada pertimbangan tidak semua teman – teman blogger menyaksikan semua film Indonesia rilisan 2000 – 2009. Banyak film – film Indonesia yang tidak sempat disaksikan waktu perilisannya dan susah didapat copy resminya (VCD/DVD). Bahkan beberapa judul memang belum pernah dirilis sama sekali VCD/DVD nya. Siapa tahu, kedepannya gara – gara aksi iseng ini, bakal menggugah minat mereka yang terlibat dalam  perilisan VCD/DVD *berkhayal*&lt;br /&gt;Pemeringkatan 20 Film Indonesia pilihan IMBlog didasarkan pada prosentase banyaknya pemilih serta prosentase scoring.&lt;br /&gt;Daftar yang ada bisa jadi kedepannya bakal berubah mengingat belum semua anggota IMBlog terlibat dalam polling ini. Ada kemungkinan, suatu saat bakal ada kegiatan serupa lagi dengan melibatkan lebih banyak anggota IMBlog serta syukur – syukur telah menonton lebih banyak film Indonesia rilisan tahun 2000 - 2009. Jadi, nikmati saja dulu apa yang ada. Perhatikan dominasi Joko Anwar dalam 10 besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cIgN8tjiRFM/Tb0pXlfJAiI/AAAAAAAAA6I/shQnoP-gFjw/s1600/aadc-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 275px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cIgN8tjiRFM/Tb0pXlfJAiI/AAAAAAAAA6I/shQnoP-gFjw/s400/aadc-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601678996695220770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.ADA APA DENGAN CINTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masih merupakan film remaja terbaik sejak kebangkitan film Indonesia. Ditonton beberapa kalipun rasanya tidak membosankan. Inilah keunggulan film ini dibandingkan film Indonesia kebanyakan. Ceritanya mungkin tidaklah istimewa, namun semua lini dari film ini digarap dengan apik. Film ini juga sukses mencetak bintang dengan bakat besar seperti Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Soundtracknya pasti bakal melekat di kuping sepanjang masa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-jGok7RGKbS8/Tb0p4H1kifI/AAAAAAAAA6Q/QtW_ImXJK9A/s1600/ari.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 337px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jGok7RGKbS8/Tb0p4H1kifI/AAAAAAAAA6Q/QtW_ImXJK9A/s400/ari.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601679555671919090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.ARISAN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Film ini dianggap berhasil menyajikan sebuah komedi satire akan kehidupan para sosialita yang kerap menggunakan topeng. Salah satu Film Indonesia yang cukup berani mengangkat isu homoseksualitas dengan cukup gamblang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;A Happy picture about unhappy people. Arisan! hadir sebagai komedi yang menyentil bagi Ibu-ibu sosialita kota-kota metropolitan sana. Komedinya pun Fresh dan juga satir. Sekilas, saat sedang Arisan! Ibu-ibu ini terlihat begitu Happy, padahal ada segudang problematika hidup yang ada dibalikny&lt;/span&gt;a (&lt;a href="http://curlybandidas.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;CURLYBANDIDAS&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Z_WaZSV113k/Tb0o4DOi_HI/AAAAAAAAA6A/sWBOy8bSPnY/s1600/LFS-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 233px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Z_WaZSV113k/Tb0o4DOi_HI/AAAAAAAAA6A/sWBOy8bSPnY/s400/LFS-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601678454922869874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.BERBAGI SUAMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Film yang mengukuhkan Nia Dinata sebagai sineas yang paling konsisten mengangkat isu seputar perempuan. Selain itu juga mempertegas kesukaan Nia untuk memproduseri sebuah kumpulan cerita menjadi sebuah tontonan yang memikat meski mengangkat isu yang sensitive dan cenderung berat. Berbagi Suami adalah sebuah film yang lucu sekaligus pahit dan didukung jajaran cast yang melimpah dan hebatnya mampu tampil bagus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Konsep poligami yang dituturkan dengan menarik, relevan dengan kondisi masyarakat menengah ke bawah Indonesia.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://databasefilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DATABASE FILM&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-J3Ws9If1rA8/Tb0ohIg9SeI/AAAAAAAAA5w/PxiB34Yn53s/s1600/fiksi5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-J3Ws9If1rA8/Tb0ohIg9SeI/AAAAAAAAA5w/PxiB34Yn53s/s400/fiksi5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601678061205277154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.FIKSI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jarang sekali film nasional yang mengulik sisi terdalam dari jiwa manusia. Ketika sineas lain asyik dengan dunia hura hura, mereka yang terlibat di balik film ini sibuk menyelami dunia sunyi anak manusia. Hasilnya? Filmnya tampil lebih gelap dan menghantui ketimbang film horror yang setannya begitu banci kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-6qOmyp8r9O4/Tb0nMAtblcI/AAAAAAAAA5o/G6NL8gLnbCA/s1600/laskar-pelangi-the-movie-66.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-6qOmyp8r9O4/Tb0nMAtblcI/AAAAAAAAA5o/G6NL8gLnbCA/s400/laskar-pelangi-the-movie-66.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601676598821230018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.LASKAR PELANGI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jujur bukan merupakan film favorit saya. Namun keseriusan mereka yang berada di balik layar patut mendapatkan apresiasi tertinggi. Film ini seakan menegaskan posisi dari Mira Lesmana dan Riri Reza sebagai insan film yang mempunyai visi yang jelas. Entah apa jadinya dunia film Indonesia tanpa andil mereka berdua. Mereka selalu membuat film yang tidak hanya sebagai tontonan, namun juga tuntunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-gATFpL23P8M/Tb0mivG7JyI/AAAAAAAAA5g/cuR2pYeWrgc/s1600/2368-kala.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 372px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-gATFpL23P8M/Tb0mivG7JyI/AAAAAAAAA5g/cuR2pYeWrgc/s400/2368-kala.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601675889721681698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.KALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah film yang menyadarkan kita bahwa ada sebutir mutiara di tengah padang pasir yang bakal mengkilat kalau terus diasah. Mutiara tersebut tidak lain adalah Joko Anwar. Banyak yang ingin didobrak oleh sineas satu ini yang memanfaatkan kecintaannya akan sinema sebagai kekuatan dalam berkarya. Kala seakan menjadi sebuah pengantar dari kejutan demi kejutan yang bakal dihadirkan oleh Joko Anwar yang membuat dunia perfilman Indonesia makin kaya warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-OJi3gKBXghE/Tb0lLsIvo2I/AAAAAAAAA5Y/qMnB23r4mjE/s1600/20090723184406992.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 265px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-OJi3gKBXghE/Tb0lLsIvo2I/AAAAAAAAA5Y/qMnB23r4mjE/s400/20090723184406992.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601674394275390306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7.PINTU TERLARANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Joko Anwar membuat spoiler Shutter Island, dia menulis "jika Shutter Island dirilis lebih dulu dari Pintu Terlarang, maka gue akan dibilang nyontek" Tapi menurut saya Pintu Terlarang lebih kompleks dari Shutter Island.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-729_7r6xFw0/Tb0k0riKcgI/AAAAAAAAA5Q/AwwZtMwJKdw/s1600/Janji%2BJoni%2B-%2Bcourtesy%2BJoko%2BAnwar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-729_7r6xFw0/Tb0k0riKcgI/AAAAAAAAA5Q/AwwZtMwJKdw/s400/Janji%2BJoni%2B-%2Bcourtesy%2BJoko%2BAnwar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601673998976578050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8.JANJI JONI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ringan, menyegarkan tetapi tidak mengesalkan, apalagi dengan tampilan visual yang sangat sangat menarik. Inilah film yang membuat saya masih percaya pada potensi film di Indonesia. Plus saya menjadi dapat pengetahuan baru mengenai pengantar rol film di bioskop.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://ajirenji.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;AJIRENJI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-jUM3EbAneE0/Tb0jzuLywLI/AAAAAAAAA5I/X7uJUNu6CqM/s1600/stills20web750.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jUM3EbAneE0/Tb0jzuLywLI/AAAAAAAAA5I/X7uJUNu6CqM/s400/stills20web750.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601672882996560050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9.JERMAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bukan sepenuhnya karya anak negeri, namun inilah film berbahasa Indonesia yang sangat bermuatan local, namun rasanya bakal bisa diterima penonton global kalau saja dipromosikan dengan baik berkat keunikan setting cerita. Meski terkesan sederhana, Jermal mempunyai tuturan cerita yang menarik dan kuat. Menyaksikan film ini mengingatkan pada film-film Jepang yang sunyi, minimalis namun mempunyai kedalaman cerita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;cerita yang sederhana tapi memiliki makna yang cukup dalam&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8hq7pLzp730/Tb0jWR9xTmI/AAAAAAAAA5A/CJ4elWxuWgQ/s1600/jelangkung.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8hq7pLzp730/Tb0jWR9xTmI/AAAAAAAAA5A/CJ4elWxuWgQ/s400/jelangkung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601672377205345890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10.JELANGKUNG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kejutan film horror ini mampu masuk ke dalam 10 besar. Jelangkung akan selalu diingat akan kontribusinya akan bangkitnya para setan dalam film Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana rasanya "mengantri" berbulan-bulan hingga akhirnya bisa menonton film ini? Itulah yang saya rasakan. Rilis September 2001, saya baru bisa menonton Desember 2001. Dan sukses membuat saya tidak bisa tidur berminggu-minggu. Horor terbaik yang pernah dibuat. Meskipun eksekusinya sangat seadanya.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-gW1wL6mHgG8/Tb0huL2JuJI/AAAAAAAAA44/fh-fMhgcFig/s1600/1_26.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 219px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-gW1wL6mHgG8/Tb0huL2JuJI/AAAAAAAAA44/fh-fMhgcFig/s400/1_26.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601670588856383634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11.PASIR BERBISIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambar-gambar yang dihadirkan sangat kuat dan “berbicara”. Film ini sangat menarik dibahas dari berbagai segi, mulai dari teknis, cerita hingga isu yang dihadirkan. Filmnya sendiri sangat indah dan artistic meski menghadirkan sebuah tragedy didalamnya. Adegan paling nempel dan paling menyedihkan adalah ketika Dian Sastro mendapatkan pelecehan dari Didi Petet.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Film untuk perempuan Indonesia. Sutradara, produser, pemain, penulis naskah dan editor, semua dilakukan filmaker perempuan Indonesia, menjadi salah satu film terbaik pembuka lembaran cinema indonesia 2000-an.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Zd2eGN3kJZY/Tb0hgZT4l7I/AAAAAAAAA4w/xnhU7xX7NvE/s1600/sp09-a_1.img_assist_custom.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Zd2eGN3kJZY/Tb0hgZT4l7I/AAAAAAAAA4w/xnhU7xX7NvE/s400/sp09-a_1.img_assist_custom.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601670351952582578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12.UNDER THE TREE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Truth to be told, we need more films shot and about people outside Jakarta area. And Under the Tree is one of the most prominent. Coming from the experienced director, Mr. Nugroho reveals the story of women from different age group and background, finding their identity, their importance in society, and to their family.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://cinemaexposure.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;YUKI ADITYA&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-V1s67M7Kyj8/Tb0fJ_HsmpI/AAAAAAAAA4o/NzQY3sZeW0A/s1600/1_14.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 216px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-V1s67M7Kyj8/Tb0fJ_HsmpI/AAAAAAAAA4o/NzQY3sZeW0A/s400/1_14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601667767941765778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;13.THE PHOTOGRAPH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Two lonely people from different background, knitting a subtle kind of friendship which is rarely done in recent Indonesian film. Without bombastic dialogues and overtly done silliness, this winner in Karlovy Vary Film Festival charms me more in the manner of the character development than its own story.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://cinemaexposure.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;YUKI ADITYA&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-SF4-EKpkCAQ/Tb0ep_3kU_I/AAAAAAAAA4g/7nGYixiNCJc/s1600/3-hari-untuk-selamanya2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-SF4-EKpkCAQ/Tb0ep_3kU_I/AAAAAAAAA4g/7nGYixiNCJc/s400/3-hari-untuk-selamanya2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601667218386736114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;14.3 HARI UNTUK SELAMANYA &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebuah road-movie yang sebenarnya tidak istimewa. Pretensius bahkan. Tapi ia cukup jujur dalam bertutur. Dan saya selalu senang untuk kembali mengikuti perjalanan 3 hari Jakarta-Jogya bersama Yusuf dan Ambar.&lt;/span&gt;   ( &lt;a href="http://jalangfilm.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;HARIS FADLI&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-AWHeZ2tpl2Q/Tb0dtvo4FiI/AAAAAAAAA4Y/hqIcfmnRom8/s1600/operajawa01.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AWHeZ2tpl2Q/Tb0dtvo4FiI/AAAAAAAAA4Y/hqIcfmnRom8/s400/operajawa01.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601666183237998114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;15.OPERA JAWA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;More like a performing art captured in this visually dazzling effort from the most famous Indonesian filmmaker abroad is sometimes sentimental as in usual operetta, and no less avant-garde than the film of Italian experimentalist, Carmelo Bene. It's sexy, sultry, and enigmatic.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://cinemaexposure.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;YUKI ADITYA&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-1PHnDobXc-I/Tb0dM6C-WgI/AAAAAAAAA4Q/tWQwkARqJPw/s1600/babibuta_still.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-1PHnDobXc-I/Tb0dM6C-WgI/AAAAAAAAA4Q/tWQwkARqJPw/s400/babibuta_still.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601665619096132098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;16.BABI BUTA YANG INGIN TERBANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Edwin bekerja sebagai penyentil professional dalam film panjang pertama arahannya ini. Berusaha membahas isu diskriminasi agama dan ras dalam negara pruralitas. Nilai satirnya pun begitu ampuh menelanjangi buruk rupanya moralitas bangsa ini. Absurd nya sekali lagi saya jatuhkan pada seekor babi di antara rerumputan ilalang sambil bersura grookk .. grookk..grookk dengan long time shoot.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://delupher.wordpress.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;ANDY PUTERA&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-0FJrZqJBFT4/Tb0bfOwc6kI/AAAAAAAAA4I/fSzwdj8bX3A/s1600/petualangan%2Bsherina.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 152px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-0FJrZqJBFT4/Tb0bfOwc6kI/AAAAAAAAA4I/fSzwdj8bX3A/s400/petualangan%2Bsherina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601663734869977666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17.PETUALANGAN SHERINA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menonton film ini, Singin in the Rain adalah musikal favorit saya. Tapi filmaker dalam negeri sendiri membuat saya kagum dengan musikal kontemporer ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Salah film musikal terbaik yang pernah dibuat.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;DONI AGUSTAN&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-3UXLrO4zNaw/Tb0ax0OREvI/AAAAAAAAA4A/UQ-g58MuKt4/s1600/quickiehead.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-3UXLrO4zNaw/Tb0ax0OREvI/AAAAAAAAA4A/UQ-g58MuKt4/s400/quickiehead.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601662954653160178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18.QUICKIE EXPRESS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah komedi dewasa yang disajikan dengan cukup berani namun tidak vulgar. Leluconnya cukup berhasil memancing tawa tanpa harus tampil murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Xfmw0yJuMTk/Tb0aPtG2QkI/AAAAAAAAA34/Y6e-uXba67Y/s1600/AM_cinTa_still02.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Xfmw0yJuMTk/Tb0aPtG2QkI/AAAAAAAAA34/Y6e-uXba67Y/s400/AM_cinTa_still02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601662368627442242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;19.CIN(T)A&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penuh dengan quote – quote yang bisa inspiratif, sekaligus membuat sebal karena kadang terkesan layaknya pameran quote. Namun, keberanian mengangkat sesuatu yang sensitive pantas dihargai.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Memaknai perbedaan dan dialog yang cukup manis.&lt;/span&gt; ( &lt;a href="http://www.movfreak.blogspot.com/" target="_blank" title="silahkan kunjungi blogku"&gt;MOVREAK&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7xpa6sT9fwM/Tb0ZpMffdZI/AAAAAAAAA3w/SPz2A6qXChM/s1600/naga%2Bbonar2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 399px; height: 305px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7xpa6sT9fwM/Tb0ZpMffdZI/AAAAAAAAA3w/SPz2A6qXChM/s400/naga%2Bbonar2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601661707037406610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;20.NAGA BONAR JADI 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Deddy Mizwar berhasil menghasilkan sebuah tontonan yang kaya nilai (nasionalisme) namun tanpa menghilangkan unsure komersialnya. Deddy Mizwar tahu benar bagaimana meramu cerita menjadi sebuah tuntunan tanpa menggurui dan meninggalkan kesan mendalam di benak penontonnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-4251946355772089806?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/4251946355772089806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=4251946355772089806&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4251946355772089806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/4251946355772089806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/05/imblogs-picks-indonesian-films.html' title='IMBLOG’S PICKS : INDONESIAN FILMS'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ik96a0mUx0k/Tb0r4vuSslI/AAAAAAAAA6Y/X-THdehE7rw/s72-c/3doa_3cinta_poster_preview.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2877950583132776166</id><published>2011-04-16T13:56:00.003+07:00</published><updated>2011-04-16T14:26:08.278+07:00</updated><title type='text'>MEI KE SOLO!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-IwBXnQ8cCv0/Tak-Z18FWAI/AAAAAAAAA3g/XxTP-BZeerU/s1600/baner.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-IwBXnQ8cCv0/Tak-Z18FWAI/AAAAAAAAA3g/XxTP-BZeerU/s400/baner.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596072625681291266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mari ramai - ramai mengunjungi kota Solo di bulan Mei, karena selain kamu bisa berburu kuliner yang enak dan murah serta berburu batik kamu bakal disuguhi sebuah event menarik bertajuk Festival Film Solo 2011. Festival Film Solo merupakan festival film tahunan yang diadakan di Kota Solo – Jawa Tengah, dengan fokus pada film fiksi-pendek Indonesia. Ketiadaan festival yang memfokuskan diri pada film-film pendek Indonesia menjadi landasan awal bagi festival ini untuk merespon terus-lahirnya karya dan kerja kreatif para pembuat film pendek di seluruh kota di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival film yang akan diselenggarakan pada tanggal 4-7 Mei 2011 di Gedung Kesenian Solo (GKS) ini terdapat beberapa program kompetisi maupun non-kompetisi, hal ini sebagai satu bentuk respon penyelenggara terhadap kondisi sosial masyarakat dan juga perkembangan dunia perfilman Indonesia itu sendiri. Harapannya, Festival Film Solo 2011 akan mampu menjadi sebuah festival yang sederhana namun bisa dekat dan akrab dengan publik, melalui tema-tema film yang secara maksimal bisa mengeksplorasi Indonesia, baik secara ruang maupun ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Kompetisi Film Fiksi-Pendek Indonesia Kategori Umum Nasional merupakan ruang bagi para pembuat film untuk mempertemukan karya-karya terbaik mereka, sebagai jurinya Seno Gumira Ajidarma, Joko Anwar, Swastika Nohara. Ladrang Award akan diberikan kepada pemenang kompetisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-8pCXo_ylJdI/TalD8alGT4I/AAAAAAAAA3o/DNK0u7czZEE/s1600/indonesia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8pCXo_ylJdI/TalD8alGT4I/AAAAAAAAA3o/DNK0u7czZEE/s400/indonesia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596078717190688642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Program Kompetisi Film Fiksi-Pendek Indonesia Kategori Pelajar SMA se-Jawa Tengah, sebagai jurinya Ajish Dibyo, Veronica Kusumaryanti dan Arfan Adhi Permana. Pemenang kompetisi ini berhak mendapatkan Gayaman Award. Pengiriman karya untuk kompetisi ditrtima panitia penyelenggara pada tanggal 30 Maret 2011 (cap pos).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program Tamasya Layar Tancap di 26 titik di wilayah Kota Solo menjadi salah satu usaha mendekatkan film dan festival ini dengan publik. Layar tancap yang akan memutar film-film fiksi-pendek Indonesia ini, digelar di kampung-kampung dan ruang publik di tengah kota. Program ini juga didukung oleh komunitas-komunitas film di kota lain, untuk menggelar layar tancap di kota masing-masing pada Bulan Mei, sehingga layak apabila nantinya kita menyebut Bulan Mei sebagai Bulan Layar Tancap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat Program Cerdas-Cermat Komunitas Film akan menjadi ajang bertemunya komunitas-komunitas film dari berbagai kota di Indonesia. Program ini lebih mengedepankan pertukaran data dan informasi komunitas-komunitas film yang ada. Pertanyaan-pertanyaan dalam cerdas-cermat akan diambil dari data yang dikirimkan oleh masing-masing komunitas. Pemenang berhak atas Piala Bergilir Festival Film Solo. Selain itu, program diskusi “Ruang Publik dan Kesenian di Solo” kiranya mampu pula untuk memacu kemajuan kesenian yang semakin kehilangan ruang. Diskusi ini menjadi semacam pemetaan awal terhadap kondisi dunia berkesenian di Solo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi http://festivalfilmsolo.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2877950583132776166?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2877950583132776166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2877950583132776166&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2877950583132776166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2877950583132776166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/04/mei-ke-solo.html' title='MEI KE SOLO!'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IwBXnQ8cCv0/Tak-Z18FWAI/AAAAAAAAA3g/XxTP-BZeerU/s72-c/baner.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-2280640582267914504</id><published>2011-04-16T13:40:00.006+07:00</published><updated>2011-04-16T13:51:41.299+07:00</updated><title type='text'>LA SICILIANA RIBELLE / THE SICILIAN GIRL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ogWGnqVCgTw/Tak8OljMx6I/AAAAAAAAA3Y/BnwlQe6t4T8/s1600/The-Sicilian-Girl.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 280px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ogWGnqVCgTw/Tak8OljMx6I/AAAAAAAAA3Y/BnwlQe6t4T8/s400/The-Sicilian-Girl.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596070233280137122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagi Rita (Veronica D’Agostino), ayahnya adalah sosok yang sangat dia kagumi. Rita menempatkan ayahnya bak dewa yang dihormati dan disegani oleh banyak orang. Dibandingkan dengan ibunya, Rita lebih dekat dengan ayahnya yang melimpahinya dengan rasa saying yang besar. Yang tidak disadari oleh Rita kecil adalah ayahnya seorang mafia. Seperti umumnya mafia, ayah Rita tak segan menggunakan cara – cara yang tidak diperkenankan oleh hukum. Pemujaan yang berlebihan, membuat Rita memandang ayahnya sebagai sosok sempurna tanpa cacat. Hidup Rita berubah drastis tatkala ayahnya menemui ajal dengan cara yang brutal. &lt;br /&gt;Rasa amarah dan dendam menggelayuti diri Rita, yang makin menggelora ketika mendapati orang – orang yang dia anggap sebagai teman ayahnya ternyata tidak melakukan apa – apa demi mengobati rasa luka yang hinggap pada dirinya. Luka dan dendam makin dalam ketika nasib yang sama menghampiri kakak tercinta.  Rita lantas melakukan aksi balas dendam dengan menyerahkan hasil pengamatannya bertahun – tahun yang dia tuangkan dalam buku harian kepada pihak berwajib. Dia memilih sosok yang dia anggap punya nyali (diperankan actor Perancis Gerard Jugnot yang jadi guru music di The Chorus) untuk membongkar jaringan mafia yang membuat dirinya kehilangan sang ayah tercinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Dmuwq0vJUN4/Tak7zdiZ_II/AAAAAAAAA3Q/UFkwm4EM5Sc/s1600/52172_gal.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Dmuwq0vJUN4/Tak7zdiZ_II/AAAAAAAAA3Q/UFkwm4EM5Sc/s400/52172_gal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596069767272856706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The Sicilian Girl menghadirkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan kisah seputar mafia kebanyakan. The Sicilian Girl memilih sosok berjenis kelamin perempuan sebagai sosok utama. Sosok tersebut imelakukan sebuah aksi yang mengobrak – abrik eksistensi mafia. Istimewanya lagi, sang sosok utama ternyata masih berusia belasan tahun. Usia dimana kepribadiannya belumlah benar – benar matang. Disinilah menariknya The Sicilian Girl. Rita sebagai sosok utama bukanlah sosok yang loveable di mata saya meski dia melakukan sebuah aksi besar. Rita dimata saya mempunyai pesona fisik yang biasa – biasa saja dan dia digambarkan layaknya gadis remaja kebanyakan yang cenderung impulsive, labil namun ada kenaifan menyikapi apa yang terjadi. Di satu sisi kita kagum akan usahanya, namun disisi lain kita ingin menjambak rambutnya ketika dia cenderung keras kepala menuruti emosinya. Rita benar – benar The Sicilian Girl yang berdarah panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-b8p_Oooolcs/Tak6uO-c7EI/AAAAAAAAA3I/YRDGJOyj2VI/s1600/1__4_.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 215px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-b8p_Oooolcs/Tak6uO-c7EI/AAAAAAAAA3I/YRDGJOyj2VI/s400/1__4_.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596068577952984130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lewat apa yang tersaji dilayar, Rita menjalani masa remaja yang berat. Bayangkan, selain harus berhadapan dengan para mafia kejam, dia harus menghadapi para penegak hukum yang sebenarnya ingin melindunginya namun kadang dia anggap sebagai belenggu. Belum lagi konflik dengan ibunya yang menginginkan Rita menghentikan aksinya. Dan seperti remaja belasan tahun lainnya, Rita juga disibukkan dengan masalah percintaan. Pertarungan terbesar tentu saja ketika dia harus melawan dirinya sendiri. Dia harus merelakan robohnya pandangannya akan kesempurnaan ayahnya. Disinlah dirinya harus belajar menerima kenyataan. Di usia belasan tahun, Rita adalah sosok kesepian yang terhimpit dari berbagai sudut. Kehadiran sosok yang diperankan Gerard Jugnot cukup bisa mengisi kekosongan hatinya dan kerinduannya akan sosok ayah. Sayang, mafia memporak – porandakan hidup Rita.  Dia mungkin bukanlah sosok yang simpatik, namun keberaniannya sangatlah inspiratif. Kisah yang diangkat dari peristiwa nyata ini disutradarai oleh Marco Amenta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-2280640582267914504?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/2280640582267914504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=2280640582267914504&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2280640582267914504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/2280640582267914504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/04/la-siciliana-ribelle-sicilian-girl.html' title='LA SICILIANA RIBELLE / THE SICILIAN GIRL'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ogWGnqVCgTw/Tak8OljMx6I/AAAAAAAAA3Y/BnwlQe6t4T8/s72-c/The-Sicilian-Girl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-7461163300311163974</id><published>2011-04-16T13:31:00.003+07:00</published><updated>2011-04-16T13:38:46.513+07:00</updated><title type='text'>J’AI TUE MA MERE / I KILLED MY MOTHER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BNbiImKFJC4/Tak5Yw0xoxI/AAAAAAAAA3A/62swqGFZU7s/s1600/600full-i-killed-my-mother-poster1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BNbiImKFJC4/Tak5Yw0xoxI/AAAAAAAAA3A/62swqGFZU7s/s400/600full-i-killed-my-mother-poster1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596067109570454290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;J’ai Tue Ma Mere menghadirkan gesekan tiada henti antara Hubert Minel (Xavier Dolan) dengan ibunya, Chantale (Anne Dorval). Terkesan biasa, namun oleh Xavier Dolan, J’ai Tue Ma Mere menjadi sebuah sajian memikat berkat benturan dua karakter unik yang sama – sama dramatis hingga meski terkesan berlebihan, ada sesuatu yang lucu dari gesekan dua karakter tersebut. Dan meski keduanya saling memaki satu sama lain, tak bisa dipungkiri tebalnya rasa sayang diantara ibu dan anak tersebut. Keduanya jelas saling membutuhkan dan tidak bisa hidup tanpa kehadiran satu sama lain. Hubungan yang naik turun berbalutkan visualisasi yang terkesan artistic sekaligus berlebihan dan melimpahnya adegan slow motion yang mengingatkan saya pada In The Mood For Love berhasil mengaduk  emosi. Dramatisasi konfrontasi antara Hubert dengan ibunya yang cukup berlebihan bisa jadi menghibur bagi sebagian orang, namun sangat dimaklumi kalau ada orang yang merasa sebal melihatnya. Dramatisnya hubungan ibu dan anak dalam film ini sebenarnya sudah terlihat dari judulnya yang terkesan sensasional dan provokatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-iUpHf1vDMxM/Tak5HG_2IJI/AAAAAAAAA24/z_gGAq7Nw9c/s1600/I_killed_my_Mother_J_ai_tue_ma_mere_Poster.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-iUpHf1vDMxM/Tak5HG_2IJI/AAAAAAAAA24/z_gGAq7Nw9c/s400/I_killed_my_Mother_J_ai_tue_ma_mere_Poster.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596066806284820626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti pernah melewati galaunya masa muda usia belasan tahun. Masa dimana sebagian besar waktu disibukkan dengan aktivitas mencari jati diri. Masa di mana muncul rasa sensitifitas yang tinggi menyikapi segala hal yang berkaitan dengan eksistensi diri. Masa muda senantiasa diliputi gairah dan emosi yang menuntut untuk dilampiaskan. Kagum dengan bagaimana Xavier Dolan menumpahkan segala apa yang dia rasakan dan dia alami ke dalam sebuah karya audio visual yang memikat. J’ai Tue Ma Mere yang dia hasilkan saat usianya belum genap 20 tahun dan berhasil menembus Cannes ini dia akui merupakan semacam autobiography dari penggalan masa mudanya. Inilah yang membuat J’ai Tue Ma Mere terlihat istimewa. Xavier Dolan menggunakan film sebagai sarana curhat. Kalau lewat J’ai Tue Ma Mere Xavier Dolan menumpahkan perasaannya kaitannya dengan hubungannya dengan sang ibu, lewat film keduanya, Les Amours Imaginaires (Heartbeats), Dolan lagi – lagi mengulik soal hubungan antar manusia yang dikaitkan dengan kejujuran rasa. Dengan sentuhan visualisasi yang hampir sama, kedua film tersebut sangat kental dengan luapan kegelisahan dari Dolan. Tentu saja disajikan lewat sudut pandang yang dia yakini, entah itu benar atau salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-0SsOZ_kBS_g/Tak43nKPbtI/AAAAAAAAA2w/_jCV_q5HamQ/s1600/600full-i-killed-my-mother-poster.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 311px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0SsOZ_kBS_g/Tak43nKPbtI/AAAAAAAAA2w/_jCV_q5HamQ/s400/600full-i-killed-my-mother-poster.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596066540040449746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak  semua remaja bisa menyalurkan emosi mereka ke dalam sebuah karya yang tidak asal – asalan. Xavier Dolan adalah sosok beruntung yang bisa menyalurkan energy besarnya ke sesuatu yang positif. Di luar sana, banyak anak muda yang kurang beruntung dengan meluapkan emosi mereka ke aksi – aksi yang bukannya konstuktif, justru membawa kerusakan seperti terjebak obat terlarang dan alcohol. Di luar orientasi seksualnya yang masih menjadi masalah oleh sebagian orang, tidak bisa dipungkiri Xavier Dolan adalah manusia kreatif yang pantas diberi penghargaan. Dolan justru membuktikan kalau orientasi seksual tidak ada korelasinya dengan kualitas individu. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-7461163300311163974?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/7461163300311163974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=7461163300311163974&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7461163300311163974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/7461163300311163974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/04/jai-tue-ma-mere-i-killed-my-mother.html' title='J’AI TUE MA MERE / I KILLED MY MOTHER'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BNbiImKFJC4/Tak5Yw0xoxI/AAAAAAAAA3A/62swqGFZU7s/s72-c/600full-i-killed-my-mother-poster1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-5345605770580116976</id><published>2011-04-02T10:25:00.005+07:00</published><updated>2011-04-02T10:42:08.623+07:00</updated><title type='text'>SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL BERANI DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-bEEqlbEOKPY/TZaa9rYDR7I/AAAAAAAAA2o/3ROEThw7P4c/s1600/Suster-Keramas-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 315px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-bEEqlbEOKPY/TZaa9rYDR7I/AAAAAAAAA2o/3ROEThw7P4c/s400/Suster-Keramas-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590826371833350066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau kabar yang saya baca benar adanya, sebentar lagi dua bintang bokep kondang bakalan menyambangi bioskop – bioskop terdekat kita. Mereka adalah Sora Aoi dan Sasha Grey. Dua cewek tersebut merupakan dua nama “besar” dibidangnya. Kehadiran keduanya diharapkan mampu mengatrol perolehan jumlah filmnya. Aksi para produser film memperkerjakan bintang bokep demi raihan penonton menunjukkan mental mereka sebagai pedagang yang kurang baik. Mencari untung dengan segala cara kecuali dengan cara meningkatkan kualitas dagangan yang ditawarkan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah kehadiran para bintang bokep tersebut pantas kita sambut gembira hingga berbondong – bondong menyaksikan aksi mereka di layar bioskop. Kalau saya boleh berkomentar, kehadiran bintang bokep di jagad perfilman nasional adalah sebuah kesia – siaan bagi para penontonnya. Sebuah kerugian besar menyaksikan film yang menghadirkan para bintang bokep kondang. Mengapa? Terpampangnya nama mereka dalam poster film ternyata hanyalah sebuah trik penarik penonton semata tanpa imbal balik yang setimpal. Sebuah ilusi yang menipu. Dengan reputasi mereka yang royal obral setiap bagian tubuh, termasuk bagian yang paling intim, penampilan mereka dalam film produksi anak bangsa bisa dikatakan sangat “pelit”. Sangat mengecewakan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-g1aKT0EA7YY/TZaanDhe3dI/AAAAAAAAA2g/Jy_n8Wo2bb4/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 308px; height: 394px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-g1aKT0EA7YY/TZaanDhe3dI/AAAAAAAAA2g/Jy_n8Wo2bb4/s400/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590825983178366418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buat kamu yang pernah menyaksikan Menculik Miyabi, Suster Keramas, Hantu Tanah Kusir, Rayuan Arwah Penasaran dan Rintihan Kuntilanak Perawan tentunya ada perasaan tertipu. Dengan hadirnya bintang bokep berkelas internasional tentunya kita mengharapkan sebuah tontonan yang hot, yang membuat tubuh panas dingin, bukannya film dengan balutan komedi konyol yang tidak saru tapi malah memalukan atau lenggak – lenggok bintang bokep yang gagal membangkitkan sang “adik”. Kebetulan saya baru saja meyaksikan Rintihan Kuntilanak Perawan yang menghadirkan Tera Patrick. Dengan “asset” yang begitu besar, Tera Patrick hanya sibuk berlenggak – lenggok. Tak ada aksi cium peluk raba. Penampilan Miyabi, Rin Sakuragi dan Tera Patrick masih kalah panas dengan penampilan bintang – bintang local. Dewi Perssik saja, entah disengaja atau tidak, (maaf) putingnya sekilas Nampak di salah satu filmnya. Julia Perrez dalam Istri Bo’ongan lupa memakai BH hingga (maaf lagi) putingnya tercetak jelas di kaos ketat yang dia pakai. Belum lagi penampilan berani dari Chyntiara Alona di tiap filmnya. Jangan bandingkan penampilan para bintang bokep kondang di film produk local dengan aksi para bom sex era Sally Marcellina. Jauuuuuuuh…… &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-SMqOG8Bae7U/TZaadvW2V5I/AAAAAAAAA2Y/M6-oVGUpLd8/s1600/Sasha_Grey_Wallpaper.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SMqOG8Bae7U/TZaadvW2V5I/AAAAAAAAA2Y/M6-oVGUpLd8/s400/Sasha_Grey_Wallpaper.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590825823146235794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak mungkin memang kalau Tera Patrick, Miyabi, Rin Sakuragi atau siapalah itu bakalan tampil telanjang frontal di layar. Bakalan banyak pihak yang mencak – mencak atas nama moral. Itulah mengapa kehadiran bintang bokep merupakan kesia - siaan bagi kita. Ada LSF yang siap membabat setiap adegan yang dirasa tidak sesuai dengan budaya ketimuran (????????!!!!!!). Dengan harga tiket sekitar Rp. 15. 000,00 tak ada yang kita dapatkan selain kekesalan demi kekesalan. Parahnya, jalinan cerita yang dihadirkan berhasil membuat perut bergejolak hebat. Akting mereka juga tidak bagus. Kendala bahasa kali ya. Memang sih, penonton yang berbondong – bondong menyaksikan aksi para bintang bokep dalam film produk local bukan untuk menyaksikan pameran acting kelas Citra, tapi.......&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penikmat film – film yang menghadirkan bintang bokep kondang tampaknya didominasi oleh para lelaki yang masih dalam tahap pertumbuhan. Kalau saya boleh kasih saran buat adik –adik tersayang, dengan besaran nilai yang sama, mending kamu pergi ke warnet saja. Dengan durasi 3 jam lebih kamu bisa dapat banyak aksi – aksi maksimal para bintang bokep (ups…pengalaman pribadi). Ada banyak gaya yang mereka tawarkan. Tidak sekedar lenggak – lenggok memamerkan belahan dada. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-O4e6AdjRRxc/TZaaHCMu3QI/AAAAAAAAA2Q/MMkOpO99X80/s1600/RiMQBVrRZk.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-O4e6AdjRRxc/TZaaHCMu3QI/AAAAAAAAA2Q/MMkOpO99X80/s400/RiMQBVrRZk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590825433067085058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Intinya, menonton film Indonesia yang menghadirkan bintang bokep kondang untuk saat ini adalah sebuah kerugian besar. Kalau kamu masih saja bernafsu menyaksikan aksi mereka dalam film Indonesia, mending sabar saja. Paling sekitar 3 atau 4 bulan lagi ada rilisan home videonya. Nyewa cuman dua ribu doang dengan sentuhan sensor yang sama ketika tayang dibioskop. Lebih irit kan? Kehadiran bintang bokep kondang hanya menguntungkan produsernya (kalo filmnya laku), bintang cowok local serta para kru (paling tidak bisa melihat dan menyentuh dari dekat) serta sedikit memperbaiki filmografi bintang bokep yang bersangkutan. Jagad sinema Indonesia mendapatkan Kerugian terbesar akibat kehadiran bintang bokep kondang. Citranya yang memang belumlah bagus – bagus amat makin terpuruk oleh ulah segelintir produser film. Malu rasanya ketika membaca ulasan di sebuah harian Amerika soal kehadiran bintang bokep ini. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran bintang bokep kondang adalah sebuah kesia – siaan, maka akan lebih baik kalau menghindarinya, apapun motifnya. Kadang segelintir orang nekat menikmati film – film tersebut hanya demi olok – olok yang maunya menghibur. Ekspos yang berlebihan terhadap film – film kacrut, bukannya mendorong orang untuk menghindarinya, justru malah membangkitkan rasa penasaran untuk menontonnya. Ekspos yang berlebihan terhadap film – film kacrut, bukannya menaikkan pamor film Nasional, justru memupuk rasa skeptis terhadap film Nasional sendiri. Tapi bagaimanapaun, keputusan tetaplah ditangan anda. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL HOT DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7692695578400909841-5345605770580116976?l=curhatsinema.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://curhatsinema.blogspot.com/feeds/5345605770580116976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7692695578400909841&amp;postID=5345605770580116976&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5345605770580116976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7692695578400909841/posts/default/5345605770580116976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://curhatsinema.blogspot.com/2011/04/saya-tidak-yakin-sora-aoi-dan-sasha.html' title='SAYA TIDAK YAKIN SORA AOI DAN SASHA GREY AKAN TAMPIL BERANI DALAM FILM INDONESIA YANG MEREKA BINTANGI'/><author><name>Soeby</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18333094659434946671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bEEqlbEOKPY/TZaa9rYDR7I/AAAAAAAAA2o/3ROEThw7P4c/s72-c/Suster-Keramas-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7692695578400909841.post-6671578397809708997</id><published>2011-04-02T10:00:00.006+07:00</published><updated>2011-04-02T10:17:27.558+07:00</updated><title type='text'>MATKA TERESA OD KOTOW / MOTHER TERESA OF CATS (Spoiler Alert!)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-eX_pzFNehXo/TZaVICFBniI/AAAAAAAAA2I/7Z6V8Oh-4dw/s1600/mother-teresa-of-cats-movie-poster-1020668663.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 336px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-eX_pzFNehXo/TZaVICFBniI/AAAAAAAAA2I/7Z6V8Oh-4dw/s400/mother-teresa-of-cats-movie-poster-1020668663.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590819952656490018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Setiap hal di dunia ini pastilah mempunyai sejarah. (eh…mirip kalimat pembuka di curhatan Le Bal hehehe…). Segala hal itu ada prosesnya. Setiap reaksi muncul karena adanya aksi. Setiap akibat pasti ada sebabnya. Mother Teresa of  Cats arahan Pawel Sala ini dibuka dengan ditangkapnya dua bersaudara yakni Arthur (Mateusz Kosciukiewicz, wajahnya mirip Leonardo DiCaprio) dan Marcin (Filip Garbacz). Keduanya menjadi tersangka utama atas meninggalnya ibu mereka, Teresa (Ewa Skibinska). Kita pastinya bertanya- Tanya apakah benar perilaku keji tersebut dilakukan oleh keduanya? Kalau benar, mengapa tragedy kemanusiaan tersebut bisa terjadi? Disinilah Pawel Sala menjawab dua pertanyaan besar tersebut dengan cara yang cukup berbeda dengan film kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-V794cYNeW4g/TZaUmbM2heI/AAAAAAAAA2A/_vlRvOF8kko/s1600/MotherTeresa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 186px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-V794cYNeW4g/TZaUmbM2heI/AAAAAAAAA2A/_vlRvOF8kko/s400/MotherTeresa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590819375284651490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan yang dipilih oleh Pawel Sala sebenarnya  bukanlah sesuatu yang baru, mengingat Christopher Nolan pernah menggunakannya lewat Memento. Paska ditangkapnya dua bocah tadi kita diajak untuk mengikuti secara mundur sebuah history of murder. Dimulai dari 1 hari sebelum penangkapan, 2 hari, 3 hari hingga 13 bulan ke belakang. Ternyata, tindak criminal yang terjadi mempunyai perjalanan atau proses yang cukup panjang. Dengan pendekatan ini, Pawel Sala tidak tunduk pakem yang ada, seperti adanya pengenalan tokoh, konflik hingga penyelesaian konflik. Dengan gaya bertutur yang dipilih, Mother Teresa of Cats  tak pelak menjelma menjadi sebuah tontonan yang stylish dan penonton dituntut untuk merangkai kepingan demi kepingan demi mendapatkan gambaran yang utuh layaknya menyusun puzzle . Namun apakah kepingan – kepingan yang dihadirkan tersebut berhasil memandu penonton untuk menyusunnya menjadi sesuatu yang utuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-pPH010xeoSU/TZaTaR-AM-I/AAAAAAAAA14/RKHUIUtOpFY/s1600/6cfcfc1e.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-pPH010xeoSU/TZaTaR-AM-I/AAAAAAAAA14/RKHUIUtOpFY/s400/6cfcfc1e.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590818067136394210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari perunutan mundur yang dihadirkan, kita bisa melihat berbagai hal yang kemungkinan menjadi pemicu aksi brutal dua anak durhaka tadi. Namun dimata saya, tak ada informasi yang benar – benar bisa dijadikan pegangan yang kuat  bagi kita untuk memaklumi perbuatan Arthur dan Marcin. Potongan demi potongan terasa mengambang. Memang, pembunuhan, apalagi terhadap ibu kandungnya sendiri, bukanlah sebuah perbuatan yang bisa dimaklumi, namun paling tidak ada sebuah alasan kuat mengapa seseorang itu pantas untuk disudahi nyawanya. Sebagai seorang ibu, Teresa mungkin bukanlah yang terbaik. Dia digambarkan cenderung lebih peduli pada kucing dibandingkan memahami perasaan anak dan suaminya. Pada beberapa adegan, ketika suami dan anaknya membutuhkan perhatian, dia dengan mudahnya mengalihkan perhatian pada kucing yang mengeong. Namun apakah hal tersebut bisa dijadikan motif yang kuat untuk membunuhnya? Toh, Teresa juga bekerja keras demi menghidupi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-dlvHoCOfcVU/TZaSs8aSePI/AAAAAAAAA1w/zxv2SsfW7Fg/s1600/Matka-full.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-dlvHoCOfcVU/TZaSs8aSePI/AAAAAAAAA1w/zxv2SsfW7Fg/s400/Matka-full.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590817288255338738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Diluar masalah kucing yang merebut  atensi sang ibu, Arthur sendiri sebenarnya bukanlah sosok yang mudah dipahami. Wataknya cenderung temperamental, suka menuntut dan merasa dirinya mempunyai kekuatan supranatural. Dia juga mempunyai semacam kuasa mengendalikan adiknya yang pasif dan pendiam. Dengan perwatakan yang ada, susah bagi saya untuk bersimpati kepadanya. Dibandingkan melihatnya sebagai sosok yang tertekan, saya justru melihat dirinya itu ibarat setan. Hal ini mungkin disebabkan lemahnya pengembangan karakter dari Arthur. Runutan ke belakang tidak memperlihatkan Arthur yang berbeda. Sang creator justru menghadirkan sebuah isu berkaitan dengan Perang Irak. Mother Teresa of Cats menjelma menjadi sebuah film yang mengagendakan anti perang. Kekerasan yang terjadi di luar sana, ternyata berpengaruh terhadap kekerasan yang terjadi di sebuah rumah tangga. Oalaaah….Kehadiran isu Perang Irak membuat segala hal yang dihadirkan sebelumnya menjadi terli
